cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
Evaluasi Dana Desa dan Dampaknya Terhadap Pembangunan di Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya Rahmadi, Sidieq B1011141043
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKEVALUASI DANA DESA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DESA SUNGAI RAYA, KECAMATAN SUNGAI RAYA, KABUPATEN KUBU RAYASidieq RahmadiTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan Dana Desa di Desa Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2015 dan 2016. Informan dalam penelitian adalah Aparat Desa Sungai Raya beserta Tokoh Masyarakat dan juga masyarakat yang diwakilkan oleh kepala keluarga atau wakil kepala keluarga yang berusia diatas 17 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, wawancara serta observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase yang ditampilkan dengan menggunakan tabel. Analisis persentase digunakan untuk mengevaluasi distribusi serta penggunaan dana desa berdasarkan tahun dan sektor, pengetahuan dan partisipasi masyarakat, tata kelola dana desa, dan dampaknya terhadap pembangunan desa. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa distribusi dana desa mengalami peningkatan dan penggunaan pada tahun 2015 ke tahun 2016, dana desa lebih banyak digunakan untuk bidang pembangunan. Pengetahuan masyarakat mengenai dana desa masih kurang dan yang mengetahui program tersebut baru sebatas mengetahui adanya dana desa dan masyarakat cukup berpartisipasi dalam kegiatan dana desa. Tata kelola dana desa yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dari tingkat pemerintah desa hingga masyarakat cukup baik. Dana desa telah memberikan dampak yang positif, terutama pada program pembangunan jalan yang menjadi program dominan pada tahun 2015 dan 2016.  Kata Kunci: Evaluasi, Dana Desa, Desa Sungai Raya  DAFTAR PUSTAKA Adisasmita, R. (2006). Pembangunan Pedesaaan dan Perkotaan. Yogyakarta: Graha        Ilmu. Afiat, M.N. (2015). Analisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Perubahan          Struktur Ekonomi di Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Ekonomi             Pembangunan FE-Unhalu. Volume XVI Tahun 8, Desember 2015. Aljannah, S. (2017). Evaluasi Alokadi Dana Desa (ADD) Dalam Menunjang          Pembangunan Desa di Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu             (Studi Kasus: Desa Tumbusai Utara Tahun 2013-2014). Fakultas           Ekonomi Universitas Riau, Pekanbaru. JOM Fekon Vol.4 No.1        (Februari)       2017 Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka         Cipta Arsyad. L. (2015). Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN. Atahrim. & Fahrim, A. (2013). Analisis Pengaruh Tenaga Kerja dan Pengeluaran    Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sektor Industri Kab/Kota di             Provinsi Jawa Tengah. Skrispi. Eknomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi      & Bisnis Universitas Negeri Islam Syarif Hidayatullah, Jakarta. Azwar, S. (2007). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Boediono, (2009). Teori Pertumbuhan Ekonomi. Yogyakarta: BPFE-UGM. Christian, H. (2015). Studi Tentang Pelaksanaan Rencana Kerja Pembangunan Desa          (RPKDes)                   Tahun 2013 di Desa Loajanan Ulu Kecamatan Loajanan            Kabupaten Kutai Kartanegara. eJournal Pemerintahan Integratif,      Volume 3,        Nomor 1 , 2015                 Daraba, D. (2017). Pengaruh Program Dana Desa Terhadap Tingkat Partisipasi       Masyarakat di Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar.   Sosiohumaniora, Volume 19 No. 1 Maret 2017 : 52 – 58 Fauzan, A.W. (2015). Analisis Pengaruh Investasi, Tenaga Kerja, dan Tingkat        Pendidikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Skripsi. Fakultas Ekonomika            dan Bisnis, Universitas Diponegoro. Semarang.Harning, S.V,. & Amri. (2016). Dana Desa dan Kepadatan Belanja di Kacamatan Meuraxa Kota                   Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM). Volume 1             Nomor 1, Agustus 2016. Irawan., & Suparmoko, M. (2014). Ekonomika Pembangunan Edisi Keenam,         Yogyakarta: BPFE. Jogiyanto, H.M. (2010) Metodologi Penelitian Bisnis: Salah Kaprah dan Pengalaman-      Pengalaman. Yogyakarta: BPFE. Luthfi, A., Rini, H.S., et al (2017). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan dan             Pemanfaatan Dana Desa di Desa Keji Kabupaten Semarang. Fakultas    Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang, Semarang. Mahsun, M. (2009). Pengukuran Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: BPFE. Mangkoesoebroto, G. (2002). Ekonomi Publik. Yogyakarta: BPFE. Mardiasmo. (2009). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi. Menajang,. & Heidy. (2010). Pengaruh Investasi dan Tenaga Kerja Terhadap         Pertumbuhan Ekonomi Kota Manado. Skripsi. Fakultas Ekonomi      Universitas Sam Ratulangi, Manado. Mering. A., Djumlani, A., & Syahrani. (2015). Pembangunan Desa Pedalaman di Desa      Long Nyelong Kecamatan Busang Kabupaten Kutai Timur.  Jurnal             Administrative Reform, Vol.3 No.2 , April - Juni 2015. Nazir, A. (2017). Pengaruh Tata Kelola Pemilih Terhadap Efektivitas Pemilu Legislatif      di KPU Kota Tangerang. Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas       Pamulang. Vol. 4,       No.2,   April 2017 Novita, D. (2016). Analisis Efisiensi Dan Efektivitas Pengelolaan Anggaran Dana Desa Tahun 2015 Di Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor Provinsi    Jawa Barat. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah,    Jakarta Noor, H.F. (2015). Ekonomi Publik Edisi 2. Jakarta: Indeks. Nurhayani. (2012) Analisis Pendapatan dan Pengeluaran Perkapita di Kabupaten   Batanghari. Jurnal Paragdigma Ekonomika Fakultas Ekonomi Universitas        Jambi Vol.1, No.5, April 2012 Pangalila, M.R. (2014). Analisis Komparasi Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Kota Beropini WDP dan Disclaimer Yang Ada di Sulut. Jurnal Riset Bisnis     dan Manajemen Vol.2 ,No.4, 2014:1-11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 Tentang       Pengelolaan Keuangan Desa Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik       Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 21 Tahun 2015            Tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2016. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 49 Tentang Tata Cara      Penglokasian, Penyalura, Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana            Desa. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa        yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Prasetyo, B., & Jannah, L.M. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta : Raja Grafindo Persada. Rahmawati. (2016). Peran Investasi Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di          Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi tenggara. Skripsi. Fakultas   Ekonomika dan Bisnis Universitas Haluoleo, Kendari.   Riduwan. (2010). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung:         Alfabeta. Riyani, N. (2016). Analisis Pengelolaan Dana Desa (Studi Kasus di Desa Singopuran        Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Tahun 2016). Skripsi. Fakultas       Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah, Surakarta Sari, I.M,. & Faisal, A.M. (2017). Analisis Ekonomi Kebijakan Dana Desa Terhadap          Kemiskinan Desa di Kabupaten Tulungagung. Jurnal Ekonomi     Pembangunan. Vol. 15, No.01 Juni 2017. Sofiyanto, M., & Mardani, R.M. (2016). Pengelolaan Dana Desa Dalam Upaya      Meningkatkan Pembangunan di Desa Banyuates Kecamatan Banyuates      Kabupaten Sampang. E–Jurnal Riset Manajemen. Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:      Alfabeta Sukirno, S. (2002). Makro Ekonomi. Jakarta: Raja Grafindo Persada Sun’an, M. (2015). Ekonomi Pembangunan. Jakarta: Mitra Wacana Media. Suparmoko. (2003). Keuangan Negara Dalam Teori dan Praktek. Yogyakarta: BPFE Tangkumahat, F.V., Panelewen, V.V.J., & Mirah, A.D.P. (2017). Dampak Program           dana Desa Terhadap Peningkatan Pembangunan dan Ekonomi di Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa. Agri-Sosio Ekonomi                   Unsrat, ISSN 1907– 4298, Volume 13 Nomor 2A, Juli 2017. Thomas. (2013). Pengelolaan Alokasi Dana Desa Dalam Upaya Meningkatkan       Pembangunan di Desa Sembawang Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana    Tidung.  Todaro, M., & Smith, S. (2011). Pembangunan Ekonomi Edisi ke Sebelas. Jakarta:             Erlangga Tri, W. (2006). Perencanaan Pembangunan: Aplikasi Komputer (Era Otonomi       Daerah). Yogyakarta: UPP STIM YKPN Umar, H. (2013) Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis    Edisi Kedua.    Jakarta: Raja Grafindo Persada. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Usman, S. (2004). Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta:     Pustaka Pelajar. 
ANALISIS TINGKAT INFLASI, DANA PIHAK KETIGA, SUKU BUNGA, NILAI TUKAR DAN PRODUK DOMESTIK BRUTO TERHADAP PERMINTAAN KREDIT PADA BANK UMUM DI INDONESIA wulandari, ririn
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A bank is an institution that collects funds from people who have excess funds and channel these funds back to people who need them on credit. Banking policy that can stimulate economic growth is the demand for credit. Providing credit to producer communities is expected to increase the amount of capital which will later expand the business which will have an impact on economic growth. The demand for credit in general has increased from year to year, considering that the need for money has also increased, demand for credit is the total credit extended by commercial banks including consumer, working capital and investment loans. This study uses a descriptive method with secondary data available at Bank Indonesia and OJK. In addition, for testing and calculating the research data, the researcher uses the classical assumption test and the VAR model. The conclusions from the results of this study indicate that the inflation variable has a significant effect on demand for credit, the TPF variable has no significant effect on credit demand, the interest rate variable has no significant effect on credit demand, the exchange rate variable has no significant effect on credit demand. GDP has an insignificant negative effect on Credit Demand.Keywords: Credit Demand, Inflation, Commercial Banks.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN WANITA DAN PENDAPATAN PER KAPITA TERHADAP GIZI BURUK BALITA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT admin, NICKO ARDINATA B01112054
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

research aims to exaims and analyze the effect of women’s educationlevel and per-capita income on malnourished children under five years old inWest Kalimantan Province. This study used an explanatory method (explanatoryresearch) and the type of data used was panel data (time series and crosssection).Instruments of data collection used secondary data from the institution’sconcerned. The technique for data analysis in this study used multiple linearanalysis with a data procsseing program of Eviews 8. This research used 14regencies and a 5-year time series so 70 observations were obtained.The result of hypothesis testing showed that the variable of women’seducation level had a negative and significant effect on malnourihed childrenunder five with a significance level of 0.0000 < 0.05. The variable of per-capitaincome had a negative and insignificant effect on malnourihed children under fivewith a significance level of 0.2062 > 0.05.Kewords: Women’s Education Level, Per-Capita Income And MalnourishedChildren Under Five.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA SEKTOR INDUSTRI DI KALIMANTAN BARAT B1011131040, Fellyks
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study aims to determine whether there is an influence of wages, education and output value on the absorption of industrial sector employment in West Kalimantan in 1985-2015, this research is a quantitative study with data collection methods used are secondary data, data sources from the Central Statistics Agency (BPS). To achieve the objectives of this study, the Ordinary Least Square (OLS) analysis using eviwes 2010 is used.Based on the test results obtained results that show that: Wage variables have a positive and significant effect on employment, education has a positive and not significant effect on employment, output values have a negative and significant effect on employment. Keywords: wages, education level, output value, employment DAFTAR PUSTAKA ------------. (2005). Makro Ekonomi Teori Pengantar, Raja Grafindo Perkrasa,Jakarta.Andy.(2012).Media Pendidikan Diaksesdarihttp;//fourseaseasonnew.blogspot.com Arsyad, & Lincolin. (1997).  Ekonomi Pembangunan, STIE YKPN, YogyakartaAzhar, K., & Arifin, Z. (2011). Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur Besar dan Menengah Pada Tingkat Kabupaten/Kota di JawaTimur. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 9(1), 90-106.Badan Pusat Statistik (BPS).  Kalimantan Barat Dalam Angka. 2016 `http://www.bps.co.id/bpsweb/Buchari, I. (2016). Pengaruh Upah Minimum Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Manufaktur Di Pulau Sumatera Tahun 2012-2015. Eksis: Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis, 11(1).Cahyadi, L. D. C. (2013). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja Industri Kreatif di Kota Denpasar. Jurnal Ekonomi.Divianto (2014). Pengruh Upah, Modal, Produktifitas, dan Teknologi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Pada Usaha Kecil Menengah Di Kota Palembang (studi kasus usaha percetakan), Jurnal Ekonomi Dan Informasi Akutansi (jenius) (Vol 4 No.1).Fadiilah,D.N & Atmanti,H.D (2012). Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Pada Industri Kecil (Studi Kasus di Sentra Industri Kecil Ikan Asin di Kota Tegal), Diponorogo Journal of Economics (Vol. 1 no.1).Firiswandi, P. (2016). Pengaruh Upah dan Modal Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Pada Industri Keci Study Kasus Pusat Industri Kecil Menteng Kota Mendan. Penerbit FEB Islam, Universitas Islam Negeri, Sumatra Utara, Medan.Ghozali, & Imam. (2005). Aplikasi Analisis Multivaribel Dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.Idris, A. (2016). Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Deepublish.Juwita, R, Lestari, R.B. (2013). Kontribusi Tingkat Pendidikan Terhadap Pendapatan Sektoral Di Kota Palembang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB (Vol.1 N0.2).Kuncoro, H. (2002). Upah Sistem Bagi Hasil Dan Stabilitas Penyerapan Tenaga Kerja, Jurnal Ekonomi Pembagunan, Vol 7 nomor 1:45-54Kuncoro, M. (2003). Metode Riset Untuk Bisnis & Ekonomi, Bagaimana Meneliti & Menulis Tesis. Jakarta : Erlangga.Lestariani, A.B. (2016). Dampak Umkm Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kota Belitar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB (Vol 4 No 2).Mankiw, N, G. (2012). Pengantar Ekonomi Makro. Jakarta: Salemba Empat.Muthamil. (2017). “Pengaruh Perkembangan Industri Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Jambi”. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. 4 No. 3, Januari – Maret 2017.Norita. (2018). “Determinan Penyerapan Tenaga Kerja Indutri Ekonomi Kreatif di Kota Pontianak. FEB Universitas Tanjungpura, Pontianak.Nunung N R. (2018). Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Industri Di Provinsi Jawa Tengah. Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia.Prabandana,R. (2015). Pengaruh Modal, Nilai Produksi dan Tingkat Upah TerhadapPenyerapan Tenaga Kerja Industri Kecil di KabupatenSukoharjo. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Muhammadiyah. Surakarta.Putra, R.E. (2012). Pengaruh Nilai Investasi, Nilai Upah, Dan Nilai Produksi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Pada Industri Mebel Di Kecamatan Pendurungan Kota Semarang, Economic Development Analysis Journal (Vol.1 No.2).Rahmawati, F & Hadiwiyono,V. (2004). “Analisis Wakti Tunggu Tenaga Kerja Terdidik di Kecamatan Jebers Kota Surakarta Tahun 2003” Skripsi Fakultas Ekonomi Negeri Sebelas Maret, SurakartaRochmani,T.S, Purwaningsih,Y.S, & Agustinus (2016). Analisis Penyerapan Tenga Kerja Sektor Industri Di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan (Vol.16 No.2).Samuelson & Nordhanus (2001). Ilmu Makro Ekonomi. Jakarta PT. Media Edukasi.Sari,R.A, & Husanini,M. (2015). Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Pada Industri Tempe Di Kabupaten Tulang Bawang 2009-2013. Jurnal Ekonomi Pembangunan (Vol 4 No.2)Setyaningrum & Tika. (2015). Pengaruh Upah, Penerimaan Penjual Dan Modal Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Industri Genteng Di Desa Kebumen, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung (Skripsi yang dipublikasikan), Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia.Simanjuntak, P, J. (2001). Pengantar Ekonomi SumberDaya Manusia, Lembaga Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta.Simanjutak, P, J. (2008). Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta: LPFE UISitompul, D. N. (2014). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja sektor industri di Sumatera Utara. Quantitative Economics Journal, 3(01).Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Bisnis, Statistika Untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta.Sukirno, S. (2002). Pengantar Teori Makroekonommi.Jakarta:PT.Raja Grafindo Persada.Sumarsono, & Sony (2003). Ekonomi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ketenagakerjaan.Yogyakarta: Graha Ilmu Yogjakarta.Sutomo, dkk. (2006). Perkembangan Pemikiran Ekonomi Dasar Teori Pertumbuhan dan Ekonomi Pembangunan. Jakarta: penerbit LP3ES.Tambunan, & Tulus. (2003). Perkembangan Industri Skala Kecil di Indonesia.Jakarta: Salemba Empat.Tirtaraharadja. (2005). Umar dan LA Sulo.Pengantar pendidikan(edisirevisi) Jakarta: PT Rineka   CiptaTohar, M. (2000). Membuka Usaha Kecil. Yogyakarta: Kanisius.Wati, A, K, T. (2016). “ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja  Pada Industri Kreatif Batik Di Indonesai”.Widarjono, A. (2007). “Ekonomitrika Teori dan Aplikasi” Ekonesia FE UII, Yogyakarta.Zarina. (2017). Kemampuan Penyerapan Tenaga Kerja, Pendidikan dan Kesehatan Dalam Menjelaskan Variasi Pertummbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Di Provinsi Kalimantan Barat, Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (vol.6 no2)
PERANAN SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PEREKONOMIAN KALIMANTAN BARAT (ANALISIS INPUT-OUTPUT B1011131027, NOOR IQBAL
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK                Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  peranan sektor pertanian di Provinsi Kalimantan Barat dalam pembentukan struktur permintaan dan penawaran, ekspor dan impor, output, tenaga kerja dan nilai tambah bruto dan untuk menganalisis keterkaitan ke depan dan ke belakang, serta angka pengganda pendapatan, tenaga kerja, dan nilai tambah bruto dengan metode analisis input-output.            Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan data sekunder tabel input-output Provinsi Kalimantan Barat tahun 2010 yang bersumber dari BPS. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis input output dengan menggunakan Tabel Input Output atas dasar harga produsen Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2010 dengan 28 sektor produksi. Penggunaan Tabel Input Output ini untuk mengetahui kontribusi sektor pertanian dalam perekonomian Provinsi Kalimantan Barat.            Hasil analisis menunjukan sektor pertanian memiliki struktur output, tenaga kerja dan nilai tambah bruto terbesar di Provinsi Kalimantan Barat. Sektor pertanian yang memiliki angka keterkaitan ke belakang terbesar adalah sub sektor kayu (1,94437), keterkaitan ke depan tertinggi adalah sub sektor padi (1,65020). Sektor pertanian memiliki angka pengganda tenaga kerja sebesar 0,06177. Sektor pertanian yang memiliki nilai pengganda pendapatan rumah tangga tertinggi adalah sub sektor padi dengan nilai 0,55819.  Kata Kunci : Peran Sektor Pertanian, Analisis Input-Ouput, Keterkaitan ke Belakang dan ke Depan, Pengganda Tenaga Kerja, Pengganda Pendapatan Rumah Tangga.   
DAMPAK PERKEBUNAN SAWIT TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI DESA PALEM JAYA KECAMATAN PARINDU KABUPATEN SANGGAU Saririsanti, Kalista B1011141075
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKPenelitian yang dilakukan di Desa Palem Jaya Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau ini memiliki tujuan yaitu Untuk menganalisis dampak keberadaan perkebunan sawit terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di Desa Palem Jaya. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, data sekunder yang diperoleh dari BPS, desa/kelurahan dan data primer yang diperoleh langsung dari responden yang berbeda di desa Palem Jaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu menggambarkan permasalahan yang ada di lapangan kemudian dianalisis sesuai fakta yang ada. Teknik pengumpulan data primer melalui observasi langsung, interview, dan dokumentasi dimana data yang telah dikumpulkan diolah dan ditabulasi dalam bentuk tabel. Sedangkan alat analisis untuk menentukan pendapatan dan pengeluaran masyarakat yaitu menggunakan metode menguji perbedaan rata-rata (uji beda rata-rata) dan mencari hipotesis perbedaan antara sebelum dan sesudah adanya perkebunan sawit. Hasil analisis menunjukkan bahwa sejak adanya perkebunan sawit kondisi sosial ekonomi masyarakat mengalami peningkatan karena memiliki mata percaharian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setelah adanya perkebunan sawit tingkat pendidikan cukup baik. Akses kesehatan dapat terjangkau dengan adanya transportasi, memiliki tempat tinggal yang sudah permanen dan memliki fasilitas yang sudah moderen. Sesudah adanya perkebunan sawit berdampak positif dengan penambahan pendapatan yang terjadi setelah adanya perkebunan sawit dengan hipotesis alternatif di terima dan penambahan pengeluaran setelah adanya perkebunan sawit juga hipotesis alternatifnya diterima. Dengan demikian ada hubungan yang signifikan antara sebelum dan sesudah adanya perkebunan sawit. Kata kunci : Perkebunan Sawit, kondisi sosial ekonomi, Pendapatan, PengeluaranDAFTAR PUSTAKAAfifuddin, S., & Kusuma, S. (2007). Analisis Struktur Pasar CPO: Pengaruhnya terhadap pengembangan ekonomi wilayah Sumater Utara. Jurnal Perencanaan dan Pengembangan Wilayah, 2(3), 124 – 136.Asfia, M. (2009). Ekonomika Makro. Bandung: Refika Aditama.Badan Pusat Statistik. (2015a). Kabupaten Sanggau Dalam Angka. Kabupaten Sanggau: BPS Kabupaten Sanggau.Badan Pusat Statistik. (2015b). Kalimantan Barat Dalam Angka. Kalimantan Barat: BPS Kalimantan Barat.Badan Pusat Statistik. (2016). Kalimantan Barat Dalam Angka. Kalimantan Barat: BPS Kalimantan Barat.Badan Pusat Statistik. (2017). Kalimantan Barat Dalam Angka. Kalimantan Barat: BPS Kalimantan Barat.Badan Pusat Statistik Sanggau. (2016). Kecamatan Parindu Dalam Angka. Kecamatan Parindu: BPS Kabupaten Sanggau.Boediono. (1993). Ekonomi Mikro, Seri Sinopsis Pengantar Ilmu Ekonomi (1 ed.). Yogyakarta: BPFE.Effendi, R., & Widanarko, A. (2011). Buku Pintar Kelapa Sawit. Jakarta: PT AgroMedia Pustaka.Fagih, A. (2011). Manajemen Agribisnis. Yogyakarta: Deepublish.Fitri, & Junaidi. (2016). Pengaruh Pendidikan, Upah dan Kesempatan Kerja Terhadap Pengangguran Terdidik Di Provinsi Jambi. e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, 5(1).Hanafie, R. (2010). Pengantar Ekonomi Pertanian. Yogyakarta: ANDI.Hendriono, W. (2016). Studi Dampak Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara. Jurnal Skripsi.Husin, L. (2014). Penggunaan Model Rumah Tangga Petani Untuk Mengkaji Perilaku Ekonomi Rumah Tangga Petani Kelapa Sawit di Sumatera Selatan.Kusuma, R. W., & Suwitho. (2015). Pengaruh Kualitas Produk, Harga, Fasilitas dan Emosional Terhadap Kepuasan Pelanggan. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen, 4(12).Laing. (2016). Dampak Keberadaan Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa di Desa Badak Mekar Kecamatan Muara Badak Kaputen Kutai Kartanegara. eJournal Ilmu Pemerintahan, 4 (2), 633–646.Manullang, N. E., Noor, T. I., Pardian, P., & Syamsiyah, N. (2017). Analisis Pendapatan Dan Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Kedelai Di Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH, 4(3).Mara, A., & Fitri, Y. (2013). Dampak Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Wilayah Desa (PDRB) di Provinsi Jambi. Jurnal AGRISEP, 13(1), 101–110.Mubyarto. (1987). Pengantar Ekonomi Pertanian. Yogyakarta: LP3ES.Musyafak, A. (2015). Mapping Agroekosistem dan Sosial Ekonomi Untuk Pembangunan Pertanian Perbatasan Bengkayang-Sarawak Kalimantan Barat (1 ed.). Yogyakarta: Deepublish.Nawiruddin, M. (2017). Dampak Keberadaan Perkebunan Kelapa Sawit Dalam Peningkatan Pendapatan Masyarakat di Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser. eJournal Ilmu Pemerintahan, 5(1), 227–240.Nopirin. (1988). Ekonomi Moneter (Edisi Kedua). Yogyakarta: BPFE.Permana, S. (2016). Antropologi Perdesaan dan Pembangunan Berkelanjutan (1 ed.). Yogyakarta: Deepublish.Purba, R., Rifai, A., & Kausar. (2015). Analisis Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Plasma Kelapa Sawit di Desa Rimbah Jaya Tran 500 Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam Kabupaten Rokan Hulu. JOM Faperta, 2.Qurratu’aini, N. (2013). Teknik Sampling Proportionate Stratified Random Sampling & Sampling Kuota. Diambil dari http://annisawindaulia.blogspot.com/2013/09/teknik-sampling-proportionate.html?m=1Rahmat, R. (2012). Pengaruh Tingkat Pendapatan dan Pendidikan Petani Kelapa Sawit Terhadap Motivasi Menyekolahkan Anak di Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir Kanupaten Kampar. Jurnal Skripsi.Rony, Sativa, F., & Suratno, T. (2013). Dampak Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Perubahan Kebudayaan Masyarakat Desa Mekar Sari Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Jurnal Sosio Ekonomika Bisnis.Saragih, B. (2001). Suara Dari Bogor (2 ed.). Bogor: Pustaka Wira Usaha Muda.Siradjuddin, I. (2015). Dampak Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Perekonomian Wilayah di Kapubaten Rokan Hulu. Jurnal Agroteknologi, 5(2), 7–14.Soekartawi. (2002). Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian Teori dan Aplikasi (2 ed.). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.Subandriyo. (2016). Pengaruh Kebijakan Pemerintah Terhadap Pendapatan Petani Kakao di Kabupaten Jayapura. Yogyakarta: Deepublish.Sudjana. (1982). Statistik Untuk Ekonomi dan Niaga (2 ed.). Bandung: Tarsito.Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA.Sukirno, S. (2007). Markoekonomi Modern. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Supranto. (1997). Metode Riset Aplikasinya Dalam Pemasaran. Jakarta: Rineka Cipta.Suriati, A. (2013). Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Sebelum dan Sesudah Berdirinya PT. Bina Pratama Sakato Jaya Solok Selatan 1 (BPSJ-SS1) di Kanagarian Abai Kecamatan Sangir Batang Hari Kabupaten Solok Selatan. Jurnal Skripsi.Umar, H. (2014). Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: Rajawali Press.Winrianto. (2015). Studi Tingkat Kesejahteraan Keluarga Petani Kelapa Sawit di Nagari Abai Kecamatan Sangir Batang Hari Kabupaten Solok Selatan. Jurnal Skripsi.Wulandari. (2014). Analisis Pendapatan dan Pola Konsumsi Petani Kelapa Sawit di Desa Sumber Makmur Kecamatan Tapung Kabupaten Kamper. JOM FEKON, 1.Yogi, & Ratnaningtyas, S. (2012). Pengantar Ekonomi Pertanian. Bandung: ITB. 
HUBUNGAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGANGGURAN DI KALIMANTAN BARAT DENGAN PENDEKATAN KAUSALITAS GRANGER B01111011, IRWANTO
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study entitled "Relationship of Economic Growth and Unemployment In WestKalimantan With Granger Causality Approach". The purpose of this study was to examineand analyze the relationship between economic growth and unemployment in WestKalimantan with granger causality approach. This study was conducted to determine GrangerCausality test results were processed using a program or data processing applications Eviews6.0. The data used to support this research is secondary data, economic growth andunemployment data in West Kalimantan in 1984-2015 (time series) with a total of 32 years ofobservation data.This study shows one way causality relationship between the variables of economicgrowth and unemployment variables in West Kalimantan. It can be seen with the F-Statisticis smaller than the value of the F-table (0.01472) <(0.0417) and the probability is greater(0.9854)> (0:05) at the 5% significance level, so that the economic growth (Y) significantlyagainst unemployment (X) in West Kalimantan.Keywords: Economic Growth, Unemployment, Granger Causality Test.
PENGARUH DANA DESA TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN, PENGANGGURAN DAN TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT Oktavia, Theresia
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPENGARUH DANA DESA TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN, PENGANGGURAN DAN TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA DI PROVINSI KALIMANTAN BARATTheresia Oktavia            Terdapat beberapa masalah yang terjadi sebelum digalakkannya dana desa, misalnya saja seperti masyarakat yang hanya sebagai penonton dalam proses pembangunan dan juga salah sasaran dalam memberikan bantuan.             Dalam hal ini, peneliti ingin melihat apakah kebijakan dana desa dapat memperbaiki wajah desa di Provinsi Kalimantan Barat dalam kaitannya dengan indicator-indikator yang akan dibahas dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menganalisis pengaruh dana desa terhadap tingkat kemiskinan, pengangguran dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja ( TPAK ) di Provinsi Kalimantan Barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengolahan data sekunder dengan menggunakan aplikasi E-Views 10. Jenis penelitian ini yaitu Kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dana Desa memiliki Pengaruh yang signifikan dengan arah negatif terhadap tingkat pengangguran, dan memiliki pengaruh yang tidak signifikan dengan arah negatif terhadap Tingkat Kemiskinan dan TPAK. Indikasi penyebab hal tersebut terjadi ialah karena walaupun tenaga kerja banyak terserap, Dana Desa difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa tidak terlalu di fokuskan kepada pemberdayaan dan peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Pemerintah melakukan perbaikan-perbaikan yang tidak langsung dapat dirasakan hasilnya secara langsung, ada beberapa tahapan dan proses yang dilalui oleh masyarakat dan pemerintah desa lewat perencanaan pembangunan desa, seperti halnya dengan proses dalam memperbaiki kualitas pendidikan di desa agar anak-anak yang putus sekolah dapat bersekolah kembali hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.Kata Kunci : Dana Desa, Tingkat Kemiskinan, Penggangguran, TPAK   RINGKASANPENGARUH DANA DESA TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN, PENGANGGURAN DAN TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT 1. Latar Belakang dan Tujuan PenelitianOtonomi daerah dan desentralisasi fiskal merupakan langkah strategis bangsa Indonesia untuk menyongsong era globalisasi ekonomi dengan memperkuat basis perokonomian daerah. Namun, pola persebaran penduduk di Provinsi Kalimantan Barat terutama di daerah pedalaman ialah penduduk menyebar dalam kelompok-kelompok kecil hal ini menyebabkan sulitnya dalam melakukan pembinaan, baik dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pembangunan. Persebaran penduduk yang tidak merata dapat menimbulkan ekses negative terhadap pemerataan pembangunan daerah antar wilayah, terutama pembangunan bidang ekonomi, sarana dan prasarana perekonomian, sosial dan lainnya khususnya dalam masalah kemiskinan dan ketenagakerjaan.Dalam lingkup desa kelemahan system perencanaan dan pembangunan pedesaan pada masa lampau yakni paradigma klasik ( trickle down effect ) dalam praktiknya telah menimbulkan masalah yang cukup serius seperti ketimpangan, kemiskinan, keterbelakangan, dan sifat masa bodoh ( antar daerah dan antar masyarakat ) yang menyebabkan TPAK di desa dalam pembangunan jumlahnya kecil jika dibandingkan dengan kota karena jumlah bukan angkatan kerja di desa jauh lebih sedikit disbanding jumlah angkatan kerja.Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa Yang Bersumber dari APBN, dengan luasnya lingkup kewenangan Desa dan dalam rangka mengoptimalkan penggunaan  Dana  Desa,  maka  penggunaan  Dana  Desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa. Penetapan prioritas penggunaan dana tersebut  tetap  sejalan  dengan kewenangan  yang  menjadi  tanggungjawab  Desa.Dana desa sebagian besar telah dipergunakan untuk pembangunan, namun masih perlu upaya yang lebih kuat lagi untuk meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat desa. Maka dari itu, Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menganalisis pengaruh dana desa terhadap tingkat kemiskinan, pengangguran dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja ( TPAK ) di Provinsi Kalimantan Barat.  2.  Metode PenelitianPenelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana dengan menggunakan data panel. Model persamaan ini disebut sebagai model regresi sederhana karena hanya memiliki satu variable bebas. Perubahan pada variable terikat (Y) hanya ditentukan oleh perubahan pada satu variable bebas (X) dan factor lain yang tercakup dalam eror term ( € ).   Dalam penelitian ini terdapat tiga persamaan dalam perhitungan regresi linear sederhana yakni :Y1it =β1it + β1X1it + €1it……………………………………………. (3.1 )Y2it =β2it + β1X1it + €2it……………………………………………. ( 3.2 )Y3it =β3it + β1X1it + €3it……………………………………………. ( 3.3 ) Dimana ;Y1it                                     = Tingkat KemiskinanY2it                            = Tingkat PengangguranY3it                            = Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja            β 1it ; β 2it ; β 3it               = Kostanta                             β1X1it                             = Koefisien Dana Desa, Variabel Independen€1it ; €2it ; €3it              = eror termi                                 = entisitas ke-i                                       t                                 = periode ke-t  3. Hasil Penelitian            Pada hasil analisis diketahui bahwa dengan tingkat kepercayaan sebesar 95% dana desa memiliki pengaruh yang tidak signifikan dengan arah negatif terhadap tingkat kemiskinan dan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja yang dimana dapat dikatakan bahwa hipotesis umum secara teoritik tidak terbukti.Namun, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95% dana desa memiliki pengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap tingkat penganguran yang dimana dapat dikatakan bahwa hipotesis umum secara teoritik terbukti dalam penelitian ini. 4. Kesimpulan dan SaranA. KesimpulanVariabel Dana Desa memiliki pengaruh yang negative dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kalimantan Barat. Dimana dengan terjadinya peningkatan pada jumlah Dana Desa yang dikucurkan setiap tahunnya tidak membawa perubahan yang cukup baik dalam mengurangi tingkat kemiskinan di wilayah desa di Provinsi Kalimantan Barat. Hal ini selain karena besaran DD yang tidak sama di beberapa wilayah desa, Dana Desa pun difokuskan untuk investasi infrastruktur dimana hal ini tidak bisa serta merta langsung mengatasi kemiskinan dalam jangka waktu dalam setahun atau dua tahun saja.Variabel Dana Desa memiliki pengaruh yang negative dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di Kalimantan Barat. Terjadinya peningkatan pada jumlah dana desa yang dikucurkan setiap tahunnya membawa perubahan yang cukup baik dalam meningkatkan kesempatan kerja di wilayah pedesaan di Provinsi Kalimantan Barat. Terjadinya peningkatan pada jumlah kucuran dana desa  dapat memperluas kesempatan kerja di desa.Variabel dana desa memiliki pengaruh yang negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja di Kalimantan Barat. Hal ini merupakan indikasi bahwa bukan angkatan kerja bertambah jumlahnya dan ada indikasi pula terhadap adanya perbaikkan di bidang pendidikan masyarakat desa.B. SaranBerdasarkan pada kesimpulan sebelumnya, maka saran dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :Pemerintah desa harus proaktif melibatkan masyarakat dengan menyediakan wadah. Partisipasi dalam setiap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program desa.Pemerintah desa harus memberikan kesempatan bagi masyarakat desa dalam menyuarakan kebutuhan. Serta masyarakat harus terlibat dan turut berkontribusi terhadap kualitas perencanaan program desa.Masyarakat desa harus ikut andil dalam mengawasi setiap anggaran serta pengalokasian dana desa. Sehingga dapat dimanfaatkan sebesarnya-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat               DAFTAR PUSTAKA Adisasmita, R. (2006). Pembangunan Pedesaan dan Perkotaan. Yogyakarta: Graha Ilmu. Akbar, M. F. (2018). Analisis Teori Pembangunan Studi Mengenai Perkembangan Pembangunan Di Indonesia. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/323772756_Analisis_Teori_Pembangunan_Studi_Mengenai_Perkembangan_Pembangunan_Di_Indonesiahttps://Www.Researchgate.Net/Publication/323772756_Analisis_Teori_Pembangunan_Studi_Mengenai_Perkembangan_Pembangunan_Di_Indonesia Badan Pengawasan Keuangan dan pembangunan. Sukseskan Padat Karya Tunai, Mendes PDTT Kerahkan 39.000 Pendamping Desa (2018). Retrieved from http://www.bpkp.go.id/berita/read/19423/0/Sukseskan-Padat-Karya-Tunai-Mendes-PDTT-Kerahkan-39.000-Pendamping-Desa.bpkp Bappeda. (2013). RPJMD Kalbar 2013-2018. Desa, C. (2016). Tahapan Perencanaan Pembangunan Desa. Retrieved from http://www.keuangandesa.com/2016/04/tahapan-perencanaan-pembangunan-desa/ Dydha, D. O. (2017). Analisis Pengaruh Dana Desa Terhadap Pembangunan Infrastruktur Desa Dan Pemberdayaan Masyarkat Desa (Studi Pada Desa Randuagung Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik). Fatah, Z., Sholichah, N., & Pramudiana, I. D. (2018). Dampak Dana Desa dalam Pembangunan Desa ( Studi di Desa Tunjungtirto Kecamatan Singosari Malang )  Firdhania, R. (2016). Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengangguran Di Kabupaten Jember. Irawan, S. M. (1997). Ekonomika Pembangunan. Yogyakarta: Bpfe Yogyakarta.Kalimantan Barat, P. P. (2019). Aspek Demografi Provinsi Kalimantan Barat. Kalimanatan Barat: Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Kemendesa, D. (n.d.). Daftar Desa Nasional. Retrieved from http://datin.kemendesa.go.id/simpora/rpt_jumdesa_nassmry.php?pageno=2&grpperpage=ALL Kemendesa, S. (n.d.). 4 Prioritas Penggunaan Dana Desa. Retrieved from https://satgas.kemendesa.go.id/# Kemenkeu, D. (n.d.). Peraturan Menteri Keuangan PMK 225/PMK.07/2017 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 50/PMK.07/2017 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa. Retrieved from www.djpk.kemenkeu.go.id Kementerian Desa, P. D. T. (n.d.). Rekapitulasi Dana Desa Tingkat Provinsi. Retrieved from http://datin.kemendesa.go.id/simpora/rpt_dd_provinsismry.php?pageno=2&grpperpage=All Kementrian Keuangan. (2017). Kebijakan pengalokasian dan penyaluran dana desa tahun 2017. Kementerian Keuangan Republik Indonesia, (2017), 21–24. Kementrian Keuangan Republik Indonesia. (2017). Buku Pintar Dana Desa. Buku Pintar Dana Desa, 113. Retrieved from https://www.kemenkeu.go.id/media/6749/buku-pintar-dana-desa.pdf Kuncoro, M. (2006). Ekonomika Pembangunan. Teori, Masalah, dan Kebijakan. Upp Stim Ykpn. Menteri. (2015). Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Pendampingan Desa, 1–10. Retrieved from https://ppidkemkominfo.files.wordpress.com/2016/08/pm-desa-no-3-ta-2015-tentang-pendampingan-desa.pdfNafiudin, M. (2018). Dana Desa Dan Pengentasan Kemiskinan: Studi Implementasi Dana Desa Di Desa Jambangan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang. Naifun. (2013). Tenaga Kerja Pembangunan Ekonomi Pengangguran. Retrieved from http://www.nafiun.com/2013/05/tenaga-kerja-pembangunan-ekonomi-pengangguran.html Nurman. (2015). Strategi Pembangunan Daerah. Depok: PT. Raja Grafinda Persada. Oktanti, A. (2018). Evaluasi Dana Desa Dan Dampaknya Terhadap Pembangunan di Desa Lorong Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas. Rezkinosa, R. B. (2011). Analisis Pengaruh Aglomerasi Industri, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja ( TPAK ) Dan Nilai Output Industri Terhadap Laju Pertumbuhan Ekonomi Kab/Kota Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009-2011. Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (1997). Makro Ekonomi. Jakarta: PT.Gelora Aksara Pratama. Sari, I. M., & Abdulah, M. F. (2017). Analisis Ekonomi Kebijakan Dana Desa Terhadap Kemiskinan Desa di Kabupaten Tulungagung. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 15. Setianingsih, I. (2017). Kontribusi Dana Desa Dalam Menurunkan Angka Kemiskinan Di Kabupaten Melawi, Irma Setianingsih, 1–18. Sjafii, A. (2004). Pengaruh Investasi Fisik dan Investasi Pembangunan Manusia, 59–76. Sofianto, A. (2017). Kontribusi Dana Desa terhadap Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kebumen dan Pekalongan. Matra Pembaruan, 23–32. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/141404-ID-kontribusi-dana-desa-terhadap-pembanguna.pdf Supianto*, Urep, S. A., & Putra, W. (2017). Pengembangan Sektor Ekonomi Daerah Tertinggal di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Kewirausahaan, Vol. 6, No. 3, 251-281 Themehause. (2018). Permasalahan Dana Desa. Retrieved from https://danadesa.id/permasalahan-dana-desa/ Tv, I. (2018a). Kepala Desa Di Kalbar Enggan Cairkan Dana Desa - iNews Kalbar 10/05. Pontianak. Retrieved from https://www.youtube.com/watch?v=QL_aMaIaPKg Widarjono, A. (2007). Ekonometrika Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Ekonisia. Yacoub, Y. (2012). Pengaruh Tingkat Pengangguran Terhadap Tingkat kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat, 8, 176–185. https://doi.org/10.4324/9780203446515                
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG DI PASAR SUNGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH B01112029, DIDI JANUAR
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pedagang kaki lima memiliki beberapa faktor-faktor yang  mempengaruhi pendapatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh faktor modal kerja, jumlah jam kerja dan lamanya usaha terhadap pendapatan Pedagang Kaki Lima di Pasar Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah.Sumber data dalam penelitian ini mengunakan 2 macam data yaitu data primer dan data sekunder, dan beberapa hasil penelitian literature dari peneliti terdahulu. Sedangkan teknik analisis menggunakan uji regresi linear berganda,uji asumsi klasik,  uji koefesien determinasi, uji t statistik, dan uji F statistik.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa: (1). Variabel modal usaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan Pedagang Kaki Lima yang ditunjukkan oleh nilai koefesien regresi sebesar 0,350 dimana nilai signifikan sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05. (2). Variabel Jumlah Jam Kerja berpengaruh signifikan terhadap pendapatan Pedagang Kaki Lima yang ditunjukkan oleh nilai koefesien regresi sebesar 0,306 dimana nilai signifikan sebesar 0,003 lebih kecil dari 0,05. (3). Variabel Lamanya Usaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan Pedagang Kaki Lima yang ditunjukkan oleh nilai koefesien regresi sebesar 0,328  dimana nilai signifikan sebesar 0,002 lebih kecil dari 0,05. Kata kunci: Pendapatan, Modal Usaha, Jumlah Jam Kerja Dan Lamanya Usaha.  
Determinan Penurunan Pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Pada Perbankan Syariah di Indonesia B1061141035, Melinda Dwi Tiara Putri
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DETERMINAN PENURUNAN PEMBIAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Melinda Dwi Tiara PutriEkonomi Islam                                            ABSTRAKPertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang baik namun produk pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada perbankan syariah di Indonesia mengalami perkembangan yang cenderung melambat dan menurun. Menurunnya pembiayaan UMKM pada perbankan syariah membuat pelaku UMKM kekurangan modal. Pembiayaan dapat menimbulkan keinginan usaha masyarakat. Didalam Islam memberikan pembiayaan merupakan merupakan hal yang baik yang akan mendapatkan pahala dan imbalannya Sebagaimana dalam firman Allah SWT yang terdapat pada surah Al-Hasyr ayat 7 yang artinya“...Supaya harta itu jangan beredar diantara orang-orang kaya saja  diantara kamu....”.  tersirat bahwasanya aktivitas ekonomi hendaknya melibatkan partisipasi aktif dari kelompok masyarakat menengah kebawah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, inflasi dan nilai tukar terhadap penurunan pembiayaan UMKM pada perbankan syariah di Indonesia. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 32 quartal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda. Secara parsial pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan, inflasi memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan dan nilai tukar memiliki pengaruh positif signifikan terhadap penurunan pembiayaan UMKM pada perbankan syariah di Indonesia.Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi , Nilai Tukar, Pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah       DAFTAR PUSTAKA Abidin, Z. (2012). Meneropong konsep Pertumbuhan Ekonomi (Telaah atas Kontribusi Sistem Ekonomi Islam Atas Sistem Ekonomi Konvensional). STAIN Pamerkasan.Affandi, F. (2016). Analisi Pengaruh Tingkat Inflasi, Nilai Tukar, BI Rate dan Suku Bunga Bank Konvensional Terhadap Margin Bagi Hasil Deposito NMudharabah Perbankan Syariah Di Indonesia Periode 2010-2015. UIN SU.Ahmad, K. (1985). Al-Tanmiyah Al-Iqtisodiyah Fi Ithorin Islamiyin, Rafiq Al-Misri (Terj). Abhas Al-Iqtishod Al-Islami, p. 02.Departemen Agama RI. (2002). Al Quran dan Terjemahnya. Jakarta: CV. Ramsya PutraAntonio, S. (2001). Bank Syariah dari Teori ke Praktek . Jakarta: Gema Insani.Arifin, Z. (2003). Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah Cet II. Jakarta: Alvabet.Asriani, D. (2017). Pengaruh GDP, Inflasi, dan Credit Risk Terhadap Pembiayaan Mudharabah Pada Bank Umum Syariah Tahun 2011-2015. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Yogyakarta.Aulia, P. (2008). Potret Kebijakan Moneter Indonesia. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.Bank Indonesia. (2003, Mei 19). Peraturan Bank Indonesia Nomor 5/7/pbi/2003 Tentang Kualitas Aktiva Produktif Bagi Bank Syariah. Diakses dari www.bi.go.idBank Indonesia. (2016). Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/2/PBI/2016: Tentang Transaksi Lindung Nilai Berdasarkan Prinsip Syariah. Jakarta.Bank Indonesia. (2015). Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 15/35/DPAU Tanggal 29 Agustus 2013 perihal Pemberian Pembiayaan Kredit atau Pembiayaan Bank Umum dan Bantuan Teknis dalam rangka Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Jakarta.Bawono, A. (2006). Multivariate Analysis Dengan SPSS. Salatiga: Salatiga Press.Chorida. (2010). Pengaruh Jumlah Dana Pihak Ketiga, Inflasi, dan Tingkat Margin Pembiayaan terhadap Alokasi Pembiayaan UKM.Detik Finance. (2014, Januari 2). Ini Penyebab Meroketnya Inflasi Tahun 2013 Dari BBM Hingga Rokok. Diakses Agustus 20, 2018, dari finance.detik.com:https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d 2456664/ini-penyebab-meroketnya-inflasi-2013-dari-bbm-hingga-rokok-kretekDetiknews, H. E. (2015, September 03). Enam Biang Kerok Perlambatan Ekonomi. Diakses dari Detiknews: https://news.detik.com/kolom/3008726/enam-biang-kerok-perlambatan-ekonomiDhietamustofa. (2014, Juli 17). Kestabilan Nilai Tukar dalam Perspektif Ekonomi Islam. Diakses WordPress.com Web Site: https://dhietamustofa.wordpress.com//2014/07/17Kestabilan-Nilai-Tukar-dalam-Perspektif-Ekonomi-Islam/Fajriah, L. R. (2017, November 8). BI: Baru 10% Masyarakat RI Melek Keuangan Syariah. Diakses Agustus 16, 2018, dari Ekbis.sindonews.com: https://ekbis.sindones.com/newsread/1255489/178/bi-baru-10-masyarakat-ri-melek-keuangan-syariah-1510110982Firaldi, M. (2012). Analisis Pengaruh DPK,NPF, dan Tingkat Inflasi terhadap Total Pembiayaan yang diberikan BPRS Di Indonesia. Uin Syarif Hidayatullah.Guo, K., & Stepanyan, V. (2011). Determinants of Bank Credit in Emerging Market Economies. International Monetary Fund Working Paper.Ghoffar, M. A. (2003). Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1. Bogor: Pustaka Imam Syafi'iGhoffar, M. A. (2003). Tafsir Ibnu Katsir Jilid 3. Bogor: Pustaka Imam Syafi'iGhoffar, M. A & Abu Ihsan. A. (2004). Tafsir Ibnu Katsir Jilid 5. Bogor: Pustaka Imam Syafi'iGhoffar, M. A & Abu Ihsan. A. (2004). Tafsir Ibnu Katsir Jilid 6. Bogor: Pustaka Imam Syafi'iGhoffar, M. A & Abu Ihsan. A. (2004). Tafsir Ibnu Katsir Jilid 7. Bogor: Pustaka Imam Syafi'iGhoffar, M. A & Abu Ihsan. A. (2005). Tafsir Ibnu Katsir Jilid 8. Bogor: Pustaka Imam Syafi'iHasibuan, M. (2001). Dasar- Dasar Perbankan. Jakarta: PT Bumi Aksara.Hatta, Z. b. (2013). Isu-Isu Kontemporer Ekonomi & Keuangan Islam. Bogor: Al Azhar Freshzone Publishing.Herlina, K. (2012). Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2011 capai 6,5%. Jakarta: Kontan.co.id.Hikmawan, I. D. (2013). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Volume Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil Pada Bank Umum Syariah. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret Surakarta.Immanudin, A. (2015). 50% UMKM Kekurangan Modal. Jakarta: The Insdtitute for Development of Economic and Finance (INDEF) Administrator.Jayanti, S. D., & Anwar, D. (2016). Pengaruh Inflasi dan BI Rate terhadap Pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Pada Bank Umum Syariah. I- Ecomomic, 102.Karim . (2014). Ekonomi Makro Islam Dalam Edisi Ketiga. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Karim, A. A. (2010). Bank Islam ( Analisis Fiqh dan Keuangan). Jakarta: PT RajaGrafindo.Kelana, Z. (1997). Teori Ekonomi Makro Cet II. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.Kinasih, S. W. (2013). Analisis Faktor Determinan Tingkat Risiko Pembiayaan Bank Syariah.Kurniawati, R. (2016). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kredit Yang Dikeluarkan Bank Umum Tahun 2011-2015. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta.Lipsey, R. G., Steiner, P. O., & Purvis, D. D. (1991). Mikroekonomi. jakarta: Erlangga.Madura, J. (2007). Pengantar Bisnis Edisi 4. Jakarta: Salemba Empat.Mankew, N. G. (2007). Makroekonomi Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.Manupraba, W., Wijayanto, I. S., Winata, B. H., Darsono, R., Siregar, M., Muthohar, M. F., & Suryoputro, I. (2015). Hadist. Diakses dari tafsirq.com: http://tafsirq.com/hadistMartono, N. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif: Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. Jakarta: Rarawali Pers.Meeftha. (2015, 08 26). Tafsir Alquran. Diakses dari http://tafsir.id: http://www.tafsir.id/2015/08/tafsir-surat-al-maidah-ayat-1-5.htmlMerdeka. (2014). Jumlah UMKM Indonesia 57,9 Juta Terbanyak dibanding Negara Lain. Diakses Tgl 25 08. Henny Rachma sari: https://m.merdeka.com/uang/jumlah-umkm-indonesia-579-juta-terbanyak-dibanding-negara-lain.htmlMubarakfuri, S. S. (2014). Ar-Rahiqal Al Makhtub Sirah Nabawiyah. Jakarta: Qisthi Press.Muhammad. (2005). Manajemen Pembiayaan Bank Syariah. Yogyakarta:UPP AMP YKPN: CV Adipura.Muhammad. (2005). Manajemen Pembiayaan Bank Syariah. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.Narita, D. A., & Sobar, M. (2017). Pengaruh Faktor Makroekonomi Terhadap Penyaluran Pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pada Bank Umum Syariah di Yogyakarta. Fakultas Agama Islam (UMY).Nisfiannoor, M. (2009). Pendekatan Statistik Modern untuk Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.Nugroho, B. A. (2007). Strategi Jitu Memilih Metode Statistik Penelitian dengan SPSS. Yogyakarta: ANDI.Ohin, Y. (2014, Maret 12). Nilai Tukar. Diakses dari gyu2 WordPress Web Site: https://gyu2.wordpress.comOtoritas Jasa Keuangan. (2018). Statistik Perbankan Syariah. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.Parakkasi, I. (2016). Inflasi Dalam Perspektif Islam. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makasar, 41-58.Pitono, N. L. (2017). Pengaruh Jumlah Dana Pihak Ketiga, Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Dan Pendapatan Margin Terhadap Alokasi Pembiayaan Usaha Kecil Dan Menengah Pada Bank BRI Syariah Periode 2009-2016. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.Praja, J. S. (2011). Teori Hukum dan Aplikasi. Bandung: Pustaka Setia.Purwanto, P. (2015, juli 11). data inflasi . Retrieved from staff gunadarma: http:priyo.staff.gunadarma.ac.idPurwidianti, W., & Hidayatulah, A. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi Alokasi Pwmbiayaan Perbankan Syariah untuk Usaha Mikro Kecil dan menengah di Indonesia. Jurnal Ekonomi.Rahmawan, A. S. (2017). Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Pembiayaan Bank Umum Syariah untuk Sektor UMKM di Indonesia. Institut Pertanian Bogor.Rahmawulan, Y. (2008). Perbandingan Faktor Penyebab Timbul NPL dan NPF pada Perbankan Konvensional dan Syariah di Indonesia.Rinofah, R. (2015). Pengaruh Variabel Ekonomi Makro Terhadap Penyaluran Kredit Umum Dan UMKM Di Daerah Yogyakarta. Jurnal Sosiohumaniora.Rivai, V. (2008). Bank dan Financial Institution Management. Jakarta: Rajawali Pers.Sadeq, A. M. (1989). Islamic Economic. Lahore: Islamic Publication (Pvt).Saleh, L. (2016). Perubahan Nilai Tukar Uang Menurut Presfektif Ekonomi Islam. Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis.Samuelson, P. A., & Northlaus, W. (2004). Ilmu Makroekonomi. Jakarta: Media Global Edikasi.Soekarni, M. (2014). Dinamika Pembiayaan Perbankan Syariah Dalam Mengembangkan Dunia Usaha. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 74-75.Syaikh. A. A. B. A. D. (2005). Fatwa Jual - Beli Oleh Ulama Terkemuka. Bogor: Imam Syafi'iSudarsono, H. (2007). Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Yogyakarta: EKONESIA Kampus Fakultas Ekonomi UII.Suhardjono. (2003). Manajemen Perkreditan Usaha Kecil dan Menengah. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.Suharyadi, & Purwanto. (2003). Statistika Untuk Ekonomi & Keuangan Modern. Jakarta: Salemba Empat.Sumitro, W. (2004). Asas-Asas Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga terkait Bamui, Takaful dan Pasar Modal Syariah di Indonesia. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Suparmoko. (2007). Ekonomi . Jakarta: Quadra.Tariqi, A. A. (2004). Ekonomi Islam Prinsip Dasar dan Tujuan. Yogyakarta: Insania Press.Todaro, M. P. (1995). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ke Tiga, Edisi 4. Jakarta: Erlangga.Veithzal, R. (2008). Financial institusi management. jakarta: rajawali press.Widarjono, A. (2009). Ekonometrika Pengantar dan Aplikasinya. Yogyakarta: Ekonisia.Winarno, W. W. (2009). Analisis Ekonometrika dan Statistika dengan Eviews Edisi Kedua. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.       

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue