cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA TELEPON SELULER BERBASIS ANDROID MEREK SAMSUNG DI KOTA PONTIANAK B1011131137, Ernawati Erna
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK     Kebutuhan akan alat komunikasi saat ini seperti telepon seluler atau ponsel pintar yang selalu mengalami peningkatan penjualan dan permintaan dari tahun ketahun terutama jenis-jenis atau merek Smartphone dengan jenis merek tertentu yang sudah sangat dipercaya masyarakat. Pola konsumsi masyarakat modern saat ini lebih meginginkan sebuah kemudahan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain yang dapat mendukung kegiatan mereka sehari-hari dalam pekerjaan maupun aktivitas sosial lainnya.         Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi harga telepon seluler berbasis android merek samsung di Kota Pontianak. Dengan melihat variabel harga barang itu sendiri, jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, dan pendapatan yang mempengaruhi harga telepon seluler berbasis android merek Samsung tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang didapat melalui kuisioner. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Uji Chi-Square dan deskriptif kualitatif. Suatu metode yang menggambarkan keadaan maupun suatu kejadian di daerah penelitian dan untuk menguji perbedaan dari dua atau lebih proporsi sampel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi harga telepon seluler berbasis android merek samsung di Kota Pontianak cenderung ditentukan oleh jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, dan pendapatan yang didapat dari 100 orang responden yang diteliti.Kata Kunci : Harga, Jenis Kelamin, Umur, Tingkat Pendidikan, Jenis Pekerjaan, dan Pendapatan.
PENGARUH JUMLAH PENDUDUK DAN DEPENDENCY RATIOTERHADAP TINGKAT KEMISKINAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT B01111045, KINTAN LUKITASARI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini adalah pengaruh jumlah penduduk dan dependency ratio terhadap tingkat kemiskinan Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan tingkat kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel jumlah penduduk dan dependency ratio terhadap tingkat kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat tahun 2008-2012. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan model regresi linear berganda, serta alat analisis statistik yaitu uji determinasi (R2), uji F dan Uji t untuk menguji hipotesis apakah jumlah penduduk dan dependency ratio berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jumlah penduduk berpengaruh negatif sebesar -7.72E-05 dan signifikan, sedangkan dependency ratio berpengaruh secara negatif sebesar -0.025149 dan tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan Kabupaten/Kota di  Provinsi Kalimantan Barat. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.958298 yang artinya besarnya pengaruh yang diberikan oleh variabel jumlah penduduk dan dependency ratio terhadap tingkat kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat sebesar 95%, sedangkan sisanya sebesar 5% dipengaruhi oleh faktor lain seperti pendapatan, pendidikan dan pengangguran. Kata kunci: Jumlah Penduduk, Dependency ratio dan Tingkat Kemiskinan
PENGARUH PERTUMBUHAN ANGKATAN KERJA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP PENGANGGURAN DI INDONESIA Andy Gunawan, Andy Gunawan B21112053
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pertumbuhan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Model yang digunakan dalam penelitian adalah model regresi linier berganda dan uji statistik. Dari hasil analisis yang telah dilakukan oleh penulis diperoleh nilai konstanta sebesar 1.969727. Nilai koefisien R-Square (R2) sebesar 0.907790 atau 90,77% (persen) yang menunjukkan bahwa kemampuan kontribusi atau sumbangan pertumbuhan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran di Indonesia, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar variabel ini. Hasil perhitungan dan analisis data, maka dapat di jelaskan bahwa: Pertumbuhan angkatan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran Provinsi di Indonesia. Hal ini dikarenakan nilai F-probabilitasnya sebesar 0,0133 lebih kecil dari alfa 0,05 dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengangguran di Provinsi Indonesia. Hal ini dikarenakan nilai F-probabilitasnya sebesar 0, 5024  lebih kecil dari alfa 0,05.
The Impact of NPF Ratio, FDR, BOPO, Inflation Rate, And Depositor Funds of Conventional Banks To The Total Assets Of Sharia Banks In Indonesia B01112001, Syeda Zakia
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to find out and measure the impact of Non-Performing Financing (NPF) ratio, Finance to Deposit Ratio (FDR), Operating Expenses to Operating Income (BOPO), rate of inflation, and the Third Party Funds (DPK) of Conventional Banks on the total assets of Sharia Banks in Indonesia, as a proxy of the growth of Sharia banking. The data used were time series and collected from the publication of Bank Indonesia from January 2010 to December 2014.The method of analysis used in this research was tthe multiple regression analysis using the Ordinary Least Squares (OLS) technique with the E-Views 7 application. From five variables, only three had a significant impact, i.e. NPF ratio wich had negative and significant impact, FDR wich had a positive and significant impact, and the Third Party Funds (DPK) of conventional banks which also had a positive and significant impact. Menawhile, the BOPO and rate of inflation are variables that did not have a significant impact on the total assets of Sharia Banks in Indonesia during the period from January 2010 to December 2014.Keywords: Sharia banking, conventional banking, total assets, NPF, FDR, BOPO, inflation, DPK
ANALISIS STRUKTUR EKONOMI KABUPATEN KAPUAS HULU PERIODE 2008-2011 B21108104, TRI EPIDIAN SISWANDI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui bagaimanakahperubahan struktur sektoral ekonomi dan untuk mengetahui sektor apa saja yang berpotensi menjadi sektor unggulan di Kabupaten Kapuas Hulu sebagai  bahan  informasi  dan  pertimbangan  dalam perencanaan  pembangunan  ekonomi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Penelitian menggunakan data sekunder yaitu di peroleh dari Badan Pusat Statistik Propinsi Kalimantan Barat, Badan Pusat Statistik Kabupaten Kapuas Hulu, dan Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu serta data-data yang dicopy atau diperoleh dari internet mengenai data dan informasi dari instansi-instansi terkait yang berhubungan dengan  penulisan pelitian ini seperti data Tabel mengenai angka pertumbuhan dan struktur PDRB (www.bps.go.id), kemudian data yang diambil dari berita atau informasi yang tercantum di media cetak (Harian Equator Kapuas Hulu), dan data-data lainnya yg terkait dengan penelitian ini. Alat  analisis  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini,  yaitu  analisis  Klassen  Tipology dan analisis Shift Share. Hasil  analisis  per  sektor  berdasarkan  kedua alat analisis menunjukkan sektor-sektor yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu dapat digolongkan kedalam beberapa kategori yaitu kategori sektor prima, antara lain; sektor pertambangan. Kategori sektor berkembang,yaitu ; sektor pengangkutan dan sektor keuangan. Sedangkan beberapa sektor yang dapat dikategorikan ke dalam sektor potensial, antara lain sektor Pertanian, sektor Jasa-jasa, dan sektor Bangunan. Kemudian sektor industri pengolahan, sektor Perdagangan, Hotel & Restoran) dan sektor listrik,gas dan air bersih masuk ke dalam kategori sektor ekonomi yang terbelakang. Berdasarkan hasil anilisis Shift-Share diketahui bahwa pengaruh dari perubahan struktur Provinsi Kalimantan Barat terhadap perekonomian Kabupaten Kapuas Hulu selama periode 2008-2011 cukup besar, yaitu 100,17% berupa pengaruh pertumbuhan ekonomi referensi, 10,99% dari pengaruh bauran industri, dan 9,58% berupa pengaruh keunggulan kompetitif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Kapuas Hulu.   Kata Kunci : Struktur Ekonomi, Pertumbuhan Ekonomi.
Pengaruh Ketiga Sektor Utama PDRB Terhadap Kemiskinan Di Kalimantan Barat B1011131031, Dwi Wahyu Ardiatma
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisi pengaruh PDRB Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Sektor Industri Pengolahan, dan Sektor Perdagangan Besar dan Eceran  terhadap Kemiskinan di kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat dari tahun 2011 – 2015. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini yaitu dari data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat dan Kementrian Pertanian Republik Indonesia. Dengan metode Pooled EGLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan terhadap kemiskinan berhubungan positif dengan nilai koefisien 6,951907  dan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabiltas sebesar 0.0005. Sektor industri pengolahan terhadap kemiskinan berhubungan negatif dengan koefisien -4,745583  dan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabiltas sebesar 0.0398. Sektor perdagangan besar dan eceran terhadap kemiskinan berhubungan negatif dengan koefisien -2,423004  dan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabiltas sebesar 0.1209.   Kata kunci: Sektor Pertanian, Sektor Industri Pengolahan, Sektor Perdagangan, PDRB, Kemiskinan
ANALISIS POLA PRODUKSI KARET (STUDI KASUS DI DUSUN TIBU MANDAU KABUPATEN SINTANG) B01108031, Wili Brodus
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research entitled Analysis of Rubber Production Pattern (Case Study in Dusun Tibu Mandau, Sintang District). This research is to understand and analyzes the production pattern towards income which gained by rubber tapper in Dusun Tibu Mandau Sintang District While, responden from government official said that the method which have been being aplicated by community in Dusun Tibu Mandau has no appropriate with the cultivation pattern which recomended by government. He also said that the plant spacing, use of superior seeds, pest controlling and treatment are very important thing in rubber cultivation. Working relationships and sharing system pattern is a pattern that is applied by the Dusun community Tibu Mandau with couple of factors considerations in implementing labor relations still had ties of kinship and pattern sharing system were implemented, an option that the owner applied to workers who want to work on rubber plantations garden owners. Land ownership patterns in the hamlet Tibu Mandau, land ownership by clearing fields and fields that are opened wide by the public or hereditary land ownership is done, the legacy of the family. Institutional role in growing cultures entrepreneurship, more institutional agencies interpret the norms of values??, traditions and culture of the institutions that form the institutional and entrepreneurial menumbuhakan, the institutions established by the public so that institutional as capital in entrepreneurship. Key word: Pattern rubber production
Pengaruh Inflasi, Jumlah Uang Beredar dan Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia yusuf, muhammad maulana
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Inflasi, Jumlah Uang Beredar dan Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia ABSTRAK Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis pengaruh inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, (2) menganalisis pengaruh jumlah uang beredar (JUB) terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesiadan (3)menganalisis pengaruh investasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.Jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif dengan menggunakan data time series 2008 sampai dengan 2017 berupa triwulan dari masing-masing variabel yaitu inflasi, jumlah uang beredar, investasi dan pertumbuhan ekonomi.Hasil analisis data menunjukan bahwa (1) Inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia, (2) Jumlah Uang Beredar berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia dan (3) Investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Kata Kunci: Inflasi, Jumlah Uang Beredar, Investasidan Pertumbuhan Ekonomi. LEMBAR RINGKASAN SKRIPSI PENGARUH INFLASI, JUMLAH UANG BEREDAR, DAN INVESTASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA1.     Latar BelakangMasalah pertumbuhan ekonomi dapat dipandang sebagai masalah makro ekonomi dalam jangka panjang. Perkembangan kemampuan memproduksi barang dan jasa sebagai akibat pertambahan faktor-faktorproduksi pada umumnya tidak selalu diikuti oleh pertambahan produksi barang dan jasa yang sama besarnya. Pertambahan potensi memproduksi seringkali lebih besar dari pertambahan produksi yang sebenarnya. Dengan demikian perkembangan ekonomi lebih lambat dari potensinya (Sadono Sukirno, 1994:10). Pertumbuhan ekonomi sebagai sebuah proses peningkatan output dari waktu ke waktu menjadi indikator penting untuk mengukur keberhasilan pembangunan suatu negara (Todaro, 2005).Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional.Perekonomian dikatakan mengalami pertumbuhan apabila jumlah balas jasa riil terhadap penggunaan faktor-faktor produksi pada tahun tertentu lebih besar daripada tahun sebelumnya. Berkelanjutan pertumbuhan ekonomi harus mengarah standar hidup yang lebih tinggi nyata dan kerja meningkat. 2.     PermasalahanApakah inflasi berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2008-2017 ?Apakah jumlahuangberedar (JUB) berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2008-2017 ?Apakah investasi berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2008-2017 ? 3.     Tujuan Penelitian1        Menguji dan menganalisis pengaruh inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2008-2017.2        Menguji dan menganalisis pengaruh jumlahuangberedar (JUB) terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2008-2017.3        Menguji dan menganalisis pengaruh investasi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2008-2017.  4       Metode PenelitianAdapun lokasi yang menjadi objek penelitian ini adalah di Negara Indonesia, dengan waktu penelitian yang direncanakan mulai 01 April 2019 sampai dengan 01 Juni 2019. Dalam penelitian ini data yang digunakan meliputi; data inflasi, jumlah uang beredar, investasi dan pertumbuhan ekonomi (triwulan) dalam satuan persen (%). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Analisis pada penelitian ini menggunakan uji regresi linier berganda dengan model data timeseries.  5       Hasil dan pembahasanBerdasarkan hasil penelitian, hasil analisis data, dan pembahasan hasil penelitian serta pengujian hipotesis yang dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan penelitian ini sebagai berikut:Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi.Jumlah Uang Beredar berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi.Investasi berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi.  6       Kesimpulan dan saran Berdasarkan hasil pengamatan permasalahan diatas, saran yang dapat diberikan kepada pemangku kepentingan terkait adalah sebagi berikut:Pemerintah diharapkan dapat memberikan atau mengeluarkan kebijakan yang dapat mengontrol tingkat inflasidi IndonesiaPemerintah diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pihak investor yang ingin berinvestasi di Indonesia, seperti dengan mempermudah perizinan berinvestasi.Untuk penelitian lainnya diharapkan mengkaji kembali penelitian ini dengan menggunakan metode lainnya dan penambahan variabel yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sehingga dapat membuat temuan baru.  DAFTAR PUSTAKA A Samuelson Paul & William D Nordhaus.(1997). Makro-Ekonomi.Edisi Keempatbelas. Jakarta : Erlangga.Afrizal, Dr. 2017. Analisis Kausalitas Inflasi  dan Jumlah Uang Beredar di IndonesiPeriode Tahun 2000.1–2014.4.Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan 2017, Vol. 6, No. 3, 236-250 Akbar, Dinul, A. (2012). Kausalitas Inflasi, Tingkat Suku Bunga,  dan Jumlah Uang Beredar. Forum Bisnis Dan Kewirausahaan Jurnal Ilmiah STIE MDPVol 2 No.1. Badan Pusat Statistik (BPS) diakses dari http://www.bps.go.id/, diakses pada tanggal 3 Februari 2019 pada jam 19.30 WIB. Bank Indonesia (BI) diakses dari http://www.bi.go.id/, diakses pada tanggal 3 Februari 2019 pada jam 19.30 WIB Boediono.(1985). Ekonomi Moneter, Seri Sinopsis pengantar Ilmu Ekonomi No 5. Edisi Ketiga,Yogyakarta. BPFE UGM. Boediono.(2011). Ekonomi Makro. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta Dewi SL & Kla Bagus Putu Purbadharmaja. (2013). Pengaruh PAD, PMA dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol.2 No.11. Djojohadikusumo, Sumitro. (1994). Perkembangan Pemikiran Ekonomi: Dasar Teori Ekonomi Pertumbuhan dan Ekonomi Pembangunan. PT Pustaka LP3ES Indonesia. Jakarta Endri.(2008). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Inflasi Di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Kajian Ekonomi Negara Berkembang Vol 13 No.1. Gulo, Angandrowa. (2016). Analisis Pengaruh Aspek Moneter Dan Fiskal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol.8 No.2 Hidayat, Arie (2017). Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Nilai Tukar dan Suku Bunga Terhadap Tingkat Inflasi Indonesia. Jurnal Ilmiah Universitas Tanjungpura Vol.6 No.2 Insukindro, Aliman. (1999). Pemilihan dan Bentuk Fungsi Moel Empirik : Studi Kasus Permintaan Uang Kartal Riil di Indonesia, Jurnal ekonomi dan Bisnis Indonesia, Vol.14 No.4 Kuncoro, M. (2004). Otonomi & Pembangunan Daerah: Reformasi, Perencanaan, Strategi, dan Peluang. Jakarta: Erlangga. Kuncoro, M. (2011). Metode Kuantitatif Teori dan Aplikasi Untuk Bisnis & Ekonomi Edisi Keempat. Yogyakarta: UPP STIM YKPN. Kuncoro, M. (2013).  Metode  Riset  Untuk  Bisnis  Dan  Ekonomi.  Jakarta:Erlangga. Ma’ruf, Ahmad., & Wihastuti, Latri. (2008). PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA: Determinan dan Prospeknya. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol.9 No.1. Mankiw, N. Gregory. (2006). Principles of Economics, 3rd edition.Jakarta: Salemba Empat. Mankiw, N. Gregory. (2003). Teori Makroekonomi Edisi Kelima. Terjemahan. Jakarta: Penerbit Erlangga. Nopirin, Ph.D. (1987). Ekonomi Moneter Buku II. Edisi ke 1. Yogyakarta: BPFE Nopirin, Ph.D. (1992).Ekonomi Moneter Buku I. Edisi ke 4. Yogyakarta: BPFE Pambudi, W. (2013). Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi (Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Tengah).Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro. Purwanto. (2007). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Belajar. Puspitaningrum. R., dkk. (2014). Pengaruh Tingkat Inflasi, Tingkat Suku Bunga SBI, dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Nilai Tukar Rupiah (Studi pada Bank Indonesia periode tahun 2003-2012). Jurnal Administrasi Bisnis  (JAB) Vol.8 No.1. Seprillina. L.,& Ismail. M. (2013). Efektivitas Instrumen Kebijakan Moneter terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia (Periode 1999:1-2012:2). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijawa Vol.1 No.2 Situmorang, Arif Tison. (2011). Pengaruh Efisiensi Perekonomian terhadap Pertumbuhan Ekonomi 32 Provinsi di Indonesia. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro. Sukirno, S. (2000). Makroekonomi Modern. Jakarta: Rajawali Pers. Sukirno, S. (2010). Makroekonomi Teori Pengatar Edisi Ketiga. Yogyakarta: Rajawali Pers. Sukirno, S. (2012). Makro Ekonomi. Teori Pengantar. Edisi Ketiga. Cetakan ke 21. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada Sukirno, S. (2002). Pengantar Teori Makroekonomi (Edisi Kedua). Jakarta:PT. Raja Grafindo Persada. Tiwa, Frisyelia R. (2016). Pengaruh Investasi, Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2005-2014. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol.16  No.02 Todaro, M.,& Smith. (2003). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga, Edisi Kedelapan.Jakarta: Erlangga. 
ANALISIS PENDAPATAN PETANI KARET DI KECAMATAN SAJAD KABUPATEN SAMBAS B1011131035, JAIDI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis pendapatan petani karet di Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh luas lahan, jumlah pohon karet, tenaga kerja, intensitas sadap karet terhadap pendapatan petani karet serta untuk menguji dan menganalisis distribusi pendapatan petani karet di Kecamatan Sajad. Bentuk penelitian ini adalah adalah kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sajad Kabupaten sambas kurang lebih selama 2 bulan. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah petani karet sebanyak 95 responden. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif, analisis regresi linear berganda dan koefisien gini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan karet berhubungan positif dan berpengaruh tidak signifikan terhadap pendapatan petani dengan koefisien 2,957250 dan nilai probabilitas 0,6287. Banyak pohon karet berhubungan positif dan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani dengan koefisien 932,1792 dan nilai probabilitas 0,0000. Tenaga kerja berhubungan positif dan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani dengan koefisien 55453,75 dan nilai probabilitas 0,0002. Intensitas sadap karet berhubungan positif dan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani dengan koefisien 10551,88 dan nilai probabilitas 0,0180. Dari perhitungan gini rasio pendapatan petani karet adalah sebesar 0,21. Kata kunci: Pendapatan, Karet, Distribusi Pendapatan, Produksi, Gini Rasio
PENGUJIAN TEORI KURVA U-TERBALIK (HIPOTESIS KUZNETS) DI KALIMANTAN BARAT Zulfariska, Dely; Bariyah, Nurul
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketimpangan pendapatan masyarakat antar wilayah merupakan satu diantara masalah yang dihadapi dan yang sering terjadi di negara sedang berkembang termasuk pula di negara Indonesia. Provinsi Kalimantan Barat merupakan satu diantara provinsi yang memiliki tingkat ketimpangan pendapatan masyarakat antar wilayah yang paling tinggi dari empat provinsi yang ada di pulau Kalimantan. Tujuan dari penelitian ini diantaranya ialah 1) Mengklasifikasikan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat berdasar pada pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan masyarakat antar wilayah; 2) Membuktikan Kurva U-Terbalik (Hipotesa Kuznets) berlaku atau tidak di Provinsi Kalimantan Barat; dan 3) Menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap ketimpangan pendapatan masyarakat antar wilayah setiap Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Indikator ketimpangan pendapatan masyarakat antar wilayah di Provinsi Kalimantan Barat pada penelitian ini ialah menggunakan angka Gini Rasio. Analisis regresi linier sederhana (GLS) dengan kurun waktu penelitian selama 8 tahun penelitian yakni dari tahun 2011-2018. Penelitian ini menggunakan software Eviews 10. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan analisis tipologi klassen bahwa ketimpangan pendapatan masyarakat antar wilayah masih terjadi walau tergolong pada ketimpangan yang sedang. Dalam penelitian kali ini, berlakunya teori hipotesis Kuznets serta terdapat arah hubungan yang positif dan secara statistik tidak signifikan antara variabel pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan masyarakat antar wilayah di Provinsi Kalimantan Barat selama periode pengamatan tahun 2011-2018.

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue