cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
ANALISIS PENDAPATAN PETANI KARET DI KECAMATAN SUTI SEMARANG KABUPATEN BENGKAYANG B01107069, ROSALINA
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Pendapatan Petani Karet di Kecamatan Suti Semarang Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan petani karet perminggu di Kecamatan Suti Semarang, Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani karet di Kecamatan Suti Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah para petani karet yang terdapat di Kecamatan Suti Semarang yang berjumlah 762 petani. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif yaitu penelitian yang menggambarkan permasalahan yang ada di lapangan kemudian dianalisis dengan data dan fakta yang ada. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan bersih rata-rata yang diterima petani dari hasil menyadap karet yaitu Rp. 237,288.36/minggu untuk setiap petani. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani karet yaitu faktor cuaca karena apabila turun hujan petani tidak bisa menyadap, jumlah jam kerja rata-rata 6 jam, jenis pohon karet yang ditanam adalah karet lokal, harga mempengaruhi pendapatan petani, kualitas karet mempengaruhi tingkat harga, harga karet di daerah berpatokan dengan harga karet di pusat. Kata kunci : Pendapatan petani karet, biaya tetap, biaya tidak tetap, biaya total.
PENGARUH ALOKASI APBD BIDANG PENDIDIKAN DAN KESEHATAN SERTA SARANA PENDIDIKAN DAN KESEHATAN DENGAN PENINGKATAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) KABUPATEN SEKADAU B01110065, Devi Ernia
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Alokasi APBD Bidang Pendidikan Dan Kesehatan Serta Sarana Pendidikan Dan Kesehatan Dengan Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sekadau”, Bertujuan untuk mengetahui “apakah alokasi APBD bidang pendidikan dan kesehatan serta sarana pendidikan dan kesehatan berpengaruh terhadap IPM di Kabupaten Sekadau tahun 2008-2012”. Metode yang digunakan untuk menganalisis hubungan ini adalah metode regresi data panel, dengan menggunakan data sekunder runtun waktu yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) dan BAPEDA Kabupaten Sekadau. Hasil perhitungan dan analisis data, maka dapat dijelaskan bahwa alokasi APBD bidang pendidikan signifikan, alokasi APBD bidang kesehatan tidak signifikan, jumlah sarana pendidikan tidak signifikan, dan jumlah sarana kesehatan tidak signifikan mempengaruhi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sekadau. Alokasi APBD bidang pendidikan dan kesehatan serta sarana pendidikan dan kesehatan secara bersama-sama (simultan) berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Sekadau. Alokasi APBD bidang pendidikan dan kesehatan serta sarana pendidikan dan kesehatan tersebut memiliki pngaruh yang besar terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sekadau. Kata kunci :  Alokasi APBD Bidang Pendidikan, Alokasi APBD Kesehatan, Sarana Pendidikan, Sarana Kesehatan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM).  
FAKTOR-FAKTOR MASYARAKAT MENYIMPAN DANANYA DI CREDIT UNION STELLA MARIS SIANTAN-PONTIANAK B21108112, Santoso
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara simultan ditunjukkan bahwa variabel pendapatan, tingkat bunga, prosedur dan produk (X1, X2, X3, X4) sebagai variabel bebas secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tingkat penyimpanan dana (Y) sebagai variabel terikat pada Credit Union Stella Maris Siantan-Pontianak. Secara parsial (individual) ditunjukkan bahwa variabel pendapatan (X1) dan variabel produk (X4) yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap tingkat penyimpanan dana masyarakat pada Credit Union Stella Maris Siantan-Pontianak, dengan nilai thitung 2,548 karena thitung > ttabel = 2,548 > 1,661 dan nilai signifikansinya adalah 0,012 < 0,05 untuk variable pendapatan (X1) sedangkan untuk variabel produk (X4) nilai thitung > ttabel = 2,062 > 1.661 dan nilai signifikansinya adalah 0,042 < 0,05. Secara umum artinya variabel yang mempengaruhi tingkat penyimpanan dana pada Credit Union Stella Maris Siantan-Pontianak adalah pendapatan dan produk. Nilai Korelasi multiple (R) antara variabel X1, X2, X3, dan X4 terhadap Y sebesar 0.583 artinya : pendapatan, tingkat bunga, prosedur dan produk secara simultan (bersama-sama) memiliki hubungan yang kuat dan positif terhadap tingkat responden untuk menyimpan danaya di Credit Union Stella Maris Siantan-Pontianak. Melalui hasil pengujian tersebut diperoleh keterangan koefisien determinasi (R2) bahwa kemampuan model tersebut menjelaskan setiap perubahan variabel terikat (Y) sebesar 0,340 artinya 34% perubahan variabel terikat (tingkat menyimpan dana) diterangkan oleh variabel bebas (X1, X2, X3, X4) yaitu berupa variable pendapatan, tingkat bunga, prosedur dan produk. Dengan demikian nilai variabel yang tidak dimasukkan dalam model adalah e = 1 - 0,340 = 0,660 atau 66%.
Pengaruh inflasi terhadap pengangguran Kalimantan Barat B01110047, Marselina Elin
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This studyentitled"The Effect ofInflationand Economic GrowthAgainst Unemployment inWest Kalimantan", whichaimsto testandanalyze"The Effect ofInflationandEconomic GrowthAgainstUnemployment inWest Kalimantan in 1993-2012". The method usedto testandanalyzethese relationshipsisa methodof datatime series, using secondary dataobtainedfrom thetime seriesof publicationsCentral Statistics Agency (BPS), the Department ofManpower andTransmigrationandBAPPEDAWest Kalimantan. Analisis of the data in this study using multiple linear Regression Method, Classical Assumption Test, test hypotheses using parsial testing (t test) simultaneous ( f test) and Test the Coefficient of Determination.the data used in this study is data Inflation, Economic Growth and the Unemployment Rate in West Kalimantan in 1993-2012. The results ofthe calculationandanalysisof data, itcan be explainedthat thepositive effectof inflationon the unemployment ratebutnotsignificantlyobtained t value of(0.186416>0.1), thushypothesis1is rejected. significanteconomicgrowth intheunemployment ratet value of(-1.897376 <0.1).This impliesthateconomicgrowthhas anegative and significant impacton the unemployment rate, so the hypothesistwois accepted. The test resultssimultaneouslyobtained F value of1.856706to0.186499significance of>0.1. Retrievedcalculated F value(1.856706)<F table(2.11).Thismeans thatthe unemployment rateis notaffected byinflationandeconomicgrowthtogether. Keywords: Inflation, Economic Growthand Unemployment.
PENGARUH PERKEMBANGAN KOMODITAS KELAPA SAWIT TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT B21108115, ARIPIN
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perkembangan komoditas kelapa sawit terhadap tingkat Kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Barat, teknik yang digunakan adalah regresi linier sederhana data pooling (panel) dengan alat olah data menggunakan Software E-views 7.0. Hasil penelitian menemukan bahwa perkembangan komoditas kelapa sawit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat karena jumlah produksi kelapa sawit mampu menurunkan tingkat kemiskinan, dimana jika jumlah produksi meningkat maka akan menyerap tenaga kerja lebih besar, hal itu berarti pula mengurangi pengganguran sekaligus menurunkan angka kemiskinan. Beberapa data menunjukan setiap tahun terjadi peningkatan jumlah produksi kelapa sawit dan bertambahnya perusahaan besar kelapa sawit. Adapun hal ini dibuktikan dengan uji statistik yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan komoditas kelapa sawit = 0,00217 < 0,05 mampu menurunkan tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat. Kata Kunci : Perkembangan Komoditas Kelapa Sawit, Kemiskinan
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP ANGGARAN BELANJA MODAL KOTA PONTIANAK B21108017, M. JAJAT SUDRAJAT
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap Anggaran Belanja Modal Kota Pontianak. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dalam bentuk (time series) selama 23 tahun. Data tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimanatan Barat dan Badan Pusat Statistik Kota Pontianak khususnya dari buku publikasi tahunan “Kota Pontianak Dalam Angka” berbagai tahun penerbitan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pendapatan Asli Daerah mampu menjelaskan dan mempengaruhi secara signifikan terhadap Anggaran Belanja Modal Kota Pontianak dengan koefisien determinasi sebesar 94,95% dan hanya sebesar 5,05% pengaruh dari variabel lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.   Kata Kunci : Pad, Anggaran Belanja Modal.
PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA, INVESTASI, DAN PRODUK DOMESTIK BRUTO (PDB) TERHADAP JUMLAH UANG BEREDAR DI INDONESIA B01108062, Marselina Ety Yulianti
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study is titled analysis of money supply in Indonesia, the goal is to determine how much influence the variable inflation, interest rates, investment, and Gross Domestic Product (GDP) on the money supply. This study uses quantitative methods. Quantitative methods are used to examine the relationship variable variable inflation, interest rates, investment, and Gross Domestic Product (GDP) with the money supply. The data used are time series data from the 1987-2011 period in the Central Bureau of Statistics and Bank Indonesia. The results showed that the correlation (R2) between the variables of inflation, interest rates, investment, and Gross Domestic Product (GDP) has a very strong connection to the money supply, and the F-test conducted between the variables has the effect of inflation, interest rates, investment , and Gross Domestic Product (GDP) on the money supply. Whereas the t test, the variable investment and Gross Domestic Product (GDP) significantly influence the money supply, except for inflation and interest rates do not significantly affect the money supply. Based on the classical assumption that the estimates obtained regression model containing positive autocorrelation, containing muktikolinearitas, and does not contain heterocedastity. Keywords: Money Supply, Inflation, Interest Rates, Investments, and Gross Domestic Product (GDP)
PENGARUH BELANJA INFRASTRUKTUR PEMERINTAH PUSAT TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT PERIODE 2008-2012 B01109091, IMAN PERDANA
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja infrastruktur pemerintah pusat terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelatif. Data yang digunakan berasal dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. Jenis data yang digunakan adalah data panel periode 2008-2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja infrastruktur pemerintah pusat berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat, hal ini karena belanja infrastuktur pemerintah pusat digunakan untuk menambah fasilitas infrastruktur berupa jalan raya, jembatan, pelabuhan laut dan pelabuhan udara serta memperbaiki fasilitas infrastruktur yang telah rusak. Kata Kunci: Belanja Infrastruktur,Pertumbuhan Ekonomi.
DAMPAK PERTUMBUHAN PENDUDUK TERHADAP KETAHANAN PANGAN (BERAS) KALIMANTAN BARAT B01109057, MIS’ADAH
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research analyzes the impact of population growth on food security with special emphasis on population’s food adequacy.  This research also estimates (projecting) the food need of population by year 2020 as well as analyzing the efforts have been done by local authority regarding food security matters from population aspects. This research applies qualitative descriptive method to analyze time series and literature data. Result of the research shows that population growth of West Kalimantan Province year 1995-2013 is at 1.27%. This implicated to the increase of food need to be 645.849 ton, while rice consumption decreased to be 106,35 kg/capita/year. Based on population projection, which is predicted to be 5.134.000 peoples by 2020, the rice need of West Kalimantan Province by the year is estimated at 817.937 ton. Meanwhile, rice supply will be around 1.248.301 ton.  On the other hand, Local Government of West Kalimantan Province has carried out some efforts on food security matters including that of through population growth control. This can be depicted from birth control program, in which improvement of quality of family planning program has resulted in the increase of new family planning by mix contraception reaches 153.743 acceptors. The other program is the prevention of early marriage by improvement of adolescent’s life. This program is conducted through personal counseling. For this purpose, there have been 228 counseling groups established, which means 102.2% from enacted target.  On production side, the efforts of Local Government of West Kalimantan Province for coping with food security problems were done by increasing rice production. By year 2013, rice production of the province was recorded at 1.441.876 ton. It increased 16.50% from previous year. The other effort was including the utilization of potential rice field areas, in which by year 2013 total rice field area has reached 310.102 ha. Key words: food adequacy (rice), rice supply, rice needs, rice consumption and government efforts.
ANALISIS PENDAPATAN PETANI PADI DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP MUSLIADI B01107108, RIVALDI ADE
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pendapatan antara petani padi unggul dan petani padi non unggul , faktor-faktor penyebab petani lebih memilih padi unggul dan padi non unggul , dan untuk mengetahui kebijakan pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam pengembangan produksi padi. Sampel yang digunakan dalam model penelitian ini sebanyak 50 orang petani yang terbagi atas 30 orang petani padi unggul dan 20 orang petani non unggul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu penelitian yang menggambarkan permasalahan yang ada di lapangan yang kemudian dianalisis berdasarkan data dan fakta yang ada. Data yang digunakan dalam peelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Dari 30 petani padi unggul usia yang paling produktif dalam memproduksi padi adalah mereka yang berusia 30-39 tahun yaitu sebesar 33%, sedangkan dari 20 petani padi non unggul juga menunjukan pada usia 30-39 tahun memiliki tingkat produktivitas yang cukup tinggi yaitu sebesar 35%. Faktor-faktor yang menyebabkan petani memilih padi unggul adalah karena prosesnya lebih mudah dan cepat menghasilkan, waktu panen yang lebih cepat serta hasil panen nya lebih besar. Sedangkan yang menyebabkan petani memilih padi non unggul adalah karena padi non unggul perawatan nya yang mudah juga rasa yang dihasilkan lebih enak dibandingkan padi unggul, serta bibit nya mudah di dapat. Hasil dalam penelitian ini menemukan bahwa Adalanya perbedaan rata-rata pendapatan bersih petani padi unggul sebesar Rp. 13.522.683. dan rata-rata pendapatan bersih petani padi non unggul sebesar Rp.2.353.624 antara lain disebabkan oleh beberapa faktor lain seperti kualitas, rasa, harga dan kuantitas. Selain itu ada pula fakta lain yang ditemukan di lapangan yaitu dalam suatu lahan, petani tidak hanya menanam padi unggul saja, tetapi juga menanam padi non unggul. Kata Kunci: Petani Padi Unggul dan Padi Non Unggul.

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue