cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
ANALISIS PRODUKTIVITAS USAHA TANI SAYURAN SAWI DI KECAMATAN SINGKAWANG TENGAH Alfriandi, Arie
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perekonomian di Indonesia ditopang dari beberapa sektor, salah satunya sektor pertanian. Sektor pertanian dapat memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap pendapatan nasional Indonesia dan sebagian ekspor banyak berasal dari dsektor pertanian. Dalam upaya peningkatan pendapatan sektor pertanian para petani harus meningkatkan produktivitas.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor–faktor apa saja yang mempengaruhi produktivitas petani sayur sawi di Kecamatan Singkawang Tengah Kota Singkawang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang sumber datanya didapatkan dengan cara survei langsung ke lapangan. Bentuk penelitian menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data mengunakan kuesioner dan studi pustaka. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, dapat diketahui bahwa jam kerja, pendapatan, usia, lama bertani, tingkat pendidikan, dan luas lahan mempengaruhi produktivitas. Yang bertujuan untuk referensi petani untuk meningkatkan produktifitas.
ANALISI PENGARUH PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2009-2013 B 01109004, YOHANES HABIBI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  The objective of this research was to analyze the influence of employment and education levels which were categorized into several sectors of the labor force --i.e. the primary sector, secondary sector, tertiary sector, as well as the number of labor force whose education was below elementary school, junior high school, senior high school and above senior high school-- on the economic growth in West Kalimantan. The method used was descriptive quantitative method which is a research method which is used to describe and explain the influence of the number of labor force working in the primary sector, secondary sector, tertiary sector, as well as the number of labor force whose education was below elementary, junior high, and senior high school, and above senior high school on the economic growth in West Kalimantan. The model used in this research was the multiple linear regression and the statistical test. The results of the analysis conducted by the researcher showed a constant value of 5.030122. The value of coefficient of determination (R2) was 0.810470 or 81.04% which indicated the ability of contribution of the number of the labor force working in the primary sector, secondary sector, tertiary sector, as well as the number of labor force whose education was below elementary, junior high, and senior high school, and above senior high school on the economic growth in West Kalimantan, while the rest was influenced by other factors outside of this variable. The calculation and analysis of data indicated that the number of labor force working in the primary sectors was significant with a probability value of 0.0400 which was lower than 0:05; the secondary sector was not significant with a probability value of 0.2684 which was greater than 0.05; the tertiary sector was not significant with a probability value of 0.1565 which was greater than 0:05, the number of labor force whose education was below elementary school was not significant with a probability value of 0.2990 which was greater than 0:05; with elementary school education was significant with a probability value of 0.0070 which was lower than 0.05; with junior high school education was not significant with a probability value of 0.5638 which was greater than 0.05; with senior high school education was significant with a probability value of 0.0351 which was lower than 0.05; and the number of labor force whose education was above senior high school was not significant with a probability value of 0.8910 which was greater than 0.05 regarding the influence on the economic growth West Kalimantan at a reliability rate of 95%. Keywords: Manpower, Education Level, Economic Growth
PENGARUH BI RATE TERHADAP PASAR UANG DAN PASAR MODAL DI INDONESIA B01108019, Nurlaily J. Handayani
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Title of the thesis is The Effect of BI Rate Against Money Market and Capital Market in Indonesia. The purpose of this study was to analyze the effect of the BI Rate of Interest Rate Interbank Money Market in Indonesia and the effect of the BI Rate to Composite Stock Price Index in Indonesia. This study uses quantitative methods, namely the processing of secondary data which is then carried out an analysis of the research object in accordance with the objectives of the study. The data used are secondary data in the form of monthly data published 2006.1-2011.12-year periode from the publication of Bank Indonesia (Bank Indonesias annual report, SEKI, SEMI), BPS, BAPPEPAM, and other sources. From the research results can be seen that BI Rate has a positive and significant impact on interbank rates at 95% confidence level, while the BI Rate has a significant negative effect on stock index and the 95% confidence level. Key words: BI Rate, Composite Stock Price Index, Interbank Interest Rate.
Pengaruh Tabungan Dan Ekspor Non Migas Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia B01112105, MUADZIMAH
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menguji besarnya pengaruh tabungan dan ekspor non migas terhadap pertumbuhan ekonomi.Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder time series per kuartal yaitu dari tahun 2005-2014 sebanyak 40 data. Model estimasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ordinary least square (OLS). Analisis ini dilakukan dengan cara mengistimasi model regresi dengan program olah data Eviews 8.1.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tabungan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap PDB dengan ditunjukan nilai probabilitas tabungan sebesar 0.2751 yang mana probabilitas tersebut lebih besar dari taraf signifikan yang dipilih (α = 0.05). Sehingga hipotesis yang menyatakan ada pengaruh tabungan terhadap PDB secara signifikan tidak diterima. Sedangkan ekspor non migas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap PDB di Indonesia yang ditunjukkan nilai probabilitas sebesar 0.2171 yang mana probabilitas tersebut lebih besar dari taraf signifikan yang dipilih (α = 0.05). Sehingga hipotesis yang menyatakan ada hubungan ekspor non migas terhadap PDB diterima dan tidak signifikan.Kata kunci: Tabungan, Ekspor Non Migas dan Produk Domestik Bruto
PENGARUH SUKU BUNGA, JANGKA WAKTU DAN UANG MUKA TERHADAP PERMINTAAN KREDIT KENDARAAN BERMOTOR RODA DUA DI KALIMANTAN BARAT B01107025, FACHRULLIZ BAYKAL
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan kendaraan bermotor setiap tahun meningkat salah satu penyebabnya adanya kemudahan yang diberikan oleh lembaga keuangan seperti Adira Finance. Berdasarkan hal tersebut, maka variabel bebas yang diteliti adalah suku bunga kredit yang diberikan yang merupakan beban yang harus dibayarkan konsumen kepada pemberi kredit, uang muka sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi konsumen dalam pembayaran kredit dan jangka waktu pengembalian kredit sehingga jatuh tempo pembayaran dapat diketahui. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah permintaan kredit kendaraan bermotor roda dua di Adira Finance Kota Pontianak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji pengaruh suku bunga, jangka waktu dan uang muka terhadap permintaan kredit kendaraan bermotor roda dua di Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk meneliti dan menemukan informasi dari suatu fenomena yaitu kredit kendaraan bermotor roda dua. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data panel yaitu cross section jumlah kredit kendaraan bermotor yang terdapat pada adira dan time series, jangka waktu pengembalian kredit. Sedangkan metode analisis menggunakan analisis berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nilai R-Square atau koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,514 atau 51,40 %. Nilai tersebut menunjukkan bahwa persentase sumbangan pengaruh variabel independen (suku bunga, uang muka dan jangka waktu) terhadap variabel dependen (tingkat permintaan kredit kendaraan bermotor roda dua) adalah sebesar 51,40 %. Sedangkan sisanya sebesar 48,60 % dipengaruhi (dijelaskan) oleh varabel lain yang tidak ada dalam model penelitian ini.   Kata Kunci : suku bunga, jangka waktu, uang muka dan permintaan kredit kendaraan bermotor roda dua
ANALISIS PEMBERIAN KREDIT UKM OLEH PT. BRI CABANG PONTIANAK TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG B21108014, Devi Natalia
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh  pemberian kredit UKM oleh PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Pontianak terhadap pendapatan pedagang. Metodologi yang digunakan menggunakan metode deskriptif Hasil temuan mengenai pendapatan rata-rata UKM  sebelum mendapatkan kredit PT. Bank BRI Cabang Pontianak  adalah sebesar  Rp. 14,791,045.00.  Pendapatan rata-rata UKM setelah mendapatkan kredit PT. Bank BRI Cabang Pontianak adalah sebesar                                  Rp. 27.482,698.00. Pada faktor modal  terjadi kenaikan yang sebelumnya rata-rata modal para responden UKM perbulan  untuk membeli bahan baku dan bahan penolong hanya sebesar 4,489,674.60 dan setelah memperoleh kredit dari PT. BRI Cabang Pontianak  modal rata-rata menjadi 13,052,500.00. Pada faktor tenaga kerja rata-rata tenaga kerja UKM antara 1 – 5 orang, sedangkan setelah meminjam kredit ada responden yang menggunakan tenaga kerja 1-8 orang. Rata-rata total jumlah tenaga kerja responden penerima kredit UKM sebelumnya hanya sebanyak 2 orang saja sedangkan setelah memperoleh bantuan pinjaman kredit  rata-rata jumlah tenaga kerja UKM  penerima kredit bank PT. Bank BRI Cabang Pontianak sebanyak 3 orang atau naik sebesar 50,00%. Pada faktor  jam kerja rata-rata tiap-tiap tenaga kerja UKM  yang jumlah jam kerja karyawan pada awalnya tiap bulannya memiliki rentang sebanyak 210 jam – 240 jam setiap bulannya, sedangkan setelah memperoleh pinjaman dari bank PT. Bank BRI Cabang Pontianak jumlah jam kerja para responden UKM jumlah jam kerja karyawannya lebih dari 210-540 jam perbulan karena ada responden yang menjadikan usahanya dengan sistem kerja 2 shift menjadi 14, 16 dan   18 jam perharinya yang pada mulanya hanya 7-8 jam sehari. Jika dirata-ratakan secara total jumlah jam kerja sebelum menerima bantuan kredit hanya 7,70 jam saja setelah memperoleh bantuan kredit rata-rata secara total menjadi 10,34 jam perhari.  Pendapatan UKM sebelum dan sesudah mendapatkan kredit  PT. Bank BRI Cabang Pontianak berbeda, dimana besar perbedaan pendapatan rata-rata tersebut adalah Rp. 12,637,653.80. Rekomendasi yang penulis berikan yakni setiap UKM tidak perlu takut melakukan kredit untuk meningkatkan pendapatannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pendapatan UKM sebelum mendapatkan kredit dengan pendapatan UKM sesudah mendapatkan kredit dari PT. Bank BRI Cabang Pontianak oleh sebab itu tambahan modal yang diperoleh dari kredit harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menjalankan usaha, sehingga pendapatan menjadi semakin baik dan meningkat. Kata Kunci : Pemberian Kredit, Pedapatan Pedagang.
PENGARUH KREDIT INVESTASI PERBANKAN TERHADAP PERKEMBANGAN SEKTOR EKONOMI DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT B01106045, Indra Sastrawan
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study entitled "The Effect of Investment Banking Credit Toward Economic Sector Development in West Kalimantan". The problem of this study is whether the investment lending banks affects the development of the economic sector in West Kalimantan which aims to determine the factors that affect the agricultural sector investment loans, the mining sector, the industrial sector, the trade, the service sector, the construction sector and the transport sector to development of the economic sector in West Kalimantan and to find out which banks have a greater influence on the development of economic sectors in West Kalimantan. The author uses descriptive method used to see the effect or the relationship between the independent variables (agriculture, mining, industrial sector, trade, services sector, construction, transport) to the dependent variable (GDP). The model used in this study is the panel regression model. Based on the results of research conducted by the authors, it can be concluded that the government's bank significantly influence the development of the economy (GDP) in West Kalimantan, while private banks had no significant effect. It was caused by the influence of government banks known to the public than private banks. So people do more investment credit banks. Key word: Credit, Investment Banking, Economic Sector
ANALISIS PERAN SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PEREKONOMIAN KALIMANTAN BARAT B01109118, Saripto
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Determination retrieval research is motivated by the agricultural sector as the largest sector in the GDP contribution in West Kalimantan. However, the welfare of farmers is still not too large compared to other sectors. The purpose of the research was to determine the superior sub-sector in agriculture, employment and the welfare of farmers in West Kalimantan in 2008-2012. Analytical tool used to measure the sector and sub-sector superior is location quotient (LQ) and to measure the level welfare of farmers is exchange rate farmers (NTP). The results showed that in West Kalimantan agriculture sector superiore, sub-sectors is superior feed crops with LQ=1,31, plantation crops with LQ=1,14 and livestock with LQ=1,05 than any other region in the island of Borneo. Agricultural sector employment is the largest of all sectors, well above half the amount of labor employed with median 61,51%. From the three sub-sectors superior only the plantation sub-sector capable of prospering of farmers, that is comprised of horticulture crops with NTP 103.25 and plantation crops with 115.62. While the two sub-sectors of superior feed crops with NTP 96,61 and livestock NTP 88,19, farmers have not been able to prosper of the indicated by exchange rate farmers (NTP), because the larger the index to be paid than the index of prices received of farmers. Even sub-sectors such as fisheries is not superior capable of prospering of farmers with NTP 105,28. The level of general welfare of farmers increased to 101.81, or 1.02 fold the ratio in 2007. Plantation sub-sector that is capable of prospering farmer, which is comprised of horticulture crops with NTP 103.25 and 115.62 smallholder crops. Sub-sector superior feed corps with NTP 96.61 and livestock with NTP 88.19, has not been able to prosper the farmers. Even sub-sectors such as fisheries is not superior capable of prospering farmer with NTP 105.28. Keywords: Superior Sectors, Employment, Welfare Farmers
PENGARUH REALISASI PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI (PMDN) DAN REALISASI PENANAMAN MODAL ASING (PMA) TERHADAP KESEMPATAN KERJA KABUPATEN/KOTA DI KALIMANTAN BARAT B01108026, Ratna Juliawati
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to analyze the effect of the realization of domestic investment (DCI) and the realization of foreign investment (FDI) on employment in West Kalimantan. The method used is the model using regression analysis of panel data (cross section and time series) using the fixed effects approach. Observation data as much as 40 in 8 districts / cities in West Kalimantan during the period 2007 to 2011, the data processing computer program using E-views 6. The results of this study indicate that the realization of domestic investment (DCI) provide a negative and significant impact on employment in the district / town in West Kalimantan. Actual foreign direct investment (FDI) is positive but not significant effect on employment in the district/town in West Kalimantan. Keywords: Domestic Investment, Foreign Investment, Employment Opportunities
ANALISIS EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN KAPUAS HULU B01111021, FITRA
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Efektfitas dan Efisensi Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana efektifitas dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yaitu mengungkapkan keadaan atau hasil pengamatan secara obyektif atau sesuai dengan dokumen yang ada dan penelitian ini dibantu dengan alat ukur seperti rasio efektifitas dan efisiensi PAD serta belanja daerah, kemampuan keuangan daerah, derajat desentralisasi, rasio kemandirian keuangan daerah, dan terakhir adalah rasio belanja daerah terhadap PDRB dengan periode terhitung dari 2008 hingga 2012. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi efektifitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Kapuas Hulu dari tahun 2008 hingga 2012 dinilai sangat efektif dan efisien. Untuk analisis efektifitas dan efisiensi pendapatan khususnya PAD selelu menunjukkan keadaan yang positif, kriteria yang ditunjukkan sangat efektif dengan rata-rata sebesar 149,44% dan rata-rata untuk efisiensi PAD sebesar 2,18% selama 5 tahun. Sedangkan untuk pengelolaan anggaran belanja selama 5 tahun terhitung 2008 hingga 2012 dengan rata-rata 101.08% yang menunjukkan kriteria yang tidak efisien dan kondisi tersebut tentu masih belum cukup untuk meningkatkan kemampuan keuangan daerah atau tingkat kemandirian keuangan daerah yang rata-rata terhitung selama 5 tahun sebesar 2,79 merupakan kriteria yang menunjukkan sangat kurang. Ini berarti menunjukkan bahwa kondisi efektifitas dan efisiensi pengelolaan kuangan daerah Kabupaten Kapuas hulu dinilai masih sangat rendah dari apa yang telah tercapai, sehingga masih belum mampu meningkatkan kemampuan keuangan daerahnya. Kata Kunci : Efektifitas dan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Daerah.

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue