cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
Pengaruh Pendapatan Dan Jumlah Penduduk Terhadap Pengeluaran Konsumsi Makanan dan Non Makanan Provinsi di Indonesia Tahun 2011-2017 B01111076, Yulianingsih
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Pendapatan dan Jumlah Penduduk Terhadap Pengeluaran Konsumsi Makanan dan Non Makanan Provinsi di Indonesia Tahun 2011-2017YulianingsihProgram Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Tanjungpura ABSTRAKPembangunan ekonomi dapat dikatakan berhasil atau berjalan dengan baik bukan hanya ketika pertumbuhan ekonomi terus mengalami peningkatan, namun ketika tingkat kemiskinan, ketimpangan, serta pengangguran juga mengalami penurunan atau dengan kata lain meningkatnya taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Banyak komponen yang dapat digunakan sebagai tolok ukur taraf hidup ataupun kesejahteraan masyarakat, salah satunya adalah pengeluaran konsumsi masyarakat. Sederhananya, apabila pengeluaran konsumsi masyarakat meningkat berarti kemampuan untuk memenuhi kebutuhan telah meningkat. Pola konsumsi masyarakat Indonesia dapat dikenali berdasarkan alokasi penggunaannya. Secara garis besar, alokasi pengeluaran konsumsi masyarakat digolongkan dalam dua kelompok penggunaan, yaitu pengeluaran untuk makanan dan pengeluaran untuk bukan makanan. Pola pengeluaran konsumsi masyarakat sendiri dipengaruhi oleh tinggi-rendahnya penghasilan serta lingkungan sosialnya. Atau dengan kata lain, terdapat pola yang berbeda antara pengeluaran konsumsi untuk makanan dan pengeluaran konsumsi bukan makanan, apabila dikaitkan dengan pendapatan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pendapatan (dalam penelitian ini di proksikan oleh PDRB) dan jumlah penduduk terhadap pengeluaran konsumsi makanan dan non makanan Provinsi di Indonesia tahun 2011-2017. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi berganda dengan metode Fixed effect. Sumber data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah pendapatan dan jumlah penduduk sama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran konsumsi makanan dan non makanan di Indonesia. Kata Kunci: Konsumsi Makanan, Konsumsi Non Makanan, PDRB, Jumlah Penduduk.1.   Latar BelakangPembangunan ekonomi merupakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan berkesinambungan, diiringi dengan perbaikan dan kemajuan struktur perekonomian, serta  perbaikan dalam segala dimensi kehidupan masyarakat baik ekonomi, sosial, budaya, politik, maupun kelembagaan, yang berujung pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat baik secara material maupun bukan material (Todaro, 2013). Banyak komponen yang dapat digunakan sebagai tolok ukur taraf hidup ataupun kesejahteraan masyarakat, salah satunya adalah pengeluaran konsumsi masyarakat.Alokasi pengeluaran konsumsi masyarakat digolongkan dalam dua kelompok penggunaan, yaitu pengeluaran untuk makanan dan pengeluaran untuk bukan makanan. Tingkat kesejahteraan dikatakan membaik, bila pengeluaran untuk konsumsi makanan cenderung semakin turun, sebaliknya pengeluaran untuk konsumsi bukan makanan semakin meningkat. Terdapat pola yang berbeda antara pengeluaran konsumsi untuk makanan dan pengeluaran konsumsi bukan makanan, apabila dikaitkan dengan pendapatan. Hal inilah yang kemudian dapat dijadikan tolok ukur baru mengenai taraf hidup masyarakat. Apakah sebagaian besar pendapatan dialokasikan untuk pengeluaran makanan, yang merupakan indikasi pendapatan yang masih rendah dan taraf  hidup yang rendah, atau sebagian besar pendapatan dialokasikan untuk pengeluaran non makanan.2.  Metode PenelitianPenelitian ini nantinya akan dijelaskan mengenai adanya hubungan interaktif atau pengaruh variabel bebas (PDRB dan jumlah penduduk) terhadap variabel terikat (konsumsi makanan dan non makanan) baik secara parsial maupun simultan yang ada dalam hipotesis tersebut. Data yang digunakan adalah data panel yakni gabungan dari data time series dan data cross section, di mana data time series yang digunakan dari tahun 2011 hingga tahun 2015, dan data cross section yang digunakan mencakup 33 Provinsi di Indonesia. Sumber data yakni data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik yang diunduh dari website resmi BPS didapatkan dari kantor BPS. Alat analisis yang digunakan adalah Eviews 8.3.  Hasil dan PembahasanHasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel pendapatan berpengaruh positif signifikan terhadap pengeluaran konsumsi makanan di seluruh Provinsi di Indonesia. Berdasarkan olah data yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa pendapatan berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran konsumsi makanan (dilihat dari nilai probabilitas t statistiknya < 0.05), dengan nilai koefisien sebesar 0.823579, yang berarti variabel pendapatan (yang dalam penelitian ini diproksikan oleh variabel PDRB) berhubungan positif dengan pengeluaran konsumsi makanan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel pendapatan berpengaruh positif signifikan terhadap pengeluaran konsumsi non makanan di seluruh Provinsi di Indonesia. Berdasarkan olah data yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa pendapatan berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran konsumsi non makanan (dilihat dari nilai probabilitas t statistiknya < 0.05), dengan nilai koefisien sebesar 0.886044, yang berarti variabel pendapatan (yang dalam penelitian ini diproksikan oleh variabel PDRB) berhubungan positif dengan pengeluaran konsumsi non makanan.Berdasarkan olah data yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran konsumsi makanan dan non makanan (dilihat dari nilai probabilitas t statistiknya < 0.05), dengan nilai koefisien sebesar 2.497754, yang berarti variabel jumlah penduduk berhubungan positif dengan pengeluaran konsumsi makanan.Berdasarkan olah data yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran konsumsi makanan dan nonmakanan (dilihat dari nilai probabilitas t statistiknya < 0.05), dengan nilai koefisien sebesar 2.886131, yang berarti variabel jumlah penduduk berhubungan positif dengan pengeluaran konsumsi non makanan. 4.  Kesimpulan dan Sarana.  KesimpulanBerdasarkan hasil penelitian dan analisis mengenai pengaruh pendapatan dan jumlah penduduk terhadap pengeluaran konsumsi makanan dan non makanan di Indonesia (periode 2011-2017), maka diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut:Pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran konsumsi makanan.Pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran konsumsi non makanan di Indonesia.Jumlah penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran konsumsi makanan di Indonesia.Jumlah penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran konsumsi non makanan di Indonesia. b.  SaranBerdasarkan kesimpulan diatas, maka adapun saran dari penulis yaitu :Diharapkan peningkatan pendapatan berjalan berkesinambungan, sehingga dalam pengeluaran konsumsi makanan selalu mengalami kenaikan. Namun, dibalik itu harus diiringi dengan upaya pemerataan distribusi pendapatan di setiap Provinsi Indonesia agar pembangunan tersebut tidak hanya dinikmati oleh segelintir golongan saja. Untuk mewujudkannya masyarakat sendiri harus berusaha semakin meningkatkan pendapatan dan menjaga kestabilan pendapatan dengan cara membuka lapangan kerja di era masyarakat ekonomi kreatif.Upaya meningkatkan pendapatan, dalam hal ini PDRB wajib terus digalakkan, hal tersebut diharapkan mampu mendorong pengeluaran konsumsi masyarakat, terutama pengeluaran konsumsi non makanan seperti  pendidikan dan kesehatan yang mampu memberikan efek multiplier yang besar bagi pembangunan. Dan, dibalik itu harus diiringi dengan upaya untuk menghapuskan kesenjangan atau upaya pemerataan agar pembangunan tersebut tidak hanya dinikmati oleh segelintir golongan saja. Untuk mewujudkannya masyarakat sendiri harus berusaha semakin meningkatkan pendapatan dan menjaga kestabilan pendapatan dengan cara membuka lapangan kerja di era masyarakat ekonomi kreatif. Pergeseran pengeluaran konsumsi makanan menjadi non makanan menjadi suatu indikasi bahwa penduduk di Indonesia kesejahteraannya meningkat.Wajib bagi masyarakat meningkatkan produktifitas sehingga penduduk yang berpenghasilan rendah dengan jumlah anggota keluarga yang banyak dapat meningkatkan pendapatan sehingga mampu memenuhi kebutuhan konsumsi makanan.Wajib bagi masyarakat meningkatkan produktifitas sehingga konsumsi non makanan yang berupa pendidikan dan kesehatan dapat meningkat. Sehingga meskipun jumlah penduduk meningkat setiap tahunnya, dengan meningkatnya produktifitas diharapkan mampu mengimbangi pengeluaran konsumsi non makanan. Daftar Pustaka Amikuzuno, J., dan Donkoh, S.A. (2011). The Determinants Of Household Education Expenditure. Educational Research and Reviews, 6(8), 570-579.Adiana, P.P.E., dan Karmini, N.L. (2012). Pengaruh Pendapatan, Jumlah  Anggota Keluarga, dan Pendidikan terhadap Pola Konsumsi Rumah  Tangga Miskin di Kecamatan Gianyar. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan  Universitas Udayana. Vol.1 No. 1, November (2012: 39-48).Tersedia:http://ojs.unud.ac.id/index.php/eep/article/view/1987/1370Asri,)Badan Pusat Statistik Indonesia. (2016). Produk Domestik Regional Bruto Provinsi-Provinsi di Indonesia Menurut Pengeluaran 2011-1015. Jakarta : Badan Pusat statistik Data Dipublikasi. (website http://bps.go.id.)Badan Pusat Statistik Indonesia. (2017). Produk Domestik Regional Bruto Provinsi-Provinsi di Indonesia Menurut Pengeluaran 2012-2016. Jakarta : Badan Pusat statistik Data Dipublikasi. (website http://bps.go.id.)Badan Pusat Statistik Indonesia. (2017). Rata-Rata Pengeluaran per Kapita Sebulan di Daerah Perkotaan dan Perdesaan Menurut Provinsi dan Kelompok Barang (rupiah), 2011-2017. Jakarta : Badan Pusat statistik Data Dipublikasi. (website http://bps.go.id.)Badan Pusat Statistik Indonesia. (2017). Rata-Rata Pengeluaran per Kapita Sebulan di Indonesia 2011-2017. Jakarta : Badan Pusat statistik Data Dipublikasi. (website http://bps.go.id.)Deaton, A. (1998). Getting Prices Right: What Should Be Done?. Journal of Economic Perspectives, 12(1): 37-46.Gujarati, D. (2003). Ekonometrika Dasar. Jakarta : Erlangga.Gujarati, D. (2006). Ekonometrika Dasar. Terjemahan Sumarno Zain. Jakarta: Erlangga.Guo, X., Mroz, T., dan Popkin, B. (2000). Structural change in the impact of income on food consumption in china 1989-1993. Journal of Development and cultural change 48(4).Http://christdhawie.blogspot.com/2011/07/teori-teori-kependudukan.htmlLukmana, H.B. (2012). Regresi Linier. Http://belva.blog.fisip.uns.ac.idNachrowi, H.U. (2006). Pendekatan Popular Dan Praktis Ekonometrika Untuk Analisis Ekonomi Dan Keuangan. Jakarta : FEUI.Mangkoesoebroto, G., dan Algifari. (1998). Teori Ekonomi Makro. Yogyakarta : STIE YKPN.Mankiw, N. Greorgy. (2000). Teori Makro Ekonomi. Edisi Keempat. Alih Bahasa : Imam Nurmawam. Jakarta : Erlangga.Rahardja, P., dan Manurung, M. (2008). Pengantar Ilmu Ekonomi : Mikroekonomi & Makroekonomi. Depok : LPFEUI.Sangaji, M. (2009) Fungsi Konsumsi Rumah Tangga Di Indonesia (Pendekatan Model Koreksi Kesalahan). Journal of Indonesian Applied Economics, 3(2):  150-165.Samuelson, Paul A., dan William D. Nordhaus. (1992). Makro Ekonomi. Edisi Keempat Belas. Alih Bahasa : Haris Munandar dkk. Jakarta : Erlangga.Sitanggang, H. (2014). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konsumsi Di Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Tabularasa PPS UNIMED Vol.11 No.2.Sukirno, S. (1994). Pengantar Makro Ekonomi. Edisi Kedua. Jakarta : Raja Grafindo Persada.Sugiyono. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.Syrovatka. (2003). Food Expenditure of Czech households and Engel's Law. AGRIC. ECON. – CZECH, 49.Todaro,Michael P. (2013). Pembangunan Ekonomi. Jakarta : Erlangga.Vanda, K. Briliant. (2008). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fungsi Konsumsi Masyarakat di Provinsi Jawa Tengah Pada Tahun 2000. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Vol.4 No.1, Juni 2003, 1-9.Widarjono, A. (2007). Ekonometrika: Teori dan Aplikasi Untuk Ekonomi dan Bisnis, edisi kedua. Yogyakarta : Ekonisia FE Universitas Islam Indonesia.Winarno, W. Wing. (2011). Analisis Ekonometrika dan Statistika dengan EViews. Edisi Ketiga. Yogyakarta : Penerbit UPP STIM YKPN.Wuryandari, R.D. 2015. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengeluaran Nonmakanan, Pendidikan, Dan Kesehatan Rumah Tangga Indonesia (Analisis Data Susenas 2011). Jurnal Kependudukan Indonesia 10(1): 27-42. 
THE RELATIONSHIP AMONG SAVINGS, INFLATION AND LOANS AT COMMERCIAL BANK IN WEST KALIMANTAN: VECTOR AUTO REGRESSION APPROACH B01111063, DEDDI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The title of this research is "The Relationship among Savings, Inflation and Loans at Commercial Bank in West Kalimantan: Vector Auto Regression Approach". This study is aimed to examine the causality, shocks and trends and to test the most potential dependent variables among savings, inflation and loans at commercial bank in West Kalimantan. The study used quarterly data with 48 observations. This study uses a vector auto regression approach.The analysis showed that there is does not have bi-directional causality among savings, inflation and loan. The results of Impulse Response Function shows that the savings and loan itself provides a positive shock while inflation is likely to provide negative shocks to loan. Credit itself along with two other variables that mostly provide negative shocks on inflation and most provide a positive shock to the savings.Variance decomposition results showed that the most potential dependent variables is loan and the most potential independent variables is the savings and inflation.Keywords: savings, inflation, lending, vector auto regression
EVALUASI KETEPATAN IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBANGUNAN RUMAH LAYAK HUNI (RLH) DI KEC. SUNGAI AMBAWANG KAB. KUBU RAYA B1011151091, Ahmadi
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKEvaluasi ketepatan ini dilakukan untuk menilai sejauh mana keefektifan program bantuan rumah layak (RLH) untuk dipertanggung jawaban kepada publiknya dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan, evaluasi dibutuhkan untuk melihat kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Tujuan penelitian skripsi ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menganalisisa hasil Evaluasi Ketepatan Implementasi Program Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) di Kec. Sungai Ambawang Kab. Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kunci yang ditentukan dengan Nonprobality sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik observasi, wawancara terstruktur, wawancara mendalam dan subjek penelitian yaitu Dinas PUPR, Aparatur Kecamatan, Tokoh Masyarakat, dan Kepala Keluarga / wakil Kepala Keluarga.Hasil dari penelitian ini diketehaui bahwa evaluasi implementasi prorgam pembangunan rumah layak huni (RLH) di Kec. Sungai Ambawang Kab. Kubu Raya belum berjalan dengan baik dikarenakan masih adanya permasalahan dalam proses implementasi kebijakan tersebut seperti kurangnya pengawasan dinas terkait waktu pembangunan hingga tahap penyelesaian masih ada beberapa masyarakat yang membangun rumah melebihi waktu yang ditentukan yaitu tujuh bulan, kurangnya keterbukaan sosialisasi tentang program pembangunan rumah layak huni ini oleh pemerintah desa ke masyarakat.Kata kunci: Rumah Layak Huni, Masyarakat, Dinas PUPR DAFTAR PUSTAKAAgustino, L. (2008). Dasar – Dasar Kebijakan Publik. Bandung; Alfabeta.Anto, E. (2018, Januari 3). Kriteria Penerima Bantuan Bedah Rumah. Diperoleh dari Website:http://puskim.pu.go.id.Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya.Dunn, William N. (2000), Pengantar Analisis Kebijkan Publik. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.Jhigan, M.L. (2000), Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Kantor Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya.Musta’an. (2018), Tak Layak Salah Satu Rumah Penduduk yang Masuk Kategori RTLH di Desa Temuyuk. Pontianak Post. Co. Id, 14 July 2018.Nugroho, R. (2012). Public Policy. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Nugraha, A.F. (2014), Implementasi Program Reabilitas Sosial Rumah TidakLayak Huni (RS-RTLH) di Kota Serang. Fakultas Ilmu Sosial dan IlmuPolitik Universitas Sultan Sugeng Tirtayasa.Nurasrizal. (2010), Pertumbuhan Rumah Inti Pada Perumahan Layak Huni Bagi Keluarga Miskin di Dusun Kayu Kadang Kota Sawahlunto. Universitas Diponegoro: Tesis Yang Dipublikasikan.Parsons, W. (2008), Public Policy: Pengantar Teori dan Praktik Analisis Kebijakan, Jakarta: Kencana Prenada Media Utama.Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan RI Nomor 13 Tahun 2016 tentang Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya.Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Pemukiman RI Nomor 13 Tahun 2018 tentang Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya.Riduwan. (2010), Metode dan Teknik Menyusun Proposal Penelitian. Bnadung.Alfabeta.Suparmoko, M. (2003), Keuangan Negara dalam Teori dan Publik. Yogyakarta; BPFE.Suharto, E. (2006), Mebangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Bandung: Refika Aditama.Sugiyono, (2014). Metode Penelitian Manajemen. Bandung. Alfabeta. Sudaryono, (2017). Metodelogi Penelitian. Depok: PT Raja Grafindo Persada.Trikomara, R., sebayang, M., & Putri, M.E. (2007). Analisis Kebutuan Rumah Layak Huni di Kelurahan Pasir Pengaraian Kabupaten Rokan Hulu. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau.Undang – Undang Republik Indonesia No 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Pemukiman.Winarno, B. (2007). Kebiajakan Publik Teori dan Proses. Yogyakarta: Media Persada.Wahab, Abdul Solichin. (2012). Analisis Kebijakan Dari Formulasi Kepenyusunan Model-Model Implementasi kebiajakan Publik. Jakarta: BumiAksara.Widodo, Joko. (2011). Analisis Kebijakan Publik: Konsep dan Aplikasi Analisis Proses Kebiajakan Publik. Malang: Bayu Media Publishing.Yulianti, W. (2013). Efektifitas Program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni di Kecamatan Pontianak Kota. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Tanjungpura.Yetty, A, Erni, P. K. (2017) Pengaruh Investasi PMDN, PMA, dan Penyerapan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Jumlah Penduduk Miskin Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Tanjungpura.Zulkifli. (2013). Rumah Gubuk Tribun Pontianak. Co. Id, 17 November 2017.
PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA) TERHADAP CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) BANK UMUM DI INDONESIA B01109092, DEVI AFRIANI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Return On Asset (ROA) Terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank Umum di Indonesia yang bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh ROA terhadap CAR pada 3 kelompok Bank Umum di Indonesia, yaitu pengaruh ROA terhadap CAR pada Bank Umum Pemerintah di Indonesia, pengaruh ROA terhadap CAR pada Bank Umum Swasta di Indonesia dan pengaruh ROA terhadap CAR pada Bank Pembangunan Daerah di Indonesia. Metode yang tepat untuk menguji hubungan ini adalah metode regresi linear sederhana, dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi Bank Indonesia. Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilihat dari uji t maka diperoleh hasil pada 3 Bank Umum di Indonesia yaitu Bank Umum Pemerintah, Bank Umum Swasta dan Bank Pembangunan Daerah adalah, pada Bank Umum Pemerintah di Indonesia ROA berpengaruh positif dan signifikan, pada Bank Umum Swasta di Indonesia ROA berpengaruh positif dan signifikan, dan pada Bank Pembangunan Daerah di Indonesia ROA berpengaruh positif dan signifikan. Kata kunci : Return On Asset (ROA) dan Capital Adequacy Ratio (CAR
Pengaruh Kegiatan Penyuluhan Pertanian Lapangan (PPL) dan Produksi Padi Terhadap Pendapatan Petani di Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya B01111027, Dian Yuli Aryanti
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human resources have an important role in agricultural activities ranging from managerial to keaspek keterampilan.Untuk aspects that need agricultural extension field or resource development program. This study aims to determine the effect of the field of agricultural extension activities and productivity of rice plants against the income of farmers in the district Sungai Raya.                This study uses primary data taken directly from respondents through the questionnaire with a population of 30 respondents. The model is a model of descriptive data analysis using SPSS (Statistical Product and Service) version 21.               The independent variable in this study is; agricultural extension activities field (X1), the production of rice (X2) and farmers' income as dependent variable (Y). Before testing the hypothesis testing instruments that include validity, reliability, classic assumption test, test normalitas, multolineritas test, test hetoskedesitas, then the hypothesis test with simultaneous test (F test) partial test (t test).               Based on the results of the research, that the field of agricultural extension activities and significant positive effect on the income of farmers in the district SungaiRaya, production of rice and significant positive effect on the income of farmers in the district of West Kalimantan SungaiRaya.Key word: Activity of Extension Agricultural,  Production of rice ,and  Farmer’s Income
EVALUASI DANA DESA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DESA SUNGAI RAYA DALAM KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA SITORUS, PRIMANANDA FIRDAUS AKIB
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKEVALUASI DANA DESA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DESA SUNGAI RAYA DALAM, KECAMATAN SUNGAI RAYA, KABUPATEN KUBU RAYAPrimananda Firdaus Akib SitorusTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan Dana Desa di Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2015 dan 2016. Informan dalam penelitian adalah Aparat Desa Sungai Raya Dalam beserta Tokoh Masyarakat dan juga masyarakat yang diwakilkan oleh kepala keluarga atau wakil kepala keluarga yang berusia diatas 17 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, wawancara serta observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis persentase yang ditampilkan dengan menggunakan tabel. Analisis persentase digunakan untuk mengevaluasi penggunaan dana desa berdasarkan tahun dan sektor, pengetahuan dan partisipasi masyarakat, tata kelola dana desa, dan dampaknya terhadap pembangunan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dana desa mengalami peningkatan dan penggunaan pada tahun 2015 ke tahun 2016, dana desa lebih banyak digunakan untuk bidang pembangunan desa. Pengetahuan masyarakat mengenai dana desa hanya sebatas mengetahui adanya dana desa dan juga masyarakat cukup berpartisipasi dalam kegiatan dana desa. Tata kelola dana desa yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dari tingkat pemerintah desa hingga masyarakat cukup baik. Dana desa telah memberikan dampak yang positif, terutama pada program pembangunan jalan yang menjadi program dominan pada tahun 2015 dan 2016.                                                                 Kata Kunci: Evaluasi, Dana Desa, Desa Sungai Raya Dalam.  RINGKASANEVALUASI DANA DESA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DI DESA SUNGAI RAYA DALAM KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA 1.      Latar Belakang            Program dana desa yang telah diterima dan dilaksanakan desa Sungai Raya Dalam sudah dijalankan dari tahun 2015 dan masih berlanjut pada tahun 2016. Artinya telah berjalan selama dua tahun dan penggunaan dana desa di Desa Sungai Raya Dalam berfokus pada dua bidang yaitu pada bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyatakat desa. Selama dua tahun program tersebut berjalan apakah telah memberikan dampak terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa seperti yang memang menjadi tujuan dari program tersebut.2.      Permasalahan            Permasalah dalam pengelolaan dana desa ini adalah apakah pendistribusian dari dana yang diterima telah tepat sasaran dengan dua program utama yaitu pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa, apakah masyarakat desa telah memahami tentang program-program dana desa, bagaimana pengelolaan yang dilakukan oleh aparat desa serta dampak apa yang telah ditimbulkan dari adanya program dana desa ini.3.      Tujuan Penelitian1)      Untuk mengetahui penggunaan dana desa di Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya.2)      Untuk mengetahui pengetahuan dan partisipasi masyarakat terhadap dana desa di Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya di sektor Sumber Daya Manusia.3)      Untuk mengetahui tentang tata kelola desa dari sudut pandang Aparat Desa dan Tokoh Masyarakat di Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya.4)      Untuk mengetahui dampak dana desa terhadap pembangunan desa di Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya.4.      Metode PenelitianLokasi PenelitianPenelitian ini dilakukan di Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya.Sumber DataData Primer :Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam dengan para aparat desa dan tokoh masyarakat serta kepala keluarga atau wakil kepala keluarga yang berusia 17 tahun. Observasi juga dilakukan untuk melihat langsung kondisi yang ada di desa.Data Sekunder :Data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari kantor Desa Sungai Raya Dalam dan Kantor Camat Sungai RayaAlat Analisis :Alat analisis yang digunakan adalah analisis persentase yang ditampilkan dengan menggunakan tabel untuk mengukur pengetahuan dan partisipasi masyarakat, tata kelola dana desa serta dampak dari program dana desa.5.      Hasil dan pembahasan      Anggaran dana desa yang diterima pemerintah Desa Sungai Raya Dalam telah digunakan sebagai mestinya yaitu untuk bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Namun pada dua tahun berjalan program tersebut, anggaran lebih banyak digunakan untuk bidang pembangunan terutama pada program pembangunan dan perbaikan jalan yang ada di Desa Sungai Raya Dalam dan masih sedikit program pada bidang pemberdayaan masyarakat yang diusulkan masyarakat. Hal itu karena masyarakat melihat pada saat itu masih banyak jalan yang harus di bangun atau diperbaiki demi kelancaran akses untuk masyarakat. 6.      Kesimpulan dan SaranDari hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan mengenai Evaluasi Dana Desa dan Dampaknya Terhadap Pembangunan Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Tahun 2015 dan Tahun 2016, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:Penggunaan dana desa di Desa Sungai Raya Dalam pada tahun anggaran 2015-2016 sesuai dengan dua sektor yang menjadi prioritas utama yaitu untuk sektor pembangunan desa dan sektor pemberdayaan masyarakat. Hanya saja, dalam dua tahun berjalan pembangunan desa di bidang infrastruktur masih lebih dominan diutamakan.Pengetahuan masyarakat akan program dana desa di Desa Sungai Raya Dalam masih sebatas mengetahui akan adanya program dana desa tersebut, namun belum sampai pada mengetahui sebab diberikannya dana desa, tujuan diberikannya dana desa, serta belum mengetahui mengenai sosialisasi tentang dana desa. Pada partisipasinya terhadap program-program dana desa, masyarakat bersedia untuk turut berpartisipasi dalam hal memberikan sumbangan berupa bantuan tenaga dan peralatan namun tidak dalam hal memberikan bantuan berupa dana.Aparat Desa Sungai Raya Dalam menyatakan bahwa tata kelola dana desa sudah berjalan dengan baik.Dana Desa memberikan dampak yang lebih baik terhadap pembangunan di Desa Sungai Raya Dalam yang artinya sebagian besar pembangunan sudah  terlaksana dengan baik dan juga  banyak dirasakan oleh masyarakat Desa Sungai Raya Dalam pada kuesioner yang diajukan.    SaranSebaiknya pada penggunaan dana desa lebih diseimbangkan antara 2 sektor tersebut yakni sektor pembangunan desa dan sektor pemberdayaan masyarakat. Jadi tidak hanya fokus ke sektor pembangunan desa saja tapi juga melihat sektor pemberdayaan masyarakat agar masyarakat di Desa Sungai Raya Dalam menjadi berdaya.Aparat Desa Sungai Raya Dalam harus meningkatkan pendekatan sosialisasinya tentang program dana desa ke masyarakat agar masyarakat Desa Sungai Raya Dalam lebih mengetahui tentang program dana desa serta memahami tujuan dari program dana desa terutama dari aspek perencanaan yang sebagian masyarakat belum terlibat didalamnya.Lebih ditingkatkan lagi pada bidang komunikasi, sumber daya, sikap, struktur birokrasi, lingkungan serta tujuan kebijakannya agar tata kelola tersebut dapat berjalan dengan baik. Sebaiknya pembangunan desa yang dilaksanakan harus melihat kebutuhan dari masyarakat setempat yang tinggal di desa. Artinya, pembangunan desa ini haruslah merata dilakukan agar memberikan dampak yang baik bagi masyarakat yang mengaksesnya agar pembangunan yang belum tercapai di masyarakat lain dapat terwujud pelaksanaannya  DAFTAR PUSTAKA Ahmadi, A dan Uhbiyati, N. 2001. Ilmu pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.Arsyad, L. 2010. Pengantar Perencanaan pembangunan Ekonomi Daerah Edisi Kedua. Yogyakarta: BPFE.Azwar, S. 2007. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Buku Bantu Pengelolaan Pembangunan Desa Berdasarkan Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Dipublikasikan Juni 2016.Dunn. (2003). Pengantar Analisis Kebijakan Publik. Yogyakarta: Gajah Mada       University Press.Effendi, B. 2002. Pembangunan Daerah Otonom Berkeadilan (Cetakan Pertama). Yogyakarta: PT. Uhindo dan Offset.Ginandjar, K. 2001. Pembangunan Untuk Rakyat: Memadukan Pertumbuhan Dan Pemerataan. Jakarta: Pustaka CIDESINDO.Halim, Abdul (2001). Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: UPP–AMP      YKPN.Jhingan, M.L. 2000. Ekonomi pembangunan dan perencanaan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Sungai Raya Dalam Kabupaten Kubu Raya.Kantor Camat Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya.Kantor Desa Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya.Kumano, Y. 2001. Authentic Assessment and Portfolio Assessment-Its Theory and Practice. Japan: Shizuoka University. Kuncoro, Mudrajad. (2010). Ekonomika Pembangunan: Masalah, Kebijakan, dan Politik. Jakarta: Erlangga.Listiyani, 2016. Efektivitas Implementasi Kebijakan Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2015 di Desa Gunungpring Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang. Universitas Negeri Muhammadiyah, Indonesia.Mamesah, D.J. 1995. Sistem Administrasi Keuangan Daerah. Jakarta: Pustaka Utama.Mardiasmo. 2002. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Andi Sony Yuwono. Yogyakarta.Mastajul. 2017. Efektivitas Pemanfaatan Dana Desa di Kecamatan Kuala Mandor B Kabupaten Kubu Raya. Universitas Tanjungpura, Indonesia.Munandar. (2007). Budgeting Perencanaan Kerja Pengkoordinasian Kerja             Pengawasan Kerja Edisi Kedua. Yogyakarta: BPFE .M. Rinaldi Aulia. 2016. Analisis Pengelolaan Dana Desa Pada Pemerintahan Desa ( studi kasus pada Kecamatan V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman ).Nafarin, M. 2007. Penganggaran Perusahaan. Jakarta: Salemba Empat.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN.Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa.Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 114 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pembangunan DesaRiyani, N. 2016. Analisis Pengelolaan Dana Desa (Studi Kasus di Desa Singopuran Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Tahun 2016). Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia.Siagian, S.P. 2004. Fungsi-fungsi Manejerial (edisi revisi). Jakarta : Bumi Aksara.Siagian, Sondang P. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi            Aksara .Sofiyanto, M, Mardani, R.M, Salim, M.A. 2017. Pengelolaan Dana Desa dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan di Desa Banyuates Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang. Jurnal Riset Manajemen Fakultas Ekonomi Unisma.Sugiyono. 2007. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta.Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: ALFABETA, cv.Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: ALFABETA, cv. Sukirno, S. 2013. Pengantar Teori Makroekonomi. Jakarta: PT.Raja  Grafindo  Persada.Suparno, A.S. 2001. Membangun Kompetensi Belajar. Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi: Departemen Pendidikan Nasional.Suprayogo, I dan Tobroni. 2001. Metodologi Penelitian Sosial Agama. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.Syamsi. 2014. Partisipasi Masyarakat Dalam Mengenai Penggunaan Dana Desa Wakan Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur , NTB. Tangkumahat, F.V, Panelewan, V.V.J, Mirah, A.D.P. 2017. Dampak Program Dana Desa Terhadap Peningkatan Pembangunan dan Ekonomi di Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa. Jurnal Agri-Sosio Ekonomi Unsrat, ISSN 1907– 4298,Volume 13 Nomor  2A, Juli  2017 : 335 -  342.Todaro, M.P dan Smith, S.C. 2011. Pembangunan Ekonomi Edisi Kesebelas Jilid 1. Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama.Wasisitiono, S dan Irwan, T. 2006. Prospek Pengembangan Desa. Jatinangor: Fokus Media.Wicaksono, A.G, Purwanugraha, H.A. 2016. Implementasi Dana Desa di Kecamatan Banjarnegara Pada Tahun 2015. Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Indonesia.Widjaja, H. 2004. Otonomi Desa Merupakan Otonomi Yang Asli, Bulat, dan Utuh. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Widodo, T. 2006. Perencaan Pembangunan Aplikasi Komputer ( Era Otonomi Daerah ). Yogyakarta: UPP STIM YKPN.Wresniwiro. (2012). Membangun Republik Desa. Jakarta: Visimedia
ELASTISITAS SUKU BUNGA TERHADAP PENYALURAN KREDIT INVESTASI PERSEKTOR EKONOMI DI KALIMANTAN BARAT B01108053, FITRIYANI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The title of the study is "Elasticity Of Interest Investment Loan Disbursement Economic Per sector in West Kalimantan". This study aims to examine and analyze the effect of interest rates on investment loans per sector Economics in West Kalimantan and to determine the level of the interest rate elasticity of investment lending per sector economies in West Kalimantan. This study used time series data between 2007 first quarter to 2011 fourth quarter, which is a secondary data from Bank Indonesia at Banking Statistics of Indonesia. The research method using Simple Linear Regression and elasticity test. Based on the estimates, the study found that the economic sector in West Kalimantan are significant in the mining, industrial, Electricity, Gas, Water, Building, commerce, transport, services and others. While the agriculture sector is not significantly affected. Then the sectors of the economy in western Borneo is Elastic contained in the mining, industrial, Electricity, Gas, Water, Building, commerce, transport, services and others. As well as the agricultural sector is Inelastic. Keywords: Interest Rates, Economic Persector Distribution of Investment Credit in West Kalimantan.
PENGARUH SUKU BUNGA KREDIT KONSUMSI, INFLASI, NPL, DAN LDR TERHADAP PENYALURAN KREDIT PEMILIKAN RUMAH PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT DI INDONESIA TAHUN 2011-2015 B01112089, Piani Said
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh suku bunga kredit konsumsi, inflasi, non performing loan (NPL), dan loan to deposit ratio (LDR) terhadap penyaluran kredit pemilikan rumah pada Bank Perkreditan Rakyat di Indonesia tahun 2011-2015secara parsial dan simultan. Data penelitian ini merupakan data runtut waktu yang bersumber dari situs halaman resmi Bank Indonesia dan OJK, yaitu lima tahun dimulai dari periode tahun 2011 sampai 2015. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data dianalisis menggunakan model regresi linear berganda dengan menggunakan program olah data Eviws 8. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suku bunga kredit konsumsi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyaluran kredit pemilikan rumah pada Bank Perkreditan Rakyat di Indonesia dengan nilai probabilitas 0,0149<0,05, inflasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penyaluran kredit pemilikan rumah pada Bank Perkreditan Rakyat di Indonesia dengan nilai probalitas 0,5057>0,05, NPL berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyaluran kredit pemilikan rumah pada Bank Perkreditan Rakyat di Indonesia dengan nilai probabilitas 0,0018<0,05 dan LDR berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penyaluran kredit pemilikan rumah pada Bank Perkreditan Rakyat di Indonesia dengan nilai probabilitas 0,4218>0,05.Hasil penelitian menunjukkan variabel suku bunga kredit konsumsi, inflasi, NPL dan LDR secara simultan brepengaruh terhadap penyaluran kredit pemilikan rumah dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 41,58%.   Kata Kunci: Suku Bunga Kredit Konsumsi, Inflasi, NPL, LDR, Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah.
ANALISIS MOTIF PERMINTAAN NASABAH TERHADAP GADAI BPKB MOTOR PADA PT. SINARMAS MULTI FINANCE DI PONTIANAK B01107089, NUR IMAN
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara detail motif apa saja yang mempengaruhi permintaan nasabah terhadap BPKB motor dan untuk mengetahui secara detail alasan nasabah lebih memilih pada PT. Sinarmas Multi Finance. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu penelitian yang menggambarkan permasalahan yang ada di lapangan yang kemudian dianalisis berdasarkan data dan fakta yang ada. Data yang digunakan dalam penelitian ini  menggunakan data primer dan sekunder. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 nasabah. Hasil analisis data menujukkan bahwa nasabah berada pada usia produkfif yang berusia diantara 20 sampai 40 tahun. Sebagian besar responden (43%) atau 19 nasabah adalah pedagang. Motif para pedagang ini melakukan pinjaman dana kepada PT. Sinarmas Multi Finance ini untuk kegiatan modal usahanya, dengan peningkatan usahanya diharapkan dapat meningkatan kesejahteraan hidup. Selain pedagang ada juga nasabah yang menggunakan dana pinjaman untuk keperluan kesehatan sebanyak 7 nasabah, untuk pendidikan sebanyak 4 nasabah, dan untuk keperluan konsumsi suatu acara besar sebanyak 8 nasabah serta ada 4 nasabah menggunakan dana pinjaman tersebut untuk keperluan pribadi. Nasabah lebih suka dengan PT. Sinarmas Multi Finance dikarenakan proses pencairan dana yang cepat dan syarat yang mudah. Operasional dari PT. Sinarmas Multi Finance yang dilakukan  oleh petugas juga sangat baik. Dari segi pelayanan transaksi, pemberian asuransi, tingkat bunga serta penyimpanan BPKB.   Kata Kunci : Profil Nasabah, Motif Pinjaman Nasabah
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Barat terhadap Dana Pihak Ketiga Perbankan B21108021, Rolyn Aprilia
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Barat terhadap Dana Pihak Ketiga Perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Barat terhadap pembentukan dana pihak ketiga bank umum pemerintah dan bank umum swasta di provinsi Kalimantan Barat serta untuk mengetahui alokasi penyaluran kredit dana pihak ketiga pada bank umum pemerintah dan bank umum swasta di Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Sumber data penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data-data dari Statistik Ekonomi Keuangan Daerah Kalimantan Barat yang tersedia pada Bank Indonesia cabang Pontianak serta data-data dari BPS Provinsi Kalimantan Barat. Sedangkan data yang digunakan untuk menganalisis adalah data penghimpunan dana pihak ketiga pada bank umum pemerintah dan swasta di Provinsi Kalimantan Barat serta data pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat dalam kurun waktu dari Tahun 1995 sampai dengan 2010 (16 Tahun). Variabel dalam penelitian ini adalah : Dana Pihak Ketiga Bank Pemerintah dan Swasta sebagai variabel (Y) serta pertumbuhan Ekonomi sebagai variabel (X). Teknik analisis data dilakukan secara Regresi Liner Multipel. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap dana pihak ketiga pada bank umum pemerintah. Hal ini dapat dilihat melalui hasil uji regresi dengan menggunakan spss bahwa, nilai t test yang diperoleh adalah 18.326 dengan nilai signifikansinya dibawah atau kurang dari 0,05 yaitu 0,000. Nilai koefisien regresi untuk variabel pertumbuhan ekonomi sebesar 0.584. Hasil penelitian pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap dana pihak ketiga pada bank umum swasta bahwa berpengaruh positif dan signifikan terhadap dana pihak ketiga pada bank umum swasta. Hal ini dapat dilihat melalui hasil uji regresi dengan menggunakan spss bahwa, nilai t test yang diperoleh adalah 16.809 dengan nilai signifikansinya dibawah atau kurang dari 0,05 yaitu 0,000. Nilai koefisien regresi untuk variabel pertumbuhan ekonomi sebesar 0.710. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap total dana pihak ketiga pada bank umum pemerintah dan swasta. Hal ini dapat dilihat melalui hasil uji regresi dengan menggunakan SPSS bahwa, nilai t test yang diperoleh adalah 17.961 dengan nilai signifikansinya dibawah atau kurang dari 0,05 yaitu 0,000. Nilai koefisien regresi untuk variabel pertumbuhan ekonomi sebesar 2.396. ABSTRACT This study entitled "Analysis of Effect of Economic Growth in West Kalimantan to Third Party Funds Banking". This study aims to identify and analyze the effect of economic growth in the province of West Kalimantan on the formation of third party funds of commercial banks and the government's private bank in the province of West Kalimantan and to determine the allocation of loans third-party funds in commercial banks and the government's private bank in Kalimantan west. The study was conducted by using descriptive analysis. The data sources of this study uses secondary data that the data from the Financial Statistics of West Kalimantan available on the Bank Indonesia Pontianak branch and data from BPS West Kalimantan Province. While the data used to analyze the data is third party funds in the government and private banks in West Kalimantan Province and the economic growth data of West Kalimantan Province in the period from year 1995 to 2010 (16 Years). The variables in this study are: Third Party Funds Government and Private Bank as a variable (Y) as well as the economic growth variable (X). Techniques of data analysis done Liner Multiple Regression. The research concludes that economic growth has positive and significant impact on the bank's third party fund general government. It can be seen through the results using SPSS regression test that, t test value obtained was 18.326 with a significance value is below or less than 0.05 is 0.000. Regression coefficient for the variable of economic growth for 0584. The results of research on the impact of economic growth on third party funds in private bank that has positive and significant impact on third party funds in private bank. It can be seen through the results using SPSS regression test that, t test value obtained was 16.809 with a significance value is below or less than 0.05 is 0.000. Regression coefficient for the variable of economic growth for 0.710. The results of this study concluded that economic growth has positive and significant effect on total deposits in commercial banks and private government. It can be seen through the results using SPSS regression test that, t test value obtained was 17.961 with a significance value is below or less than 0.05 is 0.000. Regression coefficient for the variable of economic growth for 2.396.

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue