cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 868 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN KREDIT PERBANKAN DI INDONESIA B01109005, Melsinta
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Kredit Di Indonesia bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDB, suku bunga SBI dan inflasi terhadappermintaan kredit perbankan di Indonesia. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda dengan menggunakan data runtut waktu (time series)dari tahun 2000:1 2011:4. Pengujian meliputi uji statistik dan uji asumsi klasik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa PDB, suku bunga SBI, dan inflasi secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan kredit yang disalurkan. Secara parsial PDB dan Suku Bunga SBI berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan kredit yang disalurkan. Sedangkan pada Inflasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap permintaan kredit yang disalurkan. Untuk pengujian terhadap uji asumsi klasik tidak terdapat Multikolinearitas, dan Heteroskedastisitas. Kata kunci: Kredit, PDB, Suku Bunga SBI, dan Inflasi.
PENGARUH PROFITABILITAS DAN TINGKAT BAGI HASIL TERHADAP DEPOSITO MUDHARABAH BANK UMUM SYARIAH INDONESIA B01111054, Abdul Muis
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh dari profitabilitas dan tingkat bagi hasil terhadap deposito mudharabah Bank Umum Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data panel yang terdiri dari data runtut waktu (time series) dan data silang (cross section).  Data time series sebanyak 6 (enam tahun) yang diwakili data tahunan selama periode 2011-2016 dan data cross section sebanyak 6 data yang mewakili 6 bank umum syariah di Indonesia. Kombinasi menggunakan pooling data menghasilkan 36 observasi. Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan regresi data panel.Untuk dapat melihat regresi data panel ada beberapa uji yang perlu dilakukan dalam memilih model yang tepat diantara 3 model yang ada yaitu model common efect, fixed effect, dan random effect. Untuk memilih model mana yang tepat perlu dilakukan uji Chow-test, dan uji Hausman. Pada uji Chow-test didapakan nilai probabilitas adalah 0.000 lebih kecil dari α = 0.05, maka model fixed effect lebih tepat digunakan dari pada model common effect. Sedangkan pada ui hausman didapakan nilai probabilitas adalah 0.0264 lebih kecil dari α = 0.05, maka yang lebih tepat digunakan adalah fixed effect dari pada random effect. Dari hasil kedua uji tersebut dapat disimpulkan bahwa model yang paling tepat digunakan pada penelitian ini adalah model fixed effect.Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa profitabilitas (ROA) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap deposio mudharabah, hal ini buktikan dengan pengujian t-statistik dimana didapatkan nilai koefisien regresi sebesar -0.966634 dan nilai probabilitas sebesar 0.0224 lebih kecil atau kurang dari 0,05%. Sedangkan varia tingkat bagi hasil (ekuivalen rate) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap deposio mudharabah, hal ini buktikan dengan pengujian t-statistik dimana didapatkan nilai koefisien regresi sebesar -1.089402 nilai probabilitas sebesar 0.0161 lebih kecil atau kurang dari 0,05%. Kata Kunci: Profitabilitas, Tingkat bagi hasil dan Deposito mudharabah.  DAFTAR PUSTAKA Abusharbeh, M.T. (2016). Analysis the Effect of Islamic Banks Performance on Depositor’s Fund: Evidence From Indonesia. International Journal of Economics and Finance. Vol.8 No.10.Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah Dari Teori Ke Prakterk. Jakarta: Gema Insani.Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT. Rineka Cipta.Ascarya, (2008). Akad dan Produk Bank Syariah. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.Bank Syariah Mandiri.  Laporan Keuangan. (www.syariahmandiri.co.id diakses Agustus 2018)Bank Muamalat indonesia. Laporan Keuangan. (www.bankmuamalat.co.id diakses Agustus 2018)BRI Syariah. Laporan Keuangan. (www.brisyariah.co.id diakses Agustus 2018)BNI Syariahs. . Laporan Keuangan. (www.bnisyariah.co.id diakses Agustus 2018)Bank Mega Syariah. Laporan Keuangan. (www.megasyariah.co.id diakses Agustus 2018)Bank Syariah Bukopin. Laporan Keuangan. (www.syariahbukopin.co.id diakses Agustus 2018)Chapra, U. dan Tariqullah, K. (2008). Regulasi dan Pengawasan Bank Syariah. Jakarta: PT Bumi Aksara.Fatwa Dewan Syari’ah Nasional No: 09/DSN-MUI/IV/2000Ghafur, M. (2003). Pengaruh tingkat bagi hasil, suku bunga dan pendapatan terhadap simpanan mudharabah: studi kasus BMI. Skripsi. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.Ghozali, I. (2007). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan           Penerbit Universitas Diponegoro.Hayati, M, (2016). Investasi Menurut Perspektif Ekonomi Islam. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam. Vol.1 No.1.Kasmir. (2006). Dasar – Dasar Perbankan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Kasmir. (2013). Analisis Laporan Keuangan. Edisi 1. Cetakan ke-6. Jakarta: Rajawali Pers.Karim, A. dan Afif, A. Z. (2005). Islamic Banking in Indonesia: a Qualitative Approach. 6th Conference On Islamic Economics and Finance. Jakarta, Indonesia, p.52.Karim, A. (2014). Bank Islam: Analisis Fiqih dan Keuangan. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.Kuncoro. (2002). Manajemen Perbankan, Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT. Indeks Kelompok         Gramedia.Natalia, E., Dzulkirom, M., & Rahayu, S. M. (2014). Pengaruh Tingkat Bagi Hasil Deposito Bank              Syariah Dan Suku Bunga Deposito Bank Umum Terhadap Jumlah Simpanan Deposito            Mudhamarabah. Jurnal Administrasi Bisnis. Vol. 9 No.1.Nofianti, N., Badina, T., Erlangga, A. (2015). Analisis Pengaruh ROA, BOPO, Suku Bunga, FDR dan NPF Terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah (Studi Empiris pada Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2011-2013. Esensi: Jurnal Bisnis dan Manajemen. Vol.5 No.1.Machmud, A. dan Rukmana, H. (2010). Bank Syariah: Teori, Kebijakan dan Studi Empiris di Indonesia. Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama.Muhammad. (2005). Manajemen Bank Syariah Edisi Revisi. Yogyakarta: Unit Penerbit dan          Percetakan AMPYKPN.Otoritas Jasa Keuangan. Statistik Perbankan Syariah 2016. (www.ojk.go.id diakses Agustus 2018)Rosdiana, R. (2017). Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan (Size) Dan Equivalent Rate Terhadap Dana Pihak Ketiga Pada Bank Syariah Di Indonesia Periode 2012-2016. Skripsi. IAIN, SurakartaSugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: CV.Alfabeta.Sugiyono. (2010). Statistika untuk penelitian. Bandung: CV.Alfabeta.Susanti, Vera. (2015). Pengaruh Equivalent Rate, Tingkat Keuntungan Terhadap Dana Pihak Ketiga Perbankan Syariah Di Indonesia Periode 2009-2013. I‐Finance. Vol.1. No.1.Syamsudin, L. (2000). Manajemen Keuangan Perusahaan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.Widarjono, A. (2007). Ekonometrika Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Ekonisia FE UII.
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN SANGGAU TAHUN 2004-2011 B01109088, JUPRIADI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study, entitled "Effects of Economic and Population Growth on Local Revenue Sanggau Year 2004-2011", which aims to "determine and analyze the influence of economic growth at constant 2000 prices GDP indicator and the number of people partially or simultaneously to local revenues Sanggau ". The method used to analyze the relationship is linear regression method, using secondary data obtained from the time series of publications Central Statistics Agency (BPS) and the Financial Bureau of West Kalimantan Province. The results of the calculations and the data analisisi, it was explained that the economic growth indicators of GDP at constant 2000 prices significantly (2.548> 1.699), and the number of residents was not significant (-0.159 <± 1.699) affect local revenue receipts Sanggau at 95% confidence level. For the F test can be summed up with the economic growth indicators of GDP at constant 2000 prices and population simultaneous effect on local revenues Sanggau at 95% confidence level and have a very strong and direct views of the value of multiple correlation (R) of 0.879 is close to 1 . For R2 with a value of 0773 which showed that economic growth at constant 2000 prices GDP indicator and the number of the population has a considerable influence on the acceptance of local revenues Sanggau because the value of R2 close to 1. The low level of education and human resources most people in the population signifies less productivity Sanggau. It should be a special attention and immediately followed up, because with the increased productivity of the population will certainly have a positive impact to the economy and acceptance of PAD in Sanggau, due to rising income levels will increase the ability of people to pay the tax itself be a source of revenue. Keywords: Economic Growth, Population, Revenue (PAD).
PENGARUH ALOKASI DANA PERIMBANGAN TERHADAP KETIMPANGAN EKONOMI REGIONAL DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT B01108116, Tri Bunga Kecilung
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thesis titled "The Effect of Balance Fund Allocations Against Regional Economic Disparities in West Borneo Province". The purpose of this study was to analyze the effect of the Special Allocation Fund, the General Allocation Fund and Revenue Sharing on regional economic disparities districts / cities in West Borneo. This study uses quantitative methods, namely the processing of secondary data which is then carried out an analysis of the research object in accordance with the objectives of the study. The data used are secondary data from the period 2006-2010 are sourced from the Bureau of Local Government Finance of West Borneo and Central Bureau of Statistics. From the research results can be seen that the Special Allocation Fund and the General Allocation Fund exacerbate regional economic disparities districts / cities in West Borneo, while the Revenue Sharing can reduce the level of regional economic disparities districts / cities in West Borneo. Keywords: Balance Fund, Special Allocation Fund, the General Allocation Fund, Revenue Sharing, Williamson Index
Analisis Pengembangan Sub Sektor Potensial Pada Sektor Pertanian Di Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2012-2016 B1011141051, Trifonia Matilda
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Desentralisasi menuntut pemerintah daerah agar dapat lebih mengoptimalkan potensi-potensi yang dimiliki agar dapat dikembangkan sebagai sektor potensial untuk membangun daerahnya. Sektor yang dimaksud selain dapat dikembangkan juga harus dapat memberikan dampak terhadap perkembangan sektor lainnya secara bersamaan dengan meningkatkan pendapatan masyarakat serta menjadi penyalur pendapatan daerah melalui kegiatan-kegiatan ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sub sektor pertanian apa saja yang merupakan sub sektor basis dan potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Kapuas Hulu, dan untuk mengetahui prospek sub sektor-sub sektor pertanian di Kabupaten Kabupaten Kapuas Hulu.Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga konstan, laju pertumbuhan dan kontribusi sub sektor pertanian. Metode analisis yang digunakan adalah Location Quotients (LQ), Tipologi Klassen, Model Rasio Pertumbuhan (MRP), Overlay dan Trend. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa perkembangan sub sektor Kehutanan dan Penebangan Kayu, sub sektor perikanan dan tanaman holtikultura di Kabupaten Kapuas Hulu pada tahun 2012-2016 merupakan sub sektor yang masuk dalam klasifikasi sub sektor cepat maju dan memiliki nilai LQ lebih dari satu yang menunjukkan bahwa sub sektor tersebut adalah sub sektor basis/potensial. Jika dilihat dari analisis Model Rasio Pertumbuhan tanaman pangan di Kabupaten Kapuas Hulu lebih berpotensi jika dibandingkan dengan pertumbuhan ditingkat provinsi Kalimantan Barat. sedangkan untuk  sub sektor pertanian, peternakan, pemburuan dan jasa pertanian  merupakan sub sektor yang non basis dan memiliki trend yang negatif. Kata Kunci: PDRB, Sektor Potensial, dan Pembangunan Ekonomi Daerah 
PEMETAAN PAJAK DAERAH KOTA PONTIANAK B1011141073, RAHAYU SUSILO WATI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakAdanya otonomi daerah maka diharapkan lebih mempercepat tercapainya kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang diberikan kepada pemerintah daerah dalam menentukan seluruh kegiatan. Untuk mengambil keputusan yang tepat dalam menentukan suatu kegiata maka diperlukan informasi yang rinci mengenai keadaan perekonomian di daerahnya. Pajak daerah merupakan penyumbang dana terbesar terhadap total pendapatan asli daerah (PAD) di Kota Pontianak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi sumber pajak daerah dan perkiraan penerimaan sumber pajak daerah kota pontianak selama lima tahun kedepan. Untuk mengetahui kondisi pajak daerah di Kota Pontianak maka dilakukan pengelompokkan pajak dengan menggunakan tipologi klassen. Sedangkan untuk mengetahui perkiraan penerimaan sumber pajak daerah digunakan analisis trend dengan metode kuadrat minimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber pajak daerah di Kota Pontianak  berada pada kategori potensial, berkembang dan terbelakang, sedangkan perkiraan penerimaan sumber pajak daerah selama lima tahun kedepan perkiraan penerimaan paling tinggi setiap tahunnya yaitu pajak penerangan jalan perkiraan penerimaan terendah yaitu pajak sarang burung walet.Kata kunci: pajak daerah, tipologi klassen, analisis trend.
PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN/KOTA PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2007-2011 SETIANI B01108063, TRI AGUS
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thesis with the title "Against the Effects of Fiscal Decentralization Economic Growth In West Kalimantan Province". The purpose of this study was to analyze the influence of Fiscal Decentralization on economic growth districts / cities in West Kalimantan 2007-2011. This study aims to determine how the effect of the original income variable, the General Allocation Fund, Special Allocation Fund, Revenue Sharing, to economic growth and city districts in West Kalimantan 2007-2011. This study uses a quantitative method using secondary data in the form of panel data. Research area is the entire county and city in West Kalimantan 2007-2011.The results of this study indicate that the original income and no significant positive effect on economic growth with a coefficient value of 0.000326, the General Allocation Fund and significant negative effect on economic growth with a coefficient value of 0.005497, the Special Allocation Fund to the value of the coefficient of 0.013144 and DBH positive effect and significant impact on economic growth in the value of the coefficient of 0.049734.Local governments are expected to further optimize the allocation of the original income funds, General Allocation Fund, the Special Allocation Fund and Revenue Sharing to be better implemented regional development, which in turn can spur economic growth in the higher regions from year to year.   Keywords: Fiscal Decentralization, Revenue (PAD), General Allocation Fund (DAU), Special Allocation Fund (DAK), DBH (DBH).
ANALISIS MANFAAT PROGRAM JAMSOSTEK TERHADAP PESERTA JAMSOSTEK DI KALIMANTAN BARAT B21108046, Eka Rahwati
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang Manfaat Prorgam Jamsostek Terhadap Peserta Program Jamsostek Di Kalimantan Barat. Bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh program Jamsostek yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) terhadap manfaat yang diterima bagi peserta. Data yang digunakan adalah data primer kemudian dianalisa berdasarkan metode kualitatif, yaitu data yang ditabulasi dengan memberikan bobot frekuensi dan persentase selanjutnya diinterpretasikan dengan memberikan uraian secara deskriptif sesuai dengan fakta. Berdasarkan hasil analisis secara deskriptif tentang manfaat program jamsostek terhadap peserta di Kalimantan Barat menunjukan bahwa program-program yang ditawarkan oleh PT Jamsostek berupa jaminan kecelakaan kerja,jaminan hari tua, dan jaminan pemeliharaan kesehatan memberikan manfaat yang nyata bagi peserta, hal ini dapat diketahui dari jawaban 90 responden yang mengatakan bahwa responden setuju dengan adanya program jaminan jamsostek karena memberikan manfaat yang nyata. Kata kunci : Jamsostek
PENGARUH TINGKAT UPAH TERHADAP TINGKAT URBANISASI DI KALIMANTAN BARAT B1012141047, Julio Valentino
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT               This study entitled "The effect of wage rates on the level of urbanization in West Kalimantan". This study aims to examine and analyze the effect of wage levels on the level of urbanization in the districts / cities of West Kalimantan Province during the period 2007-2017.               This research method is simple linear regression with Pooled Least Square (PLS) method. This study uses panel data from 4 districts / cities of West Kalimantan Province with the 2007-2017 time series.The results of this study find that the R-squared fixed effect test (R2) is 0,997211 means that the ability of the independent variable (wage rate) in explaining the dependent variable (urbanization rate) is 99,72%. Simple linear regression and t test on the minimum wage growth variable with a coefficient of 2,408143 and probability t Test for 0,0033 means that the wage rate has a positive and significant influence on the level of urbanization.               The results of this study have policy implications that the wage rate prevailing in the district / city of West Kalimantan Province is an attractive factor for residents from villages or from other regions to work in urban areas. This condition causes the urban population to increase along with the increasing number of job seekers heading to the city. Keywords: Wage Level, Urbanization Rate     ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Pengaruh tingkat upah  terhadap tingkat urbanisasi di Kalimantan Barat”. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh tingkat upah terhadap tingkat urbanisasi di 4 kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Barat selama periode 2007-2017.Metode penelitian ini adalah regresi linier sederhana dengan metode  Pooled Least Square (PLS). Penelitian ini menggunakan data panel dari 4 kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Barat dengan seri waktu 2007-2017.Hasil dari penelitian ini mendapatkan bahwa uji fixed effect dengan R-squared  (R2) sebesar 0,997211 artinya kemampuan variabel independen (tingkat upah) dalam menjelaskan variabel dependen (tingkat urbanisasi) adalah sebesar 99,72%. Regresi linear sederhana dan uji t pada variabel pertumbuhan upah minimum dengan koefisien 2,408143 dan probabilitas Uji t sebesar 0,0033 artinya tingkat upah memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap tingkat urbanisasi.Hasil penelitian ini memiliki implikasi kebijakan bahwa tingkat upah yang berlaku di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Barat merupakan faktor penarik bagi penduduk dari dari desa atau dari daerah lain untuk bekerja di wilayah perkotaan. Kondisi ini menyebabkan jumlah penduduk perkotaan mengalami peningkatan seiring dengan semakin banyaknya pencari kerja yang menuju ke kota. Kata Kunci      : Tingkat Upah, Tingkat Urbanisasi DAFTAR PUSTAKA                                                                Abbas, Ardi. (2002). Diktat Untuk Kalangan Sendiri: Sosiologi Perkotaan.       Jurusan Sosiologi Universitas Andalas, Padang.Ariefianto, Moch.Doddy. (2012). Ekonometrika Esensi dan aplikasi dengan menggunakan EViews. Jakarta: Erlangga.Daldjoeni. (1987). Pokok-pokok Geografi Manusia. Bandung: Alumni.Davis, Keith. (1965). Human Behavior at Work Organisational Behavior, 9Six th Education. New York: Mc. Grew-bil Graw-Hil. Inc.Dewi, Yusriani Sapta. (2017). Arus Urbanisasi dan Smart City. Jurnal Nasional Inovasi Teknologi – SNITek Jakarta.                                         Firdaus, M. (2011). Ekonometrika Suatu Pendekatan Aplikatif Edisi Kedua. Jakarta:PT. Bumi Aksara.Firman, Tommy. (2005). Menuju Model Pengembangan Wilayah Terbelakang: Kasus Jawa Barat Selatan, Laporan Penelitian ITB tahun 2005.Gendro,Wiyono. (2011). Merancang Penelitian Bisnis dengan Alat Analisis SPSS 17.0 & Smart PLS 2.0. Yogyakarta: Percetakan STIM YKPM.Ghozali, Imam. (2006). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS (Edisi Ke 4). Semarang:Badan Penerbit Universitas Diponegoro.Hasyasya, Nisa. (2012). Analisis faktor – faktor yang Mempengaruhi keputusan Tenaga kerja menjadi Commuter dan tidak menjadi Commuter ke kotasemarang (Kasus Kabupaten Kendal). Skripsi. Universitas Diponegoro.Semarang.Herdiansyah, Haris. (2015). Wawancara, Observasi dan Focus Groups Sebagai Instrumen Pengalian data Kualitatif. Depok: PT. Rajadrafindo PersadaIsmail.(2011). Analisis kesempatan kerja disektor industri Furnitur Dari Kayu      diKota Pekanbaru. Skripsi. Universitas Riau. Pekanbaru.Jhingan, M.L. (2003). Ekonomi Pembangunan dan Perekonomian. Jakarta : PT. Raya Grafindo Persada.Kasto. (2002). Mobilitas penduduk dan dampaknya Terhadap Pembangunan Daerah dalam Mobilitas Penduduk Indonesia; Tinjauan Lintas Disiplin. Yogyakarta: PSKK UGM.Khairunnissa. (2016). Faktor Penarik Urbanisasi ke Kota Bukittinggi. Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Padang.Knox, Paul. (1989). Urban Social Geography, Longman Scientific & Technical.Kuncoro, Mudrajad. (2010). Dasar-dasar Ekonomika Pembangunan. UPP STIM YKPN Yogyakarta.________. (2013). Metode Riset Untuk Bisnis & Ekonomi. Edisi Keempat, Jakarta: Erlangga.Lembaga Demografi FE UI. (2010). Dasar-Dasar Demografi. Jakarta: Lembaga Demografi FE UI.Listya E, Artiani. (1998). Upah Minimum Regional: Studi Kelayakan Kebijaksanaan dan Penyesuian, Jurnal Ekonomi dan Bisnis FE Universitas Islam Indonesia Yogyakarta: 13(1).Maulida, Yuni (2013). Pengaruh Tingkat Upah Terhadap Migrasi Masuk Di Kota Pekanbaru. Jurnal Ekonomi Universitas Riau. 21(2).Meitasari, Indah. (2017). Minat Pemuda Desa Untuk Urbanisasi di Desa Sukasari Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. Jurnal Geografi Edukasi dan Lingkungan, 1(1): 36-47Panorama M, dan Lemiyana. (2017). Pengaruh Upah Minimum Kota (UMK) Terhadap Kesempatan Kerja dan Pengangguran di Kota Palembang tahun 2004-2014. Jurnal. Palembang: 3(2).Purwanto. (2007). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.R. Bintarto, dan Hadi Sumarno Surastopo. (1986). Metode Analisa Geografi. Jakarta: LP3SES.Rujiman. (1992). Urbanisasi dan Pembangunan di Indonesia. Warta Demografi Tahun XXII. No.7.Said, Rusli. (1995). Pengantar Ilmu Kependudukan. Cetakan 7 (Revisi), Jakarta: LP3ES.Sekaran, U. (2006). Research Methods for Business : Metodologi Penelitian untuk Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.Setyaningsih, Retno dan Wisnu Pradoto. (2015). Pola Perkembangan dan Faktor Penentu Guna Lahan di Kecamatan Beji, Kota Depok. Jurnal Teknik PWK. 4(1): 78-92.Simanjuntak, Payaman. (1998). Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi UI.Soetomo. (2013). Startegi-startegi Pembangunan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Belajar.Statistik, B. P. (2007-2018). Kalimantan Barat dalam Angka. Pontianak. Badan Pusat Statistik. ________. (2008). Tentang Upah. Pontianak. Badan Pusat Statistik.Suartawa, Ayu Angraeny. (2016). Pengaruh Upah, Investasi dan Jumlah Unit Industri terhadap Tingkat Migrasi di Kota Makassar Tahun 2004-2013. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Allaudin Makassar.Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Afabeta.Sukirno, Sadono. (2008). Makro Ekonomi, Teori Pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Perkasa.Suntajaya, I Gede Ketut. (2014). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi terjadinya Urbanisasi di Provinsi Bali. Piramida: 10(2): 61-70.Tjiptoheriyanto, Priyono. (1999). Urbanisasi dan Pengembangan Kota di Indonesia. Jurnal FE UI Jakarta. 10(2): 57-72.Todaro, M. P. (1983). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.________.(1998). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga, edisi Keenam. Jakarta: Erlangga________. (2000). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Edisi kelima Jakarta: Erlangga.Todaro, Michael P. dan Stephen C. Smith. (2004). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga, Edisi kedelapan. Jakarta: Erlangga..Vilantina, D. (2008). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Migrasi ke Kecamatan Pedurungan.Skripsi. Universitas Diponegoro, Semarang.Widarjono, Agus. (2007). Ekonometrika: Teori dan Aplikasi Untuk Ekonomi dan Bisnis, edisi kedua. Yogyakarta: Ekonisia FE Universitas Islam Indonesia.
ANALISIS PENGARUH PERILAKU INDUSTRITERHADAPNILAI PRODUKSI PADA INDUSTRI KECIL DI KOTA SINGKAWANG B01111092, Nurma Darwati Darwati
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This reaserch is entitled an analysis of the influence of industrial behavior and the production value on small industries in Singkawang City. The research aimed to find out the influence of industrial behavior and production value on small industries in Singkawang as well as to compare between agribusiness and non-agribusiness industries. It was a quanitative descriptive study using the panel data regression model, as well as R Square test, F-test and t-test to test the hypothesis of whether the investment value and labor had an influence on the production value. The results indicated that in a small agribusiness industry, the investment value had a negative influence, while labor had positive influence on the production value. In small non-agribusiness industry, the investment value had a positive influence while labor had no significant influence on the production value. The result also showed that nature of production in agribusiness small industries was labor-intensive which was indicated by the elasticity ccoefficient on the number of workers being grater than the elastiticity coefficient of the investment value. Meanwhile, the nature of production in small non-agribusiness industries was capital-intensive which was shown by the elasticity coefficient on the investment value being grater than the elasticity coefficient of labor. Keywords: Industrial Behavior, Investment Value, Labor and Production Value.

Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue