cover
Contact Name
Sahrir Sillehu
Contact Email
jurnalghs@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalghs@gmail.com
Editorial Address
Communication and Social Dynamics, Jln. Sudirman, Kebun Cengkeh/Sumatra,Lrg. RT.004 / RW. 018, Kota Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Global Health Science (GHS)
ISSN : 25035088     EISSN : 26221055     DOI : https://doi.org/10.33846/ghs
Core Subject : Health,
Global Health Science (GHS) adalah jurnal ilmiah yang memublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang kesehatan meliuti: kesehatan masyarakat, kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, keperawatan, kebidanan, teknologi kesehatan, epidemiologi, informatika kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, fisioterapi, gizi, laboratorium kesehatan, kesehatan kerja, statistika kesehatan, manajemen kesehatan, promosi kesehatan, dan sebaginya. Jenis-jenis arikel yang bisa diterima untuk diterbitkan antara lain: 1. Hasil penelitian 2. Tinjauan literatur 3. Tinjauan buku 4. Komentar 5. Opini 6. Studi kasus 7. Berita ilmiah 8. Letter to editor 9. Tutorial 10. Lain-lain sesuai pertimbangan editor
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018" : 19 Documents clear
KETIDAKLENGKAPAN PENGISIAN FORMULIR RESUME MEDIS SECTION CAESARIA PASIEN RAWAT INAP DI RUANG BETHLEHEM PERIODE TRIWULAN 1 2017 DI RUMAH SAKIT GRIYA WALUYA PONOROGO Niken Kurnia Cahyati; Rumpiati Rumpiati; Ani Rosita
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.745 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.261

Abstract

Resume medis merupakan ringkasan kegiatan pelayanan medis yang diberikan tenaga kesehatan khususnya dokter selama masa perawatan hingga pasien keluar baik dalam keadaan hidup maupun meninggal. Pengisian resume medis yang tidak lengkap bisa disebabkan karena kelalaian petugas dan kurang mengertinya terhadap pentingnnya kelengkapan data pasien. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 2 petugas rekam medis dan 158 formulir resume medis section caesaria. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis data secara deskriptif. Berdasakan hasil penelitian ketidaklengkpan pengisian formulir resume medis section caesaria pasien rawat inap triwulan 1 tahun 2017 dengan sampel 158 formulir resume medis section caesaria antara lain untuk presentase ketidaklengkapan tertinggi yaitu tindakan (32%) dari 51 formulir resume medis. Diharapkan adanya pengadaan standar operasional prosedur resume medis untuk mempermudah dalam melakukan pencatatan formulir sesuai dengan ketentuan pengisian. Kata kunci: Ketidaklengkapan, Resume Medis Sectio Caesaria, Rawat inap
PERBEDAAN TEKNIK BACK DEEP MASSAGE DAN FIRM COUNTER PRESSURE TERHADAP NYERI IBU INPARTU KALA I FASE AKTIF DI KAMAR BERSALIN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. M. HAULUSSY AMBON Jacomina Anthonete Salakory
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.277 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.306

Abstract

Proses persalinan dan kelahiran merupakan kejadian fisiologi yang normal, yang disertai rasa nyeri yang diliputi rasa takut dan cemas. Nyeri selama persalinan dirasakan oleh semua wanita. Dampak dari nyeri yang lama adalah dapat menyebabkan hiperventilasi sehingga menurunkan kadar PaCO2 ibu dan peningkatan pH. Hal ini dapat menyebabkan deselerasi lambat denyut jantung anin dan dapat mengancam kehidupan janin maupun ibu. Selain itu dapat menyebabkan meningkatnya tekanan systole sehingga berpotensi syok kardiogenik. Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan nyeri pada persalinan, diantaranya masase yang merupakan salah satu metode nonfarmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik deep back massage dan firm counter pressure terhadap nyeri ibu inpartu kala I fase aktif di RSUD dr. M. Haulussy Ambon. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasi eksperimen, dilengkapi dengan kajian kualitatif. Jumlah sampel sebanyak 42 orang dan diambil dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan statistik diskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan untuk uji hipotesis digunakan uji Paired t test. Data dianalisis dengan menggunakan metode konten analisis kuasi eksperimen dengan rancangan pretest postest non-equivalent control group. Sejumlah 30 responden mendapatkan pelatihan dan 30 responden yang hanya mendapatkan leaflet. cara pengambilan sampel purposive sample. Yang hendak dilihat dari pelatihan ini adalah pengetahuan, sikap dan praktik kader. Data analysis: menggunakan statistik deskriptif untuk melihat gambaran karakteristik responden berupa umur dan jenis kelamin. Selain itu, statistik deskriptif akan menggambarkan intensitas nyeri sebelum dan setelah dilakukan masase. Khusus untuk uji hipotesis akan menggunakan uji Paired t test. Jika hasil uji memberikan nilai ρ< 0.05, maka hipotesis penelitian ini diterima, yakni ada pengaruh metode masase secara signifikan terhadap penurunan intensitas nyeri ibu inpartu kala 1 fase aktif. Jika hasil uji memberikan nilai p ≥ 0,05, maka hipotesis penelitian ini ditolak, yakni tidak ada ada pengaruh metode masase secara signifikan terhadap penurunan intensitas nyeri ibu inpartu kala 1 fase aktif. Kata kunci: Teknik firm counter pressure masase, Nyeri kala I, Inpartu
PELAKSANAAN PENGISIAN INFORMED CONSENT KASUS COR TINDAKAN CT-SCANT TRIWULAN IV RSU DARMAYU PONOROGO Sri Astutiningsih; Rumpiati Rumpiati; Ani Rosita
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.367 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.249

Abstract

Formulir Informed Consent merupakan persetujuan tindakan kedokteran yang diberikan kepada pasien sebelum melakukan tindakan khusus. Formulir informed consent harus terisi dengan lengkap, berdasarkan penelitian di RSU Darmayu Ponorogo masih ada informed consent yang belum terisi secara lengkap. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui ketidaklengkapan pengisian formulir informed consent pasien rawat inap kasus cidera otak ringan tindakan ct-scan triwulan IV tahun 2017. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah total. Populasi dalam penelitian ini adalah 56 formulir informed consent pasien rawat inap kasus cidera otak ringan tindakan ct-scan triwulan IV tahun 2017 dan 1 kepala rekam medis. Metode pengumpulan data menggunakan checklist dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian persentase kelengkapan pengisian data pada formulir informed consent pasien rawat inap kasus cidera otak ringan tindakan ct-scan triwulan IV tahun 2017 yaitu 75% dari 42 lembar formulir informed consent, sedangkan presentase kelengkapan yaitu 25% dari 12 lembar formulir informed consent. Kesimpulannya proses pengisian informed consent belum sesuai dengan SOP yang telah dibuat, belum dilakukan evaluasi tentang pengisian formulir informed consent.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DI SDN. 2 SAPARUA KABUPATEN MALUKU TENGAH Johanna Tomasoa
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.969 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.304

Abstract

Intisari Kesehatan anak sekolah perlu diperhatikan. Salah satu cara adalah dalam bentuk usaha kesehatan sekolah (UKS) adalah suatu wadah tempat penyelenggaraan usaha kesehatan yang ditujukkan bagi masyarakat sekolah, antaralain anak didik, guru, dan karyawan sekolah.Usaha kesehatan sekolah dimulai sejak sejak siswa berada di Sekolah Dasar, mengingat sekolah dasar merupakan dasar pada pendidikan anak yang pertama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan pengetahuan Kesehatan anak sekolah perlu diperhatikan. Salah satu cara adalah dalam bentuk usaha kesehatan sekolah (UKS) adalah suatu wadah tempat penyelenggaraan usaha kesehatan yang ditujukkan bagi masyarakat sekolah, antaralain anak didik, guru, dan karyawan sekolah.Usaha kesehatan sekolah dimulai sejak sejak siswa berada di Sekolah Dasar, mengingat sekolah dasar merupakan dasar pada pendidikan anak yang pertama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan pengetahuan dan sikap siswa dengan pemanfaatan pelayanan UKS di SDN.2. Saparua. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Survey Analitik dengan jenis penelitian Cross Sectional, yaitu rancangan penelitian dengan cara mengukur variabel bebas dan variabel terikat dalam waktu yang bersamaan dengan menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 86 responden yang diambil secara Acidental Sampling.Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Fisher’s Exact Test dengan tingkat kesalahan α = 0.05 .Hasil uji terdapat hubungan antara pengetahuan dengan pemanfaatan pelayanan UKS, p = 0,004 dan hubungan bermakna antara sikap dengan pemanfaatan pelayanan UKS yang dinyatakan dengan p = 0,002. Kesimpilan dari penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dan sikap siswa dengan pemanfaatan pelayanan UKS di SDN. 2 Saparua. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Usaha kesehatan sekolah
GAMBARAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PENDUDUK RISIKO TINGGI DIABETES MELLITUS TIPE 2 DESA KETAWANGREJO KECAMATAN GRABAG KABUPATEN PURWOREJO Oktavinta Warits Putri Pratama; M. Arie Wuryanto; Praba Ginandjar
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.544 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.293

Abstract

Latar Belakang. Kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol dapat berkembang menjadi Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2). Pada tahun 2017, Kecamatan Grabag merupakan wilayah dengan penderita DMT2 tertinggi, dan Desa Ketawangrejo merupakan desa dengan jumlah penduduk risiko tinggi DMT2 terbanyak. Tujuan penelitian ini ialah menggambarkan hasil pemeriksaan kadar gula darah sewaktu pada penduduk risiko tinggi DMT2 beserta faktor risikonya. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan studi cross sectional. Populasi penelitian merupakan penduduk Desa Ketawangrejo usia 45-64 tahun yang belum pernah didiagnosis diabetes mellitus, sejumlah 978 orang. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan systematic random sampling, kemudian dilakukan wawancara dan pengukuran terhadap gula darah sewaktu, indeks massa tubuh, dan lingkar pinggang. Hasil pengukuran gula darah sewaktu dikategorikan menjadi diabetes mellitus, belum pasti diabetes mellitus, dan bukan diabetes mellitus. Hasil. Hasil pengukuran menunjukkan ratarata gula darah sewaktu 124,6 mg/dL, rata-rata indeks massa tubuh 23,7 kg/m2, dan rata-rata lingkar pinggang laki-laki 80,3 cm, serta perempuan 85,9 cm. Hasil penelitian menunjukkan gambaran kadar gula darah sewaktu dengan kategori diabetes mellitus paling tinggi terdapat pada responden berjenis kelamin perempuan (6,4%), memiliki riwayat keluarga dengan DM (15%), memiliki tekanan darah normal (5,6%), mengalami obesitas (16,7%) dan obesitas sentral (10,2%), berstatus bukan perokok (5,7%), mendapat paparan asap rokok (5,5%), memiliki aktivitas fisik kurang (8,3%), dan asupan makanan yang defisit (40%). Kesimpulan. Kadar gula darah sewaktu kategori diabetes mellitus banyak ditemukan pada faktor risiko positif, sehingga upaya pemberian edukasi terkait faktor risiko diabetes mellitus perlu ditingkatkan. Kata kunci: Gula darah sewaktu, Kategori DM, Diabetes Mellitus Tipe 2
UJI KANDUNGAN BAKTERIOLOGI AIR MINUM ISI ULANG PADA DEPOT AIR MINUM ISI ULANG (DAMIU) DI DESA WAYAME KECAMATAN TELUK AMBON KOTA AMBON Farha Assagaff
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.656 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.298

Abstract

Sebagian besar kebutuhan air minum masyarakat selama ini dipenuhi dari air sumur dan air yang sudah diolah oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Seiring dengan makin majunya teknologi diringi dengan semakin sibuknya aktivitas manusia maka masyarakat cenderung memilih cara yang praktis dengan biaya yang relatif murah dalam memenuhi kebutuhan air minum salah satu pemenuhan kebutuhan air minum yang menjadi alternatif dengan menggunakan air minum isi ulang (Simbolon, 2012). Desa Wayame Teluk Ambon Kota Ambon tedapat 7 depot air minum isi ulang (DAMIU). Sebagian besar DAMIU belum pernah dilakukan pemeriksaan kualitas airnya baik pemeriksaan secara fisik, kimia, ataupun bakteriologi. Jenis penelitian deskriptif yang didukung oleh hasil pemeriksaan laboratoium untuk mengetahui kandungan bakteriologi pada depot air minum isi ulang di Desa Wayame Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon. Populasi depot air minum isi ulang sebanyak 7, sampel menggunakan teknik sampel jenuh yaitu 7 sampel. Hasil uji laboratorium kandungan bakteriologis pada depot air minum isi ulang di Desa Wayame Kecamatan Teluk Ambon Kota yaitu 0 MPN/100ml sampel air atau dengan kata lain masih memenuhi syarat kesehatan Kata kunci: Air minum isi ulang, Kualitas bakteriologi
PENGARUH TEMPAT DAN INTERVAL WAKTU KONSELING TERHADAP KEPUASAAN LAYANAN KONSELING PADA PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA (PKPR) DI PUSKESMAS KOTA AMBON Martini Tidore
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.856 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.308

Abstract

Kepuasaan pelayanan konseling kesehatan reproduksi dapat mencegah dan mengurangi permasalahan remaja yang kompleks. Data Dinkes Propinsi Maluku, kasus IMS remaja umur 15 -24 tahun, dalam 3 tahun terakhir mengalami peningkatan kasus IMS di kota Ambon. Tujuan penelitian menganalisis kepuasaan pasien terhadap layanan konseling kesehatan reproduksi pada pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR) di puskesmas Kota Ambon. Jenis penelitian adalah explanatory research dengan metode kuantitatif dan pendekatan cross sectional Instrumen pengambilan data berupa angket .Subjek penelitian adalah remaja di kota Ambon yang melaksanakan konseling kesehatan reproduksi di Puskesmas PKPR, dengan ,jumlah 120 sampel, Data dianalisis secara univariat, bivariat dengan chi square dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil analisis bivariat , variabel yang berhubungan dengan kepuasaan adalah tempat konseling p value =0,006 dan interval waktu dengan nilai p value =0.006. Hasil uji regresi logistik menunjukkan variabel yang paling berpengaruh adalah interval waktu terhadap kepuasaan pasien dengan OR 2,814. Dinas kesehatan Kota Ambon perlu melaksanakan pelatihan konseling tingkat pada Nasional untuk petugas PKPR secara merata di puskesmas kota Ambon. Kata kunci: Tempat dan interval, Kepuasan layanan konseling, PKPR
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI MALUKU Cut Mutia Tatisina
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.25 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.305

Abstract

Skizofrenia merupakan penyakit otak persisten dan serius yang dapat mengakibatkan perilaku psikotik, pemikiran konkret, dan kesulitan dalam memproses informasi, hubungan interpersonal, serta memecahkan masalah. Data WHO, pada tahun 2013 jumlah penderita skizofrenia mencapai 450 juta jiwa di seluruh dunia.Prevalensi penderita Skizofrenia di Indonesia adalah 6,55 %. Angka tersebut tergolong sedang dibanding dengan negara lainnya. Penderita skizofrenia yang menjalani rawat jalan sebanyak 542 penderita.Beberapapenelitian mengemukakan bahwa dukungan keluarga sangat berhubungan dengan manajemen penyakit kronik, kepatuhan dalam medikasi dan beradaptasi dalam gaya hidup (Videbeck, 2008).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Skizofrenia Di RSKD Provinsi Maluku Tahun 2016.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain korelasional, dengan pendekatan Cross Sectional, jumlah sampel 54 orang dan menggunakan Accidental Sampling. Teknik analisa data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil dalam penelitian ini menunjukan nilai (p=0,00). Kata kunci:Dukungan keluarga, Kepatuhan minum obat, Skizofrenia
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENAGA KESEHATAN TENTANG ASPEK-ASPEK REKAM MEDIS DENGAN PENGISIAN LEMBAR RINGKASAN MASUK DAN KELUAR PASIEN RAWAT INAP DI BANGSAL YORDAN RS GRIYA WALUYA PONOROGO Pegi Ayu Dewanti; Dwi Nurjayanti; Ani Rosita
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.384 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.273

Abstract

Pengisian dokumen rekam medis dapat terlaksana dengan baik jika didukung oleh pengetahuan akan aspek-aspek rekam medis. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan tenaga kesehatan tentang aspek-aspek rekam medis dengan pengisian lembar ringksan masuk dan keluar pasien rawat inap di bangsal Yordan RS Griya Waluya Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat sebanyak 9 dan lembar ringkasan masuk dan keluar sebanyak 18 lembar. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif. Terdapat 7 orang tenaga kesehatan yang memiliki pengetahuan baik dan 2 orang yang memiliki pengetahuan cukup, ketidaklengkapan tertinggi pada item keadaan keluar. Sebaiknya perlu ditindak lanjuti berupa sosialisasi dan adanya ketegasan dari pihak rumah sakit kepada bagian keperawatan. Kata kunci: Pengetahuan, Tenaga kesehatan, Aspek-aspek rekam medis, Lembar ringkasan, Rawat inap
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS DI POLI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT ISLAM AHMAD YANI SURABAYA Veronica Juniarti Putri; Firdaus Firdaus; Agus Aan Adriansyah
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 4 (2018): Desember 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.878 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i4.256

Abstract

Kepuasan sangat erat hubungannya dengan peningkatan mutu pelayanan tertama mutu pelayanan rumah sakit. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pasien adalah perbaikan sistem layanan kesehatan seperti waktu tunggu pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan waktu tunggu pelayanan dengan kepuasan pasien BPJS di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Ahmad Yani Surabaya. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 226 dan sampel penelitian sebesar 88 responden, dipilih menggunakan stratified sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisis dengan uji Chi square. Sebagian besar 69,3% pasien BPJS merasa puas. Sedangkan pada waktu tunggu, hampir seluruhnya (97,7%) memiliki waktu tunggu pelayanan tidak sesuai standar ≥ 60 menit. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara waktu tunggu pelayanan dengan kepuasan pasien dengan nilai signifikansi fisher’s exact test 1,000 (> 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah waktu tunggu pelayanan bukan menjadi penyebab kepuasan pasien. Disarankan agar Rumah Sakit Islam Ahmad Yani Surabaya lebih meminimalkan alur pelayanan yang ada guna membuat waktu tunggu pelayanan yang ditimbulkan menjadi lebih singkat, meningkatkan kualitas pelayanan yang ada khususnya pada dimensi bukti fisik (tangible), perbaikan mesin pendaftaran dan penempatan petugas di sekitar mesin pendaftaran agar dapat lebih mudah membantu pasien yang kesusahan dalam melakukan proses pendaftaran. Kata kunci: waktu tunggu pelayanan, kepuasan pasien, BPJS

Page 1 of 2 | Total Record : 19