cover
Contact Name
Rahmat Perdana
Contact Email
rahmat260997@gmail.com
Phone
+6282182864903
Journal Mail Official
cahayaic.jee@gmail.com
Editorial Address
Cahaya Ilmu Cendekia Publisher, Jl. Perumnas Griya Sungai Duren, No. 54 A, Jambi, Indonesia 36361
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal Evaluation in Education (JEE)
ISSN : 27164160     EISSN : 27161595     DOI : https://doi.org/10.37251/jee
Core Subject : Education, Social,
JEE publishes high-quality methodological assessment, evaluation, and study research texts in various educational settings and scientific disciplines with their own specific phenomena, as well as related studies that address issues of concern to education today. JEE discusses scientific research on how assessment and evaluation can improve educational outcomes; research on how various scientific disciplines can inform theoretical, practical, and political perspectives at various levels and education systems. This journal mainly covers manuscripts in the following fields: • Performance assessment • Instrument development • Policy analysis • Program evaluation • Test management • Development of research methodology • Curriculum assessment and evaluation • Local and global issue education 21st century • Learning evaluation and assessment • Including child development (childhood, primary, secondary, senior, vocation, and higher education)
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 3 (2021): July" : 6 Documents clear
Pengembangan Modul Matematika Berbasis Accelerated Learning pada Materi Himpunan di SMPN 1 Kota Jambi Nurul Fadila
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 2 No 3 (2021): July
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v2i3.216

Abstract

Pirpose of Study: The purpose of this research is to develop a mathematics module based on accelerated learning for material for class VII SMP which is valid according to experts and to determine the effectiveness of the module. Methodology: This type of research is development research using the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The instruments used in this study were material validation assessment sheets, module design validation, questionnaires on product trials, student learning outcomes tests, student observation sheets, and student response questionnaires. Main findings: From the results of the analysis, the effectiveness of this module can be seen from the results of observations of student learning activities reaching 86.19% indicating the "very good" category, the results of post-test analysis, namely 85.71% of students achieving the minimum completeness criteria, and the results of the analysis of the questionnaire. student responses show the category "very positive". This means that the module that has been made has shown its effectiveness. Because of this, this module can be used by teachers and junior high school students, especially in learning the Association in Class VII. Research novelty: This research has an update on the variables studied, namely the effectiveness of the accelerated learning-based mathematics module for class VII SMP set material which has never been done by previous researchers.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Akselerasi dengan Metode Resitasi Terhadap Prestasi Belajar pada Materi Lingkaran di Kelas VIII SMPN1 Muaro Jambi Lisa; Dewi Iriani
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 2 No 3 (2021): July
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v2i3.218

Abstract

Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan model pembelajaran akselerasi dengan metode resitasi terhadap prestasi belajar pada materi lingkaran di kelas VIII SMP Negeri 1 Muaro Jambi. Metodologi: Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif kualitatif. Temuan utama: Hasil analisis data diperoleh nilai t_hitung= 2.3573 dan t_tabel=1,671. Karena t_hitung berada di luar daerah penerimaan H0 sehingga H0 di tolak dan H1 diterima. Nilai ranah sikap pada kelas eksperimen lebih baik dan pada kelas kontrol. Sedangkan pada ranah sosial kelas eksperimen juga lebih baik dari pada kelas control, sehingga dapat di tarik kesimpulan bahwa: model pembelajaran akselerasi dengan metode resitasi berpengaruh terhadap prestasi belajar pada materi lingkaran di kelas VIII SMPN 1 Muaro Jambi. Keterbaruan penelitian: Rendahnya prestasi belajar siswa merupakan permasalahan yang ada di SMPN 1 Muaro Jambi. Model pembelajaran akselerasi dengan metode resitasi diharapkan dapat memberikan solusi terhadap rendahnya prestasi belajar tersebut
Deskripsi Berpikir Kritis Siswa Berdominansi Gaya Belajar Kinertetik pada Pemecahan Masalah Matematika Berstandar Trend International Mathematic And Sains Study (TIMSS) di SMP IT Nurul Ilmi Kota Jambi Ana Ria Gustina
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 2 No 3 (2021): July
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v2i3.219

Abstract

Tujuan penelitian: Siswa kinestetik adalah siswa yang belajar dengan cara bergerak dan berorientasi pada fisik. SMP IT Nurul Ilmi memberikan kebebasan bergerakkepada siswanya dalam belajar di dalam kelas.Secara eksplisit anak kinestetik akan sulit dalam berpikir kritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berpikir kritis siswa berdominansi gaya belajar kinestetik pada pemecahan masalah matematika berstandar TIMSS dan gambaran ciri-ciri anak kinesetetik dalam belajar. Metodologi: Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa berdominansi gaya belajar kinestetik di kelas VIII B dan VIII C SMP IT Nurul Ilmi Kota Jambi. Hal yang dianalisis dalam penelitian ini adalah berpikir kritis siswa berdominansi gaya belajar kinestetik pada pemecahan masalah matematika berstandar Trend International Mathematic and Science Study (TIMSS) pada materi geometri dan gambaran anak kinestetik dalam belajar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penulis sendiri, tes kuisioner, lembar tugas pemecahan masalah matematika, lembar observasi di dalam kelas, rekaman wawancara, dan dokumentasi. Temuan utama:Hasil penelitian menunjukkan bahwa berpikir kritis pada siswa berdominansi gaya belajar kinestetik masih belum maksimal. Terlihat pada indikator memberikan penjelasan sederhana 35,08%, dimana subjek penelitian belum tepat menjelaskan informasi dari soal TIMSS yang disajikan secara tertulis. Indikator membangun keterampilan dasar 19,08% belum tepat memahami hal yang dipergunakan untuk menyelesaikan soal TIMSS. Indikator menyimpulkan 43,75% perlu ada peningkatan keterampilan pada komponen proses pengoperasian hitung dalam memecahkan masalah matematika. Indikator memberikan penjelasan lanjut dan mengatur strategi 31,83% melakukan pengecekn dengan menjawab soal pengecekan dilembar jawaban. Ciri-ciri siswa berdominansi gaya belajar kinestetik adalah tulisan tangan tidak rapi 64,44%, menggunakan jari sebagai penunjuk membaca 88,88%, berbicara perlahan 91,11%, sulit duduk diam 95,55%, menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian 82,88%, mendekatkan diri ke lawan bicara 84,44%, membaca dan menghafal dengan berjalan dan melihat 57,77%, hampir selalu melakukan gerakan tubuh 95,55%, mengetuk-ngetuk meja dengan pena saat guru menjelaskan 86,66%, menggunakan kata “rasanya, lakukan” 15,55%, memberikan tanda pada info penting 53,33%, meniru peragaan 4,44%, merekan informasi dengan pemetaan pikiran 0%.
Pengembangan Instrumen Tes Diagnostik Dengan Certainty Of Response Index Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Siswa Pada Materi Ikatan Kimia Ebiati Ebiati
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 2 No 3 (2021): July
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v2i3.220

Abstract

Research objectives: This study aims to find out misconceptions through a diagnostic test using the Certainty of Response Index method. Methodology: This method can describe the respondent's belief in the truth of the alternative answers that are responded to based on the instructions in working on the questions. This study aims to develop a diagnostic test instrument with a certainty of response index to identify high school students' misconceptions on chemical bonding material and conduct tests to determine students' perceptions of the instrument. The diagnostic test instrument made, which only includes feasibility testing based on expert validation and student responses, is not tested to identify students' misconceptions. This study uses the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluations). The data analysis technique used in this research is qualitative data analysis and quantitative data analysis. Main findings: The developed diagnostic test instrument was validated by material experts in two stages with the percentage of eligibility of 87.78% and 92.2%, respectively. Media validation was carried out in three stages with the percentage of eligibility for stage I 80%, stage II 93.3%, and stage III with a percentage of 100%. For each stage of media validation based on the eligibility criteria, it is in the 81%-100% interval with the "very feasible" criteria to be tested. Novelty of research: Based on the data obtained in a large group trial at SMAN 1 Jambi City, students' perceptions of the diagnostic test instrument to identify students' misconceptions on chemical bonding material are in the "very feasible" category.
Analisis Deskripsi Sikap Kemandirian Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fisika Kelas X MIPA SMAN1 Bungo Ella Juli Astuti; Rise Fitriani
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 2 No 3 (2021): July
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v2i3.226

Abstract

Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap kemandirian siswa kelas SMAN 2Bungo pada mata pelajaran fisika. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis gambaran sikap kemandirian terhadap mata pelajaran fisika di SMAN 1 Bungo tahun ajaran 2020/2021. Temuan utama: Hasil penelitian yang dilakukan mengenai sikap kemandirian siswa terhadap mata pelajaran fisika kelas X MIPA di SMAN 1 Bungo memiliki deskripsi sikap kemandirian siswa yang berada pada kategori cukup baik. Tetapi tidak semua siswa memiliki sikap kemandirian yang cukup baik, karena setiap individu siswa memiliki karakter yang berbeda-beda. Keterbaruan penelitian: Penenlitian ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana tingkat kemandirian siswa pada mata pelajaran fisika.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Menggunakan Pendekatan Saintifik Dengan Metode Team Assisted Individualization (TAI) Materi Matriks di Kelas X SMA Negeri 4 Batanghari Fitri Rubiyati; Zaimi Effendi
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 2 No 3 (2021): July
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v2i3.228

Abstract

Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk Lembar Kerja Siswa (LKS) matematika menggunakan pendekatan saintifik dengan metode team assisted individualization pada materi matriks kelas X SMA. Dan untuk ngetahui efektifitas Lembar Kerja Siswa (LKS menggunakan pendekatan saintifik dengan metode team assisted individualization pada materi matriks kelas X SMA. Metodologi: Metode penelitian ini adalah model pe- ngembangan Analysis, Design, Deve- lopment or Production, Imple- mentation or Delivery and Evaluations (ADDIE). Temuan utama: Dari hasil penelitian diperoleh, (1) hasil angket dari ahli materi memperoleh rerata skor 3,60 sedangkan hasil angket dari desain kolom setuju semua. Jadi desain bahan ajar setuju dan valid, sehingga LKS dinyatakan layak digunakan untuk pembelajaran dalam materi persamaan dan matriks kelas X SMA; (2) hasil belajar siswa setelah menggunakan LKS menggunakan pendekatan saintifik dengan metode Team Assisted Individualization, mencapai 85,29% sehingga siswa tuntas dalam belajar. Dari hasil perhitungan, tampak bahwa pada kelas X-1 persentase siswa yang tuntas dengan KKM 75 adalah 85,29% serta mencapai syarat ketuntasan kelas yaitu 85,29% siswa mencapai KKM. Sehingga dapat disimpulkan bahwa LKS materi matriks ini memiliki efektifitas yang cukup tinggi terhadap hasil belajar siswa. Keterbaruan penelitian: Lembar kerja siswa merupakan suatu hal yang dapat mendukung proses kegiatan belajar mengajar di dunia pendidikan. Dengan adanya lembar kerja siswa yang dibuat secara menarik dan sistematis dapat membantu siswa dalam memahami konsep materi yang diajarkan serta diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar.

Page 1 of 1 | Total Record : 6