Micro, Small and Medium Entity Financial Accounting Standards (SAK EMKM) are one of the financial standards set to facilitate MSMEs to prepare and present financial reports that are in accordance with standards and are simpler than SAK ETAP. This condition occurs in the Mini Market Sangat Manis at Desa Kuala Dua. Mini Market Sangat Manis has been established for five years and has adequate business activities, but has not implemented the SAK EMKM properly. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. This study used four stages of research, starting with the stage of data collection, data reduction, data presentation, and finally data analysis and conclusion. The results of this study indicate that the system of financial recording was recorded mostly manually and still modestly, the reason for making a simple recording was because the owners still did not understand the implementation of SAK EMKM, time constraints and human resources, and there is no socialization that introduces the existence of SAK EMKM.Keyword: SAK EMKM, Mini Market Sangat ManisReferensiAmani, T. (2018). Penerapan SAK EMKM Sebagai Dasar Penyusunan Laporan Keuangan UMKM (Studi Kasus di UD Dua Putri Solehah Probolinggo). ASSETS Jurnal Ilmiah Ilmu Akuntansi Keuangan dan Pajak, volume 2 nomor 2, halaman 12-20.Bahri, S. (2016). Pengantar Akuntansi Berdasarkan SAK ETAP dan IFRS. Yogyakarta: CV.Andi Offset.Bungin, B. (2010). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.Debbianita, & Sitorus D.N. (2016). Analisis Determinan Tingkat Pengetahuan Pelaku UMKM Mengenai SAK ETAP Serta Pengaruhnya Terhadap Kemudahan Akses ke Lembaga Keuangan. Jurnal Akuntansi, volume 8 nomor 1, halaman 86-104.Hasyim, D. (2013). Kualitas Manajemen Keuangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) (Studi Kasus pada Distribution Store (DISTRO) di Kota Medan). Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Volume 5 nomor 2, halaman 105-114.Hery. (2015). Pengantar Akuntansi Comprehensive Edition. Jakarta: PT Grasindo.Ikatan Akuntan Indonesia. (2016). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menegah. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Indonesia.Irmawati, S., Damelia, D., & Puspita, D.W. (2013). Model Inklusi Keuangan pada UMKM Berbasis Pedesaan. Journal of Economics and Policy 6 (2), halaman 103-213.Juliandi, A., Irfan, & Manurung, S. (2014). Metodologi Penelitian Bisnis Konsep dan Aplikasi. Medan: Umsu Press.Kasmir. (2017). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Rajawali PersKementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia. (2017). Perkembangan Data Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dan Usaha Besar (UB) Tahun 2016-2017.Diakses dariwww.depkop.go.id/uploads/laporan/1549946778_UMKM2016-2017revMoleong, L.J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.Ningtyas, J.D.A. (2017). Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK-EMKM) (Study Kasus di UMKM Bintang Malam Pekalogan). Riset dan Jurnal Akuntansi Owner, volume 2 nomor 1, halaman 11-17.Pratiwi, A.A., Sondakh, J.J., & Kalangi, L. (2014). Analisis Penerapan SAK ETAP pada Penyajian Laporan Keuangan PT.Nichindo Manado Suisan. Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Akuntansi Universitas Sam Ratulangi Manado, volume 2 nomor 3, halaman 254-265.Rudianto. (2012). Pengantar Akuntansi Konsep & Teknik Penyusunan Laporan Keuangan. Jakarta: Erlangga.Salmiah, N., & Nanda, S.T. (2017). Pelatihan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) Bagi UMKM Sektor Perdagangan pada Dinas Koperasi dan UKM Kota Pekanbaru. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Pelatihan Universitas Lancang Kuning, volume 1 nomor 3, halaman 158-16613Salmiah, N., Nanda, S.T., & Adino, I. (2018). Pemahaman Pelaku UMKM Terhadap SAK EMKM: Survey pada UMKM yang Terdaftar di Dinas Koperasi dan UKM Kota Pekanbaru. Akuntansi Dewantara , Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Lancang Kuning, volume 2 nomor 2, halaman 194-204.Sugiarto, E. (2015). Menyusun Proposal Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Suaka Media.Sugiono, A., Soenarno, Y. N., & Kusumawati, S. M. (2010). Akuntansi & Pelaporan Keuangan untuk Bisnis Skala Kecil dan Menengah. Jakarta: PT Grasindo.Sugiyono. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R dan D. Bandung: CV.Alfabeta.Sunyoto. (2013). Metodologi Penelitian Akuntansi. Bandung: PT Refika Aditama.Warren, C.S., Reeve, J.M., Duchac, J.E. (2007). Accounting 22e. USA: Thomson South-Western.Warsadi, K.A., & Herawati, N.T. (2017). Penerapan Penyusunan Laporan Keuangan Pada Usaha Kecil Menengah Berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, Dan Menengah Pada PT.MAMA JAYA. e-Journal S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha, volume 8 nomor 2.Weygandt, J.J., Kimmel, P.D., Kieso, D.E. (2011). Financial Accounting IFRS Edition. USA: John Wiley & Sons, Inc.Wuwungan, J.Y.S. (2015). Analisis Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntanbilitas Publik atas Persediaan Pada Apotik Uno Medika. Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Akuntansi Universitas Sam Ratulangi Manado, volume 3 nomor 4, halaman 498-507.Yadiati, W., & Mubarok, A. (2017). Kualitas Pelaporan Keuangan: Kajian Teoretis dan Empirisâ€. Jakarta: PT Balebat Dedikasi Prima.Â