cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
Analisis Pengakuan dan Pengukuran Pendapatan Berdasarkan PSAK No. 23 pada Perusahaan Jasa Penyiaran PT XYZ di Kalimantan Barat 1031131095, LINDA B
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pengakuan dan pengukuran pendapatan yang tepat dan benar sesuai standar akuntansi yang berterima umum diterapkan agar informasi yang di tampilkan dalam laporan keuangan dapat tersedia secara akurat, sehingga pemangku kepentingan di dalam perusahaan dapat mengambil keputusan yang tepat guna menjaga kelangsungan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengakuan dan pengukuran pendapatan pada perusahaan jasa penyiaran PT XYZ di Kalimantan Barat apakah telah sesuai dengan PSAK No. 23. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT XYZ secara praktis belum sepenuhnya sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan no. 23 revisi 2014. Dimana dalam pengakuan pendapatannya PT XYZ menggunakan metode pengakuan cash basis, yaitu pendapatan baru akan diakui pada saat kas telah diterima. Dalam hal ini PT XYZ belum mengakui pendapatan sesuai dengan PSAK no. 23 revisi 2014 yang mengatakan bahwa pendapatan  diakui dalam periode akuntansi pada saat jasa diberikan. PT XYZ mengakui pendapatan saat kas diterima bukan saat jasa diberikan. Sementara itu, pengukuran pendapatan PT XYZ diukur menggunakan nilai wajar imbalan yang diterima oleh perusahaan berupa kas dalam mata uang rupiah. Dalam hal pengukuran pendapatan, PT XYZ telah sesuai dengan PSAK no. 23 revisi 2014.   Kata kunci: pendapatan, pendapatan jasa, cash basis dan nilai wajar. ABSTRACT An appropriate revenue recognition and measurement in accordance with the generally accepted accounting standards is applied in purpose of the information shown in the financial report can be provided accurately, so the stakeholders can make a right decision to maintain the continuity of entity. This research aimed to find out whether the revenue recognition and measurement at PT XYZ in West Borneo was adjusted by PSAK No.23. This research method uses descriptive research method with qualitative approach. The research result shows that PT XYZ was practically not fully applying the revenue recognition and measurement under Financial Statement Accounting Standard No.23 2014 revision. Which in their revenue recognition PT XYZ used cash basis method, it means that their revenue is recognized when they receive the cash. In this case, PT XYZ was not recognizing the revenue in accordance with PSAK No. 23 2014 revision, which stated that revenue is recognized in the accounting period when the service is rendered. PT XYZ was recognizing the revenue when the cash was received not at the time when service was rendered. Meanwhile, the revenue mesurement of PT XYZ was measured by fair value exchange and received in rupiah. In matter of revenue measurement, PT XYZ  has adjusted it in accordance with PSAK no. 23 2014 revision. Keywords: revenue, service revenue, cash basis, and fair value.
Analisis Efektivitas Sistem Prosedur Piutang pada PUD BPR Bank Pasar Pontianak b1031131125, elisabet sherlya
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi oleh PUD BPR Bank Pasar Pontianak di dalam melakukan penagihan piutang terhadap nasabah Bank Pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan prosedur piutang pada PUD BPR Bank Pasar Pontianak dan untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi penghambat di dalam melakukan penagihan piutang.Penelitian ini dilakukan di PUD BPR Bank Pasar Pontianak dengan menggunakan data primer berupa wawancara serta observasi dan data sekunder berupa dokumen atau catatan terkait. adapun teknik analisis data menggunakan flowchart, struktur organisasi, dan kuesioner pengendalian internal (internal control quesioner).Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sistem prosedur piutang pada PUD BPR Bank Pasar Pontianak sudah berjalan dengan efektif. Faktor yang menghambat dalam melakukan penagihan piutang yaitu dikarenakan usaha yang tidak lancar, penghasilan menurun, bencana alam, biaya tak terduga, ketatnya persaingan bisnis di bidang usaha yang sama, dan penyalahgunaan kredit yang diterima oleh debitur yang digunakan untuk konsumtif.Kata kunci: Sistem Akuntansi, Prosedur, Piutang, Sistem Pengendalian Internal. DAFTAR PUSTAKA Agoes, Sukrisno (2012). Auditing Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan Oleh Akuntan Publik, Edisi 4, Buku 1. Jakarta : Salemba Empat. Anthony, Robert N dan Vijay Govindarajan (2011). Sistem Pengendalian Manajemen, Edisi 11, Buku 1. Jakarta : Salemba Empat. Baridwan, Z (2009). Sistem Akuntansi: Penyusunan Prosedur dan Metode Edisi Kelima. Yogyakarta: BPFE. Darudiato (2007). “Analisis Perancangan Sistem Informasi Akuntansi PT. Maju Bersama. Jurnal sistem informasi. Universitas Bina Nusantara, Jakarta Barat. Hery (2014). Analisis Kinerja Manajemen. Jakarta: Grasindo Hery (2011). Auditing 1 Dasar-Dasar Pemeriksaan Akuntansi, Cetakan Pertama. Jakarta: Kencana.  Harahap, Sofyan Syafri (2011), Teori Akuntansi Edisi Revisi 2011. Jakarta: Rajawali Pers. Hartati, Dian (2009). “Analisis Pengendalian Intern Piutang Usaha pada PT SFI Medan”. Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara, Medan. Hidayati (2017). “Analisis Kualitas Penerapan SIA, Pemanfaatan dan Kepercayaan Terhadap Teknologi Informasi pada Dinas Pangan dan Perkebunan Kabupaten Melawi”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjung Pura, Pontianak. Hilton, Ronald W (2009). Managerial Accounting Creating Value In A Dynamic Business Environment, Eight Edition. New York: McGraw-Hill/Irwin.Hansen, Don R, Maryanne M. Mowen (2007). Managerial Accounting, Eight Edition. USA: Rob Dewey. Hall, J. A (2007). Accounting Information System. Jakarta: Salemba Empat. Kasmir (2010). Pengantar Manajemen Keuangan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.  Kieso E.D, Weygandt J.J, Wartfield D.T. (2008). Akuntansi Intermediate, Edisi 12. Jakarta: Erlangga.  Krismiaji (2010). Sistem Informasi Akuntansi. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.  Mulyadi (2008). Auditing, Buku 2, Cetakan Kelima. Jakarta : Salemba Empat. Mulyadi (2010). sistem akuntansi, catatan kelima. Jakarta: Salemba empat. Mulyadi (2013). Sistem Akuntansi, Edisi Ketiga, Cetakan Keempat. Jakarta: Salemba Empat. Munawir (2007). Analisis Laporan Keuangan, Edisi 4. Yogyakarta: Liberty. Nurjannah (2012). “Analisis Tingkat Perputaran Piutang pada PT Adira Finance Makassar”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, Makassar. Puspitawati, Lilis & Anggadini, Sri Dewi (2011). Sistem Informasi Akuntansi. Yogyakarta: Graha Ilmu. Puspitawati, Lilis & Anggadini, Sri Dewi (2014). Sistem Informasi Akuntansi. Yogyakarta: Graha Ilmu.Riyanto, B (2010). Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan, Edisi 4. Yogyakarta: BPFE. Reeve, James M, Carl S. Warren, Jonathan E. Duchac, Ersa Tri Wahyuni, Gatot Soepriyanto, Amir Abadi Yusuf dan Chaerul D. Djaman (2013). Pengantar Akuntansi Adaptasi Indonesia, Buku 1. Jakarta : Salemba Empat. Syakur, Ahmad Syafi’i (2015). Intermediate Accounting. Jakarta: AV Publisher. Sugiyono (2009). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta. Sugiyono (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sekaran, Uma (2006). Metodologi Penelitian Untuk Bisnis, Edisi Empat, Buku 1. Jakarta: Salemba Empat. Sekaran, Uma (2011). Metode Penelitian untuk Bisnis. Jakarta: Salemba Empat. Supramono, Gatot (2009). Perbankan dan Masalah Kredit, Suatu Tinjauan Di Bidang Yuridis. Jakarta: Rineka Cipta. Sulaeman (2012). “Analisis Prosedur Pengendalian Intern piutang Usaha pada Astra Credit Companies Cabang Makassar”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, Makassar. Setiawan, Iwan (2010). Akuntansi Keuangan Menengah (Intermediate Accounting), Buku Satu. Bandung: Refika Aditama. Tuanakotta, Theodorus M (2013). Audit Berbasis ISA (International Standards On Auditing). Jakarta: Salemba Empat.Winarno, W.W (2006). Sistem Informasi Akuntansi. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.                           
PENERAPAN PSAK 109 TENTANG AKUNTANSI ZAKAT DAN INFAK/SEDEKAH PADA BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN BARAT B1031131025, Galuh Dewi Fatmasari
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan PSAK 109 dan faktor-faktor penerapannya pada Organisasi Pengelola Zakat yaitu BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan wawancara.Hasil dari penelitian ini adalah BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat belum sepenuhnya menerapkan laporan keuangan sesuai PSAK 109 sehingga untuk itu dilakukan pembuatan laporan posisi keuangan, laporan perubahan dana, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Sedangkan laporan perubahan aset kelolaan tidak disajikan karena BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat tidak memiliki aset kelolaan. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan PSAK 109 yaitu sumber daya manusia, sistem informasi akuntansi, sistem pengendalian internal.Kata Kunci: Organisasi Pengelola Zakat, PSAK 109, Akuntansi Zakat dan Infak/ Sedekah
ANALISIS PENERAPAN PSAK NOMOR 102 REVISI 2013 PADA PEMBIAYAAN MURABAHAH BANK SYARIAH MANDIRI CABANG PONTIANAK TAHUN 2015 B41112116, Karisa Claudia Runtu
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Rumah adalah salah satu kebutuhan primer, namun banyak faktor yang menyulitkan bagi masyarakat Indonesia untuk memiliki rumah idaman. Kredit yang diberikan Bank untuk mendapatkan rumah mungkin menjadi cara yang paling bijak untuk bisa mendapatkan tempat tinggal. Seiring berkembangnya perekonomian di Indonesia, Bank Syariah Mandiri mengeluarkan produk kredit pemilikan rumah yang lebih dikenal dengan istilah Pembiayaan Griya BSM dengan akad murabahah yaitu mengatur tentang jual beli dengan syariat Islam. Namun faktanya banyak ketidaksesuaian penerapan akad murabahah pada Lembaga Keuangan Syariah, maka dikeluarkanlah fatwa DSN MUI No 84, DSN-MUI/XII/2012 dan  disusul perubahan peraturan dari PSAK No. 102 2007 menjadi PSAK No. 102 revisi 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Bank Syariah Mandiri telah menerapkan PSAK No. 102 (2013) dan untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi pada Bank Syariah Mandiri dalam memberikan pembiayaan kepemilikan rumah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana peneliti melakukan wawancara kepada pihak-pihak yang terkait serta mendapatkan sumber data baik data primer maupun data sekunder. Hasil penelitian ini adalah pertama, pihak bank belum sepenuhnya menerapkan PSAK No. 102 revisi 2013 serta adanya akad wakalah didalam perjanjian murabahah. Kedua, bank tidak berperan sebagai penjual melainkan sebagai penyedia dana pembiayaan. Ketiga, penyajian piutang murabahah telah sesuai dengan PSAK No. 102 revisi 2013 dan yang terakhir, pengungkapan serta perlakuan akuntansi seperti adanya uang muka dan denda telah sesuai dengan PSAK No. 102 revisi 2013.
ANALISIS PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, IFRS, DAN OPINI AUDIT TERHADAP KECENDERUNGAN TERJADINYA KETERLAMBATAN AUDIT Putra Saragah, Sesarius Uthari
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Ukuran Perusahaan, IFRS, dan Opini Audit terhadap audit delay. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2013 sampai dengan 2015. Variabel independen yang digunakan adalah ukuran perusahaan, IFRS, dan opini audit. Variabel dependen yang digunakan adalah audit delay. Jumlah perusahaan perbankan yang dijadikan sample penelitian ini sebanyak 20 perusahaan dengan periode pengamatan selama 3 tahun. Berdasarkan metode penelitian purposive sampling, total sampel penelitian adalah 60 laporan keuangan. Pengujian hipotesis menggunakan teknik regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Sedangkan IFRS, dan opini audit tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Kata kunci : Ukuran Perusahaan, IFRS, Opini Audit, Audit Delay.ABSTRACT This research purposes to check the effects of firm size, IFRS, and audit opinion on The Audit delay. This research used sample of banking industry which is listed in Indonesian Stock Exchange during 2013 to 2015 period. Independent variables were used firm size, IFRS, and audit opinion. Dependent variable was used audit delay. The number of banking industries that were became in his study were 20 companies with 3 year observation. Based on method purposive sampling, research sample total is 60 financial statements. Hypothesis in this research are tested by logistic regression. Result of this research indicates that firm size influences significantly on the audit delay. On the other hand, IFRS, and audit opinion don’t influence significantly audit delays. Keywords : firm Size, IFRS, audit opinion on The Audit delay.
“ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF PSAK NO. 45 ABOUT FINANCIAL REPORTING IN NONPROFIT ENTITIES FOR SILOAM CHURCH GPIB PONTIANAK'' WAY (B1031131079), YANTOVEL ABSALOM
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKGPIB Jemaat Siloam Pontianak merupakan entitas nirlaba yang berbentuk sebagai tempat ibadah dan didirkan dilingkungan institusi pendidikan. Berdasarkan hal itu, penulis tertarik melakukan penelitian terkait untuk  menerapkan PSAK Nomor 45 Tentang Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba terhadap laporan keuangan yang telah disusun oleh GPIB Jemaat Siloam Pontianak tersebut serta ingin mengetahui sistem pelaporan keuangan yang diterapkan dan kendala-kendala dalam menerapkan PSAK Nomor 45 tersebut.Alat analisis yang digunakan oleh penulis adalah analisis kualitatif yaitu menggunakan PSAK Nomor 45 dalam menyusun laporan keuangan dan kuisioner dalam mengetahui kendala-kendala yang di hadapi oleh entitas nirlaba dalam menerapkan PSAK Nomor 45. Penulis menerapkan PSAK Nomor 45 pada Laporan Keuangan GPIB Jemaat Siloam Pontianak untuk periode Januari 2015 ? Desember 2015. GPIB Jemaat Siloam Pontianak dapat menerapkan PSAK Nomor 45 dalam laporan keuangannya meskipun dalam bentuk yang sederhana. Selain itu dapat diketahui kendala internal dan eksternal GPIB Jemaat Siloam Pontianak dalam menerapkan PSAK Nomor 45. Kendala Internal yaitu: (a) bendaharawan yang memiliki pemahaman laporan keuangan yang kuran serta latarbelakang yang tidak sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan (b) adanya kesepakatan bersama antar pengurus tentang sistem penyusunan pelaporan keuangan. Sedangkan kendala eksternal yaitu : (a) belum adanya sosialisasi dan edukasi langsung dari pihak terkait tentang PSAK Nomor 45. (b) belum adanya anjuran dari pemerintah untuk menjadikan PSAK Nomor 45 sebagai acuan penyusunan laporan keuangan. Kata Kunci: Entitas Nirlaba, Lapora Keuangan, PSAK Nomor 45 ABSTRACTSiloam Church GPIB Pontianak is a non-profit entity shaped as a place of worship located at educational institutions. Based on that, the authors are interested to researching by applying PSAK No. 45 About Financial Reporting For Non-Profit Entity on the financial statements which have been prepared by Siloam Church GPIB Pontianak and wanted to know the financial reporting system that is applied and the constraints in implementing the PSAK No.45.The analytical tool used by the authors is a qualitative analysis that is required under PSAK No.45 in preparing financial reports and questionnaires in knowing the constraints faced by nonprofit entities in applying PSAK No.45. The author applied PSAK No.45 to the Financial Statement of Siloam Church GPIB Pontianak for the period January 2015 - December 2015. Siloam Church GPIB Pontianak can apply PSAK No.45 in its financial statements although the simplest form. Besides knowable internal and external constraints Siloam Church GPIB Pontianak in applying PSAK No.45. Internal Constraints are: (a) the treasurer who have less understanding of the financial statements and educational backgrounds that are not in accordance with the given responsibilities (b) their collective agreement between officials on the preparation of the financial reporting system. While the external constraints, namely: (a) the lack of socialization and education directly related parties of PSAK No.45. (b) the absence of encouragement from the government to make the PSAK No.45 as a reference for the preparation of financial statements. Keywords: Non-Profit Entities, Financial Statements, SFAS No. 45 RINGKASAN SKRIPSI?ANALISIS PENERAPAN PSAK NOMOR 45 TENTANG PELAPORAN KEUANGAN ENTITAS NIRLABA BAGI GPIB JEMAAT SILOAM PONTIANAK?1.      Latar Belakang GPIB Siloam Jemaat Pontianak merupakan entitas nirlaba berbentuk gereja yang terletak dikawasan kota Pontianak. Maka perlu adanya penyesuaian dalam laporan keuangan yang disusun oleh GPIB Siloam Jemaat Pontianak agar dapat mengacu kepada standar yang berlaku yaitu PSAK Nomor 45 Tentang Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba. Sehingga diharapkan GPIB Siloam Jemaat Pontianak dapat menjadi role model bagi entitas nirlaba lainnya.2.      PermasalahanBagaimana sistem pelaporan keuangan yang diterapkan pad GPIB Siloam Jemaat Pontianak?Bagaimana penerapan laporan keuangan GPIB Siloam Jemaat Pontianak berdasarkan PSAK Nomor 45?3.      Tujuan PenelitianMengetahui sistem pelaporan keuangan yang telah diterapkan oleh GPIB Siloam Jemaat Pontianak. Menerapkan laporan keuangan GPIB Siloam Jemaat Pontianak berdasarkan PSAK Nomor 45 Tentang Pelaporan Keuangan Pada Entitas Nirlaba. 4.      Metode PenelitianLokasi               : GPIB Siloam Jemaat PontianakSumber data      : Data primer dan data sekunderAlat analisis       : Penerapan laporan keuangan sesuai PSAK No. 45 5.      Hasil dan pembahasanPada awalnya, GPIB Siloam Jemaat Pontianak melakukan pelaporan keuangan hanya melalui Buku KasUmumLaporan keuangan yang disusun oleh GPIB Siloam Jemaat Pontianak dapat disusun dan disajikan sesuai dengan PSAK No. 45. 6.      Kesimpulan dan saran KesimpulanBerdasarkan hasil penelitian yang dilakukan GPIB Siloam Jemaat Pontianak hanya melakukan pelaporan keuangan secara sederhana dengan mencatat penerimaan dan pengeluaran kas selama satu tahun dan belum menerapkan PSAK No.45SaranBerdasarkan penelitian yang dilakukan, diharapkan kepada pengurus GPIB Siloam Jemaat Pontianak dapat melakukan penyusunan pelaporan keuangan sesuai dengan PSAK No. 45 dan kepada Ikatan Akuntan Indonesia maupun pemerintah terkait agar dapat memberikan sosialisasi dan edukasi terkait penerapan PSAK Nomor 45 pada pelaporan keuangan entitas nirlaba.   SUMMARY ?ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF PSAK No. 45 ABOUT FINANCIAL REPORTING IN NONPROFIT ENTITIES FOR SILOAM CHURCH GPIB PONTIANAK?BackgroundSiloam church GPIB Pontianak is a non-profit entity shaped as a mosque located at City of Pontianak. herefore, it is necessary adjustments in the financial statements have been prepared by Siloam church GPIB Pontianak in order to refer to the applicable standards that PSAK No. 45 About Financial Reporting For Non-Profit Entity. So expect Siloam church GPIB Pontianak can become role models for other nonprofit entities.Problems How the financial reporting system which applied to the Siloam church GPIB Pontianak?How the application of the financial statements of Siloam church GPIB Pontianak in accordance with PSAK No. 45?  Objective Knowing the financial reporting system which has been implemented by the Siloam church GPIB Pontianak.Applying the financial statements of Siloam church GPIB Pontianak in accordance with PSAK No. 45 About Financial Reporting For Non-Profit Entity.  Methods Location: Siloam church GPIB PontianakData Sources: Primary dataAnalysis tools: Application of financial statements in accordance with PSAK No. 45     Results and Analisys At first, Siloam church GPIB Pontianak financial reporting only through the General LedgerThe financial statements were prepared by the Siloam church GPIB Pontianak can be prepared and presented in accordance with PSAK No. 45. Conclusions and Recomendation ConclusionBased on the results of research conducted, Siloam church GPIB Pontianak only make financial reporting in a simple recording receipts and disbursements during the year and have not applied PSAK No. 45RecomendationBased on research conducted, encouraged the board of Siloam church GPIB Pontianak can prepare financial reporting in accordance with PSAK No. 45 and the Indonesian Institute of Accountants (IAI) and the relevant government to provide socialization and education related to the implementation of PSAK No. 45 to the nonprofit entity's financial reporting. DAFTAR PUSTAKA Amaliah, S.A., (2016) Analisis Penerapan PSAK No.45 Tentang Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba Pada SMA Panca Bhakti Pontianak. Skripsi. Universitas Tanjungpura.Andasari, P.R., (2016) Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba (Lembaga Masjid). Jurnal Ekonomi Universitas Kadiri Vol. 1, No. 2, September 2016:143-152.Arifin, J, (2011) Menyusun Laporan Keuangan UMKM dengan Microsft Excel. Jakarta : PT. Elex Media Komputindo.Atika (2016) Penerapan PSAK No. 45 Tentang Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba Pada Pondok Pesantren Darul Ma?Arif Sintang. Skripsi, Universitas Tanjungpura.Bastian, I, (2007) Akuntansi Yayasan dan Lembaga Publik. Jakarta : ErlanggaBastian. I, (2007) Akuntansi Untuk LSM dan Partai Politik. Jakarta : ErlanggaBeams, F.A., Joseph H.A., Robin P.C., dan Suzanne H.L., (2009) Advanced Accounting: Tenth Edition. New Jersey : Pearson Education, Inc.Belkaoui, A.R.,  (2000) Teori Akuntansi. Buku I. Edisi Pertama. Jakarta : Salemba EmpatIkatan Akuntan Indonesia (2014) Standar Akuntansi Keuangan Per Efektif 1 Januari 2015. Jakarta: Ikatan Akuntan IndonesiaKementerian Agama Republik Indonesia (2014) Sistem Informasi Masjid: Masjid Al-Muhtadin Komplek Universitas Tanjungpura. Diakses dari http://simas.kemenag.go.id/index.php/profil/masjid/145/  Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia.Lestari, J. (2013) Akuntansi Untuk Entitas Tempat Ibadah. Diakses dari http://julymuslimah.blogspot.co.id/2013/09/akuntansi-untuk-entitas-tempat-ibadah-1.html?m-1Masjid Al Muhtadin Universitas Tanjungpura (2012) Sejarah singkat Masjid Al-Muhtadin Universitas Tanjungpura. Diakses dari http://almuhtadin-untan.blogspot.co.id/2012/05/sejarah-singkat-masjid-al-muhtadin.html. Pontianak: Masjid Al-MuhtadinNainggolan, P. (2005) Akuntansi Keuangan Yayasan Dan Lembaga Nirlaba Sejenis. Jakarta : Raja Grafindo Persada.Paramitha, Elsa (2012) Analisis Penerapan PSAK No.45 Terhadap Pengakuan, Pengukuran Setelah Pengakuan Awal, Penyajian Dan Pengungkapan, Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba Studi Kasus : Yayasan Sekolah. Thesis. Universitas Bina Nusantara. JakartaPicelia, R, (2013) Penerapan PSAK 45 dalam Penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan Nirlaba (Non Profit) Pada Yayasan Pendidikan SMK Putra Khatulistiwa Pontianak. Skripsi. Universitas Tanjungpura. PontianakPontoh, C.R.S., (2013) Penerapan Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba Berdasarkan PSAK No 45 Pada Gereja Bukit Zaitun. Skripsi. Universitas Sam Ratulangi. ManadoPurnamasari, F., (2013) Analisis Penerapan PSAK Nomor 45 Pada Yayasan di Kota Malang. Skripsi. Universitas Negeri Malang. MalangSabeni, A., dan Imam G. (2001) Pokok Pokok Akuntansi Pemerintahan. Edisi ke  IV. Yogyakarta : BPFESatori, D.,  dan Aan K., (2010) Metodologi penelitian kualitatif, Bandung: Alfabeta.Sejati, N.A., (2012) Bagaimana Perlakuan Akuntansi Renovasi Aset Tetap? Diakses dari http://www.warungkopipemda.com/bagaimana-perlakuan-akuntansi-renovasi-aset-tetap/Sugiono, A., Yanuar N.S., dan Synthia M.K. (2009) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Untuk Bisnis Skala Kecil dan Menengah. Jakarta : Grasindo.Sulistyawan, D. (2007) Akuntansi Nirlaba Menggunakan Accurate. Jakarta : PT. Elex Media Komputindo.Umar, H., (2013) Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis , Jakarta : Raja Grafindo Persada  
Analisis Faktor-Faktor Yang Memotivasi Pemilihan Karir Sebagai Akuntan Publik dan Akuntan Non Publik Bagi Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura maharani, oktaviana intan maharani B1031131113
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKarir merupakan bagian hidup yang mempengaruhi kebahagiaan manusia secara menyeluruh. Oleh karena itu, tepatnya memilih dan menentukan keputusan karir menjadi sebuah titik penting dalam menjalani perjalanan hidup. Pada masa perkuliahan keputusan dalam memilih berkarir bermula pada sebagian individu dalam hal ini universitas merupakan aspek yang penting pada kehidupan karena pendidikan mempersiapkan mereka dalam kondisi siap untuk mengambil keputusan berkarir. Apapun bidang pendidikan yang ditempuh pada masa perkuliahan maka pemilihan karir tetap menjadi tahapan awal masuk dalam dunia pekerjaan termasuk mahasiswa/mahasiswi jurusan akuntansi. Profesi sebagai seseorang dengan lulusan jurusan akuntansi tidak hanya terikat pada satu profesi sebagai akuntan saja, namun masih banyak bidang karir lainnya yang dapat dipilih. terdapat berbagai faktor mempengaruhi pemilihan karir sebagai akuntan publik.Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan karir ialah penghargaan finansial atau gaji, pelatihan profesional, pengakuan profesional, pertimbangan pasar kerja, dan kesetaraan gender. Berdasarkan faktor-faktor pemilihan karir tersebut maka dapat dipaparkan permasalahan sebagai berikut : Apakah faktor penghargaan finansial atau gaji, pelatihan profesional, pengakuan profesional, pertimbangan pasar kerja, dan kesetaraan gender berpengaruh terhadap pemilihan karir menjadi akuntan bagi mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak. Tujuan dari dilakukan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh faktor-faktor pemilihan karir terhadap pemilihan karirnya.  Penelitian ini bersifat kuantitatif artinya penelitian ini memperoleh data yang bersifat angka atau dengan kata lain data kuantitatif yang diangkakan.Kata kunci : Akuntan Publik dan Akuntan Non Publik  DAFTAR PUSTAKAA.M. Sardiman. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press. Absara. (2011). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Mahasiswa Akuntansi Dalam Pemilihan Karir Menjadi Akuntan Publik (Study Empiris Pada Mahasiswa Akuntansi UNDIP Dan Mahasiswa Akuntansi UNIKA. Skripsi, Universitas Diponegoro Semarang. Agoes, Sukrisno. (2013). Auditing: Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik Edisi 4 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat. Agus Sumarna, (2002). Sarjana Akuntansi & Potensi yang Perlu di Gali. Media Akuntansi 30. Edisi Desember 2002-Januari 2013 : Hal 17-20. Anantan, Lina, (2010). Telaah Kritis Expectancy Theory Victor Harold room. Jurnal Management, Vol. 9, No. 2. Mei 2010, Hal. 19-29. Andersen, William. (2012).”Analisis Persepsi Mahasiswa Akuntansi Dalam Memilih Profesi Sebagai Akuntan”.Skripsi Semarang : Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro. Arista,M.S. (2016). Skripsi Pengaruh faktor-faktor penghargaan finansial (gaji), lingkungan kerja, pelatihan profesional, nilai-nilai sosial, pertimbangan pasar kerja, dan personalitas terhadap pemilihan karir bagi mahasiswa akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak. Barudwan, Zaki, (1998). Intermediate Accounting, BPFE, Yogyakarta. Dian Putri Merdekawati dan Ardiani Ika Sulistiyawati, (2011). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Kari Akuntan Publik dan Non Akuntan Publik. Fakultas Ekonomi Universitas Semarang . Jurnal Aset Vol.13 No.1.  Ermawati dan Edi Wibowo. (2004). Pengaruh Gender Terhadap Keinginan Mahasiswa Akuntansi Dalam Memilih Profesi Akuntan Publik dan Non Akuntan Publik. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 4, No. 1, April 2004 : 56-65. Ghozali, Imam (2013). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21 Update PLS Regresi. Cetakan VII. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Ghozali, Imam. (2006). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan SPSS Cetakan IV. Universitas Diponegoro. Semarang. Giligan, C. (1982). Dalam Suara Berbeda: Teori Psikologis dan Perempuan Pembanguna. Cambridge  MA, Harvard Business Press, Amerika. Hansen dan Mowen, (2006). Akuntansi Manajemen. Edisi 7. Jakarta: Salemba Empat. Jumamik. (2007). Persepsi Mahasiswa Akuntansi Mengenai Faktor-Faktor yang Mempengaruh Pemilihan Karir Akuntan. Skripsi USM Semarang. Kanter, E. Y. (2001). Etika Profesi Hukum. Jakarta: Storia Grafika. Kotler, Philip. (2011). Manajemen Pemasaran di Indonesia: Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian. Jakarta. Kunartinah.  (2003). Perilaku Mahasiswa Akuntansi Di STIE STIKUBANK Semarang dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Karir Sebagai Akuntan Publik. Jurnal Bisnis & Ekonomi. Vol. 10, No.2, Hal 185-186. Lestari, L. P. (2016). Relevansi Pemahaman Mahasiswa Akuntansi Terhadap Faktor-Faktor Yang Melatarbelakangi Keputusan Pemilihan Karir Akuntan Publik dan Akuntan Non Publik.Menteri Keuangan. (2008). Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/PMK.01/2008 pasal 3 tentang “Jasa Akuntan Publik”. Jakarta. Merdekawati dan Sulistyawati, (2011). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Karir Akuntan Publik dan Akuntan Non Publik, Volume 1, Nomor 1, Halaman 9-19. Moekijat. (2001). Dasar-Dasar Motivasi. Bandung: CV. Pionir Jaya. Nanda, Nadhifah. (2015). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Karir Mahasiswa Akuntansi Sebagai Akuntan Publik & Akuntan Non Publik. Naningsih, N. N. (2018). Pengaruh Penghargaan Finansial, Pelatihan Profesional, Pengakuan Profesional, Pertimbangan Pasar, Teman dan Keluarga dalam Pemilihan Karir Akuntan Publik (Studi pada Mahasiswa Akuntansi Syariah di IAIN Surakarta).Oktavia. (2006). Analisis Faktor-Faktor yang Memotivasi Pemilihan Karir Bagi Mahasiswa Akuntansi Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama. Bandung. Rahayu, Sri. ( 2003). Persepsi MahasiswaAkuntansi Mengenai Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Karir Mahasiswa Akuntansi (Studi Empiris Mahasiswa Akuntansi di Peguruan Tinggi di Semarang).Robbins, Stephen P. (2003). Perilaku Organisasi. Jilid 1. Jakarta: PT INDEKS Kelompok Gramedia. Setiyani, Rediana. (2005). Faktor-Faktor Yang Membedakan Mahasiswa Akuntansi Dalam Memilih Profesi Sebagai Akuntan Publik Dan Non Akuntan Publik. (Studi Empiris Pada Mahasiswa Akuntansi Perguruan Tiinggi Negri Pulau Jawa) “. Tesis, Program Studi Magister Sains UNDIP . Soemarso, S.R.(2004). Akuntansi Suatu Pengantar. Edisi 5. Jakarta: Salemba Empat. Soraya,  Al Farizi, Z. (2016). Pemilihan Karir Perempuan Sebagai Akuntan Pendidik  Dalam Perspektif Simone de Beauvoir:  Studi Kasus pada Akuntan Pendidik Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis  Universitas Tanjungpura Pontianak. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan 2016, Vol. 5, No. 3, 216 - 236 Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta Trirorania, Yulia. (2004). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Profesi Akuntan Oleh Mahasiswa Akuntansi.Skripsi.Universitas Pembangunan Negeri Veteran. Yogyakarta Undang-undang No.5/2011 mengenai jenis jasa pada pasal 3 akuntan publik. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2011 Tentang Akuntan Publik. Uno, Hamzah B. (2007). Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara. Weygandt, et.al (1996). Accounting Principle. (Penerjemah: Ali Akbar Yulianto,Wasila, Rangga Handika). Jakarta: Salemba Empat. Wijayanti. (2001). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pilihan Karir Mahasiswa Akuntansi. Tesis. Universitas Gajah Mada. Yendrawati, Reni. (2007). Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Karir Sebagai Akuntan. ISSN : 169-4296.  Yuliawati Tan, S. E. (2008)." Metode Penelitian Akuntansi". Jakarta: Graha Ilmu. Zulaikah, Siti. (2012). Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Pada Keputusan Pemiihan Profesi Akuntan Publik dan Non Akuntan Publik Pada Mahasiswa Akuntansi di Universitas Muhammadiyah Surakarta.  
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP REALISASI ANGGARAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM NASARI KANTOR CABANG PONTIANAK B51108145, DICKY MARTHA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KSP Nasari merupakan badan usaha milik bersama yang beranggotakan orang-orang yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Pada pelaksanaan kegiatan perusahaan dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2014, banyak terdapat variance antara realisasi dengan anggarannya, baik yang favourable (menguntungkan) maupun yang unfavourable (merugikan). Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, studi dokumenter dan studi kepustakaan. Sedangkan alat analisis yang digunakan adalah Analisa flowchart atas prosedur penyusunan anggaran, Internal Control Questioner, dan laporan laba rugi yang digunakan untuk menganalisa penyimpangan terhadap realisasi anggaran.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : Mekanisme penyusunan anggaran yang dilakukan perusahaan sudah efektif dan memadai, hal ini dapat dilihat dari prosedur perencanaan dan penyusunan anggaran yang sistematis dan berjenjang dari bawah ke atas (Bottom Up). Dari analisa Internal Contol Questioner, tampak bahwa sistem pengendalian yang diterapkan perusahaan sudah cukup efektif dimana 65 % dari sample yang mengikuti prosedur. Faktor – faktor penyimpangan yang bersifat eksternal adalah tingkat pendapatan masyarakat dan kebijakan pemerintah serta adanya persaingan dengan perusahaan asuransi lainnya. Sedangkan faktor internalnya yaitu dari prosedur pengendalian pendapatan premi dan biaya asuransi, khususnya prosedur penyeleksian permohonan polis baru, dan mekanisme penyusunan anggaran yang sentralisasi. Saran – saran dari penulis : proses penyusunan anggaran hendaknya lebih di desentralisasikan atau memberikan limpahan wewenang yang lebih besar kepada kantor cabang dalam menentukan jumlah anggaran, dan juga sebaiknya anggaran  disusun dalam jangka waktu yang pendek, seperti per semester atau per triwulan, karena jika terjadi penyimpangan maka akan dengan cepat diambil tindakan koreksi atau perbaikan.
Prosedur Penyusunan Serta Pertanggung Jawaban Anggaran Dan Kinerja Keuangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2014 – 2015 B10323131023, NOVITA ULIYANTI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Prosedur Penyusunan APBD serta Pertanggungjawabannya dengan menggunakan Peraturan Daerah Kota Pontianak serta menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kota Pontianak dengan menggunakan Analisis Rasio Keuangan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Pontianak Tahun Anggaran 2014 – 2015. Analisis yang digunakan untuk menganalisis Kinerja Keuangan Daerah adalah dengan menghitung Rasio Kemandirian, Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal, Rasio Efektivitas, Rasio Efesiensi, dan Rasio Keserasian Belanja. Sedangkan analisis yang digunakan untuk menganalisis Kemampuan Keuangan Daerah adalah dengan menghitung Share dan Growth, Peta Kemampuan Keuangan Daerah, dan Indeks Kemampuan Keuangan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pola hubungan tingkat kemandirian daerah Kota Pontianak berada pada kriteria konsultatif. Tingkat Derajat Desentralisasi Fiskla Pemerintah Daerah Kota Pontianak sedang, namun tingkat efektivitas pengelolaan keuangan daerah Kota Pontianak terbilang cukup efektif dan tingkat efesiensi pengelolaan keuangan daerah Kota Pontianak terbilang sangat efesien. Rasio Keserasian Belanja menunjukkan keseimbangan antarbelanja telah seimbang. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis Kemampuan Keuangan Daerag Kota Pontianak adalah paling ideal. Dilihat dari hasil perhitungan Share dan Growth, Indeks Kemampuan Keuangan Kota Pontianak berada pada kuadaran I. Dilihat dari hasil perhitungan Indeks Kemampuan Keuangan Kota Pontianak, Kemampuan Keuangan Kota Pontianak tergolong tinggi. Kata Kunci : Analisis, Rasio Keuangan APBD, Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah.
PENERAPAN SAK ETAP DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA UMKM HOTEL GREEN LEAF INN PONTIANAK TAHUN 2015 B51112044, ELAWATI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia di kenal dengan tingginya tingkat pengangguran dan pola hidup masyarakat yang konsumtif serta kurang atau rendahnya minat masyarakat untuk bekerja dan lain sebagainya  menuntut pemerintah berfikir bagaimana solusinya agar tingkat pengangguran, pola hidup serta rendahnya minat untuk bekerja tersebut tidak semakin tinggi setiap tahunnya. Pemerintah mulai memberikan sosialisasi kepada masyarakat melalui bermacam-macam sosialisasi salah satunya yaitu sosialisasi UMKM. Dengan adanya UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) peluang kerja semakin bertambah, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) telah menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) yang berlaku secara efektif untuk penyusunan laporan keuangan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2011.Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman UMKM Hotel Green Leaf Inn Pontianak dalam memahami SAK ETAP, Penerapan SAK ETAP dalam penyajian laporan keuangan pada UMKM Hotel Green Leaf Inn Pontianak sebagai standar dalam menyajikan laporan keuangan, dan hambatan UMKM Hotel Green Leaf Inn Pontianak dalam menyajikan laporan keuangan sesuai SAK ETAP.Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Hotel Green Leaf Inn Pontianak masih belum menerapkan SAK ETAP hanya membuat laporan laba rugi, rekap buku penerimaan kas dan rekap buku pengeluaran kas. Selain itu, pihak UMKM ini juga tidak mengetahui tentang SAK ETAP dan tidak memiliki laporan keuangan yang lengkap sesuai SAK ETAP. Kendala UMKM Hotel Green Leaf Inn Pontianak dalam menyajikan laporan keuangan adalah kurangnya SDM yang ahli dalam membuat laporan keuangan, pemahaman dan sosialisasi mengenai SAK ETAP. Kata kunci : UMKM, Laporan keuangan, SAK ETAP

Page 24 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 4 (2021): Vol 4 Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 11, No 1 (2021): KIAFE Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi More Issue