cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN AKUNTANSI (Studi Empiris Pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak Angkatan 2008-2010) Ichwan B41109144, Sodik Nur
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is a replication of previous studies by HersanAnanto (2008) andAnggunYuniani ( 2010). The purpose of this study is to find out the effect of emotional intelligence, spiritual intelligence towards understanding of accounting. This study uses primary data that obtained from the survey directly to the object of research through questionnaires. The population used in this study are students of the Faculty of Economics, University Tanjungpura who has completed a minimum of 120 credits. The samples used were 32 students who have been finished at least 120 credits. Emotional intelligence is measured by using aspects of self-identification, self-control, motivation, empathy and social skills. Spiritual intelligence is measured by using aspects of The God  principle, the trust principle, leadership principle, the principle of learner -minded, future-oriented principle and the principle of regularity. Understanding of accounting measured by the value of principle accounting 1, principle accounting 2, intermediate accounting 1, intermediate accounting 2, advanced accounting 1, advanced accounting 1, auditing 1, auditing 2 and accounting theory.The resultsof thehypothesis observation show that emotional intelligence has a significant effect on  understanding of accounting, while the spiritual intelligence does not have a significant impact on the Understanding of Accounting. Keywords ; emotional intelligence, spiritual intelligence, understanding of accounting
ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP TINDAKAN WHISTLEBLOWING (Studi Kasus Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura) B1031141015, Susilawati
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:This study aims to examine the analysis of student perceptions of the actions of students doing whistleblowing. The factors tested were indicators in planned of behavior theory and social exchange theory. More specifically, the purpose of this study was to examine, (1) perceptions of attitudes toward behavior on intention, (2) perceptions of subjective norms on intention, (3) perceptions of organizational support for intentions. This study is a quantitative study using primary data obtained from questionnaire and measured using a likert scale. The population of the study is the Accounting student at the Slovin formula obtained a minimum number of samples of 184 people. The method of determining the sample using purposive sampling and incidental sampling. The data anaysis method used is SPSS 24.0 The result of this study show attitudes towards behavior,perceptions of subjective norms, perceptions of organizational support have a positive effect on the intention of accounting student to conduct whistleblowing.Keywords: Whistleblowing, Cheating, Planned of Behavior Theory and Social Exchange Theory DAFTAR PUSTAKA Abern dan Mc Donald. 2002. The Professional Consequences of Whistleblowing.Ajzen dan Icek, 1991. The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes Article, 50, 179-211.Alleyne, Hudaib dan Pike.  (2013) Towards a Conceptual Model of Whistleblowing Intention Among External Auditors. The British Accounting Review, 8(1), 10-23.Amijaya, Gilang Rizky. 2010. Pengaruh Persepsi Teknologi Informasi, Kemudahan, Risiko dan Fitur Layana Terhadap Minat Ulang Nasabah Bank dalam Menggunakan Internet Banking (Studi pada Nasabah Bank BCA). Skripsi S1. Manajemen Universitas Diponegoro. Semarang.Bagustianto dan Nurkholis. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk Melakukan Tindakan Whistleblowing. Simposium Nasional Akuntansi XVIII, Medan, 16-19 September.Bouville, Mathieu. 2007. Whistleblowing and Morality. Journal of Business Ethics, 2008 (81), 579-585.Cropanzano dan Mitchell. 2005. Social Exchange Theory: An Interdisciplinary Review. Journal of Management, 31, 871-900.Davitri. 2012. Pengaruh Pertimbangan Etis dan Komponen Perilaku Terencana Pada Niat Whistleblowing  Internal dengan Locus of Control sebagai Variabel Pemoderasi (TESIS). Yogyakarta. Program Pasca sarjana Universitas Gajah Mada. Dwiyani dan Mellisa. 2017. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat    Mahasiswa Melakukan Whistleblowing (Studi pada Mahasiswa Akutansi STIE Asia Malang).11(1), 56-63.Eisenberger, Huntington dan Sowa. 1986. Perceived organizational support. Journal of Applied Psychology; 71 (3), 500-507.Elias, Rafik. 2008. Auditing Student’s Professional Commitment and Anticipatory Socialand Their Ripelationship to Whistleblowing. “Managerial Auditing Journal, vol. 23(3), 283-294.Fausiah. 2013. Pengaruh Sikap, Norma Subyektif, dan Persepsi Kontrol Perilaku Terhadap Intensi Karyawan untuk Berperilaku K3 di Unit PLTD PT PLN Persero Sektor Tello Wilayar Sulselbar (Aplikasi TPB). Jurnal (Online) Bagian Kesehatan dan Keselamatan Kerja FKM Unhas, Makassar, diakses Melalui http://repository.unhas.ac.idFishbein dan Ajzen. 1975. Belief Attitude, Intention and Behavior. Reading, MA: Addison-Wesley.Ghozali, Imam. 2016. Analisis Multivariate dengan program SPSS. Semarang:  Badan Penerbit Universitas Diponegoro.Ghozali, Imam. 2016. Analisis Multivariate dengan program SPSS. Semarang: badan Penerbit UNDIP.Halim dan Supomo. (1990). Akuntansi Manajemen.Yogyakarta: BPFE.Hogg dan Vaughan. 2005. Social Psychology. British: Prentice HallIndriantoro dan Supomo. 2009. Metode Penelitian Bisnis untuk Akutansi & Manajemen. Edisi Pertama. BPFE: Yogyakarta.Jeon. (2017). Where to Report Wrong Doings? Exploring the Determinants of Internal Versus External Whistleblowing. International Review of Public Adminitration, 1-19.Jogiyanto. 2007. Sistem Informasi Keprilakuan. Edisi Revisi. Penerbit Andi: Yogyakarta.Jogiyanto. 2007. Metodologi Penelitian Sistem Informasi. Penerbit Andi: Yogyakarta.King. 1997. The Effect of Interpersonal Closeness and Issue Seriousness on Blowinging the Whistle. Journal of Business Communication.34(4), 419-436.KNKG. (2008). Pedoman Sistem Pelaporan Pelanggaran – SPP (Whistleblowing System WBS). Jakarta: KNKG. Kreitner dan Kinicki (2005). Pengaruh Komitmen Profesional dan Pertimbangan Etis terhadap Intensi Melakukan Whistleblowing: Locus Of Control Sebagai Variabel Moderasi.Kuncoro, Mudrajad. (2003). Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi. Jakarta:            Erlangga.Kumar dan Santoro. (2017). A Justification of whistleblowing. Philosophy dan Social Criticism, 43 (7). 669-689.Kurningsih, Reni Sekar. (2013). Studi Empiris Terhadap Faktor yang Mempengaruhi Pilihan Karir Mahasiswa Akuntansi.Lubis, Arfan Ikhsan. 2010. Akuntansi Keprilakuan. Edisi 2. Penerbit Salemba Empat. Jakarta.Lestari dan Yaya. 2017. Whistleblowing dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi    Niat Melaksanakannya oleh Aparatur Sipil Negara. XXI (03),            336-350.LPSK 2011. Penerapan Perlindungan Saksi Pelapor (Whistleblower) dalam Sistem Pengadilan Pidana di Indonesia. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 2(2).Maradona, Khilmi. 2009. Hubungan Sikap Pelanggan, Persepsi Norma Subyektif   Pelanggan, dan Kontrol Perilaku Pelanggan dengan Intensi Kepatuhan Pelanggan Dalam Membayar Tagihan Jasa Telepon Rumah Di PT.Telekomunikasi Indonesia, Tbk Malang (Penerapan Theory of Planned Behavior). Skripsi S1 Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Malang.Miceli dan Near 1985. Characteristich of Organizational Climate and Perceived Wrongdoing Associated with Whistleblowing Decisions. Personnel Psychology, 38, 525-44.Miceli dan Near. 1992. Situation Variabels Affecting the Whistleblowing Decision: A Review of the Literature. Advances In Management Accounting, 1, 109-139.Miceli dan Near. 2005. Characteristics of o organizational climate and Perceived wrongdoing associated with whistleblowing decisions. Perssonel psychology, 38, 525-44.Mahmud. 1990. Psikologi Suatu Pengantar. Edisi 1. Yogyakarta: BPFE.Malik, Rahardian. 2010. Analisis Perbedaan Komitmen Professional dan Sosialisasi Antisifatif Mahasiswa PPA dan Non-PPA pada Hubungannya dengan Whistleblowing. Skripsi S1 Akutansi Universitas Diponegoro. Tidak Dipublikasikan.Mustapha dan Siaw. (2012). “ Whistleblowing Perceptions of Future Accountans” International Confeerence on Economis Business Inovation. 38, 135-139.Nugroho, Bhuono Agung. 2005. Strategi Jitu Memilih Metode Statistik Penelitian Dengan SPSS. Andi. Yogyakarta.Nur Indriantoro dan Bambamg Supomo. (2012). Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi dan Manajemen. Edisi kedua. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta. PT Intermasa Jakarta.Nachrowi. (2006). Pendekatan Populer dan Praktis Ekonometrika untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan.Park, Heungsik dan Blenkinsopp 2009, Whistleblowing as Planned Behaviour – A Survey of South Korean Police Officer, Journal of Business Ethics, 85, 545-556.Parianti. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat dan Perilaku Whistleblowing Mahasiswa Akuntansi.Putri. 2016. Pengaruh Jalur Pelaporan dan Tingkat Religiusitas Terhadap Niat Seseorang Melakukan Whistleblowing. Jurnal Akuntansi dan Investasi. 42-52.PP No. 71 Tahun 2000. Whistleblower adalah Orang yang Memberi suatu Informasi Kepada Penegak HukumRahmah. 2011. Pengaruh Sikap, Norma Subyektif, dan Perceived Behavioral Control (PBC) Terhadap Intensi Membeli Buku Referensi Kuliah Ilegal pada Mahasiswa UIN Syarif  Hidayatullah, Jakarta.Rhoades dan Eisenberger. 2002. Perceived Organizational Support: a review of the literature, Journal pf Applied Psychology, 87 (4), 698-714, doi: 610.1037/0021-9010.1087.1034.1698.Syf. Salsabila. 2017. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat dan Perilaku Whistleblowing Mahasiswa Akutansi (Studi Kasus Mahasiswa Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura). Skripsi. Program Sarjana Universitas Tanjungpura, Pontianak.Sulistomo, Akmal. 2012. Persepsi Mahasiswa Akutansi Terhadap Pengungkapan Kecurangan (Studi Empiris pada Mahasiswa Akutansi UNDIP dan UGM). Skripsi. Program Sarjana Universitas Diponegoro, Semarang.Sekaran, Uma. 2003. Research Method for Business. Fourth Edition. New York. John Willey & Sons, Inc.Semendawai. 2011. Memahami Whistleblower, Jakarta: Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).Sweeney. 2008, Hotlines Helpful for Blowing the Whistle, Financial Executive, 24(4), 28-31.Siegel, Helene dan Marconi. 1989. Accounting Behavioral. South Westren Publishing.Suliyanto. 2005. Metode Riset Bisnis. Bandung: Alfabeta.Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.Sugiyono. 2013. Metode penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta.Sarbanes Oxley Act. 2002 (SOX). Istilah tentang Whistleblowing.Saud, Ilham Maulana. 2016. Pengaruh Sikap dan Persepsi Kontrol Perilaku Terhadap Niat Whistleblowing Internal-Eksternal dengan Persepsi Dukungan Organisasi Sebagai Variabel Pemoderisasi.17(2), 209-219.Siti, Aliya. 2015. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Pegawai dalam Melakukan Tindakan Whistleblowing. 12(2).Sunyoto. (2013). Metodologi Penelitian Akuntansi. Bandung: Refika Aditama.Suryono. (2016). Sikap, Norma Subyektif, dan Intensi Pegawai Negeri Sipil untuk Mengadukan Pelanggaran Whistleblowing.Supriyanto, Budi. (1998). Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan dan Pengembangan Kerja. Yogyakarta: BPFE.Supriyanto, Budi. (2009). Manajemen Tata Ruang. Tanggerang: Media Briliant.Sunyoto. (2013). Metodologi Penelitian Akuntansi. Bandung: Refika AditamaStanley Lan. (2008). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Whistleblowing System di Indonesia.Usman, Anwar dan Mujahidin. Artikel Whistleblower Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
ANALISIS PENGENDALIAN SISTEM PENJUALAN KREDIT SEPEDA MOTOR YAMAHA PADA PT BUSSAN AUTO FINANCE CABANG PONTIANAK B51106065, PURNAMA WULAN SARI SIBURIAN
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi yang berjudul Analisis Pengendalian Sistem Penjualan Kredit Sepeda Motor Yamaha Pada PT Bussan Auto Finance (BAF) Cabang Pontianak. Membahas masalah bagaimana sistem dan prosedur pemberian serta penagihan kredit pada PT Bussan Auto Finance (BAF) cabang Pontianak dan bagaimana penerapan pengendalian intern nya. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana sistem dan prosedur pemberian serta penagihan kredit pada PT BAF Cabang Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi khusus dengan mengambil objek penelitian pada PT Bussan Auto Finance Cabang Pontianak yang mana berdasarkan metode tersebut digunakan pengumpulan data observasi, wawancara, studi dokumenter, dan studi kepustakaan dengan alat analisis yang digunakan adalah struktur organisasi perusahaan, flowchart, Internal Control Quesioner (ICQ), dan Compliance Test. Hasil penelitian yang didapat adalah sistem dan prosedur pemberian serta penagihan kredit pada PT Bussan Auto Finance (BAF) cabang Pontianak telah efektif yang dilihat dari (flowchart) prosedur order penjualan, prosedur order persetujuan kredit, prosedur pengiriman, prosedur penagihan, prosedur pencatatan piutang dan prosedur distribusi penjualan telah berjalan dengan baik. Dan merujuk pada test ketaatan yang telah dilakukan dan dianalisis, dapat dikatakan bahwa cukup efektif dan terdapat 17,86 % bukti yang cacat. Dari analisis berdasarkan ICQ (Internal Control Quetioner) diperoleh hasil bahwa seberar 75,8 % sistem dan prosedurnya telah berjalan dengan baik dan efektif. Dengan demikian pengendalian intern PT Bussan Auto Finance (BAF) Cabang Pontianak sudah efektif.
ANALISIS POTENSI KEBANGKRUTAN BERDASARKAN METODE ALTMAN Z-SCORE PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2010 - 2013 B41111007, Eva Agustina B41111007 Eva
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Laporan Keuangan merupakan alat yang sangat penting untuk memperoleh informasi sehubungan dengan posisi keuangan dan hasil-hasil yang telah dicapai oleh perusahaan yang bersangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis potensi kebangkrutan pada perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di BEI. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode Altman Z-Score yang menghubungkan koefisien 1.2X1 + 1.4X2 + 3.3X3 + 0.6X4 + 1.0X5. Dari hasil analisis yang dilakukan penulis, maka didapat pengklasifikasian 6 perusahaan telekomunikkasi. Dengan menggunakan metode Altman Z-Score, maka dapat diprediksi potensi tingkat kebangkrutan 6 perusahaan telekomunikasi. Pada tahun 2010 kategori perusahaan bangkrut sebanyak 4 perusahaan. Perusahaan yang berada di grey area hanya 2 perusahaan. Kategori perusahaan yang tidak bangkrut tidak ada. Pada tahun 2011, perusahaan yang diprediksi bangkrut masih sama seperti tahun sebelumnya yaitu sebanyak 4 perusahaan. Perusahaan yang berada di grey area hanya 2 perusahaan. Kemudian perusahaan yang termasuk kategori tidak bangkrut tidak ada. Pada tahun 2012, kategori perusahaan bangkrut sebanyak 4 perusahaan. Perusahaan yang termasuk kategori grey area tidak ada. Perusahaan yang termasuk kategori tidak bangkrut sebanyak 2 perusahaan. Pada tahun 2013, kategori perusahaan bangkrut sebanyak 4 perusahaan. Perusahaan yang termasuk kategori grey area hanya 1 perusahaan. Perusahaan yang termasuk kategori tidak bangkrut hanya 1 perusahaan.   Kata Kunci      :           Laporan Keuangan, Analisis Z-Score    
IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS (SAK ETAP) ATAS BENTUK PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN KOPERASI PADA KOPERASI PRIMKOP POLDA KALIMANTAN BARAT B41110107, ERIC SYAHPUTRA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi memiliki kedudukan dan peran sangat strategis dalam menumbuh kembangkan perekonomian rakyat, yang diharapkan dapat menghadapi berbagai peluang dan tantangan di masa yang akan datang. Salah satu aspek yang sangat berpengaruh dalam mewujudkan tujuan koperasi adalah laporan keuangan yang menjadi sumber informasi dalam pengambilan keputusan, perencanaan, maupun pengendalian disamping fungsinya sebagai alat pertanggung jawaban. Sebagai wadah profesi akuntansi di indonesia, IAI telah mengeluarkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) sebagai pedoman dalam menyusun laporan keuangan koperasi yang mulai berlaku efektif pada 1 januari 2011 menggantikan PSAK No. 27. Dalam tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Primer Koperasi Kepolisian Daerah Kalimantan Barat telah menerapkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) dalam laporan keuangannya. Penelitan ini menggunakan metode studi kasus yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Primer Koperasi Kepolisian Daerah Kalimantan Barat belum menerapkan standar akuntansi keuangan koperasi secara menyeluruh. Hal ini terlihat dari tidak adanya laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Karena laporan keuangan harus ada laporan laba rugi, laporan perubahan modal/ekuitas, neraca, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Kata kunci : Koperasi, Laporan Keuangan, SAK ETAP
PENGARUH CAR, NPL, LDR TERHADAP PROFITABILITAS PERBANKAN (STUDI KASUS PADA BANK UMUM YANG LISTED DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2010-2012) B B41110090, SHENA AMANDA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variabel CAR, NPL dan LDR terhadap Profitabilitas Perbankan yang dilihat dari ROA. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Laporan Keuangan Publikasi Tahunan dari website masing-masing Bank Umum Tahun 2010-2012. Jumlah sampel sebanyak 10 bank umum yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan periode 2010-2012 yang diambil melalui purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil peneliian menunjukan bahwa variabel CAR berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ROA. Variabel NPL dan LDR berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ROA. Kemampuan prediksi dari ketiga variabel independen terhadap ROA adalah sebesar 16,2% yang ditunjukan dari besarnya adjusted R2, sisanya sebesar 83,8% dijelaskan oleh variabel lainnya di luar model penelitian.   Kata Kunci : CAR, NPL, LDR dan ROA.
PENGARUH PAJAK, DEBT COVENANT, TUNNELING INCENTIVE, MEKANISME BONUS, DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TERHADAP KEPUTUSAN TRANSFER PRICING (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI DASAR DAN KIMIA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2015-2018) SURYANINGRUM, EVI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBanyak dampak negatif yang ditimbulkan dari praktik transfer pricing yang tidak memperhatikan prinsip kewajaran dan kelaziman, khususnya bidang perpajakan yang menyebab hilangnya kesempatan negara untuk memperoleh pendapatan dalam jumlah tertentu sehingga menyebabkan kerugian bagi negara, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan transfer pricing. Penelitian ini bertujuan menguji dan mengetahui pengaruh pajak, debt covenant, tunneling incentive, mekanisme bonus dan good corporate governance (gcg) terhadap keputusan perusahaan melakukan transfer pricing. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2015-2018. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling sehingga menghasilkan 73 sampel yang akan diuji menggunakan alat uji regresi logistik dengan SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pajak dengan nilai signifikan sebesar 0,015 berpengaruh signifikan terhadap transfer pricing. Sedangkan debt covenant, tunneling incentive, mekanisme bonus dan good corporate governance (gcg) tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan perusahaan melakukan transfer pricing.DAFTAR PUSTAKAHidayat, W., Winarso, W., Hendrawan, D. (2019). Pengaruh Pajak dan Tunneling Incentive Terhadap Keputusan Transfer Pricing Pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2012-2017. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Manajemen (JIAM) Vol.15 No.1Marfuah, & Azizah, A. (2014). Pengaruh Pajak, Tunneling Incentive dan Exchange Rate pada Keputusan Transfer Pricing Perusahaan. JAAI, 157-159.Mayantya, S. (2018). Pengaruh Tax Minimization, Mekanisme Bonus, Kepemilikan Asing, Exchange Rate, dan Kualitas Audit Terhadap Keputusan Transfer Pricing. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia.Noviastika F, D., Mayowan, Y., & Karjo, S. (2016). Pengaruh Pajak, Tunneling Incentive dan Good Corporate Governance (GCG) Terhadap Indikasi Melakukan Transfer Pricing Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Studi Pada Bursa Efek Indonesia yang Berkaitan Dengan Perusahaan Asing). Jurnal Perpajakan (JEJAK) Vol.8 No.1.Resmi, S. (2017). Perpajakan Teori & Kasus. Indonesia: Salemba Empat.Rosa, R., Andini, R., & Raharjo, K. (2017). Pengaruh Pajak, Tunneling Incentive, Mekanisme Bonus, Debt Covenant, dan Good Corporate Governance (GCG) Terhadap Transaksi Transfer Pricing (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015).Santosa, S., & Suzan, L. (2018). Pengaruh Pajak, Tunneling Incentive Dan Mekanisme Bonus Terhadap Keputusan Transfer Pricing. Kajian Akuntansi, 73.Sarifah, D., Probowulan, D., & Maharani, A. (2019). Dampak Effective Tax Rate (ETR), Tunneling Incentive (TNC), Indeks Trend Laba Bersih (ITREND) dan Exchange Rate pada Keputusan Transfer Pricing Perusahaan Manufaktur yang Listing di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika.Setiawan, H. (2014). Transfer Pricing dan Risikonya Terhadap Penerimaan Negara. PPRF Kementerian Keuangan, 2- 3.Setijaningsih, H. (2012). Teori Akuntansi Positif dan Konsekuensi Ekonomi. Jurnal Akuntansi/Volume XVI, No.03, 428-433.Suandy, E. (2014). Perencanaan Pajak. Jakarta: Salemba Empat.Sulastiningsih, & Husna, J. (2017). Pengaruh Debt Covenant, Bonus Plan, Political Cost dan Risiko Litigasi Terhadap Penerapan Konservatisme Akuntansi Pada Perusahaan Manufaktur. Journal Kajian Bisnis 25(1), 110-125.Wafiroh, L., & Novi. (2015). Pengaruh Pajak, Tunneling Incentive, dan Mekanisme Bonus pada Keputusan Transfer Pricing Perusahaan Manufaktur yang Listing di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode 2011-2013. Jurnal Universitas Islam Negeri Malang.Wibowo, E. (2010). Implementasi Good Corporate Governance di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan 10(2), 129-138.
MANFAAT PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PENCAPAIAN TARGET PENERIMAAN RETRIBUSI (PARKIR) PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA PONTIANAK Dhewie B41106089, Laurendta Astrining
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menganalisis manfaat sistem pengendalian internal dalam pencapaian target penerimaan retribusi (parkir)serta untuk mengetahui keefektivan pengendalian internal retribusi (parkir). Untuk mengetahui efektif atau tidaknya suatu pengendalian internal dapat dilihat dari tercapai atau tidaknya tujuan dari pengendalian internal. Pengendalian internal yang efektif memiliki kaitan yang erat dengan keandalan pelaporan keuangan, keefektifan dan keefisienan operasi organisasi dan ketaatan terhadap peraturan dan undang-undang yang berlaku. Tercapainya tujuan pengendalian internal dipengaruhi oleh keberadaan unsur-unsur pengendalian internal. Hal ini dikarenakan antara satu unsur dengan unsur yang lainnya saling berkaitan dan mendorong pencapaian tujuan pengendalian internal. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Internal, Efektivitas Pengendalian Internal, Manfaat Pengendalian Internal
ANALISIS PROSEDUR PEMBERIAN KRREDIT PADA KOPERASI MEKAR PT PLN (PERSERO) WILAYAH KALBAR B51109036, Rika Oktaviani
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Mekar adalah koperasi karyawan PT PLN (Persero) Wilayah Kalbar yang salah satu jenis usahanya adalah simpan pinjam. Dalam melakukan pemberian kredit maka diperlukan prosedur yang telah ditentukan agar kegiatan pemberian kredit dapat berjalan efektif  dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sistem prosedur pemberian kredit pada Koperasi Mekar telah berjalan dengan efektif dan kebijakan apa yang diambil oleh pihak Koperasi Mekar dalam menangani tunggakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan adalah penelitian lapangan dengan cara observasi, wawancara, studi documenter dan penelitian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa prosedur pemberian kredit pada Koperasi Mekar sudah baik dan efektif walaupun masih terdapat jabatan yang masih merangkap tugas.Dan kebijakan yang diambil oleh Koperasi Mekar adalah tetap menagih kepada anggota yang menunggak secara baik-baik dan secara kekeluargaan.   Kata kunci :  prosedur pemberian kredit, simpan pinjam, koperasi
Pengaruh Partisipasi Anggaran, Komitmen Organisasi dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Manajerial Pada Kantor PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak Amanta, Togardo
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja manajerial sangatlah penting bagi organisasi, karena dengan kinerja manajerial yang baik maka kinerja organisasi akan baik pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah partisipasi anggaran, komitmen organisasi dan budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja manajerial. Penelitian ini menggunakan variabel independen yaitu partisipasi anggaran, komitmen organisasi dan budaya organisasi, sedangkan variabel dependen yaitu kinerja manajerial. Populasi dala, penelitian ini adalah karyawan PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak dan  Sampel penelitian ini adalah kepala bagian, kepala wilayah dan kepala seksi yang bekerja pada PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan membagikan kuesioner untuk memperoleh data penelitian. Penelitian ini menggunakan model regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 23. Hasil penelitian ini adalah partisipasi anggaran tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja manajerial, komitmen organisasi juga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja manajerial, sedangkan budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja manajerial dan partisipasi anggaran, komitmen organisasi dan budaya organisasi bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap kinerja manajerial.Kata kunci: Partisipasi Anggaran, Komitmen Organisasi, Budaya Organisasi dan Kinerja Manajerial

Page 69 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 4 (2021): Vol 4 Vol 11, No 1 (2021): KIAFE Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi More Issue