cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 1,454 Documents
Implementasi SAK ETAP Dalam Menyusun Laporan Keuangan Pada Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) Kripik Wak JBer B41108109, MUHAMMAD AGUS SAFRI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UKM masih memegang peranan penting dalam perbaikan perekonomian Indonesia, namun sebagian besar UKM belum mampu menyediakan informasi keuangan dengan benar dan teratur sehingga banyak mengalami kendala dipermodalan. Memasuki tahun 2009, Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) mengesahkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP), yang khusus digunakan untuk perusahaan tanpa akuntabilitas publik yg signifikan, dikeluarkan oleh IAI (Ikatan Akuntansi Indonesia) dan mulai berlaku efektif 1 Januari 2011, kehadiran SAK ETAP dengan prinsip kesederhanaan dapat memberikan kemudahan UKM dalam menyajikan laporan keuangan. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah penyusunan Laporan keuangan UKM Kripik Wak JBer sudah sesuai dengan SAK ETAP dan faktor apa yang menjadi kendala dalam penerapan SAK ETAP. Penelitian ini menggunakan metode berupa studi kasus yang bersifat deskriptif yaitu dengan cara menguraikan karakteristik tentang keadaan dan sifat-sifat yang sebenarnya dari objek penelitian Hasil penelitian menunjukan bahwa UKM Kripik Wak JBer belum menerapkan SAK ETAP, laporan yang disajikan oleh UKM Kripik Wak Jber hanya berupa neraca dan laporan laba rugi saja, jelas kurang sesuai karena dalam prosedural pelaporan keuangan yang berdasarkan SAK ETAP yaitu laporan laba rugi,neraca,laporan perubahan ekuitas,laporan arus kas atau saldo laba,catatan atas laporan keuangan. Faktor belum diterapkannya SAK ETAP adalah keberadaan SAK ETAP yang diperuntukan untuk usaha kecil dan menengah belum banyak diketahui oleh para pemilik UKM juga masih rendahnya pemahaman mengenai SAK ini dan kurangnya sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dalam menyusun laporan keuangan,selain itu juga tidak adanya keharusan penggunaan SAK ETAP dari pemerintah. Kata Kunci : Laporan Keuangan , UKM , SAK ETAP
PENGARUH SIKAP DAN PERSEPSI KONTROL PERILAKU TERHADAP NIAT WHISTLEBLOWING INTERNAL-EKSTERNAL DENGAN PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi Empiris Pada Badan Keuangan Daerah Kota Pontianak) B1031141013, Rahmat Sholahudin
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABTSRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sikap dan persepsi kontrol perilaku terhadap niat melakukan whistleblowing internal-eksternal dengan persepsi dukungan organisasi sebagai variabel pemoderasi. Penelitian ini menggunakan metode survey dan 68 responden pegawai yang bekerja di Badan Keuangan Daerah Kota Pontianak dengan menggunakan metode analisis regresi berjenjang. Berdasarkan hasil dari penelitian variabel sikap berpengaruh signifikan terhadap niat melakukan niat whistleblowing internal tetapi tidak dengan niat whistleblowing eksternal . Variabel persepsi kontrol perilaku tidak berpengaruh signifikan terhadap niat melakukan whistleblowing internal-eksternal dan  persepsi dukungan organisasi mendukung  terjadinya signifikansi yang mana variabel persepsi dukungan organisasi memperkuat pengaruh persepsi kontrol perilaku terhadap niat whistleblowing eksternal tetapi tidak dengan niat whistleblowing internal.Kata Kunci: Sikap, Persepsi Kontrol Perilaku, Dukungan Organisasi, Niat Whistleblowing Internal-Eksternal.DAFTAR PUSTAKAAliyah, S. (2015). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Pegawai Dalam Melakukan Tindakan Whistle-Blowing. Jurnal Dinamika Ekonomi dan Bisnis. Vol 12, No. 2Ajzen, I., and M. Fishbein. (1975). Belief, Attitude, Intention and Behavior: An Introduction to Theory and Research. United States of America: Addison-Wesley Publishing Company, Inc.Ajzen, I. (1991). The theory of planned behaviour. Organizational Behaviour and Human Decision Processes, (50: 179–21).Bagustianto, R. & Nurkholis. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk Melakukan Tindakan Whistleblowing. Jurnal Ilmiah Mahasiswa. Feb. Vol 3 (1).Bagustianto, R. & Nurkholis. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk Melakukan Tindakan Whistleblowing. Jurnal Ekonomi dan Keuangan. Vol 19, No. 2: 276-295.Brennan, N. Dan J. Kelly. (2007). A Study of Whistle-Blowing Among Trainee Auditors. British Accounting Review, (39: 61–87).Elias, R. Z. (2008). Auditing Students’ Professional Commitment and Anticipatory Socialization and Their Relationship to Whistleblowing. The Managerial Auditing Journal, (23: 283-294).Fultanegara, R. (2010). Analisis Hubungan Antara Komitmen Profesional dan Sosialisasi Antisipatif Mahasiswa PPA dengan Whistleblowing. Skripsi S1 Akuntansi Universitas Diponegoro. Tidak dipublikasikan.Jalil. Y. F. (2014). Pengaruh Komitmen Professional dan Sosialisasi Antisipatif Mahasiswa Audit Terhadap Perilaku Whistleblowing. Jurnal Bisnisdan Manajemen. Vol 4, No. 2Liana, L. (2009). Penggunaan MRA dengan SPSS untuk Menguji Pengaruh Variabel Moderating terhadap Hubungan antara Variabel Independen dan Variabel Dependen.  Jurnal Teknologi Informasi DINAMIK. Vol XIV, No. 2Jogiyanto (2008). Metodologi Penelitian Sistem Informasi. Andi: YogyakartaLPSK. (2011). Memahami Whistleblower. Jakarta: LPSKKomite Nasional Kebijakan Governance. (2008). Pedoman Sistem Pelaporan Pelanggaran SSP ( Whistleblowing – WBS). Jakarta: KNKG.Kuncoro, M. (2014). MetodeKuantitatif. Yogyakarta: UPP STIM YKPNMiceli. M. P. dan J. P. Near. (1985). Characteristics of Organizational Climate and Perceived Wrongdoing Associated with Whistle-Blowing Decisions. Personnel Psychology. (38: 525-544).Nugraha, T. (2017). Pengaruh Komitmen Professional, Lingkungan Etika, Sifat Machiavellian dan Personal Cost Terhadap Intensi Whistleblowing dengan Retaliasi Sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris pada Perusahaan Perbankan yang berada di Kota Pekanbaru). JOM FEKON. Vol 4, No. 1Parianti, I. P. N., Suartana, W.L., & Badera, N. D. I. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niatdan Perilaku Whistleblowing Mahasiswa Akuntansi. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. ISSN: 2337-3067Park, H. dan J. Blenkinsopp. (2009). Whistle-blowing as Planned Behavior – A Survey of South Korean Police Officers. Journal of Business Ethics, (85: 545–556).Priantara. 2013. Fraud Auditing and Investigation. Jakarta: MitraWacana Media.Putri, C. M. (2016). Pengaruh Jalur Pelaporandan Tingkat Religiusitas terhadap Niat Seseorang Melakukan Whistleblowing. Jurnal Akuntansi dan Investasi, (17 (1) 42-52.)Sagara, Y. (2013). “Profesionalisme Internal Auditor dan Intensi Melakukan Whistleblowing”. Jurnal Liquidity Januari-Juni 2013, Vol.2, No. 1.Saud, M. I. (2016). Pengaruh Sikap dan Persepsi Kontrol Perilaku Terhadap Niat Whistleblowing Internal – Eksternal dengan Persepsi Dukungan Organisasi Sebagai Variabel Pemoderasi. Jurnal Akuntansi dan Investasi Vol.17. No.2Semendawai, et al. (2011). Memahami Whistleblower. Jakarta, Indonesia Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).Sofia, A., Herawati, N. &Zuhdi. (2013). Kajian Empiris Tentang Niat Whistleblowing Pegawai Pajak. JAFFA. Vol 1. No. 1: 23-38.Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: ALFABETA, CV.Sulistomo. A. (2012). Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Pengungkapan Kecurangan (Studi Empiris pada Mahasiswa Akuntansi UNDIP danUGM ). Universitas Diponegoro.Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.Winardi, R. D. (2013). The Influence of Individual and Situational Factors on Lower-Level Civil Servants’ Whistle-Blowing Intention in Indonesia. Journal of Indonesian Economy and Business. (28: 361-376).
IMPLEMENTASI SAK ETAP TENTANG PERKOPERASIAN DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA CREDIT UNION PANCUR KASIH PONTIANAK B41110119, Firdaus Liman
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi memiliki kedudukan dan peran sangat strategis dalam menumbuh kembangkan perekonomian rakyat, yang diharapkan dapat menghadapi berbagai peluang dan tantangan di masa yang akan datang. Salah satu aspek yang sangat berpengaruh dalam mewujudkan tujuan koperasi adalah laporan keuangan yang menjadi sumber informasi dalam pengambilan keputusan, perencanaan, maupun pengendalian disamping fungsinya sebagai alat pertanggung jawaban. IAI telah mengeluarkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) sebagai pedoman dalam menyusun laporan keuangan koperasi yang mulai berlaku efektif pada 1 januari 2011 menggantikan PSAK No. 27. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) dalam penyajian laporan keuangan Credit Union Pancur Kasih Pontianak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus yang sifatnya deskriftif, yaitu mendeskripsikan data yang diperoleh melalui penelitian lapangan sesuai fakta dan keadaan yang sebenarnya dari suatu objek penelitian pada saat penelitian berlangsung untuk mendapatkan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Credit Union Pancur Kasih Pontianak belum menerapkan SAK ETAP secara penuh sebagai pedoman dalam meyusun laporan keuangannya. Laporan keuangan CU. Pancur Kasih Pontianak hanya menyajikan neraca dan laporan hasil usaha (L/R). Faktor yang menyebabkan penerapan SAK ETAP (2011) dalam laporan keuangan CU. Pancur Kasih belum sempurna dalam implementasinya adalah kurangnya kompetensi dan penguasaan yang dimiliki oleh pegawai bidang akuntansi, serta masih kurangnya peran serta dan kontribusi pihak terkait khususnya pemerintah dan akademisi dalam upaya meningkatkan kwalitas penyajian laporan keuangan koperasi berdasarkan SAK ETAP.
PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN TRANSPORTASI YANG TERDAFTAR DI BEI B51110047, Sherly Silvianty
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to know the influence of Intellectual Capital on the company's profitability of transportation sub sectors listed on the stock exchange. Proftability ratio used is return on assets ratio, return on equity ratio, net profit margin ratio, and return on investment ratio. Collecting data using purposive sampling method of basic transportation sub sectors listed on the stock exchange in 2010 until 2012. A total of 10 companies qualified as research samples. Methods of data analysis using simple regression analysis. The results of this research indicate that the independent variables, namely Intellectual Capital, negative and significant effect on the ratio of ROA, ROE, NPM and ROI of the company. This research same with Sigit Hermawan dan Maharis Budi Wahyuaji (2013) research which also have result that Intellectual Capital has negative and significant effect on the ratio of ROA (Return On Asset)  and ROE (Return On Equity) and no significant effect between Intellectual Capital with NPM (Net Profit Margin). Keywords: Intellectual Capital, Profitability, ROA, ROE, NPM, ROI, VAIC
EFEKTIFITAS SISTEM DAN PROSEDUR PENAGIHAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KANTOR PELAYANAN PAJAK BUMI DAN BANGUNGAN PRATAMA PONTIANAK B51108058, MARTA DELIMA
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat yang hidup dalam suatu negara pasti akan berurusan dengan pajak sebab membayar pajak merupakan suatu bentuk tanggung jawab warga negara dalam menjalankan kehidupan bernegaranya. Pada kenyataannya pelaksanaan kegiatan penagihan Pajak Bumi dan Bangunan yang dilaksanakan oleh KPP.Pratama Pontianak untuk 3 (tiga) tahun terakhir ini belum pernah mencapai pada proses penyitaan dan pelelangan, selama 3 (tiga) tahun terakhir ini pelaksanaan penagihan PBB di KPP.Pratama Pontianak hanya mencapai pada proses penyampaian Surat Teguran dan Surat Paksa, sehingga masih banyak tagihan Pajak Bumi dan Bangunan yang tidak tertagih. Dimana PBB yang tidak tertagih di wilayah Kota Pontianak pada KPP Pratama Pontianak khususnya sektor perkotaan semakin meningkat dari tahun ke tahun, dimana dari tahun 2009 tagihan sebesar Rp. 80.651.103, tahun 2010 sebesar Rp. 530.506.331 dan tahun 2011 menjadi Rp. 1.898.940.495. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar efektifitas pengendalian internal terhadap sistem dan prosedur penagihan PBB di KPP.Pratama Pontianak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka, teknik observasi, teknik wawancara dan teknik kmunikasi tidak langsung berupa Quesioner. Sedangkan teknik analisa data yang digunakan adalah dengan alat analisis berupa flow chart, pengujian kepatuhan (Complience Test) dengan Internal Control Quesioner (ICQ). Berdasarkan hasil Penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa efektivitas pengendalian internal terhadap sistem dan prosedur penagihan PBB di KPP Pratama Pontianak kurang efektif, hal ini dapat dilihat dari hasil analisis flow chart (bagan alir) dan unsur-unsur pengendalian internal KPP Pratama Pontianak. Ada dua faktor yang menyebabkan kurang efektifnya sistem dan prosedur penagihan Pajak Bumi dan Bangunan di KPP Pratama Pontianak yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internalnya meliputi: Dalam sistem organisasi KPP Pratama Pontianak, sistem kinerja terbagi berdasarkan kemampuan dan spesialisasi satu bidang saja, SIDJP belum link dengan MPN dan akses ke SIDJP lambat, tidak adanya aturan mengenai hak dan kewajiban bagi Jurusita Pajak. aturan/kebijakan belum sepenuhnya mendukung, kurang sempurnanya SOP/Unjab/Tupoksi, belum sempurnanya Sistem Informasi dan Pelaporan, kuantitas dan kualitas SDM masih sangat kurang, masih sangat kurangnya fasilitas yang mendukung pelaksanaan administrasi perpajakan. Sedangkan faktor eksternal, meliputi: Kurangnya kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam membayar PBB serta kurangnya pengetahuan WP dalam membayar PBB. Dengan semakin meningkatnya tagihan Pajak Bumi dan Bangunan yang tak tertagih dari tahun ketahun membuat pihak Direktur untuk lebih memperhatikan sistem dan prosedur penagihan pajak yang telah ada selama ini untuk meningkatkan mutu dalam kinerja penagihan pajak daerah agar lebih baik. Maka perlu upaya yang intensif dan penegakan peraturan daerah yang tegas terhadap penerimaan pajak, serta harus didukung dengan berbagai kebijakan yang memotifasi WP untuk membayar pajak tepat pada waktunya.
THE INFLUENCE OF EARNING PER SHARE (EPS) AND DIVIDEND PAYOUT RATIO (DPR) ON STOCK RETURN WITH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY AS MODERATING VARIABLE (Empirical Study on BUMN Company that listed in Indonesian Stock Exchange at 2012-2014) B42111002, SYANI DONA SYAFARUDI NR
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study aims to examine the effect of Earning Per Share (EPS) and Dividend Payout Ratio (DPR) on Stock Return in BUMN that listed in Indonesia Stock Exchange during the period 2012 to 2014. In addition, this study uses Corporate Social Responsibility (CSR) as a moderation variable.This research was conducted by using secondary data. Sampling technique thst used was purposive sampling. The population became the object of this study is BUMN company listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2012 to 2014. From 21 BUMN company listed on the Indonesian Stock Exchange, only 18 companies that meet the criteria of this research. The methods of analysis that used in this study is multiple regression analysis, and using the classical assumption test which are normality test, heteroscedasticity test, multicollinearity test and autocorrelation test, and hypothesis test that are coefficient of determination, test F and test T.The results showed that as partial earnings per share has not effect on stock return, this can be seen from the significant value greater than 0.05that is 0.424 > 0.05. Partially, dividend payout ratio has not effect on stock returns, this can be seen from the significant value greater than 0.05, that is 0.111 > 0.05. As simultaneous, the earnings per share and dividend payout ratio has positive effect but not significant effect on stock return, this can be seen from the significant value greater than 0.05that is 0.072 > 0.05. Earning per share and dividend payout ratio simultaneously that moderated corporate social responsibility has positive effect but not significant effect on stock return, this can be seen from the level of significance greater than 0.05, that is 0192 > 0.05.Keywords: earnings per share, dividend payout ratio, corporate social
ANALISIS KINERJA LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI PENGUKUR LIKUIDITAS, SOLVABILITAS DAN PROFITABILITAS PADA KOPERASI PEGAWAI NEGERI (KPN) PROVINSI KALIMANTAN BARAT B51107052, THIA IDRIA AMANDA PUTRI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Civil Servants Cooperative (KPN) is a joint venture entity which is engaged in the economy can not be separated from the use of the funds or money. Mel ihat importance peranakans funds in a business it is necessary to an assessment of financial performance. To assess the performance of an enterprise keuanagan, required stats and proper analysis, so that expenditure of funds or the money will be less than the benefits to be gained. Based on the financial statements in the form of cooperative balance sheet and results of operations or income statement of financial performance conditions can be determined using the ratio Likuidaitas keuanagan covering ratio, Solvabiltas and Profitability. Research conducted at the Civil Servants Cooperative (KPN) in comparison with the Governor's Office Civil Servants Cooperative (KPN) Department of Health and Department of Agriculture, aims to analyze the development of financila and to determine financial performance, when the terms of financial ratios. After research conclusions derived from the results of calculating financial ratios based on balance sheet and results of operations of the period of 2009 s / d 2011 can be said to be under the liquidity ratios Government Servants Cooperative better than Servants Cooperative Health Department and Department of Agriculture, because likuiditasnyatelah exceeding standards normally 125%. However, the solvency ratio State Health Department Cooperative Pegawaai better dibadingkan with Cooperative Civil Service Office of the Governor and the Department of Agriculture, as evidenced by the smaller debt ratio compared to the ratio of smooth. While the ratio profabilitas Government Servants Cooperative and Public Health is better than the Servants Cooperative Plantation Office. Keywords: conclusions derived from the results of calculating financial ratios based on balance sheet and results of operations of the period of 2009 s / d 2011, Liquidity, Solvency, and Profatibilitas.
Analisis Laporan Keuangan Sebagai Alat Prediksi Kemungkinan Kebangkrutan Menggunakan Metode Atlman Z-Score Pada Industri Textile dan Garment yang Listing di BEI B41107009, CHRISTINA ARVI HASTUTI
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prediksi kebangkrutan perusahaan industri textile dan garment berdasarkan hasil analisis diskriminan dengan menggunakan model Altman      Z-Score. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan pada sepuluh perusahaan industri textile dan garment yang menyajikan laporan keuangan dengan lengkap dan telah diaudit dari tahun 2010 sampai dengan 2012. Perusahaan tersebut terdiri dari PT. Polychem Indonesia Tbk, PT. Century Textile Industry Tbk, PT. Eratex Djaja Tbk, PT. Ever Shine Tex Tbk, PT. Panasia Indosyntec Tbk, PT. Indo-Rama Synthetics Tbk, PT. Pan Brothers Tbk, PT. Asia Pasific Fibers Tbk, PT. Ricky Putra Globalindo Tbk, dan PT. Sunson Textile Manufacturer Tbk. Hasil dari penelitian ini berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan terhadap laporan keuangan bahwa sembilan perusahaan berada pada kategori bangkrut dengan hasil nilai Z-Score < 1,81 yang menunjukan bahwa perusahaan mengalami kesulitan keuangan yang sangat serius. Dan satu perusahaan berada di grey area dengan hasil nilai Z-Score 1,81 < Z-Score < 2,99 yang menunjukan bahwa perusahaan memiliki kesulitan keuangan, namun kemungkinan terselamatkan dan kemungkinan bangkrut sama besarnya tergantung dari keputusan perusahaan dalam mengambil tindakan yang cepat dan tepat untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan tersebut. Kata kunci : Analisis Laporan Keuangan, Kebangkrutan, Analisis Z-Score Model Altman  
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP PENCAIRAN PIUTANG PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA MEMPAWAH B41109111, Wiwin Aprilia
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak merupakan penerimaan negara yang sangat vital dalam membiayai roda pembangunan dan pemerintahan. Pembayaran pajak juga harus dilakukan secara tertib dan tepat waktu. Piutang pajak terjadi karena pembayaran pajak oleh Wajib Pajak tidak dilakukan secara tepat waktu. Oleh karena itu penting untuk mengetahui bagaimana sistem pengendalian internal yang dilakukan untuk pencairan piutang pajak di KPP Pratama Mempawah. Dalam penelitian ini dibahas bagaimana tingkat keefektifan dari sistem pengendalian internal proses pencairan piutang dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keefektifan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal terhadap pencairan piutang pajak belum efektif karena belum tercapainya target pencairan piutang yang telah ditentukan walaupun sistem pengendaliannya sudah cukup baik. Serta faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keefektifan pencairan piutang pajak juga belum sepenuhnya memadai karena aturan/kebijakan yang belum sepenuhnya mendukung, sistem informasi dan pelaporan yang masih konvensional dan sumber daya manusia yang belum memadai. Keywords : Sistem Pengendalian Internal, Piutang Pajak
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN CV. NUGRA ALAM HIJAU BERBASIS SAK ETAP B51111056, DAFID OKTAFIANUS
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dalam permasalahan umum ini adalah : bagaimana menyusun laporan keuangan dengan menggunakan SAK ETAP dan apa saja yang menjadi kendala perusahaan dalam menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku saat ini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dimana penulis menggunakan data-data internal perusahaan untuk memperoleh informasi sebanyak mungkin, yang hasilnya dideskripsikan secara sistematis dan ditarik kesimpulan. Pada laporan keuangan perusahaan yang telah disusun oleh peneliti menunjukkan bahwa perusahaan mengalami kerugian pada tahun 2014 sebesar Rp. 6.893.336 dan ekuitas perusahaan pada tahun 2014 sebesar Rp. 970.616.704. Peneliti juga menemukan fakta bahwa perusahaan belum mempunyai karyawan dengan lulusan akuntansi. Oleh karena itu, perusahaan mengalami kesulitan dalam menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku saat ini. Untuk ke depan, perusahaan diharapkan dapat memberikan traning kepada karyawan dalam ilmu akuntansi terutama dalam menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi. Kata kunci: SAK ETAP, laporan keuangan

Page 72 of 146 | Total Record : 1454


Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 4 (2021): Vol 4 Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 11, No 1 (2021): KIAFE Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Mahasiswa AK Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Akutansi Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Akuntansi More Issue