cover
Contact Name
kartika yulianti
Contact Email
kartika.yulianti@upi.edu
Phone
+6289646358817
Journal Mail Official
eurekamatika@upi.edu
Editorial Address
Program Studi Matematika, Departemen Pendidikan Matematika, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung 40154, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Eurekamatika
ISSN : 2776480X     EISSN : 25284231     DOI : https://doi.org/10.17509/jem
Jurnal EurekaMatika (e-ISSN: 2528-4231, p-ISSN: 2776-480X) was first published annually on December 2013, and then since 2017 has been published twice a year, on May and November. JEM is a peer-reviewed Mathematics journal with its scope covers Algebra, Analysis, Statistics, and Applied Mathematics. This journal is published by Mathematics study program of Indonesia University of Education (Universitas Pendidikan Indonesia) collaborates with Himpunan Peneliti dan Pendidik Matematika Indonesia (HIPPMI). The editorial contents and elements that comprise the journal include: -Theoretical articles -Empirical studies -Practice-oriented papers -Case studies -Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal´s style.
Articles 145 Documents
Penggabungan Modifikasi Hill Cipher dan Elliptic Curve Cryptography untuk Meningkatkan Keamanan Pesan Hana Nur Azizah; Rini Marwati; Isnie Yusnitha
Jurnal EurekaMatika Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Eurekamatika
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.708 KB) | DOI: 10.17509/jem.v8i2.30743

Abstract

Seiring perkembangan teknologi, pesan rahasia semakin rentan untuk diretas. Oleh karena itu, pengamanan terhadap pesan rahasia perlu ditingkatkan. Kriptografi mempelajari teknik atau algoritma untuk mengamankan pesan, diantaranya adalah hill cipher dan elliptic curve cryptography (ECC). Hill cipher merupakan suatu kriptosistem yang menggunakan matriks sebagai kuncinya, dengan kunci matriks yang umum digunakan merupakan suatu matriks berukuran. Elliptic curve cryptography menggunakan titik-titik pada kurva eliptik yang merupakan suatu lapangan atas bilangan prima dengan operasi penjumlahan titik. Dalam penelitian ini disajikan pengembangan kriptosistem hill cipher dan elliptic curve cryptography dengan cara menggabungkan kedua kriptosistem tersebut. Dalam penggabungan tersebut, dilakukan suatu modifikasi sehingga hill cipher yang digunakan dapat memiliki suatu kunci matriks yang berukuran  Kriptografi gabungan hill cipher dan elliptic curve cryptography ini menggunakan 95 karakter dari bilangan ASCII. Selain itu, hasil penelitian diimplementasikan menjadi suatu program komputer. Penggabungan kedua kriptosistem ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan suatu pesan yang bersifat rahasia sehingga pesan tersebut lebih sulit untuk diretas.
Standarisasi CPUE Ikan Kakap Merah PP Wilayah III di Sulawesi Utara Menggunakan Regresi Zero-Inflated Negative Binomial Imam Aji Nugroho; Nar Herrhyanto; Entit Puspita
Jurnal EurekaMatika Vol 9, No 2 (2021): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.38 KB) | DOI: 10.17509/jem.v9i2.39995

Abstract

This study aims to estimate the abudance of Red Snapper species using Zero-Inflated Negative Binomial Regression (ZINB) and determine the factors that significantly influence the abudance of Red Snapper. The process of Catch Per Unit Abudance (CPUE) Standardization of Red Snapper is carried out using the regression method, namely the Generalized Linear Model (GLM). Due to the discrete data and overdispersion, the Zero-Inflated Negative Binomial (ZINB) distribution was chosen as an alternative distribution. After ZINB regression modeling was performed, two models were obtained where the first model was for discrete data, and the second model was for zero-inflation, with a significantly influencing factor, namely fishing gear material. After obtaining the model, then predictions are made with the same data to produce the CPUE Standardization value. This value is compared to the Nominal CPUE. The results showed that the increase and decrease in the value of the CPUE Standardization was not as sharp as the CPUE Nominal value. This indicates the abudance of Red Snapper which actually tends to be stable and does not decrease.Keywords: CPUE Standardization, Generalized Linear Model, Zero-Inflation, Zero-Inflated Negative Binomial.AbstrakDalam menentukan kebijakan perikanan, salah satunya adalah pembatasan jumlah kapal nelayan yang beroperasi di suatu daerah, dibutuhkan suatu hasil penelitian yang dapat menjadi acuan kebijakan tersebut. Salah satu acuan untuk membatasi jumlah kapal yang beroperasi adalah dengan melihat kelimpahan dari perairan tersebut. Untuk mengestimasi kelimpahan dari suatu spesies dapat dengan menghitung nilai Standarisasi hasil upaya per tangkapan (CPUE), dan dalam penelitian ini objek utamanya merupakan spesies Kakap Merah (Red Snapper) dengan alat tangkap Rawai Dasar (Bottom Longline), dengan tujuan mengestimasi kelimpahan Kakap Merah menggunakan Regresi Zero-Inflated Negative Binomial (ZINB) dan mengetahui faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelimpahan Kakap Merah. Adapun proses Standarisasi CPUE Kakap Merah dilakukan dengan salah satu metode regresi yaitu Generalized Linear Model (GLM). Metode GLM digunakan karena dalam penelitian ini variabel respon (Y) yaitu jumlah ekor ikan memiliki tipe diskrit dan data tidak berdistribusi normal. Secara umum jika data nya diskrit maka disarankan untuk menggunakan distribusi Poisson, tetapi karna terjadi overdispersi dan didapat banyak sekali nilai nol (zero-inflation) dibandingkan data non-zero lainnya, maka dipilihlah distribusi Zero-Inflated Negative Binomial (ZINB) sebagai distribusi alternatif. Setelah dilakukan pemodelan regresi ZINB, didapat 2 model dimana model pertama untuk data diskrit, dan model kedua untuk zero-inflation, dengan faktor yang berpengaruh secara signifikan yaitu Bahan Alat tangkap (X4). Setelah model didapat dilakukan prediksi dengan data yang sama untuk menghasilkan nilai Standarisasi CPUE, kemudian nilai tersebut dibandingkan dengan nilai Nominal CPUE yang ditampilkan dalam grafik, hasilnya disimpulkan bahwa naik dan turun nya nilai Standarisasi CPUE tidak se-extrem Nominal CPUE, ini menandakan kelimpahan Kakap Merah yang sebenarnya masih cenderung stabil dan tidak terjadi penurunan.
RUANG LIPSCHITZ Agustian, Muhammad Rifqi; Rosjanuardi, Rizky; Cahya, Endang
Jurnal EurekaMatika Vol 5, No 1 (2017): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jem.v5i1.10298

Abstract

ABSTRAK. Diberikan ruang metrik  dan lapangan  (real atau kompleks). Suatu fungsi dikatakan fungsi Lipschitz bernilai skalar jika terdapat konstanta  sedemikian sehingga Ruang Lipschitz  adalah ruang dari semua fungsi Lipschitz terbatas bernilai skalar pada . Didefinisikan penjumlahan dan perkalian skalar pada  dengan aturan                  dan , .Ruang Lipschitz dilengkapi dengan norm Lipschitz yang didefinisikan sebagai.Kajian ini mengkaji sifat-sifat dari fungsi Lipschitz bernilai skalar dan hubungannya  dengan ruang Banach. Kata kunci: fungsi Lipschitz, fungsi Lipschitz bernilai skalar, ruang Lipschitz, ruang Banach, norm Lipschitz. ABSTRACT. Given a metric space  and a field  (real or complex). A function is said to be scalar-valued Lipschitz function if there exists a constant  such that Lipschitz space is the space of all bounded scalar valued Lipschitz function on . Addition and scalar multiplication defined on  with                      and ,  .Lipschitz space equipped with norm Lipschitz which is defined by.This study observes the properties of scalar valued Lipschitz function and its relationship with Banach Space. Keywords: Lipschitz function, scalar valued Lipschitz function, Lipschitz space, Banach space, Lipschitz norm.
Metode Peramalan Mortalita Menggunakan Metode Lee-Carter Nursaadah, Ima; Puspita, Entit; Marwati, Rini
Jurnal EurekaMatika Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.438 KB) | DOI: 10.17509/jem.v3i1.11194

Abstract

ABSTRAK  Skripsi ini membahas mengenai aplikasi Model Lee-Carter untuk peramalan laju mortalita di Australia. Data yang digunakan adalah data peluang mortalita Australia tahun 1921-2008, dimana usia yang digunakan adalah 0-109 tahun. Central death rates  diasumsikan berbentuk linear dan eksponensial. Selanjutnya peluang mortalita diestimasi menggunakan Singular Value Deomposition (SVD) dan dibentuk kembali menjadi sebuah tabel mortalita Model Lee-Carter. Selanjutnya, akan diramalkan indeks kematian menggunakan ARIMA (0,1,1) untuk tahun 2009-2011. Dengan asumsi  dan  konstan, akan dibentuk tabel mortalita tahun 2009-2011. Hasil dari peramalan tabel mortalita tahun 2009-2011 memberikan hasil peramalan yang baik. Diperoleh pula bahwa asumsi eksponensial untuk central death rates memberikan error yang lebih kecil dibandingkan dengan asumsi linear.Kata kunci : mortalita, central death rates, peramalan, Lee-CarterABSTRACT This paper discusses about the application of the Lee-Carter Model to forecasting mortality rates in Australia. These rates are available for the periode that goes from 1921-2008, which using 0-109 ages. Central death rates assumed has linear and exponensial form. The probability of mortallity is estimated using The Singular Value Decomposition (SVD) and rebuilt to a mortality table Lee-carter model. Next, ARIMA (0,1,1) used for forecast the mortality indeks for the time periode that goes from 2009-2011 in order to project. Assuming both of  and  are constant. Results of forecasting mortality tables for 2009-2011 shows that exponential assumption for central death rates better than the linear assumption.Keyword : mortality, central death rates, forecasting, Lee-Carter
Eksistensi Isomorphic Refinements dari Dua DC-Group yang Isomorfik Mirna, Mirna; Rosjanuardi, Rizky; Yusnitha, Isnie
Jurnal EurekaMatika Vol 6, No 1 (2018): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.851 KB) | DOI: 10.17509/jem.v6i1.11651

Abstract

ABSTRAK. Misalkan G = (G; C) adalah cyclically ordered group danA; B adalah subgrup dari G sedemikian sehingga memenuhi beberapakondisi. Berdasarkan asumsi tersebut, didenisikan dekomposisi produkleksikograk pada G dengan faktor A dan B, dinotasikan dengan G =A B. Lebih lanjut, suatu dekomposisi produk leksikograk padacyclically ordered group akan memiliki renement. Misalkan G dan Hadalah dc-group yang isomork, yang dinyatakan sebagai dekomposisiproduk leksikograk berhingga dari masing-masing subgrupnya, makaakan selalu memiliki isomorphic renements.Kata kunci: cyclically ordered group, dc-group, homomorsma padacyclically ordered group, dekomposisi produk leksikograk, renements.ABSTRACT. Let G = (G; C) be a cyclically ordered group and A; Bbe subgroups of G such that some conditions are satised. Based onthese assumptions, dened a lexicographic product decomposition on Gwith factors A and B, denoted by G = A B. Furthermore, a lexicographicproduct decomposition of the cyclically ordered group will havea renement. Let G and H be an isomorphic dc-group, expressed as thenite lexicographic product decomposition of each of its subgroups, thenit will always have isomorphic renements.Keywords: cyclically ordered group, dc-group, homomorphism of cyclicallyordered group, lexicographic product decomposition, renements.
Aplikasi Metode Kaplan Meier Sebagai Penduga Ketahanan Hidup Penderita Kanker Payudara Rifki Pradika; Bambang Avip Priatna
Jurnal EurekaMatika Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Eurekamatika
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.462 KB) | DOI: 10.17509/jem.v7i2.22133

Abstract

Survival analysis atau analisis ketahanan hidup merupakan teknik statistika untuk menganalisis data waktu hidup pada kejadian atau event pada satu atau lebih populasi. Pada dasarnya untuk menganalisis suatu ketahanan hidup dibutuhkan data lengkap (data tak tersensor) dari objek yang diteliti. Pada kenyataannya data tak tersensor jarang sekali dijumpai dikarenakan oleh beberapa faktor diantaranya individu yang telah sembuh sebelum penelitian berakhir atau individu menolak untuk melanjutkan diri sebagai objek penelitian. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu metode untuk menduga fungsi ketahanan hidup yang melibatkan data tersensor. Artikel ini akan membahas mengenai penentuan probabilitas fungsi ketahanan hidup data tersensor dengan menggunakan metode Kaplan Meier. Fungsi ketahanan hidup yang diperoleh dengan metode Kaplan Meier dinamakan kurva Kaplan Meier. Kurva tersebut menggambarkan probabilitas ketahanan hidup individu yang menjadi objek penelitian. Selain itu, dilakukan perancangan program aplikasi perhitungan waktu hidup serta probabilitas ketahanan hidup dengan menggunakan program komputer Excel Visual Basic for Application (VBA). Program ini dapat digunakan sebagai alat bantu pendataan penderita kanker payudara serta mengetahui probabilitas ketahanan hidupnya sehingga akan mengefisienkan waktu dan tenaga yang diperlukan. Secara umum, analisis ketahanan hidup menggunakan metode Kaplan Meier menghasilkan kesimpulan bahwa waktu hidup penderita kanker payudara yang menjalani pengobatan kemoterapi memiliki peluang hidup yang lebih besar dibandingkan penderita kanker payudara yang tidak menjalani pengobatan kemoterapi. 
Regresi Ridge Parsial Untuk Data Yang Mengandung Masalah Multikolinearitas Ghaida Azzahra; Nar Herrhyanto; Fitriani Agustina
Jurnal EurekaMatika Vol 8, No 1 (2020): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.146 KB) | DOI: 10.17509/jem.v8i2.30724

Abstract

Multikolinearitas merupakan kondisi dimana terdapat hubungan linear antar beberapa atau semua variabel bebas dari model regresi linear berganda. Multikolinearitas dapat mengakibatkan taksiran parameter koefisien regresi dari variabel-variabel tersebut tidak dapat ditaksir dengan pasti. Regresi ridge dapat mengatasi permasalahan multikolinearitas, namun terdapat keterbatasan dalam regresi ridge yaitu konstanta bias c diterapkan untuk semua variabel bebas terlepas dari tinggi rendahnya tingkat multikolinearitas. Artikel ini membahas mengenai pengembangan metode regresi ridge yang menambahkan konstanta bias c untuk variabel yang mengandung kolinearitas tinggi. Pengembangan dari regresi ridge ini dinamakan regresi ridge parsial. Metode regresi ridge parsial ini diterapkan pada studi kasus angka kematian bayi di Provinsi Jawa Timur tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan adanya multikolinearitas pada data studi kasus kematian bayi tersebut. Selain itu diperoleh informasi bahwa angka kematian bayi di Provinsi Jawa Timur tahun 2018 hanya dipengaruhi oleh variabel berat badan lahir rendah, dimana setiap satu kenaikan bayi yang memiliki berat badan lahir rendah, akan meningkatkan angka kematian bayi sebesar 0,0953.
Hasil Cross Product dari Dua Graf-k Rizza Lestari; Rizky Rosjanuardi; Sumanang Muhtar Gozali
Jurnal EurekaMatika Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Eurekamatika
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.965 KB) | DOI: 10.17509/jem.v9i2.40081

Abstract

This article discusses results of cross product of two k-graphs. This study discusses the structure of the k-graphs, which consists of category and functor that satisfying the factorisation property. Furthermore, we discussed the crossed product results from two k-graphs, which includes product category and functor for such product category. Then an illustration is given on how to form a (k_1+k_2)-graph from two different k-graphs, namely k_1-graph and k_2-graph.Keywords: Category, Cross Product, Functor, Functor for Product, k-Graph.AbstrakArtikel ini membahas tentang hasil cross product dari dua graf-k. Dalam penelitian ini dibahas mengenai struktur dari graf-k, yang terdiri dari kategori dan fungtor yang memenuhi sifat faktorisasi. Selanjutnya dibahas bagaimana hasil cross product dari dua graf- k, yang mencakup produk kategori dan fungtor untuk produk kategori tersebut. Lalu diberikan ilustrasi bagaimana membentuk graf-(k_1+k_2)dari dua graf-k yang berbeda, yaitu graf-k_1 dan graf-k_2.
Aljabar Kumjian-Pask dari Graf-k Berhingga Baris Tanpa Sources Dewi, Reza Farhania; Rosjanuardi, Rizky; Gozali, Sumanang Muhtar
Jurnal EurekaMatika Vol 5, No 2 (2017): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.87 KB) | DOI: 10.17509/jem.v5i2.9600

Abstract

ABSTRAK. Diberikan suatu graf-k berhingga baris tanpa sources dan suatu ring komutatif R dengan unsur kesatuan. Aljabar Kumjian-PaskKP() didefinisikan sebagai aljabar-R universal yang analog denganaljabar graf CR(). Untuk setiap yang diberikan, dapat dikonstruksialjabar Kumjian-Pask KP() sebagai kuosien dari aljabar-R bebaspada X = 0[ 6 =0[ G(R) modulo ideal I yang dibangun oleh suatuhimpunan sedemikian sehingga memenuhi relasi Kumjian-Pask.Kata kunci: graf-k berhingga baris tanpa sources, aljabar Kumjian-Pask,aljabar-R, kuosien, aljabar-R bebas, ideal, relasi Kumjian-Pask.6 =0ABSTRACT. Given a row-finite k-graph without sources and a unitalcommutative ring R. Kumjian-Pask algebra KP() is a universal Ralgebraanalogous with the graph algebra CR(). For every given ,we can construct a Kumjian-Pask algebra KP() as a quotient of freeR-algebra on X = 0[ 6 =0[ G(6 =0R) modulo ideal I generated by aset such that the ideal satisfied Kumjian-Pask relations.Keywords: row-finite k-graph without sources, Kumjian-Pask algebra,R-algebra, quotient, free R-algebra, ideal, Kumjian-Pask relations.
PENERAPAN METODE SCHNABEL DALAM MENGESTIMASI JUMLAH ANGGOTA POPULASI TERTUTUP (Studi Kasus Perhitungan Populasi Ikan Mola-mola) Safitri, Gina; Dasari, Dadan; Agustina, Fitriani
Jurnal EurekaMatika Vol 4, No 1 (2016): Jurnal EurekaMatika
Publisher : Mathematics Program Study, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.6 KB) | DOI: 10.17509/jem.v4i1.10647

Abstract

ABSTRAK. Jumlah populasi baik manusia, hewan, tumbuhan berubah setiap waktu. Informasi mengenai jumlah populasi ini dibutuhkan untuk mengetahui keragaman dan kemelimpahan makhluk hidup agar tetap terjaga kelestariannya. Statistika telah mengembangkan sebuah metode dalam mengestimasi jumlah anggota populasi hewan pada populasi tertutup yaitu metode Capture Mark Release Recapture (CMRR) yaitu metode estimasi populasi yang dilakukan dengan cara menangkap, menandai, melepaskan dan menangkap kembali sampel sebagai metode pengamatan populasi.Teknik Capture Mark Release Recapture (CMRR) terdiri dari 3 metode, yaitu metode Licoln-Petersen, metode Schnabel dan metode Schumacher-Eschmeyer. Metode yang paling sederhana dalam Capture Mark Release Recapture (CMRR) adalah metode Licoln-Petersen. Metode Licoln-Petersen merupakan metode yang dilakukan dengan satu kali penandaan (marking) dan satu kali penangkapan ulang (recapture). Karena estimasi yang diperoleh dari metode ini dinilai kurang akurat, maka untuk mengatasi kekurangan tersebut muncul sebuah metode baru yaitu metode Schnabel. Metode Schnabel merupakan metode estimasi jumlah anggota populasi dalam teknik Capture Mark Release Recapture (CMRR) dimana pengambilan sampel dan penandaan sampelnya dilakukan lebih dari dua kali. Dalam penulisan karya tulis ilmiah ini penulis mencoba mengaplikasikan metode Schnabel dalam menghitung populasi ikan mola-mola. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh bahwa estimasi jumlah anggota populasi ikan mola-mola adalah sebanyak 450 ikan.Kata Kunci: Populasi hewan, ikan mola-mola, Capture Mark Release Recapture (CMRR), metode Schnabel.ABSTRACT. The number of human, animal and plant population changes every time.The most accurate method to determine the density of population is by counting the number of the entire individual (cencus), but it is getting hard to conducted due to various constraints such as the natural situation, the locations of research, the funding and the time.Statistics have developed a method to estimate the number of animal populations in the covered population. The technique is Capture Mark Release Recapture (CMRR). The population estimation in this technique is done by capturing, marking, releasing and recapturing sample population as a method of observation.In Capture Mark Release Recapture (CMRR) there is 3 methods, Licoln-Petersen Method, Schnabel Method and Schumacher-Eschmeyer method. Licoln-Petersen is the simplest method in Capture Mark Release Recapture (CMRR). Licoln Petersen is the method which is performed with one marking and one recapture. Because of the estimates obtained from this method was considered less accurate, then to overcome these deficiencies, the method od Schnabel arose. Schnabel method is a method of estimating the number of closed population in Capture Mark Release Recapture (CMRR)  which is sampling and marking more than twice. In writing this paper, the researcher tried to apply Schnabel method in calculating the population of sunfish. Based on the calculations, the estimation number of the sunfish population is 450 fish.Keyword: Animal population, Sunfish, Capture Mark Release Recapture (CMRR), Schnabel Method.

Page 6 of 15 | Total Record : 145