cover
Contact Name
Siti Aisyah
Contact Email
siti.aisy@gmail.com
Phone
+6287823177983
Journal Mail Official
edusentris_sps@upi.edu
Editorial Address
Pusat Pengembangan dan Publikasi Karya Ilmiah (P3KI) Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia Jalan Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154 Jawa Barat - INDONESIA
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : 23560703     EISSN : 24422592     DOI : DOI: https://doi.org/10.17509/edusentris
Core Subject : Education,
Edusentris, the Journal of Teaching and Education Studies, is published by Center for Development and Publication of Scientific Work, School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Indonesia, on March, July and December. It aims to stimulate research, encourage academic exchange, and enhance the professional development for theoretical and practical purposes of scholars and other researchers who are interested in: educational and instructional issues; teaching; schooling; formal and non-formal education; higher and vocational education; educational policies; life-long education.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2014): Desember" : 8 Documents clear
THE EVALUATION OF ENGLISH ELECTRONIC BOOKS FOR JUNIOR HIGH SCHOOL IN INDONESIA Rijal Anshar, Miftahur; Emilia, Emi; Lestari Damayanti, Ika
Edusentris Vol 1, No 3 (2014): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.486 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v1i3.152

Abstract

Artikel ini melaporkan hasil dari sebuah penelitian yang mengevaluasi buku teks bahasa Inggris elektronik untuk sekolah menengah pertama di Indonesia. Penelitian ini menggunakan ceklis untuk mengevaluasi buku (Skierso 1991; Cunningworrth 1984) sebagai kerangka analisa buku terutama pada aspek fisik, isi, dan fitur tambahan didalam buku (Skierso 1991; Scott and Ytreberg, 1990; Grant, 1987; McGrath, 2002; Cunningworrth, 1984; Harmer, 2001; Woodward, 2001; Pinter, 2006). Penelitian ini mengungkapkan bahwa beberapa aspek kedua buku teks elektronik yaitu “Textbook 1 (T1)”dan “Textbook 2 (T2)” memenuhi kriteria buku bahasa ingggris yang baik dalam hal tampak fisik dan isi dari buku text. Meskipun, kedua buku teks elektronik tersebut masih membutuhkan perbaikan dalam hal bagaimana merancang dan menyusun kegiatan pembelajaran dan menambah fitur bantuan yang tepat untuk guru. Kedua buku teks elektronik ini memiliki tampilan yang atraktif dan menggunakan penjelasan – penjelasan yang menarik dalam hal grammar dan tata bahasa. Keduanya juga menitik beratkan pada keterampilan mendengarkan dan berbicara. Meskipun kedua buku tidak menyediakan fitur bantuan yang lengkap untuk guru seperti rekaman suara untuk kegiatan mendengarkan dan buku panduan guru (teacher’s book).Kata Kunci: Evaluasi Buku, Chcklist, Buku Sekolah Elektronik (BSE), Analisa Dokumen.
PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PEMECAHAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SPLDV Afifurrahman, Afifurrahman
Edusentris Vol 1, No 3 (2014): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.765 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v1i3.147

Abstract

PTK (Penelitian Tindakan Kelas) ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran melalui pemecahan masalah yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMPN 1 Kediri Kabupaten Lombok Barat pada materi SPLDV (Sistem Persamaan Linear Dua Variabel). Subjek dari penelitian ini yaitu 26 siswa kelas VIII-E SMPN 1 Kediri Kabupaten Lombok Barat. Tahap-tahap pembelajaran yang dilaksanakan adalah, tahap awal, tahap inti, dan tahap akhir. Pada tahap awal, peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran, mengaitkan pengetahuan awal dengan materi pembelajaran, mereview pengetahuan awal siswa, dan membentuk kelompok belajar. Pada tahap inti, peneliti menyajikan masalah dalam bentuk LKS (Lembar Kerja Siswa) kepada setiap kelompok, membimbing kelompok yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah, meminta kelompok untuk menyajikan hasil pekerjaannya terhadap masalah, serta menganalisis dan mengevaluasi proses penyelesaian masalah. Pada tahap akhir, peneliti membantu siswa untuk membuat kesimpulan terhadap materi yang telah dipelajari. Dampak dari penerapan pembelajaran melalui pemecahan masalah menunjukkan bahwa pada siklus I, 57,69% dari 26 siswa dinyatakan tuntas. Sedangkan pada siklus II, 80,76% dari 26 siswa dinyatakan tuntas. Terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada materi SPLDV sebesar 23,07%.Kata kunci: pembelajaran melalui pemecahan masalah, hasil belajar, spldv
ATTITUDES AND MOTIVATION TOWARD LEARNING THE ENGLISH LANGUAGE AMONG STUDENTS FROM ISLAMIC EDUCATION SYSTEM BACKGROUND: EXPLORING THE VIEWS OF TEACHER Hazlina Abdullah
Edusentris Vol 1, No 3 (2014): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.581 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v1i3.153

Abstract

Motivasi adalah salah satu faktor yang menentukan keberhasilan belajar bahasa kedua (B2) atau bahasa asing. Penelitian tentang sikap dan motivasi semakin difokuskan pada hakekat dan peranan motivasi dalam proses pembelajaran B2, dan banyak penelitian diilhami oleh para psikolog Kanada, Robert Gardner dan Wallace Lambert. Di Malaysia, baru sedikit penelitian yang mengkaji persepsi guru terhadap sikap dan motivasi siswa dalam belajar bahasa asing karena mereka tampak lemah dalam bahasa Inggris dan juga memiliki persepsi negatif terhadap bahasa Inggris. Penelitian ini perlu dilakukan untuk mengumpulkan informasi otentik tentang kemungkinkan hubungan antara pengalamaman pribadi guru, perspektif dan praktek pembelajaran. Penelitian kualitatif ini dilengkapi dengan wawancara dengan para guru untuk mengumpulkan infomasi tentang pandangan, cara mereka menghadapi siswa pada latar tertentu, and saran mereka untuk memperbaiki sikap dan motivasi belajar bahasa Inngris di kalangan siswa yang berasal dari sekolah agama. Temuan penelitian in disajikan menurut pertanyaan penelitian dan beberapa kesimpulan ditarik dari hasil pengolahan data.Kata kunci: Sikap dan motivasi, bahasa Inggris sebagai bahasa kedua, sekolah agama
PROFIL KETERAMPILAN SOSIAL PADA ANAK KELAS 1 SD ANTARA YANG PERNAH MENGIKUTI PAUD DENGAN YANG TIDAK MENGIKUTI PAUD Anggita Indah Pratiwi; Rita Mariyana
Edusentris Vol 1, No 3 (2014): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.799 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v1i3.148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil keterampilan sosial antara anak yang mengikuti PAUD dengan anak yang tidak mengikuti PAUD. Oleh karena itu metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 1 SD di Kecamatan Rancasari kota Bandung tahun ajaran 2014/2015 dengan jumlah sampel sebanyak 247 anak, yang terdiri dari 175 anak yang mengikuti PAUD dan 72 anak yang tidak mengkuti PAUD. Teknik pengambilan sampel menggunakan disproportional stratisfied random sampling dikarenakan data populasi berstrata tetapi tidak proporsional. Instrumen pengumpulan data berupa angket Preschool and Kindergarten Behaviour Scale (PKBS) yang diadopsi oleh Sukma (2009) dari Meller. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Profil keterampilan sosial pada anak yang mengikuti PAUD berada dalam kategori tinggi dengan jumlah persentase 50,86%, sedangkan pada anak yang tidak mengikuti PAUD berada dalam kategori sedang dengan jumlah persentase 56,94%; 2) Jika dilihat dari aspeknya profil keterampilan sosial anak yang mengikuti PAUD berada pada kategori tinggi dalam aspek kerjasama sosial (54,28%) dan kemandirian sosial (51,43%) serta berada dalam kategori sedang pada aspek interaksi sosial (57,14%), sedangkan pada anak yang tidak mengikuti PAUD berada pada kategori sedang pada aspek interaksi (56,94%) dan kemandirian sosial (63,89%) serta berada pada kategori tinggi pada aspek kerjasama sosial (47,23%).Kata Kunci: Keterampilan Sosial Anak, Anak yang Mengikuti PAUD, Anak yang Tidak mengikuti PAUD
ONTOLOGI DAN EPISTEMOLOGI KEARIFAN DALAM PENGETAHUAN ORANG-ORANG ARIF DAN IMPLIKASINYA UNTUK BIMBINGAN DAN KONSELING Ridwan Ridwan
Edusentris Vol 1, No 3 (2014): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.482 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v1i3.149

Abstract

Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui ontologi dan epistemologi kearifan dalam pengetahuan orang-orang arif. Orang arif (‘ârif ) yang dimaksud dibesarkan dalam tradisi Islam (tasawuf) dan berlatar belakang pendidikan pondok pesantren, meskipun kemudian mereka menjadi akademisi dan pejabat pemerintah. Untuk mencapai tujuan dilakukan studi tokoh, melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Tokoh ‘ârif yang distudi meliputi pimpinan pondok pesantren Suryalaya Tasikmalaya, seorang dosen IAIN Walisongo Semarang dan Gubernur NTB. Analisis data dengan reduksi, display data dan menarik simpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa tokoh arif memandang kalbu (hati) spiritual sebagai objek kearifan. Tokoh arif pesantren mengetahui bahwa hati memiliki tujuh lapis, dan mengamalkan cara-cara (zikir) untuk meraih kearifan. Sementara arif akademik dan pemerintahan dibaiat oleh tokoh arif pesantren tetapi membahas bahwa kalbu memiliki empat lapis. Mereka juga mengamalkan zikir tertentu untuk mem-berdayakan hati untuk mencapai kearifan. Implikasi temuan studi adalah agar kearifan diwujudkan melalui bimbingan dan konseling dengan alternatif tasawuf akhlaki, yakni tanpa baiat guru. Perlu dikembangkan model bimbingan untuk mengembangkan perilaku arif.Kata kunci: ontologi, epistemologi kearifan, orang arif, bimbingan dan konseling
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN MOTOR EDUCABILITY TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR DAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA Racmat Sujana, Tatang Muhtar, dan Nuryadi Racmat Sujana; Tatang Muhtar; Nuryadi Nuryadi
Edusentris Vol 1, No 3 (2014): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.661 KB) | DOI: 10.17509/edusentris.v1i3.150

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran taktis dan pendekatan pembelajaran teknis pada siswa yang memiliki motor educability tinggi dan rendah terhadap hasil belajar teknik dasar dan keterampilan bermain sepak bola siswa kelas VII. Metode penelitian untuk mengungkapkan masalah tersebuat yaitu melalui metode eksperimen dengan desain factorial 2x2. Sampel penelitian ini adalah berjumlah 40 orang yang diambil secara simple random sampling dan random assignment pada kelas VII di SMPN 6 Sungaiselan Kab. Bangka Tengah. Penelitian dilakukan tiga kali dalam satu minggu selama kurang lebih 7 minggu. Instrument yang digunakan adalah tes keterampilan dribbling, tes keterampilan stopping-passing dan tes keterampilan bermain Game Performance Assessment Instrument (GPAI) yang telah memiliki validitas dan reliabilitas. Data yang diperoleh dan diolah dengan software MS Excel 2007 dan Predictive Analyticssoftware (PASW Statistics 18) atau IBMSPSS versi 18.0. Melalui Uji t Independen dan Uji Anova dua Jalur. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa. 1). Pendekatan pembelajaran taktis lebih baik dari pada pendekatan pembelajaran teknis terhadap hasil teknik dasar dan keterampilan bermain sepakbola 2). Kelompok motor educability tinggi lebih baik dari pada kelompok motor educability rendah terhadap hasil keterampilan teknik dasar dan keterampilan bermain sepakbola 3). Tidak terdapat interaksi dari pendekatan pembelajaran dengan motor educability terhadap peningkatan keterampilan teknik dasar dan keterampilan bermain. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran taktis lebih efektif dibandingkan dengan pendekatan pembelajaran teknis, sedangkan untuk motor educability tinggi lebih baik daripada motor educability rentah terhadap hasil keterampilan teknik dasar dan keterampilan bermain sepak bola siswa SMP kelas VII dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar dan keterampilan bermain.Katakunci : Pendekatan pembelajaran taktis, teknis, motor educability, teknik dasar dan keterampilan bermain.
UNDERSTANDING ORGANIZATIONAL COMMITMENT AMONG SCOUT VOLUNTEERS WITHIN NON-FORMAL EDUCATION Yeni Rahmawati; Norhasni Zainal Abiddin; Ihsan Ro’is
Edusentris Vol 1, No 3 (2014): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edusentris.v1i3.151

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji komitmen organisasi dalam berbagai aspek di organisasi nirlaba, khususnya yang berkaitan dengan unsure-unsur non-formal. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan antara kepuasan dan komirmen organisasi di antara para anggota kepanduan. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif untuk menganalisis data, dan instrumen yang digunakan adalah angket yang diadaptasi dari berbagai sumber. Angket ini terdiri atas beberapa bagian: demografi, indeks kepuasan voluntir dan komitmen organisasi, dan disampaikan kepada 200 responden dari Kwartir Daerah Pramuka Samarinda Kalimantar Timur. Sampel diambil dengan teknik sampel sederhana, dan data diolah dengan statistik inferensial. Hasil penelitian membuktikan bahwa dua dari empat dimensi kepuasan kerja, yaitu dukungan dan kekompakan kelompok memiliki hubungan dengan komitmen organsiasi, sedangkan efikasi dan pemberdayaan organisasi tidak berhubungan dengan komitmen organisasi.Kata kunci: pendidikan non-formal, komitmen organisasi, kepuasan, anggota kepanduan
PENGARUH MODEL SPORT EDUCATION TERHADAP MOTIVASI DAN INTENSITAS BELAJAR GERAK SISWA PADA PENJASORKES Rudi Hartono; Adang Suherman; Agus Rusdiana
Edusentris Vol 1, No 3 (2014): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edusentris.v1i3.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model sports education (SEM) terhadap motivasi dan intensitas gerak siswa pada penjasorkes. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain randomized control grup posttest only desaign. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK DTBS Bandung yang berjumlah 49 orang. 25 orang untuk SEM dan 24 orang untuk model tradisional yang diambil melalui cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi dan angket intensitas belajar gerak serta alat ukur digital (iCardio). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS seri 19 dengan alat uji yang digunakan: uji normalitas dengan Shapiro-Wilk, uji homogenitas dengan Lavene statistik, uji kolmogorov-smirnov Z dan uji independent sampel test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara SEM dan model tradisional terhadap motivasi belajar penjasorkes, 2) Tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara SEM dan model tradisional terhadap intensitas gerak siswa pada penjasorkes.Kata Kuci : Sport Education, Motivasi, Intensitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 8