cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1" : 23 Documents clear
Kualitas Silase Daun Kattek (Derris trifoliata Lour) yang Diberi Dedak Padi dengan Tingkat Berbeda Ade Humairah; Yeti Rohayeti; Duta Setiawan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 11, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.50410

Abstract

ABSTRAKKattek (Derris trifoliata Lour) merupakan tumbuhan leguminosa pemanjat/perambat berkayu. Potensi daun kattek yang sangat banyak dapat digunakan sebagai pakan alternatif ternak ruminansia dengan cara dibuat silase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas silase daun kattek yang diberi dedak padi dengan tingkat berbeda. Penelitian mengunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan lima ulangan sehingga terdapat 25 perlakuan. Masing-masing perlakuan menggunakan daun kattek sebanyak 2 kg dengan penambahan dedak padi dengan tingkat yang berbeda. Perlakuan dalam penelitian terdiri dari 1) P0: tanpa dedak padi ( kontrol); 2) P1: dedak padi (8%); 3) P2: dedak padi (10%); 4) P3: dedak padi (12%); 5) P4: dedak padi (14%). Hasil penelitian menunjukan penambahan dedak padi yang berbeda memberikan pengaruh yang sangat nyata (p<0,01) terhadap pH, protein kasar, serat kasar, lemak kasar dan kadar air, memberikan pengaruh yang nyata (p<0,05) terhadap aroma dan berpengaruh tidak nyata terhadap warna. Penambahan dedak padi 14 % memberikan hasil yang baik terhadap pH, protein kasar, serat kasar, lemak kasar dan kadar air serta mampu mempertahankan nilai nutrisi silase daun kattek.Kata kunci: Daun kattek, dedak padi, silase
PERBANDINGAN INFILTRASI TANAH GAMBUT PADA TIGA TIPE PENGELOLAAN LAHAN BUDIDAYA TANAMAN DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA KOTA PONTIANAK Yeni Widayani, Junaidi, Riduansyah,
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 11, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.51104

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan sifat fisika dan laju Infiltrasi Tanah Gambut Pada Tiga Tipe Pengelolaan Lahan Budidaya yaitu lidah buaya, pepaya dan jagung di Kecamatan Pontianak Utara Kota Pontianak. Analisis data laju infiltrasi menggunakan model persamaan Horton. Pengukuran laju infiltrasi dilapangan menggunakan infiltrometer ring ganda dan di ukur diulang sebanyak sebanyak lima kali pada masing masing penggunaan lahan. Variabel yang diamati pada penelitian ini terdiri dari 2 variabel yaitu : pengamatan di lapangan yang terdiri dari pengamatan kedalaman gambut, kedalaman muka air tanah, kedalaman muka air saluran dan laju infiltrasi. Analisis di laboratorium konservasi fisika tanah yang terdiri dari : kematangan gambut, bobot isi, porositas total, kadar air tanah, permeabilitas tanah. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tidak terdapat perbedaan sifat fisika tanah (kadar serat dan kematangan gambut, bobot isi, porositas,kadar air kapasitas lapangan dan pemeabilitas tanah) antara ketiga lahan jagung, pepaya dan lidah buaya. Laju infiltrasi pada lahan lidah buaya tergolong sangat cepat yaitu sebesar 75 cm/jam, pada lahan pepaya tergolong sangat cepat sebesar 72 cm/jam dan lahan jagung tergolong sangat cepat sebesar 66 cm/jam. Model laju infiltrasi pada lahan lidah buaya yaitu : f = 5,1 + (15 – 5,1) e-1.83t, pada lahan pepaya f = 4,7 + (15 – 4,7) e-1.72t, pada lahan jagung f = 3,9 + (15 – 3,9) e-1.63t.Kata Kunci : Laju infiltrasi, lahan lidah buaya, lahan pepaya, lahan jagung, sifat fisika  tanah, gambut
Penggunaan Biochar Sekam Padi dan Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Peranggi pada Tanah Aluvial Alfin Abdurrafi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 11, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i1.50655

Abstract

Tanah aluvial yang digunakan sebagai media tanam cabai peranggi memiliki kekurangan berupa tekstur tanah yang liat dan pejal sehingga mengurangi potensi akar untuk berkembang, selain itu kandungan kalium yang rendah juga mengurangi kemampuan tanaman dalam menghasilkan buah. Penggunaan biochar sekam padi dan pupuk KCl sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai peranggi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh biochar  sekam padi dan pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai peranggi di tanah aluvial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan yaitu pemberian biochar sekam padi dan pupuk KCl yang masing-masing terdiri dari 0 g/tanaman + 6,8 g/tanaman (b0), 225 g/tanaman + 5,6 g/tanaman (b1), 450 g/tanaman + 4,5 g/tanaman (b2) dan        675 g/tanaman + 3,4 g/tanaman (b3). Setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan dan 3 sampel. Jumlah unit percobaan sebanyak 60 tanaman. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), jumlah cabang produktif (batang), jumlah buah per tanaman (buah) dan berat buah per tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan pemberian biochar sekam padi sebesar 450 g/tanaman setara 15 ton/ha dan pupuk KCl sebesar 4,5 g/tanaman setara 150 kg/ha merupakan perlakuan terbaik pada variabel volume akar dan berat buah per tanaman.Kata Kunci : Aluvial, Biochar, Cabai Peranggi, KCl

Page 3 of 3 | Total Record : 23