cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3: Desember 2014" : 39 Documents clear
PENGARUH PENGGUNAAN HERBISIDA SISTEMIK TERHADAP PENGENDALIAN GULMA DIPERKEBUNAN KELAPA RAKYAT PADA LAHAN GAMBUT DI PADANG TIKAR KECAMATAN BATU AMPAR ERPIANI ERPIANI; SARBINO SARBINO; RAHMIDIYANI RAHMIDIYANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7615

Abstract

Pengaruh Penggunaan Herbisida Sistemik  Terhadap Pengendalian Gulma Di Perkebunan Kelapa Rakyat Pada Lahan Gambut Di Padang Tikar Kecamatan Batu Ampar Erpiani(1), Sarbino(2), Rahmidiyani(2) (1)Mahasiswa, (2) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan herbisida sistemik terhadap pengendalian gulma di perkebunan kelapa dan konsentrasi yang tepat dalam pengendalian gulma yang tumbuh di perkebunan kelapa rakyat pada lahan gambut di Padang Tikar Kecamatan Batu Ampar. Penelitian dilakukan dengan analisis vegetasi dengan menggunakan metode kuadrat berukuran 1m x 1m sebelum dan sesudah penyemprotan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 kontrol dan 5 taraf konsentrasi herbisida yaitu P0 (secara mekanis yaitu dengan cara ditebas), P1 (konsentrasi 4 cc/l setara dengan dosis 2 l/ha), P2 (konsentrasi 5 cc/l setara dengan dosis 2,5 l/ha, P3 (konsentrasi 6 cc/l setara dengan dosis 3 l/ha), P4 (konsentrasi 7 cc/l setara dengan dosis 3,5 l/ha), dan P5 (konsentrasi 8 cc/l setara dengan dosis 4 l/ha). Hasil pengamatan menunjukkan terdapat 11 jenis gulma dari 8 family yang ditemukan di lokasi penelitian. Jenis gulma dominan yang terdapat di lokasi penelitian sebelum penyemprotan adalah gulma Scleria sumatrensis dengan nilai SDR 15,94%, tetapi setelah penyemprotan gulma yang dominan menjadi gulma Stenochlaena palustris dengan nilai SDR 30,29%. Gulma yang mampu bertahan terhadap penyemprotan adalah Stenochlaena palustris, Nephrolepsis bisserata, Gleichenia linearis, dan Scleria sumatrensis.   Kata Kunci : Gleichenia linearis, gulma, herbisida sistemik, Nephrolepsis bisserata , Scleria sumatrensis, dan Stenochlaena palustris. EEFECT OF THE USE SYSTEMIC HERBICIDE TO THE WEEDS CONTROL AT PEOPLE’S COCONUT PLANTATION IN PEATLANDS IN PADANG TIKAR DISTRICT OF BATU AMPAR Erpiani(1), Sarbino(2), Rahmidiyani(2) (1)Student, (2) Lecturers of Agriculture Faculty Tanjungpura University Pontianak ABSTRACT This study aims to determine the effect of the use of systemic herbicides to control weeds in coconut plantations and the appropriate concentration in the control of weeds that grow on people’s coconut plantations on peatland in Padang Tikar District of Batu Ampar. The study was conducted with vegetation analysis using the least squares method measuring 1m x 1m before and after spraying. The research was conducted using a randomized block design (RBD) with 1 control and 5 herbicide concentration level, are P0 ( mechanically by means of cut down), P1 (concentration of 4 cc/l dose equivalent to 2 l/ha), P2 (concentration of 5 cc/l is dose equivalent to 2.5 l/ha, P3 (concentration of 6 cc/l dose equivalent to 3 l/ha), P4 (concentration of 7 cc/l dose equivalent to 3.5 l/ha), and P5 (concentration of 8 cc/l dose equivalent to 4 l/ha). The results showed there are 11 types of weeds from 8 family found at the location. The dominant weed species found in the research location before spraying weeds is Scleria sumatrensis with the SDR value 15.94%, but after spraying weeds became dominant is Stenochlaena palustris with the SDR value 30.29%. Weeds are able to survive after spraying is Stenochlaena palustris, Nephrolepsis bisserata, Gleichenia linearis, and Scleria sumatrensis.   Keywords: Gleichenia linearis,weeds, systemic herbicide, Nephrolepsis bisserata, Scleria sumatrensis, and Stenochlaena palustris.
PENGARUH PEMBERIAN BAHAN ORGANIK TERHADAP HASIL PADA BEBERAPA VARIETAS UBI JALAR PADA TANAH ALLUVIAL ketti andrayani; wasi'an wasi'an; purwaningsih purwaningsih
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh penggunaan bahan organik terhadap hasil empat varietas ubi jalar lokal serta interaksinya antara keduanya. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 2 Februari 2014 sampai tanggal 2 Mei 2014 di kebun percobaan yang terletak di Desa Parit Lintang Kecamatan Salatiga. Waktu penelitian selama 3 bulan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dan Rancangan Petak Terbagi (RPT) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor 1 yaitu jenis varietas ubi jalar lokal yang ditempatkan sebagai mainplot terdiri dari ubi jalar oranye ( v1), ubi jalar kuning ( v2), ubi jalar putih ( v3), ubi jalar ungu ( v4).  Faktor 2 sebagai subplot yaitu jenis bahan organik terdiri dari pupuk kotoran ayam (b1), pupuk kotoran sapi (b2), pupuk kotoran kambing (b3). Dosis penggunaan bahan organik yaitu pupuk kotoran ayam 30,30 kg/petak, pupuk kotoran sapi 15,31 kg/ petak, pupuk kotoran kambing 14 kg/petak. Setiap perlakuan terdiri dari 3 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi jumlah umbi pertanaman, jumlah umbi perpetak, berat umbi pertanaman (g), berat umbi perpetak (g), diameter umbi pertanaman (cm).  Hasil penelitian menunjukan pemberian bahan organik dan penggunan varietas ubi jalar dapat meningkatkan hasil tanaman ubi jalar pada tanah alluvial.  Pemberian bahan organik pupuk kotoran ayam dengan dosis 30,30 kg/petak merupakan perlakuan terbaik yang memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap berat umbi perpetak, diameter umbi pertanaman, sedangkan perlakuan penggunaan varietas ubi jalar ungu dan putih merupakan varietas yang terbaik terhadap variabel jumlah umbi pertanaman. Kata kunci : Bahan Organik, Tanah Alluvial ,Varietas,              
Identifikasi Komoditas Unggulan dan Keberlanjutannya di Lahan Gambut Desa Rasau Jaya II Ratih Puspa Rini; Novira Kusrini; Wanti Fitrianti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7536

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komoditas unggulan dan keberlanjutannya di lahan gambut desa Rasau Jaya II. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja yaitu di Desa Rasau Jaya II dengan pertimbangan bahwa di daerah ini seluruh lahannya terdiri atas lahan gambut. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 11 orang responden kunci untuk mengidentifikasi komoditas unggulan dan 78 orang petani komoditas unggulan terpilih, yaitu petani padi. Penelitian ini menggunakan Metode AHP dengan menggunakan software Expert Choice dan skala Likert. Hasil analisis metode AHP menunjukkan tiga kriteria yang memiliki pengaruh tertinggi adalah kriteria dukungan dengan bobot sebesar 0,191, kriteria produksi dengan bobot 0,166 dan kriteria kelestarian dengan bobot 0,137, dengan Consistency Ratio sebesar 0,07. Sedangkan komoditas unggulan yang terpilih adalah padi dengan bobot sebesar 0,437. Hasil analisis keberlanjutan pertanian padi ditinjau dari dimensi ekologi menunjukkan hasil sangat berkelanjutan, sedangkan dari dimensi ekonomi dan dimensi sosial budaya menunjukkan hasil cukup berkelanjutan. Hasil akhir rata-rata menunjukkan pertanian padi di lahan gambut Desa Rasau Jaya II berada pada range cukup berkelanjutan.   Kata kunci: Komoditas Unggulan, Metode AHP, Keberlanjutan Pertanian, Lahan gambut
PENGARUH EKSTRAK DAUN Piper aduncum TERHADAP BIOLOGI Crocidolomia pavonana SURIANI SURIANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7257

Abstract

Penelitian bertujuan mengevaluasi aktivitas insektisida dan antifeedant ekstrak etanol daun Piper aduncum terhadap larva Crocidolomia pavonana. Daun brokoli digunakan sebagai pakan uji. Pengujian menggunakan metode residu pada daun (metode oles). Pakan daun perlakuan diberikan selama 48 jam. Larva yang digunakan adalah instar II awal. Mortalitas larva diamati setiap hari hingga mencapai instar IV awal, selanjutnya data dianalisis menggunakan probit. Pengujian antifeedant dilakukan dengan metode pilihan dan tanpa pilihan menggunakan larva C. pavonana instar III awal. Ekstrak diuji pada konsentrasi setara LC25 LC50 dan LC75. Luas daun yang dikosumsi dihitung selanjutnya ditentukan persentase penghambat makan larva. Hasil pengujian menunjukan bahwa ekstrak etanol daun P. aduncum memiliki pengaruh letal yang kuat terhadap larva C. pavonana dengan LC50 sebesar 0,21%. Aktivitas penghambat makan ekstrak tersebut pada selang konsentrasi 0,07%-0,55% sebesar 48,67%-77,65% pada metode pilihan dan 46,98%-84,42% pada metode tanpa pilihan. Kata kunci : Aktivitas insektisida, antifeedant, insektisida botani  
Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Padi di Desa Sungai Awan Kanan Kecamatan Muara Pawan Kabupaten Ketapang riduansyah riduansyah; Bambang widiarso
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7620

Abstract

  EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN PADI DI DESA SUNGAI AWAN KANAN KECAMATAN MUARA PAWAN KABUPATEN KETAPANG Fredy Junian Pranata1)Riduansyah2) dan Bambang Widiarso2) 1) Mahasiswa 2) Dosen Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura   Abstract The study"Evaluasi Kesesuaian lahan Untuk Tanaman Padi  di Desa Dungai Awan Kanan Kecamatan Muara Pawan Kabupaten Ketapang". The purposeofthis studywas to assess thesuitability of landat the site ofresearchfordevelopmentof rice plants(Oryza sativa) and theirconstraintsandrecommendationsfor improvement.This study wasdonefromJune of2014toSeptember 2014. Twosoilprofilesrepresentingthe location ofexcavationandsoil samplesP1andP2(10106'48 "LS -100049'36" LSand1090053'36"BT -1100053'36" BT), which of horizonAandB.The methodusedin this studyis asurvey methodwith agridsystem. The results of the evaluation of the suitability of land to display the sub-group level limiting factors on SPT 1 and SPT 2 is need for land management in an effort to land use. Application of Geographic Information Systems (GIS) spatial information present in the form of maps of land suitability for rice crop and area information of each soil map unit. Land evaluation results indicate there are several limiting factors on the SPT 1 acidic pH and contains sulfidik andSPT 2 both contain acidic pH and contained sulfidic content. Land suitability evaluation efforts need to be supported by the provision of management recommendations include the recommendation liming, and fertilizer recommendation. Kata kunci : Tanaman Padi, Evaluasi Kesesuaian Lahan   EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN PADI DI DESA SUNGAI AWAN KANAN KECAMATAN MUARA PAWAN KABUPATEN KETAPANG   Fredy Junian Pranata1)Riduansyah2) dan Bambang Widiarso2) 1) Mahasiswa 2) Dosen Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura   Abstrak Penelitian “Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Padi di Desa Sungai Awan Kanan Kecamatan Muara Pawan Kabupaten Ketapang”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesesuaian lahan di lokasi penelitian untuk pengembangan tanaman padi (Oryza Sativa) beserta kendala dan rekomendasi perbaikannya. Penelitian ini di lakukan dari bulan juni 2014 samapai dengan September 2014.   Dua profil tanah yang mewakili lokasi penggalian dan contoh tanah P1 dan P2 (1016’48” LS – 10049’36” LS dan 109053’36” BT - 110053’36” BT) yang di ambil dari horizon A dan B. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan system grid.   Hasil Penelitian evaluasi kesesuaian lahan sampai tingkat sub group menampilkan faktor-faktor pembatas pada SPT 1 dan SPT 2 yang perlunya pengelolaan lahan dalam upaya pemanfaatan lahan. Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) menyajikan informasi spasial berupa peta kesesuaian lahan untuk tanaman padi dan informasi luas area dari masing-masing satuan peta tanah. Hasil evaluasi lahan menunjukkan terdapat beberapa faktor pembatas pada SPT 1 yaitu pH yang masam dan mengandung sulfidikdan pada SPT 2 sama mengandung pH yang masam dan terdapat kandungan sulfidik. Upaya evaluasi kesesuaia lahan perlu didukung dengan pemberian rekomendasi pengelolaan antara lain adalah rekomendasi pengapuran, dan rekomendasi pemupukan.
PERSEPSI ANGGOTA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KUD “SEPUDAK” DI DESA GALING KECAMATAN GALING KABUPATEN SAMBAS yeni Hamid Imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.6599

Abstract

ABSTRAK Koperasi Unit Desa “SEPUDAK” merupakan salah satu KUD yang didirikan dengan tujuan untuk memajukan kesejahteraan ekonomi dan kegiatan usaha anggota dan jajarannya.Akantetapisaatini KUD “SEPUDAK” menghadapikendaladalampengembangannya, baikdarisumberdayamanusia (SDM) dan,sumberdaya modal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi anggota tertadap kualitas pelayanan KUD “SEPUDAK” di Desa Galing Kecamatan Galing Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (porpusive sampling) yaitu di Desa Galing dengan pertimbangan bahwa Desa Galing merupakan tempat berdirinya KUD “SEPUDAK” dan merupakan KUD yang memegang peranan utama dalam menyalurkan sarana produksi pertanian. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 responden dari  255 populasi yang rata-rata anggotanya adalah petani. Hasil penelitian tentang persepsi anggota terhadap kualitas pelayanan yang di analisis berdasarkan lima dimensi. Terdapat empat dimensi menunjukkan kategori kurang baik dengan rata-rata skor masing-masing dimensi yakni: dimensi bukti langsung sebesar 75 persen, dimensi kepedulian sebesar 72,68 persen, dimensi kehandalan sebesar 63,57 persen, dan dimensi daya tanggap sebesar 70,5 persen, sedangkan untuk dimensi jaminan berada dalam kategori baik dengan skor sebesar 78 persen.   Kata Kunci : Persepi, Kualitas Pelayanan, KUD “SEPUDAK”
STUDI SIFAT FISIKA TANAH PADA BEBERAPA TINGKATAN UMUR PENCETAKAN SAWAH DI DESA PISANG KECAMATAN JANGKANG KABUPATEN SANGGAU agustinus arianto urai edi suryadi junaidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7544

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji sifat fisika tanah pada beberapa tingkatan umur pencetakan sawah. Penelitian dilakukan pada lahan sawah di Desa Pisang Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Fisika dan Konservasi Tanah, dan Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian dilakukan dengan metode survei lapangan untuk melakukan pengamatan dan pengambilan sampel tanah pada tiga lokasi yaitu sawah berumur 15-24 tahun, 25-34 tahun dan 35-45 tahun. Pengambilan contoh tanah dilakukan secara diagonal sebanyak 5 titik dengan kedalaman 0-20 cm dan 20-40 cm. Beberapa parameter pengamatan seperti bobot isi, kadar air kondisi lapangan, bobot jenis partikel, porositas, dan kemantapan agregat tanah dianalisis mengunakan Rancangan Acak Kelompok. Sedangakan parameter lainnya seperti tekstur tanah, C-organik, N-total, dan pH tanah dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan pada beberapa sifat fisika tanah yaitu kadar air kondisi lapangan kedalaman 0-20 cm (*), bobot jenis partikel kedalaman 0-20 cm (**) dan kedalaman 20-40 cm (**), dan porositas pada kedalaman 0-20 cm (**). Kelas tekstur tanah hanya terdapat perbedaan pada periode penyawahan 15-24 tahun pada kedalaman 20-40 cm yaitu liat berpasir sedangkan kelas tekstur lainnya adalah liat. Keberadaan bahan organik dan N total akan menurun pada periode penyawahan 25-34 tahun namun akan sedikit meningkat pada periode penyawahan 35-45 tahun. Pada periode penyawahan 35-45 tahun, nilai C-organik dan N-total lapisan 20-40 cm lebih tinggi dari pada lapisan 0-20 cm. Nilai pH tanah akan meningkat pada periode penyawahan 25-34 tahun dan sedikit menurun pada periode penyawahan 35-45 tahun. Kata Kunci : Fisika Tanah, Umur Pencetakan Sawah
FORMULASI UDANG EBI TERHADAP FISIKOKIMIA DAN SENSORI ABON KELAPA (cocos nucifera L.) muhammad ranoval absanjaya; suko priyono MP; dwi raharjo MP
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi udang ebi terbaik pada pembuatan abon kelapa berdasarkan sifat fisikokimia dan karakteristik sensori. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu penambahan udang ebi. Penelitian ini terdiri dari 7 perlakuan yaitu 0 g, 50 g, 100 g, 150 g, 200 g, 250 g, dan 300 g udang ebi. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan udang ebi berpengaruh tidak nyata terhadap serat kasar, tetapi berpengaruh nyata terhadap kadar air, karbohidrat, lemak, kadar abu dan protein. Formulasi terbaik adalah 250 g udang ebi dengan hasil analisis kadar air : 7,58 %, karbohidrat : 15,53 %, lemak : 32,43 %, kadar abu : 13,27 %, serat kasar :  1,66 % dan protein : 30,07 %. Karakteristik sensori rasa : 2,28 (asin), warna : 3,16 (agak kecoklatan), aroma : 3,60 ( agak sedap) dan kesukaan : 3,36 (agak disukai).Kata kunci : abon kelapa, fisikokimia, kelapa, sensori, udang ebi.
Pengaruh Varietas dan Kapur Dolomit terhadap Intensitas Serangan Blossom End Rot dan Hasil Tomat pada Tanah Gambut Bimaro Bima
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 3, No 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.4524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara varietas dan kapur dolomit terhadap intensitas serangan Blossom End Rot (BER) dan hasil tomat pada tanah gambut. Penelitian ini menggunakan metoda eksperimen lapangan dalam bentuk Rancangan Petak Terpisah (Split Plot Design) yang terdiri dari dua faktor yaitu varietas (main plot) yang terdiri dari 2 taraf yaitu Permata dan Tymoti. Kapur dolomit (sub plot) yang terdiri dari 3 taraf yaitu 64,34 g/polybag, 84,32 g/polybag dan 112,44 g/polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap waktu berbunga, waktu panen, intensitas serangan BER, diameter buah dan berat buah per tanaman. Sedangkan perlakuan kapur dolomit dan interaksi berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel. Perlakuan varietas Tymoti memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan varietas Permata pada semua variabel pengamatan, antara lain waktu berbunga, waktu panen, intensitas serangan BER, diameter buah dan berat buah per tanaman. Kata kunci : Blossom End Rot, Dolomit, Gambut, Tomat,

Page 4 of 4 | Total Record : 39