cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 48 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 4 (2020)" : 48 Documents clear
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK HAYATI CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI HIJAU PADA TANAH GAMBUT Jekiun Jekiun; Purwanignsih Purwanignsih; Wasi’an Wasi’an
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk hayati cair yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil sawi hijau pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di jl. Reformasi, Gang. Struktur, Pontianak Tenggara dari tanggal 18 Maret hingga 18 Mei 2020. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan pemberian pupuk hayati cair dengan 5 ulangan. Taraf perlakuan yang dimaksud adalah berturut-turut 2; 5; 10; 15 dan 20 ml/l air. Variabel yang diamati yaitu volume akar, klorofil daun, luas daun, berat kering tanaman, jumlah daun dan berat segar tanaman. Hasil penelitian tidak ditemukan konsentrasi yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi, tetapi ditemukan konsentrasi yang efektif yaitu 10 ml/l terhadap komponen pertumbuhan dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan sawi hijau.Kata kunci : pupuk hayati cair, gambut, sawi hijau
PENGARUH BOKASI DAUN BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN PADA TANAH ALUVIAL Santi Taluni Taluni; Purwaningsih Purwaningsih Purwaningsih; Dwi Zulfita Zulfita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42340

Abstract

Bokasi daun bambu dapat dimanfaatkan sebagai pupuk bagi tanaman, salah satunya dengan dibuat bokasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokasi daun bambu yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kailan pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari – April 2020 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan dosis bokasi daun bambu yang terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu: b1 = 5 % bokasi daun bambu dari berat tanah setara dengan 400 g/polybag, b2 = 10 % bokasi daun bambu dari berat tanah setara dengan 800 g/polybag, b3 = 15% bokasi daun bambu dari berat tanah setara dengan 1.200 g/polybag, b4 = 20% bokasi daun bambu dari berat tanah setara dengan 1.600 g/polybag, b5 = 25% bokasi daun bambu dari berat tanah setara dengan 2.000 g/polybag; 5 ulangan dan setiap perlakuan terdiri dari 4 sampel tanaman, sehingga terdapat 100 tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu volume akar (cm3 ), jumlah daun (helai), kadar klorofil daun (spad unit), berat segar tanaman (g), dan berat kering tanaman (g). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian bokasi daun bambu dengan dosis 2000 g/polybag merupakan dosis yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kailan pada tanah aluvial. Kata Kunci: Bokasi, Daun Bambu, Kailan, Tanah Aluvial.
POLA PERTUMBUHAN KERANG AIR TAWAR (Margaritifera sp) DI SALURAN IRIGASI DESA SAMBORA KECAMATAN TOHO KABUPATEN MEMPAWAH Fenti Fenti; Ahmad Mulyadi; Sri Rahayu
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.43577

Abstract

Margaritifera sp shells can be found in the irrigation channel of Sambora Village. Clams are filter feeders groups or animals that take food by filtering water. The irrigation water flow in Sambora Village contains a substrate of muddy sand and sandy mud. This research aims to determine the morphometric characteristics and growth patterns as well as density of shells in the irrigation channel of Sambora Village, Toho Sub-district, Mempawah District. It used a purposive random sampling method. This research was conducted in March-May 2020 and the research location was divided into 3 stations. It found a total of 801 Margaritifera sp shells. All characteristics of average shell length (PC), shell height (TC), shell thickness (TBL), and total weight (BT) showed varying sizes between males and females in which the female has greater sizes than the male. The relationship between shell length and the total weight is in the range of b <3 which shows a negative allometry growth pattern. The density values ranged from 1.22 - 3.02 ind/m2. The density between stations was different with the highest at station II and the lowest at station I. The asymptotic length (L∞) of Margaritifera sp reached 126.97 mm for females and 121.42 mm for males.Keywords: Morphometric, Growth Pattern, Density, Margaritifera sp
Bioekologi Ikan Baung (Hemibagrus nemurus, Val. 1840) di Hilir Sungai Kapuas Desa Radak Kecamatan Terentang Kabupaten Kubu Raya Manami Nimura; Widadi Padmarsari Soetignya; Inpurwanto Inpurwanto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.44018

Abstract

This research focuses on the bioecology of Asian Redtail Catfish (Hemibagrus nemurus) in the downstream of the Kapuas River, Radak Village, Terentang Sub-district, Kubu Raya District. It was conducted from June to September 2020. It aims to identify the relationship between biological aspects including distribution and food habits with the habitats of catfish in the downstream of Kapuas River. It used a purposive random sampling method by selecting the research location based on differences in the environmental setting. The research area was divided into three stations consisting of Station I, which is far from residential areas and bordering secondary forest. Station II is the meeting point of Kapuas River and the Creek of Radak River. Then, station III is close to residential areas. The distribution of catfish could be found in all three stations at a certain time with the highest abundance at station II. The food habit of catfish was considered carnivorous with a length of RGL <1 with the main food of shrimps with an IP percentage of 41.55%, followed by fish and insects as complementary foods with an IP percentage of 27.45% and 19.6% respectively. The ISC value of catfish ranged from 0.8-1.9%. The water condition in the downstream of the Kapuas River is still balanced for the life of catfish.
PENGARUH Osmoconditioning DENGAN LARUTAN PEG (Polyethylene Glycol) 6000 TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH PADI YANG TELAH MENGALAMI KEMUNDURAN Rizqi Norma Sari; Tantri Palupi; Wasi&#039;an Wasi&#039;an
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42125

Abstract

Benih yang telah mengalami penurunan viabilitas dan vigornya apabila digunakan dalam usaha budidaya tanaman akan memberikan pertumbuhan dan daya tumbuh (viabilitas) yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama perendaman PEG 6000 terhadap viabilitas dan vigor benih padi yang telah mengalami kemunduran. Jenis padi yang digunakan yaitu padi unggul varietas Mekongga. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 9 perlakuan dengan 3 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 2 sampel. Terdapat 9 perlakuan yang diberikan yaitu kontrol, 5% PEG 6000 selama 12 jam, 5% PEG 6000 selama 24 jam, 10% PEG 6000 selama 12 jam, 10% PEG 6000 selama 24 jam, 15% PEG 6000 selama 12 jam, 15% PEG 6000 selama 24 jam, 20% PEG 6000 selama 12 jam, 20% PEG 6000 selama 24 jam. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi kadar air, indeks vigor, keserempakan tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, panjang akar, panjang plumula, dan berat kering kecambah normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian osmoconditioning PEG 6000 mampu meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi yang telah mengalami kemunduran  dengan tolok ukur peningkatan daya berkecambah hingga 22,85% dan vigor 23,33%. Perlakuan Osmoconditioning PEG 6000 dengan konsentrasi 5 - 20% selama 12 - 24 jam efektif dalam meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi yang telah mengalami kemunduran.Kata Kunci: padi, PEG 6000, osmoconditioning , viabilitas, vigor. 
RESPON PERTUMBUHN DAN HASIL KALE TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR REBUNG BAMBU SECARA HIDROPONIK Lilis Fajar Wiraningsih; Iwan Sasli Sasli; Setia Budi Budi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil kale terhadap pemberian pupuk organik cair rebung bambu secara hidroponik dan mendapatkan konsentrasi terbaik pupuk organik cair rebung bambu untuk tanaman kale. Penelitian ini dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian berlangsung dari 4 Februari – 30 Maret 2020. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 perlakuan dan 5 ulangan dengan 3 sampel tanaman, perlakuan POC rebung bambu adalah p0=tanpa POC, p1=150 ml/L air, p2=200 ml/L air, p3=250 ml/L air, p4=300 ml/L air. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman dan volume akar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uji regresi polinomial yang ditujukan untuk melihat pengaruh perlakuan terhadap variabel yang diamati menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi POC rebung bambu memberikan pengaruh terhadap semua variabel yang diamati dengan pola kurva kuadratik, pemberian POC rebung bambu dengan pengaruh 39% dan 224,38 ml/L merupakan konsentrasi terbaik pada variabel berat segar tanaman.Kata kunci : hidroponik, kale, POC rebung bambu, nutrisi AB-Mix
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL PAKCHOI TERHADAP PENGGUNAAN BIOURINE KAMBING PADA MEDIA GAMBUT Martati Umi Martati; UMI MARTATI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42464

Abstract

This study aimed at getting the best concentrasion of goat biourine to on the growth and yield of pakchoi in peat soils. The research was conductedis located at Kecamatan pontianak Tenggara start from14th March 2020 until 29th  April 2020.  The completely Randomized Design (CRD) was used in this experiment with 5 levels concentration of goat biourine with 5 replications.The intended concentration treatment were 50; 75; 100; 125; and 150 ml/l. The observed are variable the root volume, chlorophyll content, leaf area, dry weight of the plant, number of leaves and the fresh weight of the plant. The results showed that the use of goat biourine with a concentration of 100 ml / l showed the highest mean value of all observed variables in the growth and yield of pakchoi by using goat biourine on peat soils media, but the efficient concentrate to on the growth and yield of pakchoi is shown by giving goat biourine 75 ml/l.Keywords : Goat Biourine, Peat Soil, Pakchoi.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG DAN KAPUR TERHADAP PERTUMNBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS DI LAHAN ALUVIAL PADA BUDIDAYA JENUH AIR Octavianus Agus Anggara; Nurjani Nurjani; Mulyadi Safwan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v9i4.42732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi terbaik dari pupuk kandang dan kapur terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis pada budidaya jenuh air. Penelitian dilaksanakan di lahan pasang surut sulfat masam tipe C yang berada di Desakalimas Kecamatan Sungai kakap Kabupaten Kuburaya, dimulai pada 2 Agustus sampai 15 Oktober 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan masing- masing perlakuan dilang 5 kali,. Perlakuan yang dimaksud adalah a= pupuk kandang ayam 7,5 ton/ha, b= pupuk kandang kambing 7,5 ton/ha, c= pupuk kandang kambing 7,5 ton/ha + kapur Dolomit 4 ton/ha, d= Pupuk Kandang Kambing 7,5 ton/ha + abu limbah pertanian 15 ton/ha, dan e= tanpa pemberian pupuk kandang dan kapur. Variabel pengamatan yang diamati dalam penelitian ini yaitu yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), panjang daun (cm),berat kering tanaman (g), berat kering akar (g), volume akar (cm³), panjang tongkol (cm), bobot tongkol berkelobot (g) bobot tongkol tanpa kelobot (g), diameter tongkol (cm), dan jumlah baris pertongkol. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi pupuk kandang dan kapur memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, panjang tongkol, dan bobot tongkol berekelobot. Namun tidak berpengaruh nyata terhadap berat kering tanaman, berat kering akar, volume akar, bobot tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol, dan jumlah baris biji.