cover
Contact Name
Putu Agus Ariana
Contact Email
putuagusariana234@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
midwinerslion.stikesbuleleng@gmail.com
Editorial Address
Jl Raya Air Sanih Km. 11 Bungkulan Singaraja Bali 81171
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
ISSN : 25286420     EISSN : 26857901     DOI : https://doi.org/10.52073/midwinerslion
Core Subject : Health,
MIDWINERSLION Journal is a national scientific journal published by STIKes Buleleng (P-ISSN: 2528-6420 and E-ISSN: 2685-7901) and is a peer-reviewed and open-access journal. It publishes original research, review articles, short communications, case reports. The following are the research areas that this journal focuses on Nursing, Midwifery, and Pharmasist
Articles 435 Documents
PENGARUH PERMAINAN EDUKATIF FINGER PAINTING TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA PRASEKOLAH 4-5 TAHUN DI TK KUMARA STANA DESA MUNDUK: Array
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 6 No 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.203

Abstract

Pendahuluan: Anak usia prasekolah adalah mereka yang berusia 3-6 tahun. Anak merupakan dambaan setiap keluarga. Selain itu setiap keluarga juga mengharapkan anaknya kelak bertumbuh kembang secara optimal. Melukis dengan jari (finger painting) merupakan salah satu kegiatan teknik melukis dengan mengoleskan cat pada kertas basah menggunakan jari jemari yang dapat dilakukan anak untuk menuangkan imajinasinya melalui lukisan yang dibuat dengan jari jemari anak, dalam kegiatan ini dapat melatih motorik halus dan kreativitas yang dimiliki anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan edukatif finger painting terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah 4-5 tahun di TK Kumara Stana Desa Munduk. Metode: Penelitian ini menggunakan pra-eksperimental dengan rancangan one group pre-post test design. Besar sampel dalam penelitian ini 30 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Penelitian ini menggunakan uji paired-t-test didapatkan nilai dengan taraf signifikan p=0,05 didapatkan (p) adalah 0,000 yang menunjukan bahwa p<0,05 (0,000<0,05), artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Simpulan: Disimpulkan bahwa ada pengaruh permainan edukatif finger painting terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah 4-5 tahun di TK Kumara Stana Desa Munduk.
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN DENGAN MEDIA BONEKA TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI PAUD TELKOM SINGARAJA: Array
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 6 No 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.204

Abstract

Pendahuluan: Boneka tangan merupakan boneka yang dijadikan media atau alat bantu yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Jenis boneka yang biasanya digunakan adalah boneka tangan yang terbuat dari potongan kain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran dengan media boneka tangan terhadap kemampuan berbicara pada anak usia 4-5 tahun di PAUD Telkom Singaraja. Metode: Desain penelitian menggunakan pra-eksperimental dengan rancangan one group pre-post test design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun di PAUD Telkom Singaraja. Besar sampel yang digunakan adalah 30 responden yang telah dipilih dengan menggunakan teknik sampling total sampling. Pengukuran kemampuan berbicara dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi yang berpedoman pada tugas-tugas menurut usia di Denver II. Penelitian ini menggunakan statistik parametrik menggunakan uji paired sample t-test dengan taraf signifikan α=0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata (mean) pre-test adalah 56,00 dan rata-rata (mean) post-test adalah 68,33. Hasil uji statistik parametrik menggunakan uji paired sample t-test didapatkan hasil pre dan (0,000) <α (0,05), yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode bermain peran dengan media boneka tangan terhadap kemampuan berbicara pada anak usia 4-5 tahun di PAUD Telkom Singaraja.
KEBUTUHAN SPIRITUAL PASIEN REHABILITASI NAPZA: LITERATURE REVIEW: Array
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 6 No 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.205

Abstract

Pendahuluan: Masalah penyalahgunaan NAPZA setiap tahun selalu terjadi peningkatan jumlah terutama pada usia 15-64 tahun. Faktor yang mempengaruhi seseorang untuk menggunakan NAPZA diantaranya disebabkan oleh tingginya rasa keingintahuan, cemas, hilangnya tujuan hidup dan kebermakanaan hidup pada individu. Hilangnya kebermaknan hidup merupakan salah satu gambaran bahwa seseorang sedang mengalami krisis spiritual. Pemenuhan kebutuhan spiritual pada individu penyalahguna NAPZA menjadi sangat penting untuk mendukung keberhasilan dalam proses peyembuhan pasien rehabilitasi NAPZA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan spiritual pasien rehabilitasi NAPZA. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Literatur Review. Hasil: Dari 10 Jurnal yang ditemukan terdapat 4 jurnal yang menyatakan tentang kebutuhan akan terpeliharanya interaksi dengan lingkungan, ada 2 jurnal yang menyatakan kebutuhan akan makna dan tujuan hidup, 2 jurnal mengatakan pasien membutuhkan penerimaan diri, 1 jurnal yang mengatakan tentang kebutuhan untuk mengisi keimanan secara rutin dan 1 jurnal yang mengatakan tentang kebutuhan akan kebebasan diri dari rasa bersalah dan dosa. Simpulan: Kebutuhan spiritual terpeliharanya interaksi dengan orang lain dan lingkungan, makna dan tujuan hidup, penerimaan diri, mengisi keimanan secara rutin serta kebebasan diri dari rasa bersalah dan dosa merupakan kebutuhan spiritual yang belum terpenuhi pada pasien rehabilitasi NAPZA yang akan berdampak terhadap keberhasilan pasien selama menjalani rehabilitasi.
PENGARUH SENAM ORHIBA TERHADAP DUKUNGAN SOSIAL LANSIA DI KABUPATEN BULELENG: Array
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 6 No 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.207

Abstract

Pendahuluan: Proses menua merupakan proses alamiah yang membawa lansia mengalami penurunan fungsi fisik, psikologis dan sosial. Hal tersebut dapat menyebabkan populasi lansia rentan mengalami kesepian dan depresi. Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia diperlukan dukungan sosial yang baik. Dukungan sosial didefinisikan sebagai umpan balik kepada orang lain agar orang tersebut merasa dicintai, diperhatikan, dan dihormati, serta dilibatkan dalam jaringan komunikasi. Adapun latihan aktivitas berkelompok dapat menjadi salah satu alternatif meningkatkan dukungan sosial. Di Kabupaten Buleleng terdapat berbagai aktivitas fisik kelompok lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan dukungan sosial pada kelompok lansia yang melakukan senam ORHIBA, senam lansia, dan lansia yang hanya melakukan aktivitas sehari-hari di rumah. Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional melibatkan 400 orang lansia di Desa Jinengdalem, Penglatan dan Jagaraga. Dukungan sosial diukur dengan 25 item social support questionare (SSQ). Hasil: Dari hasil analisis statistik didapatkan rata-rata skor SSQ kelompok senam ORHIBA 99(sd 9,994); senam lansia 86 (sd 7,850) dan lansia yang hanya melakukan aktivitas fisik sehari-hari 93,00 (sd 8,741). Sementara hasil uji inferensial dengan one way anova p=0,001 (p< 0,05), maka terdapat perbedaan bermakna dukungan sosial lansia pada kelompok senam ORHIBA dibandingkan kelompok lainnya. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kelompok lansia yang aktif melakukan senam ORHIBA di Buleleng memiliki dukungan sosial yang paling baik dibandingkan dengan kelompok lansia dengan aktivitas fisik lainnya.
Literatur Review : Dampak Status Gizi Pendek (Stunting) Terhadap Prestasi Belajar: Array
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 6 No 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.208

Abstract

Pendahuluan: Stunting adalah suatu keadaan dimana anak mengalami gagal tumbuh yang diakibatkan oleh penyerapan gizi yang terhambat, yang dapat di lihat dari TB/U dengan hasil z-score <-2SD dari median standar pertumbuhan anak. Stunting pada anak-anak dapat menyebabkan perkembangan kognitif, motorik, dan sosial-emosional yang buruk. Selanjutnya, gangguan ini menyebabkan prestasi sekolah yang buruk. Literature review ini bertujuan untuk mengetahui secara spesifik serta meninjau artikel atau jurnal terkait dampak stunting terhadap prestasi belajar anak. Metode: Metode yang digunakan dengan melakukan pencarian artikel penelitian yang relevan dengan topik yang dibahas dengan menggunakan bantuan situs pencari google dengan akses e-Resource. Simpulan: Berdasarkan peninjauan artikel didapatkan bahwa stunting berdampak buruk pada pencapaian/prestasi akademik anak, anak dengan stunting cenderung memiliki prestasi belajar yang rendah dibandingkan dengan anak yang tidak stunting.
MOTIVASI IBU HAMIL TW I DALAM MELAKUKAN PPIA (PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWAN I: Array Putu Monna Frisca Widiastini; Desak Ketut Sugiartini
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 5 No 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.209

Abstract

Pendahuluan : HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Perkembangan infeksi yang disebabkan oleh HIV berlangsung progresif selama beberapa tahun sehingga menimbulkan berbagai tanda dan gejala penurunan kekebalan tubuh yang dikenal dengan istilah Aquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Penularan dapat terjadi melalui hubungan seksual yang tidak aman, penggunaan jarum suntik secara bergantian (tidak steril), tranfusi darah yang tercemar HIV, maupun penularan langsung dari ibu kepada janinnya Mother to Child Transmissional (MTCT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi ibu hamil 0-12 minggu dalam melakukan PPIA di wilayah kerja Puskesmas Sawan I. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitia deskriptif dengan menggunakan metode random sampling. Populasi dari penelitian ini adalah ibu hamil 0-12 minggu dengan jumlah 36 orang. Tekhnik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada bulan mei-juli 2020 di wilayah kerja puskesmas Sawan I. Hasil : Analisa data diketahui responden dengan motivasi tinggi yaitu 5 orang, motivasi sedang 11 orang dan rendah 20 orang. Kesimpulan : Dari penelitian ini ibu hamil yang terlibat dalam penelitian ini paling banyak memiliki motivasi dalam kategori rendah yaitu 20 orang dari 36 responden dalam mengikuti program PPIA di wilayah kerja Puskesmas Sawan I.
KEJADIAN ASFIKSIA PADA KETUBAN PECAH DINI DI RUANG NICU RSUD KABUPATEN BULELENG: Array Putu Intan Hartaningrum; Ni Ketut Ayu Wulandari
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 5 No 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v5i2.210

Abstract

Pendahuluan: Beberapa faktor telah diteliti sebagai penyebab asfiksia pada bayi baru lahir diantaranya asfiksia yang disebabkan karena ketuban pecah dini. Hal ini tidak terlepas dari pemantauan apgar skor yang dilakukan di ruang NICU RSUD Kabupaten Buleleng. Setiap ibu yang melahirkan yang memiliki riwayat obetetri yang baik dan buruk saat bayinya lahir akan memiliki nilai apgar skor yang berbeda. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai kejadian asfiksia pada ketuban pecah dini di ruang NICU RSUD Kabupaten Buleleng. Metode: Jenis penelitian ini retrospektif deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 189 kejadian asfiksia yang disebabkan oleh ketuban pecah dini dengan tingkat asfiksia didapatkan bayi yang mengalami asfiksia ringan sebanyak 43 (22,8) bayi dan pada asfiksia sedang sebanyak 134 (70,9) bayi. Dan bayi yang mengalami asfiksia berat sebanyak 12 (6,3) bayi. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan masih banyak kejadian asfiksi yang disebabkan oleh ketuban pecah dini di ruang NICU RSUD Kabupaten Buleleng tahun 2018
KEJADIAN ANEMIA KEHAMILAN DENGAN LAMA KALA II PERSALINAN DAN PROSES INVOLUSI UTERI: Array
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 6 No 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.211

Abstract

Pendahuluan: Angka kejadian anemia pada kehamilan di seluruh dunia masih cukup tinggi, berkisar 10-20%. Anemia pada kehamilan merupakan kondisi ibu dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr% pada trimester I dan III atau kadar <10,5 gr% pada trimester II. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan anemia kehamilan dengan kala II persalinan dan proses involusi uteri di UPT Puskesmas Bangsal Kabupaten Mojokerto. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional dengan menggunakan desain cross sectional. Variabel bebasnya adalah anemia pada ibu hamil dan variabel terikatnya adalah persalinan kala II dan proses involusi uteri. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan populasi 32 responden dan sampel 30 responden. Pengumpulan data dilakukan selama Maret-April 2019 menggunakan instrumen wawancara, checklist, dan observasi Hb. Teknik analisis dilakukan dengan uji kuadrat. Hasil: Hasil penelitian ibu hamil tidak mengalami anemia 19 orang (63,3), ibu hamil stadium II normal sebanyak 23 orang (76,7%) dan ibu nifas mengalami infus uterus normal sebanyak 17 orang (56,7%). Hasil uji statistik eksak Fisher menunjukkan ρ = 0,04 dan α = 0,05 maka dinyatakan ρ <α, sehingga H1 diterima artinya ada hubungan antara anemia kehamilan dengan kala II persalinan, uji statistik eksak Fisher menunjukkan ρ = 0,02 dan α = 0,05 maka dinyatakan ρ <α, sehingga H1 diterima yang berarti ada hubungan antara anemia kehamilan dengan infus uterus postpartum. Hasil uji korelasi dengan uji Korelasi Pearson menunjukkan ada hubungan antara anemia kehamilan dengan masa persalinan sekunder dan involusi uterus dengan nilai ρ = ​​0,001. Sebagaimana diketahui anemia selama kehamilan mempengaruhi kehamilan, persalinan, dan masa nifas dapat melakukan upaya peningkatan pelayanan selama ANC untuk mencegah anemia.
FAKTOR RESIKO PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RUANG KEBIDANAN RUMAH SAKIT BAKTI TIMAH PANGKALPINANG TAHUN 2018-2019: Array
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 6 No 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.212

Abstract

Pendahuluan: Preeklampsia adalah hipertensi pada kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah ≥140/90 mmHg pada kehamilan 20 minggu dan disertai dengan proteinuria ≥300 mg. Pada kondisi berat preeklampsia dapat menjadi eklampsia dengan penambahan kejang-kejang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko preeklampsia di Ruang Kebidanan Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2018-2019. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain case control. Populasi dalam penelitian seluruh ibu yang memeriksakan kehamilan di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang pada tahun 2018 - 2019 dengan jumlah kasus preeklampsia 72 orang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian berjumlah 144 orang, yang terdiri dari 72 kasus dan 72 kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan Sistematik Random Sampling. Instrumen penelitan in mengunakan data sekunder dengan cara mengumpulan data dengan mencatat data rekam medik di Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2018 - 2019. Analisis data dilakukan secara bertahap yaitu analisis univariat dan bivariat dan dianalisis menggunakan uji Chi– Square. Hasil: Hasil penelitian menyimpulkan bahwa faktor–faktor resiko yang berhubungan dengan preeklampsia di Ruang Kebidanan Rumah Sakit Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2018 - 2019 adalah umur (p=0,000), pendidikan (p=0,001 dan OR=1,208), pekerjaan (P=0,000), paritas (p=0,005), gravida (p=0,004), riwayat penyakit (p=0,000). Simpulan: Simpulan penelitan terdapat hubungan umur ibu, pendidikan, pekerjaan, paritas, gravida, riwayat penyakit dengan kejadian preeclampsia.Saran penelitian diharapkan dapat di tingkatkan lagi informasi kepada semua ibu melalui penyuluhan secara internal khususnya konseling tentang pengaturan jumlah paritas.
PERAN TENAGA KESEHATAN DALAM PENANGANAN PREEKLAMSIA: The Role Of Health In The Handling Of Preeclampsia
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 6 No 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v6i1.214

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan merupakan mata rantai yang berkesinambungan yang terdiri dari ovulasi pelepasan ovum, terjadi migrasi spermatozoa dan ovum, terjadi konsepsi dan pertumbuhan zigot, terjadi nidasi, pembentukan plasenta, sampai ke tumbuh kembang hasil konsepsi sampai aterm. Kehamilan dapat juga diikuti dengan beberapa penyulit salah satunya adalah preeklampsia. Preeklampsia ini dibagi menjadi preeklamsia ringan dan preeklamsia berat. Angka Kematian Ibu (AKI) Dinas Kesehatan Bangka Tengah yang disebabkan preeklamsia pada tahun 2015 berjumlah 1 orang, 2016 berjumlah 1 orang, 2017 tidak ada. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif dengan pendekatan kualitatif, informasi didapat dengan wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini yaitu dokter, perawat, bidan, pasien preeklamsia, dan Kepala ruangan bersalin di RSUD Bangka Tengah. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan 10 Juni sampai 5 Juli 2018. Hasil penelitian diperoleh informasi dari wawancara mendalam, dilihat dari indikator peran tenaga kesehatan sebagai komunikator, motivator, fasilitator dan peran menjadi konselor. Hasil: Sebagian besar peran tenaga kesehatan dalam penanganan preeklamsia sudah dilakukan, tetapi dalam hal ini masih belum optimal dengan adanya kendala diantaranya adanya pemahaman dokter dan bidan, kemudian adanya perbadaan bahasa sehingga membuat peran tenaga kesehatan dalam penanganan preeklamsia kurang optimal, dan juga kendala utama kurangnya fasilitas dalam penanganan preeklamsia sehingga mempengaruhi dalam peran tenaga kesehatan sebagai fasilitator.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2026): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 10 No 2 (2025): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 10 No 1 (2025): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 2 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 9 No. 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 8 No 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 1 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 7 No. 2 (2022): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 7 No 2 (2022): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 7 No. 1 (2022): MIDWINERLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 7 No 1 (2022): MIDWINERLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 6 No. 2 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 6 No 2 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 6 No. 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 6 No 1 (2021): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 5 No. 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol 5 No 2 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol. 5 No. 1 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol 5 No 1 (2020): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol. 4 No. 2 (2019): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol 4 No 2 (2019): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol 4 No 1 (2019): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol. 4 No. 1 (2019): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol. 3 No. 2 (2018): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol 3 No 2 (2018): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng Vol. 3 No. 1 (2018): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 3 No 1 (2018): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng More Issue