cover
Contact Name
Yoni Sunaryo
Contact Email
yonisunaryo@unigal.ac.id
Phone
+6282317426278
Journal Mail Official
sunaryoyoni@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.E. Martadinata No. 150 Ciamis
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27226069     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/j-kip.v1i2
Core Subject : Education, Social,
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) merupakan jurnal untuk mempublikasikan hasil penelitian dalam bidang Pendidikan. Terbit secara berkala satu tahun tiga kali yakni pada bulan Februari, Juni dan Oktober. J-KIP dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh dan mempublikasikan kajian teori ataupun penelitian dalam bidang Pendidikan baik itu dari Peneliti, Mahasiswa, Guru, Dosen, dan Praktisi Pendidikan. Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam J-KIP meliputi: Kurikulum dalam Pengajaran Kemampuan Berpikir Model Pembelajaran Media dan Multimedia Pembelajaran Penilaian (Assesment) dan Evaluasi dalam Pengajaran Pengembangan Profesional Guru Konsep Materi Pelajaran DDR
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI" : 19 Documents clear
PENERAPAN PEMBELAJARAN AKTIF (ACTIVE LEARNING) MELALUI SUPERVISI KLINIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAJAR GURU SD NEGERI KARANGTENGAH Helatini Helatini
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.722 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i1.4847

Abstract

Penerapan pembelajaran aktif memberikan kesempatan bagi siswa untuk ikut terlibat secara aktif sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik. Supervisi klinis yang dilakukan oleh Kepala Sekolah terhadap para guru dapat meningkatkan keterampilan mengajar dan sikap profesional guru. Latihan mengajar dengan supervisi klinis membantu guru untuk mengembangkan dirinya agar kesenjangan antara tingkah laku mengajar yang nyata dan tingkah laku mengajar yang ideal akan semakin mengecil. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan mengajar para guru SD Negeri Karangtengah dalam  menerapkan pembelajaran aktif (active learning) melalui supervisi klinis. Penelitian tindakan sekolah ini melibatkan para guru SD Karangtengah Tasikmalaya sebagai objek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) profesionalisme guru dalam melaksanakan pembelajaran aktif setelah supervisi klinis melalui kunjungan kelas dalam kategori baik; 2) setelah disupervisi melalui kunjungan kelas,  pra pembelajaran berupa kemampuan menyusun perencanaan pembelajaran diikuti adanya  peningkatan kemampuan melaksanakan pembelajaran. Peningkatan kemampuan guru dalam pra pembelajaran/perencanaan pembelajaran tersebut sekaligus diikuti dengan peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran mencapai nilai rata- rata sebesar 71,35 pada siklus I dan 83,7 pada siklus II. Dengan demikian, terjadi peningkatan nilai rata-rata sebesar 12,35 %.Kata Kunci : Pembelajaran Aktif, Supervisi Klinis.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) Dyna Darozatun; Nur Eva Zakiah; Ida Nuraida
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.85 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i1.4735

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan representasi matematis yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Salah satu model yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa adalah model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan representasi matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran CORE dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan the nonequivalent control group design. Teknik analisis data menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney. Populasi adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Baregbeg yang terdiri dari sebelas kelas dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Adapun sampel yang terpilih adalah kelas VIII-J sebagai kelas eksperimen sebanyak 29 orang dan kelas VIII-I sebagai kelas kontrol sebanyak 28 orang. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes yaitu tes kemampuan representasi matematis. Pokok bahasan yang disajikan sebagai bahan materi adalah kubus dan balok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan representasi matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran CORE (kriteria tinggi) dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung (kriteria sedang).Kata kunci: Model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE), kemampuan representasi matematis
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MERANCANG DAN MELAKSANAKAN KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR MELALUI PELAKSANAAN SUPERVISI KLINIS DI SD NEGERI 3 PICUNGREMUK Ecin Kuraesin
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.719 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i1.4845

Abstract

Pengembangan keprofesionalan guru perlu dilakukan dalam bentuk peningkatan kompetensi/kemampuan mereka dalam bidang pengelolaan proses pembelajaran, pemanfaatan sumber belajar yang dapat dilakukan melalui pendidikan profesi, pelatihan, workshop, seminar, kegiatan ilmiah, MGMP, dan supervisi. Supervisi adalah pemberian bantuan kepada guru untuk mengatasi kesulitan dalam melaksanakan tugas mengajarnya dan meningkatkan kemampuannya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam merancang dan melaksanakan kegiatan belajar-mengajar melalui pelaksanaan supervisi klinis.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan (action research). Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 3 Picungremuk dengan objek penelitian yaitu guru yang berjumlah 10 orang yang dilakukan pada bulan Agustus 2019. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Kemampuan guru dalam menyusun RPP masih belum optimal; 2)Hasil pengamatan pada siklus II menunjukkan adanya  peningkatan/ perbaikan kemampuan guru baik dalam menyusun RPP maupun dalam pelaksanaannya di kelas. Kesulitan- kesulitan yang dijumpai pada siklus I sudah dapat diatasi dan 3)Pelaksanaan supervisi klinis dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun dan merencanakan pembelajaran.Kata Kunci: Supervisi, Kemampuan Belajar Mengajar Guru
PENGARUH LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI DI SMK SWADAYA KARANGNUNGGAL Sheli Resti Asmara; Tati Heryati; Rita Patonah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.206 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i1.4881

Abstract

Prestasi belajar merupakan tolak ukur keberhasilan proses pembelajaran. Rendahnya prestasi belajar merupakan suatu masalah dalam pembelajaran. Salah satu faktor rendahnya prestasi belajar dilatarbelakangi oleh lingkungan teman sebaya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: 1) kondisi lingkungan teman sebaya peserta didik; 2) Tingkat pestasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran Akuntansi; dan 3) Pengaruh kondisi lingkungan teman sebaya terhadap tingkat prestasi belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner. Penelitian ini menghasilkan simpulan sebagai berikut: 1) Kondisi lingkungan teman sebaya termasuk kategori baik; 2) Prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Akuntansi masih belum optimal dengan ditandai adanya peserta didik yang belum mencapai nilai Standar Ketuntasan Minimal; dan 3) Lingkungan teman sebaya berpengaruh terhadap prestasi belajar peserta didik.Kata Kunci: Lingkungan Teman Sebaya, Prestasi Belajar
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS DENGAN PENGGUNAAN MEDIA VIDEO PADA SISWA KELAS V A SD NEGERI 2 TANJUNG Dadah Kusmiati
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.632 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i1.4803

Abstract

 Sebagai motivator, guru harus mampu membangkitkan motivasi para siswa agar aktivitas mereka dalam proses pembelajaran berhasil dengan baik. Salah satu cara untuk membangkitkan aktivitas para siswa dalam proses pembelajaran adalah menggunakan media yang menarik, salah satunya adalah menggunakan media video. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar IPS terhadap siswa kelas V A SD Negeri 2 Tanjung Kota Tasikmalaya dengan menggunakan media video. Penelitian tindakan kelas ini melibatkan 25  siswa sebagai subjek penelitian yang berasal dari kelas V A SD Negeri 2 Tanjung Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Sedangkan Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, tes tertulis dan dokumentasi.  Data dari tes siswa di analisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa penggunaan media video dapat meningkatkan prestasi belajar IPS terhadap siswa kelas V A SD Negeri 2 Tanjung Kota Tasikmalaya. Pada pra siklus, siswa yang tuntas ada 8 siswa (32%),  kemudian meningkat pada siklus I sebesar 14 siswa (56%).  Pada siklus II terdapat peningkatan lagi sebesar 21 siswa (84%). Sedangkan siswa yang belum tuntas mengalami penurunan pada pra siklus sebanyak 17 siswa  (68%), pada siklus I turun menjadi 11 siswa (44%) dan pada siklus II mengalami penurunan kembali sebanyak 4 siswa (16%). Siswa yang belum tuntas diberikan tugas tambahan berupa menghafalkan teks proklamasi dan dibacakan di depan kelas. Rata- rata kelas juga mengalami peningkatan yaitu pra tindakan sebesar 58,64, siklus I meningkat sebesar 65,84 dan pada siklus II meningkat kembali sebesar 83.Kata Kunci: Prestasi belajar, IPS, Media Video, Siswa Kelas V 
KESENIAN GENJRING RONYOK SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH LOKAL DI SMA NEGERI 1 KAWALI KELAS X TAHUN AJARAN 2019-2020 Yulia Sriningsih; Uung Runalan Soedarmo; Yadi Kusmayadi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.197 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i1.4916

Abstract

Sumber belajar adalah salah satu komponen pembelajaran yang cukup penting untuk menentukan berhasil atau tidaknya pembelajaran. Pembelajaran sejarah di sekolah biasanya kurang memanfaatkan sumber belajar sejarah. Di dalam sekolah hendaknya harus memberikan pembelajaran yang menuntut siswa untuk mengenal sejarah lokal, khususnya kesenian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemanfaatan kesenian Genjring Ronyok pada pembelajaran sejarah lokal di SMA Negeri 1 Kawali kelas X IPS 2 dan mengetahui kendala apa saja yang dihadapi guru sejarah dan siswa dalam memanfaatkan kesenian Genjring Ronyok di SMA Negeri 1 Kawali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah dengan pendekatan kualitatif. Metode ini mencakup beberapa tahap yaitu pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi atau penafsiran, penulisan. Hasil penelitian menunjukan, bahwa dengan pemanfaatan kesenian Genjring Ronyok pada pembelajaran sejarah lokal di SMA Negeri 1 Kawali peserta didik dapat menjadi lebih aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran dan siswa lebih mengetahui kesenian lokal di daerahnya. Adapun kendala yang dihadapi adalah keterbatasan waktu, sulitnya perizinan dan tempat kesenian Genjring Ronyok.Kata Kunci : Genjring Ronyok, Sumber Belajar, Sejarah lokal.
MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN SILABUS DAN RPP MELALUI SUPERVISI AKADEMIK YANG BERKELANJUTAN DI SD NEGERI LIUNGGUNUNG Eros Rosita
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.349 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i1.4846

Abstract

 Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa kompetensi guru dalam  menyusun Silabus dan RPP masih rendah. Hal ini  menuntut kepala sekolah untuk melakukan supervise akademik secara berkelanjutan agar dapat meningkatkan kompetensi guru dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) supervise akademik yang berkelanjutan yang mampu meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP; dan 2) langkah-langkah pemberian supervise akademik yang dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP. Subjek penelitian ini adalah guru-guru SD Negeri Liunggunung Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas yang berlangsung selama 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik secara berkelanjutan terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP di SD Negeri Liunggunung Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Ini terbukti dengan meningkatnya jumlah silabus guru yang baik dari 30% menjadi 80% setelah supervise akademik. Selain itu jumlah RPP yang berkualitas baik juga meningkat dari 30% menjadi 90%. Kata Kunci: Kompetensi Guru, Menyusun Silabus dan RPP, Supervisi Akademik yang Berkelanjutan
PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATAN PEMAHAMAN MATA PELAJARAN IPS Titoh Tohariah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.42 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i1.4918

Abstract

Berdasarkan hasil observasi diperoleh informasi bahwa di kelas III SD Negeri Karangtengah Kota pada pembelajaran IPS, belum mencapai KKM sebagaimana yang telah ditentukan pihak sekolah. Permasalahan tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor,  salah satunya karena  pembelajaran IPS di kelas III SD Negeri Karangtengah Kota Tasikmalaya masih kurang melakukan pembelajaran yang kondusif. Oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan model Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri Karangtengah Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada paparan data hasil belajar siswa diperoleh data awal sebanyak 11 orang siswa tuntas dan 17 orang siswa belum tuntas dengan persentase 39,29% ketuntasan dan 60,71% belum tuntas. Pada siklus I diperoleh peningkatan ketuntasan yaitu sebanyak 18 orang siswa tuntas dan 3 orang siswa belum tuntas yang apabila dipersentasekan 64,29% tuntas dan 35,71% belum tuntas. Pada silkus II pun terjadi peningkatan ketuntasan siswa yaitu hampir keseluruhan siswa telah tuntas dengan prosentase 89,29%.Kata Kunci: Model Contextual Teaching and Learning (CTL), Pemahaman Siswa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS LKS TIPE WORD SQUARE TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Lala Laura Rahman; Adun Rusyana; Lia Yulisma
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.288 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i1.4814

Abstract

 Pembelajaran yang berlangsung secara kaku dan bersifat teacher centered mengakibatkan siswa menjadi tidak aktif selama pembelajaran. Padahal, untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang salah satunya adalah kemampuan berpikir kritis, diperlukan pembelajaran yang bersifat student centered. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning berbasis LKS tipe word square terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMA pada submateri pencemaran lingkungan. Waktu penelitian berlangsung pada bulan april 2020. Populasi penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X IPA MAN 2 Ciamis. Sampel yang digunakan melibatkan siswa kelas X IPA 1 sebanyak 25 orang yang dipilih menggunakan  teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode Pra-eksperimen design dengan jenis One Group Pretest-Posttest Design. Instrumen yang digunakan adalah soal berpikir kritis yang berjumlah 20 soal pilihan ganda. Data yang diperoleh dari soal diolah secara statistik dengan menggunakan uji Z. Hasil penelitian menunjukan bahwa Zhitung > Ztabel yaitu sebesar 3,00 > 2,33. Hasil temuan tersebut  membuktikan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning berbasis LKS tipe word square berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMA pada submateri pencemaran lingkungan dengan tingkat pengaruh tinggi yaitu sebesar 0,76.Kata Kunci: Discovery learning, Keterampilan Berpikir Kritis, LKS word square
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROFESIONALISME GURU DALAM MERENCANAKAN PEMBELAJARAN MELALUI PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK Heni Yulia
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.089 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i1.4863

Abstract

Guru sekolah dasar menjadi ujung tombak keberhasilan dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas sehingga harus benar-benar memiliki kemampuan dan sikap profesional yang tinggi agar dapat bekerja dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan siswa yang  berkualitas. Supervisi akademik merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan profesionalisme guru dalam merencanakan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan supervisi akademik yang dilakukan oleh pengawas untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merencanakan pembelajaran di  SD Negeri 2 Kawalu.  Penelitian tindakan kelas ini menggunakan  instrumen dalam bentuk pretes, lembar observasi dan pedoman wawancara; serta melibatkan guru-guru SD Negeri 2 Kawalu sebagai sumber penelitian. Hasil penelitian  menunjukan  bahwa kemampuan guru dalam penguasaan perumusan komponen-komponen RPP rata-rata terdapat penaikkan yaitu sangat menguasai hanya 20%, yaitu 14,44% ( siklus 1) menjadi 34,44 % (siklus 2). Dikuasai dari 27,78% menjadi 35,56% artinya terdapat kenaikkan sebesar 7,78 %. Penurunan terjadi pada  kurang dikuasai dari 41,44 % menjadi 25,56 %, dan tidak dikuasai dari 14,44% menjadi 4,44%.Kata Kunci : Profesionalisme Guru, Supervisi Akademik.

Page 1 of 2 | Total Record : 19