Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENERAPAN METODE PICTURE AND PICTURE PADA MATA PELAJARAN EKONOMI rita patonah
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 7, No 3 (2020): Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/fjik.v7i3.7680

Abstract

ABSTRAK The purpose of this research is to know: 1) The difference in student learning outcomes using the Picture and Picture learning method; 2) The difference in student learning outcomes using conventional methods 3) Differentiation of student learning outcomes using Picture and Picture with students ' learning outcomes using conventional method. The research method used is research method of Quasi experiment Design with Nonequivalent Control Group Design. Data analysis techniques are used using the test-t formula. The results show that 1) there are different learners ' learning outcomes that use the Picture and Picture ; 2) There are different learners ' learning outcomes that use conventional methods; 3) There are different learners ' learning outcomes using Picture and Picture with student learning outcomes using conventional methods. Keywords: learning outcomes, picture and picture method Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture di kelas eksperimen 2)Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode konvensional di kelas kontrol 3) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaraan kooperatif tipe Picture and Picture dengan yang menggunakan metode konvensional di kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Quasi Eksperimen Design dengan Nonequivalent Control Group Design. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Terdapat perbedaahasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture 2) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode konvensional 3) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaraan kooperatif tipe Picture and Picture dengan yang menggunakan metode konvensional di kelas kontrol. Kata   kunci : hasil belajar, metode  picture  and picture
PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK YANG MENDAPATKAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TAKE AND GIVE DAN TIPE TREFFINGER PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Rita Patonah
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 5, No 2 (2018): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/fjik.v5i2.2507

Abstract

Hasil belajar yang baik tentunya harus ditunjang oleh model pembelajaran yang tepat dan berfungsi sebagai pendorong untuk mencapai keberhasilan belajar. Tingkat hasil belajar peserta didik dalam menguasai dan memahami materi pelajaran yang disampaikan oleh guru dipengaruhi oleh bebarapa faktor. Faktor-faktor tersebut ada yang berasal dari dalam diri peserta didik (internal) maupun dari luar peserta didik (eksternal). Dalam proses pembelajaran tidak semua peserta didik dapat menerima materi dengan mudah, penggunaan model pembelajaran dapat membantu guru dalam menyampaikan materi yang disampaikan melalui materi dalam kartu untuk dihapal dan pemecahan masalah, sehingga adanya model dapat membantu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang disampaikan guru. Kegiatan ini berupa penerapan model pembelajaran cooperative learning tipe take and give dan tipe treffinger pada mata pelajaran ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Eksperimen  dengan menggunakan desain Quasi Eksperimental. Eksperimen dilakukan dengan objek penelitian yang terdiri dari dua kelas eksperimen yaitu kelas Take and Give dan kelas Treffinger. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan tingkat hasil belajar peserta didik yang mendapatkan model pembelajaran cooperative learning tipe take and give dan tipe treffinger pada mata pelajaran ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe take and give dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini terlihat dari pencapaian peserta didik dalam setiap pelaksanaan pembelajaran yang mendapatkan model pembelajaran cooperative learning tipe take and give peningkatan hasil belajarnya lebih tinggi daripada yang mendapatkan tipe treffinger.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI PENERAPAN METODE DISKURSUS MULTY REPRECENTACY (DMR) Rita Patonah
Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 6, No 2 (2019): Faktor : Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.955 KB) | DOI: 10.30998/fjik.v6i2.3734

Abstract

Learning outcomes are the most important part of learning. Each learning process of its success is measured by how much learning outcomes that have been achieved by learners.The formulation of this research problem is : 1) Are there improvements in student learning outcomes using the Discourse Multy Reprecentacy (DMR) method on pretest and posttest measurements? 2) Are there improvements in student learning outcomes using lecture methods on pretest and posttest measurement? 3) Is there any influence of students' learning outcomes using the method of Discourse Multy Reprecentacy (DMR) with lecture method?This study aims to determine: 1) Improvement of learning outcomes of learners using the method of Discourse Multy Reprecentacy (DMR) on pretest and final measurement (posttest); 2) Improved learning outcomes of learners using lecture methods on pretest and final measurements (posttest); 3) Effect of learning outcomes of learners using the method of Discourse Multy Reprecentacy (DMR) with lecture method. The research method used is experimental research method Quasi Experimental Design type Desgin Non Equivalent Control Group Design.The results showed that : 1) There is an increase in learning outcomes of learners using multy reprecentacy (DMR) learning method; 2) There is an increase in learning outcomes of learners who get the lecture method; 3) There is a significant effect of learning outcomes of learners using multy reprecentacy (DMR) method of discourse rather than using lecture method on final measurement (posttest).
Analisis Dividend Payout Ratio pada PT. Unilever indonesia Tbk. Rita Patonah
Sosio e-Kons Vol 13, No 2 (2021): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sosioekons.v13i2.9737

Abstract

The purpose of this research is to find out: 1) The development of net income at PT Unilever Indonesia Tbk; 2) Dividend policy applied to PT Unilever Indonesia Tbk; 3) Effect of net income on dividend policy on PT Unilever Indonesia Tbk. This study uses descriptive research methods with quantitative approaches. The data analysis techniques used are cholera analysis, determination coefficient analysis, and t-test. The results showed that: 1) Net income at PT. Unilever Indonesia, Tbk every year has increased; 2) Dividend Payout Ratio (DPR) in PT. Unilever Indonesia, Tbk experienced fluctuations tending to fall; 3) Net income negatively affects the dividend policy at PT. Unilever Indonesia, Tbk.
Pengaruh Loan to Deposit Ratio terhadap Laba Operasional (Suatu Kasus pada PT.Bank Mandiri (Persero) yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) Rita Patonah
Sosio e-Kons Vol 10, No 3 (2018): Sosio e-Kons
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.15 KB) | DOI: 10.30998/sosioekons.v10i3.2872

Abstract

ABSTRAK Laba Operasi adalah laba yang diperoleh dari kegiatan utama perusahaan. Kegiatan utama bank untuk memperoleh laba adalah dari kegiatan kredit. Loan To Deposit Ratio adalah rasio yang membandingkan antara pinjaman yang disediakan dengan dana dari pihak ketiga. Semakin banyak orang yang menyimpan dana mereka di bank, semakin banyak kredit yang akan didistribusikan. Akibatnya, Laba Operasional akan meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Loan to Deposit Ratio, 2) Tingkat Laba Operasional, 3) Apakah ada pengaruh antara Loan To Deposit Ratio terhadap Laba Operasional. Teknik analisis data yang digunakan adalah koefisien korelasi product moment, koefisien determinasi, koefisien korelasi berganda, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tingkat Loan To Deposit Ratio di PT. Bank Mandiri selama lima tahun mengalami fluktuasi, 2) Operating Profit Ratio di PT. Bank Mandiri selama lima tahun meningkat setiap tahun, 4) Loan to Deposit Ratio berpengaruh signifikan terhadap Laba Operasional. Kata kunci: Laba Operasional, Loan To Deposit Ratio, Non Performing Loan. ABSTRACT Operating Profit is the profit earned from the main activities of the company. The main activities of banks to obtain profits are from credit activities. Loan To Deposit Ratio is a ratio that compares between loans provided with funds from third parties. The more people who keep their funds in the bank, the more credit will be distributed. As a result, Operating Profit will increase. The purpose of this research is to know 1) Loan To Deposit Ratio, 2) Operating Profit level, 3) Is there any influence between Loan To Deposit Ratio to Operating Profit. Data analysis techniques used are product moment correlation coefficient, coefficient of determination, multiple correlation coefficient, t test, and F test. The result of research shows that: 1) Loan To Deposit Ratio level at PT. Bank Mandiri for five years experience fluctuation, 2) Operating Profit Ratio at PT. Bank Mandiri for five years increases every year, 4) Loan To Deposit Ratio has significant effect to Operating Profit. Keywords: Operating Profit, Loan To Deposit Ratio, Non Performing Loan.
Budaya Mungkus di Kecamatan Cikoneng Rita Patonah; Tati Heryati; Dedeh Dedeh; Nur Rizqi Arifin; Endang Mulyadi
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 10, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/je.v10i1.7550

Abstract

Keberadaan Home Industry di Kecamatan Cikoneng sudah berlangsung secara turun temurun dan mampu memperluas lapangan kerja. Tenaga kerja yang dibutuhkan meliputi tenaga bagian produksi, pengemasan (mungkus) dan pemasaran. Adapun jumlah tenaga kerja yang paling banyak  terlibat yaitu tenaga bagian pengemasan (mungkus). Respon masyarakat untuk bekerja di bagian ini sangat tinggi, karena tidak menuntut persyaratan akademik, usia, dan keterampilan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kontribusi  budaya mungkus dalam membantu perekonomian masyarakat. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Subyek penelitian yakni tenaga kerja yang bertugas sebagai  pembungkus yang tersebar di sembilan desa  di wilayah Kecamatan Cikoneng. Simpulan dari penelitian ini bahwa budaya mungkus merupakan mata pencaharian yang memberikan kontribusi dalam membantu perekonomian masyarakat.
ANALISIS METODE PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE)PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Dewi Putriana Pamungkas; Rita Patonah; Eni Rohaeni
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.6417

Abstract

Hasil belajar merupakan hasil akhir dari pembelajaran yang menjadi gambaran berhasil tidaknya proses pembelajaran. Penggunaan metode konvensional selama ini telah menyebabkan rendahnya partisipasi aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, dipandang perlu untuk menerapkan sebuah metode pembelajaran yang dapat meningkatkan semangat siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran diantaranya metode CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan: 1) Hasil belajar yang menggunakan metode CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) pada pretest dan posttest; 2) Hasil belajar yang menggunakan metode konvensional pada pengukuran awaldan pengukuran akhir; 3) Hasil belajar yang menggunakan metode CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) dengan yang menggunakan metode konvensional pada pengukuran akhir (posttest). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen desain Quasi Eksperimental Nonequivalent Control Group Design. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi yang menggunakan metode CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) pada pretest dan posttest di kelas eksperimen. 2) Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode konvensional pada pengukuran awal dan pengukuran akhir di kelas kontrol. 3) Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan metode CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) dengan yang menggunakan metode konvensional pada saat posttest.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE DISKURSUS MULTY REPRECENTACY (DMR) Evie Fitriani Matin; Tati Heryati; Rita Patonah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i1.6375

Abstract

Kurangnya partisipasi peserta didik pada proses pembelajaran menyebabkan rendahnya hasil belajar. Selain itu masalah tersebut juga dipengaruhi penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat. Menyikapi permasalahan tersebut maka penulis mencoba menerapkan model pembelajran kooperatif tipe Diskursus Multy Reprecentacy (DMR). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) Hasil belajar peserta didik yang menggunakan model kooperatif tipe Diskursus Multy Reprecentacy (DMR)  pada pretest dan posttest; 2) Hasil belajar yang menggunakan metode konvensional pada saat pretest dan posttest; 3) Perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode Diskursus Multy Reprecentacy (DMR) dengan metode konvensional pada pengukuran akhir. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Desain. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Diskursus Multy Reprecentacy (DMR) lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional.
PENGARUH LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI DI SMK SWADAYA KARANGNUNGGAL Sheli Resti Asmara; Tati Heryati; Rita Patonah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.206 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i1.4881

Abstract

Prestasi belajar merupakan tolak ukur keberhasilan proses pembelajaran. Rendahnya prestasi belajar merupakan suatu masalah dalam pembelajaran. Salah satu faktor rendahnya prestasi belajar dilatarbelakangi oleh lingkungan teman sebaya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: 1) kondisi lingkungan teman sebaya peserta didik; 2) Tingkat pestasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran Akuntansi; dan 3) Pengaruh kondisi lingkungan teman sebaya terhadap tingkat prestasi belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner. Penelitian ini menghasilkan simpulan sebagai berikut: 1) Kondisi lingkungan teman sebaya termasuk kategori baik; 2) Prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Akuntansi masih belum optimal dengan ditandai adanya peserta didik yang belum mencapai nilai Standar Ketuntasan Minimal; dan 3) Lingkungan teman sebaya berpengaruh terhadap prestasi belajar peserta didik.Kata Kunci: Lingkungan Teman Sebaya, Prestasi Belajar
PENGARUH METODE CIRCUIT LEARNING PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Lia Desiana; Rita Patonah; Ilah Ilah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 2, No 3 (2021): OKTOBER
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS GALUH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.433 KB) | DOI: 10.25157/j-kip.v2i3.6123

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik di kelas X IPS SMA Negeri 1 Pamarican diduga disebabkan kurangnya terobosan baru dalam penggunaan metode pembelajaran. Metode pembelajaran Circuit Learning diterapkan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan: 1) hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Circuit Learning pada pretest dan posttest. 2) hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode konvensional pada pretest dan posttest. 3) hasil belajar peserta didik yan menggunakan metode pembelajaran Circuit Learning dengan yangg menggunakan metode konvensional pada saat posttest. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan desain Quasi Eksperimental Nonequivalent Control Group Design. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran Circuit Learning pada pretest dan posttest; 2) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode konvensional pada pretest dan posttest; 3) Hasil belajar peserta didik yang menggunakan metode Circuit Learning berbeda dengan yang menggunakan metode konvensional pada saat posttest. Kata kunci: metode pembelajaran circuit learning, hasil belajar