cover
Contact Name
Fadhlan Muchlas Abrori
Contact Email
fadhlan1991@gmail.com
Phone
+6281944925268
Journal Mail Official
fadhlan1991@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amal Lama no. 1 Pantai Amal Jurusan Pendidikan Biologi, Universitas Borneo Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Biopedagogia
ISSN : 27152472     EISSN : 27147665     DOI : 10.35334/biopedagogia
Jurnal Biopedadogia, Jurnal Pendidikan Biologi merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan. Biopedagogia merupakan media publikasi ilmiah seperti gagasan, Kajian, dan hasil penelitian yang berkualitas terkait Pembelajaran Biologi yang mempunyai tujuan pendidikan nasional dalam bidang biologi. Ide awalnya diterbitkan jurnal Biopedagogia mempermudah mahasiswa mempublikasikan hasil karyanya, dikarenakan keterbatasan dan kesulitan mahasiswa pendidikan biologi dalam mempublikasi hasil karya baik skripsi, hasil PKM, PPL dan karya tulis lainnya. Dan melalui media jurnal Biopedagogia ini mahasiswa bisa melaksanakan kewajibannya publikasi hasil karya ilmiahnya. Biopedagogia Terbit 2 kali setahun pada bulan Maret dan November
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2019): Maret" : 7 Documents clear
PENGARUH PUPUK EBI (UDANG KERING) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica rapa L.) (Penelitian Dan Kajian Potensinya Dalam Pembelajaran Biologi) Dini Andini Poetri; Nurul Ulfah; Siti Nuriyati; Rohma R. Prihandenni
Biopedagogia Vol 1, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.744 KB) | DOI: 10.35334/biopedagogia.v1i1.1675

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan  mixed method. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengetahui pengaruh pupuk ebi terhadap pertumbuhan sawi hijau, sementara pendekat kualitatif untuk menjabarkan potensi hasil penelitian sebagai sumber belajar biologi. Analisis data penelitian menggunakan anakova 1 jalur dengan kovarian nilai tinggi tanaman sawi sebelum perlakuan. Berdasarkan uji korelasi Peason didapatkan nilai signifikansi 0,035 0,05 yang berarti terdapat korelasi antara tinggi sebelum perlakuan dan setelah perlakuan, berdasarkan hal ini maka tinggi sebelum dapat dijadikan sebagai kovarian. Berdasarkan uji anakova didapatkan nilai signifikasi 0,000 0,05 pada perlakuan, yang berarti rata-rata tiap perlakuan berbeda, perlakuan dengan penggunaan ebi 5gr memiliki rata-rata tertinggi untuk tinggi tanaman sawi. Potensi hasil penelitian dalam pembelajaran Biologi dapat dijadikan data tambahan dalam materi pertumbuhan dan perkembangan pada kelas XII SMA dengan kompetensi dasar pada ranah pengetahuan “Menjelaskan pengaruh faktor internal dan faktor eksternal terhadap pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup” dan ranah keterampilan “Menyusun laporan hasil percobaan tentang pengaruh faktor eksternal terhadap proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman”
PENGARUH DOSIS LIMBAH KULIT PISANG (Musa paradisiaca) TERHADAP BERAT PADA CACING TANAH (Lumbricus terrestris) SEBAGAI PANDUAN PRAKTIKUM PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI Amelia Selpianara; Mega Ayu Lestari; Mirna Novita Sari; Fadli Martjianto
Biopedagogia Vol 1, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.113 KB) | DOI: 10.35334/biopedagogia.v1i1.1695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis limbah kulit pisang terhadap berat cacing tanah. Cacing tanah merupakan hewan yang cukup potensial sebagai hewan budidaya, dan cacing tanah ini sangat cepat untuk berkembang biak. Cacing yang digunakan sebanyak 90 ekor cacing, tiap wadah diisi dengan 3 ekor cacing, dengan menggunakan 5 perlakukan dan 5 kali pengulangan. Dosis limbah kulit pisang yang digunakan berbeda-beda yaitu 60gr, 70gr ,80gr ,90gr, dan 100gr, dalam penelitian ini hal yang paling utama diukur adalah berat awal cacing dan berat akhir cacing. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan. Hasil penelitian dikembangkan menjadi panduan praktikum. Model pengembangan menggunakan model 4-D dan hanya sampai tahap pengembangan  pada validasi ahli. Terkait pengaruh pemberian limbah kulit pisang didapatkan hasil pada uji anava 1 jalan nilai signifikansi 0,000 0,05 yang berarti terdapat perbedaan rata-rata pada tiap perlakuan dosis limbah kulit pisang. Pada uji lanjut menggunakan Duncan didapatkan hasil semua perlakuan memiliki perbedaan secara nyata, dimana perlakuan 100 gr mendapat rata-rata nilai tertinggi. Hasil pengembangan panduan praktikum berdasarkan validasi dari ahli materi mendapatkan nilai sebesar 87,6 dengan kriteria valid. Hasil penilaian dari ahli media mendapakan nilai persentase sebesar 91,7% dengan kriteria valid.Keywords:  Kulit Pisang, Cacing Tanah, Panduan Praktikum
UJI EFEKTIFITAS PESTISIDA NABATI DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP MORTALITAS HAMA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frustescens L.) SERTA KAJIANNYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Herdiyanti Herdiyanti; Suryana Suryana; Suhaina Suhaina; Dewi Afromika
Biopedagogia Vol 1, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.904 KB) | DOI: 10.35334/biopedagogia.v1i1.1696

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method. Pendekatan kuantitatif melalui penelitian terkait pengaruh pestisida berbahan daun sirsak terhadap tingkat kematian hama cabai rawit. Sementara itu, pendekatan kualitatif melalui analisis kesesuaian hasil penelitian dengan pembelajaran biologi. Hasil yang didapatkan adalah dosis paling optimal adalah ekstrak 10% dan 12% daun sirsak. Hasil penelitian dapat menjadi konten untuk menunjang matakuliah Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan, dan Entomologi, terutama pada materi yang terkait metabolit sekunder dan pengaruhnya terhadap perilaku serangga Kata Kunci:  Daun Sirsak, Hama Cabai Rawit, Sumber Belajar Biologi
UJI ORGANOLEPTIK KERUPUK BERBAHAN DASAR BAWANG DAYAK (Eleutherine bullbosa) SERTA KAJIANNYA DALAM PENINGKATAN NILAI TAMBAH BAHAN PANGAN LOKAL KOTA TARAKAN DAN SUMBER BELAJAR BIOLOGI Fajar Setyawan; Hazliza Hazliza; Septiana Sari Dewi; Zaenuri Abdul Qohar
Biopedagogia Vol 1, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.135 KB) | DOI: 10.35334/biopedagogia.v1i1.1697

Abstract

Pengembangan produk lokal berbahan dasar bawang dayak masih sangat jarang. Berdasarkan hal ini, maka dilakukan pengolahan bawang dayak dalam bentuk krupuk.  Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method (kuantitatif dan kualitatif). Pendekatan kuanitatif menggunakan uji organoleptik pada berbagai perlakuan dosis bawang dayak. Sementara, pendekatan kualitatif melalui analisis kesuaian hasil penelitian dengan pembelajaran biologi. Hasil penelitian berdasarkan uji organoleptik pada responden tidak terlatih dan semi terlatih didapatkan hasil bahwa dosis bawang dayak sebesar 2 sdt merupakan dosis paling optimal dalam campuran kerupuk. Hasil penelitian dapat dijadikan konten atau contoh projek dalam matakuliah gastronomi, terkait dengan materi pengolahan makan berbasis potensi lokal. Kata Kunci:  Uji Organoleptik, Bawang Dayak, Biologi
PENGEMBANGAN PANDUAN PRAKTIKUM BERDASARKAN PENELITIAN PENGARUH PEMBERIAN DOSIS RAGI DALAM PEMBUATAN TAPE BERAS KETAN HITAM (Oryza sativa glutinosa) TERHADAP KANDUNGAN KADAR GLUKOSA DAN pH Vlorensius Vlorensius; Uli Imaniar; Karliandi Karliandi; Nasir Nasir
Biopedagogia Vol 1, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.348 KB) | DOI: 10.35334/biopedagogia.v1i1.1698

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis ragi paling ideal dalam pembuatan tape ketan hitam dan mengembangan panduan praktikum berdasarkan hasil penelitian. Penelitian menggunakan model pengembangan Borg Gall dengan mengadaptasi sampai pada tahap ketiga. Hasil yang didapat menyatakan bahwa dosis ragi 2gr merupakan dosis paling optimal berdasarkan kadar glokusa dan pH. Hasil validasi ahli materi dan media pada panduan praktikum yang dikembangkan menunjukan hasil yang valid.Kata Kunci:  Panduan Praktikum, Tape, Glukosa, pH
KAJIAN POTENSI SUMBER BELAJAR BIOLOGI BERDASARKAN PENELITIAN PENGARUH SARI LAMTORO (Leucaena leucocephala) TERHADAP TINGGI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DENGAN MEDIA HIDROPONIK Nopi Harianti; Patimah Patimah; Meisarah Meisarah; Zelika Melnawati
Biopedagogia Vol 1, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.2 KB) | DOI: 10.35334/biopedagogia.v1i1.1674

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian berbasis pada mixed method dengan 2 jenis pendekatan, yaitu pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif.  Pendekatan kuantitatif dilakukan dalam penelitian terkait pengaruh sari lamtoro (Leucaena leucocephala) terhadap tinggi tanaman selada (Lactuca sativa L.) dengan media hidroponik. Pendekatan kualitatif dilakukan secara deskriptif untuk mendeskripsikan potensi hasil penelitian dalam pembelajaran biologi.  Berdasarkan hasil uji anakova didapakan hasil terdapat perbedaan rata-rata antar kelompok perlakuan dengan nilai signifikansi 0,000 0,05 dengan rata-rata tertinggi pemberian sari lamtoro 60%.  Potensi hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber belajar biologi di kelas XII SMA pada KD 3.1 Menjelaskan pengaruh faktor internal dan faktor eksternal terhadap pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup dan KD. 4.1 Menyusun laporan hasil percobaan tentang pengaruh faktor eksternal terhadap proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
KAJIAN ETNOBIOLOGI DALAM PEMANFAATAN TUMBUHAN DAN HEWAN PADA UPACARA IRAW TENGKAYU SUKU TIDUNG DI KOTA TARAKAN, KALIMANTAN UTARA SERTA POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Wahyu Fitria; Jamardi Sinaga; A. Muh. Sugiono; Fadhlan Muchlas Abrori
Biopedagogia Vol 1, No 1 (2019): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.722 KB) | DOI: 10.35334/biopedagogia.v1i1.1700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan dan hewan yang digunakan dalam upacara Iraw Tengkayu. Metode yang digunakan dalam pengambilan data melalui participatory rural appraisal (PRA). Pemilihan informan dengan menggunakan teknik snowball sampling. Informan secara keseluruhan berjumlah 15 orang, yang terdiri dari kepala adat, sando (dukun) dan budayawan. Hasil penelitian didapatkan bahwa suku hewan yang digunakan dalam upacara ini hanya pada suku Phasianidae. Sementara itu, pada tumbuhan 2 suku terbanyak yang digunakan adalah Arecaceae (21%) dan  Dipterocarpaceae (13%). Hasil penelitian dapat digunakan sebagai materi utama dan tambahan dalam perkuliahan etnobotani dan etnozoologi terutama terkait keaneragaman tumbuhan dan hewan yang digunakan pada kehidupan masyarakat.Kata Kunci:  Etnobotani, Etnozoologi, Iraw Tengkayu, Biologi

Page 1 of 1 | Total Record : 7