cover
Contact Name
Hidayatus Sibyan
Contact Email
hsibyan@unsiq.ac.id
Phone
+622863326102
Journal Mail Official
jiars@fastikom-unsiq.ac.id
Editorial Address
Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo Jl. KH. Hasyim Asy'ari Km. 03, Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia, 56351
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Arsitektur
ISSN : 18299431     EISSN : 27460584     DOI : https://doi.org/10.32699/jiars
Core Subject : Engineering,
Jurnal mengundang penulis dari berbagai disiplin ilmu yang melakukan penelitian tentang arsitektur dari berbagai bidang ilmu. Jurnal Ilmiah Arsitektur merupakan jurnal open access. Focus jurnal meliputi tema building science, sejarah bangunan, urban design, permukiman, tata ruang dalam dan semua tema yang relevan dengan arsitektur.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 1 (2022): Juni" : 5 Documents clear
PENGGUNAAN BAHAN BATUAN BERDASARKAN LOKASI TERBANGUN: STUDI KASUS CANDI DI JAWA TENGAH DAN JAWA TIMUR Jessica Aprilia Poernama; Heristama Anugerah Putra
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 12 No 1 (2022): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v12i1.2165

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki begitu banyak warisan budaya yang terlahir dari masa prasejarah. Peninggalan secara fisik yang ada saat ini banyak berupa bangunan candi. Candi sendiri memiliki fungsi utama pada zamannya sebagai tempat persembahyangan kepada dewa ataupun sebagai istana suatu kerajaan. Candi yang ada berasal dari peradaban kelahiran dan penyebaran agama Hindu dan Buddha di Nusantara. Kedua agama ini menjadi agama tertua dan yang pertama kali masuk ke Indonesia. Candi di Indonesia sendiri paling banyak berada di Pulau Jawa tepatnya di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Lokasi tempat terbangun dan berdirinya candi dikedua provinsi ini disesuaikan dengan jarak sumber untuk material utamanya. Hal ini dikarenakan kondisi lingkungan geografis tempat berdirinya lokasi candi-candi tersebut yang berbeda-beda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan komparatif membandingkan data yang didapat antara candi yang berada di Jawa Timur dan Jawa Tengah didasarkan letak geografisnya. Hasil yang diharapkan yaitu dapat mengetahui lebih jelas penggunaan material batuan candi yang didasarkan pada letak, jarak dan kondisi geografis dari sumber utama bahan batuannya. Umumnya jenis material utama batuan yang digunakan untuk pembangunan candi dikedua provinsi ini dikaitkan karena kedekatan dengan sumber material dan lokasi terbangunnya candi.
PERKEMBANGAN ARSITEKTUR DIGITAL DAN DYNAMIC LIVING Basuki Basuki; L.M.F. Purwanto
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 12 No 1 (2022): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v12i1.2214

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas perkembangan teknologi digital dan hubungannya dengan cara-cara bersitektur serta hubungannya dengan kehidupan yang dinamis. Studi dilakukan melalui pendekatan kualitatif melalui studi literatur berdasarkan sumber data sekunder dari buku, laporan, artikel yang diakses secara online melalui media internet. Bagian pertama artikel ini membahas perkembangan digital arsitektur. Bagian berikutnya membahas perkembangan digital arsitektur dan hubungannya dengan kehidupan yang dinamis. Artikel ini mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi digital merubah cara kerja, cara hidup yang tidak terbatas ruang dan waktu. Teknologi digital digital memfasilitasi kehidupan yang dinamis, yaitu cara-cara kerja, belajar, hidup dimana saja dan kapan saja. Hasil tersebut memerlukan definisi ulang konsep arsitektur seperti: tempat hunian, kantor, ruang belanja, tempat berlibur, ruang publik.
USULAN ELEMEN PENEDUH FASAD CURTAIN WALL GEDUNG BERTINGKAT TINGGI STUDI KASUS:GEDUNG GRAHA TELKOM SIGMA, BSD, TANGERANG Budijanto Chandra; LMF Purwanto
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 12 No 1 (2022): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v12i1.2269

Abstract

Perubahan iklim dengan fenomena pemanasan global makin memburuk dan perlu mengurangi pemakaian bahan bakar dari fosil secara signifikan. Di sisi lain, tren arsitektur terkini khususnya untuk gedung tinggi adalah memakai fasad curtain wall yang tidak cocok dengan iklim tropis. Pemakaian fasad bangunan memakai curtain wall sangat boros energi, karena radiasi panas matahari dapat leluasa masuk ke dalam bangunan sehingga boros energi listrik karena beban pendinginan bertambah. Salah satu usaha yang bisa dilakukan guna menurunkan radiasi panas sinar matahari yang menembus ke ruang dalam adalah dengan memakai elemen peneduh. Tujuan penelitian ini adalah memberikan solusi elemen peneduh untuk bangunan tinggi yang memakai sistem curtain wall pada fasad. Metode penelitian menggunakan mixed methods. Hasil penelitian didapat beberapa alternatif elemen peneduh yang berpotensi besar dalam penghematan energi dari bangunan bertingkat tinggi.
KONDISI TERMAL PADA RUMAH MODERN DI DAERAH DINGIN (STUDI KASUS RUMAH TINGGAL DI KEJAJAR, WONOSOBO) Andhika Danu Dwi Prasetya; Hermawan Hermawan; Adinda Septi Hendriani; Nasyiin Faqih; Annisa Nabila Arrizqi
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 12 No 1 (2022): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v12i1.2808

Abstract

Rumah merupakan tempat berteduh sekaligus tempat beraktivitas manusia sehingga diperlukan kenyamanan di dalam rumah. Masyarakat cenderung membuat rumah dengan bentuk modern dengan alasan karena kemewahan. Kondisi termal di rumah modern perlu diinvestigasi agar dapat diketahui kenyamanan termal pada rumah modern. Penelitian akan mengungkap kondisi termal di rumah modern pada daerah pegunungan yang mempunyai iklim dingin. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan cara pengukuran menggunakan alat termal. Variabel yang diukur adalah suhu udara, kelembaban udara dan beberapa varaibel lain yang merupakan variabel dalam iklim mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah modern di daerah dingin mempunyai suhu udara yang rendah sesuai dengan iklim mikro pegunungan. Beberapa ruang di dalam rumah modern menunjukkan suhu udara sejuk pada jam siang dan dingin pada pagi hari.
VARIABEL TERMAL DAN KANDUNGAN CO2 DI DALAM RUMAH TINGGAL MODERN DI KALIBEBER, WONOSOBO Hermawan Hermawan; Eko Wahyu Kurniawan; Muhammad Hanip; Annisa Nabila Arrizqi
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 12 No 1 (2022): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v12i1.2947

Abstract

Rumah Tinggal modern mempunyai karakteristik yang berbeda dengan rumah tinggal vernakular. Kenyamanan termal menjadi isu yang sering digaungkan pada rumah tinggal modern. Penelitian tentang kenyamanan termal pada rumah tinggal modern penting dilakukan agar diketahui kelemahan rumah tinggal modern. Tujuan penelitian adalah menginvestigasi variabel kenyamanan termal pada rumah modern di daerah pegunungan. Metode yang digunakan adalah metode pengukuran di lapangan. Pengukuran dilakukan pada tiga ruang dengan 5 variabel yaitu suhu udara, suhu globe, kelembaban udara, kecepatan angin dan karbon dioksida (CO2). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rumah tinggal modern mempunyai variabel iklim yang tidak terlalu jauh antara ruang tamu, kamar tidur dan dapur.

Page 1 of 1 | Total Record : 5