cover
Contact Name
Umi Suswati Risnaeni
Contact Email
muhasabatuna@gmail.com
Phone
+62334-887071
Journal Mail Official
muhasabatuna@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/muhasabatuna/about/editorialTeam
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Muhasabatuna: Jurnal Akuntansi Syariah
ISSN : 27744388     EISSN : 27748855     DOI : -
Core Subject : Economy,
MUHASABATUNA: Jurnal Akuntansi Syariah is a peer-reviewed and open-access platform that focuses on Accounting and Islamic Financial. The aim of MUHASABATUNA is to be an authoritative source of information on it’s focused. The scope of MUHASABATUNA are but strictly limited to: Syariah Accounting; Syariah Banking; Management Zakat, Infaq, Shodaqoh, and Waqf; Islamic Business Management; Syariah Insurance;
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2021): Desember" : 6 Documents clear
Struktur Modal dalam Perusahaan Ladys Like Arifin; Qurrotin Nuril Jannah; Yuli Dwi Yusrani Anugrah
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol. 3 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v3i2.1169

Abstract

Struktur modal merupakan suatu hal yang berkaitan dengan pembelanjaan jangka panjang pada suatu perusahaan yang dapat diukur dengan perbandingan utang jangka panjang dengan modal sendiri. Teori struktur modal menjelaskan bahwa apakah suatu kebijakan pembelanjaan jangka panjang bisa mempengaruhi suatu nilai pada perusahaan, biaya modal dan harga pasar saham pada perusahaan. Struktur modal yang efektif mampu menciptakan perusahaan dengan keuangan yang kuat dan stabil. Bersamaan dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat dibidang pasar modal dan tersedianya dana daripara calon investor yang berniat menginvestasikan modalnya. Dalam melihat struktur modal perusahaan, para investor tidak dapat dipisahkan dari informasi perusahaan yang berupa laporan keuangan yang di keluarkan perusahaan pada setiap tahunnya. Para investor akan berbagi analisis terkait dengan keputusan untuk menanamkan modalnya pada perusahaan melalui informasi yang salah satunya berasal dari laporan keuangan perusahaan.
Kerangka Konseptual Akuntansi Konvensional dan Akuntansi Syariah Taufiqur Rohman; Umi Suswati Anggraeni
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol. 3 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v3i2.1170

Abstract

Perkembangan konseptual akuntansi di Indonesia perlu dikaji lebih baik, tidak hanya pada tataran filosofis tetapi menuju pada teori yang konkrit. Artikel ini memberikan gambaran tentang kerangka konseptual akuntansi pada tataran teoritis yang menjadi tujuan dasar dalam penerapan konsep akuntansi akuntansi baik akuntansi konvensional maupun akuntansi syariah. Akuntansi analisis adalah ilmu yang mencoba mengubah data menjadi bukti dan informasi dengan melakukan pengukuran pada berbagai transaksi dibagi menjadi beberapa item seperti akun keuangan, penilaian atau aset, kewajiban, ekuitas, profitabilitas, biaya dan keuntungan. Aturan akuntansi dalam konsep hukum Syariah dapat didefinisikan sebagai seperangkat kerangka dan standar hukum permanen yang berasal dari sumber hukum Syariah dan digunakan oleh akuntan sebagai aturan umum dalam pekerjaan akuntansi, analisis, dan evaluasi mereka.
Merger dan Akuisisi Mamik Mutammimah; Nofan Maulana Malik; Abdus Shofa Bisri; M.Aziz Harianto
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol. 3 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v3i2.1171

Abstract

Dalam mendirikan sebuah perusahaan sudah pasti melakukan sebuah perencanaan yang matang, supaya perusahaan bisa berdiri tegak dan berkembang pesat, namun untuk mencapai usaha seperti yang direncanakan tersebut tidaklah mudah dan bisa berjalan mulus karna semua perusahaan dalam melakukan kegiatannya selalu mengalami kendala-kendala sehingga diperlukan langkah memanajemen sebuah perusahaan atau pengelolaan untuk mempertahankan perusahaan bisa tetap berdiri. Oleh karna itu sebuah perusahaan lebih memilih strategi merger dan akuisi ini untuk tetap menjalankan perusahaannya dikarenakan merger ini bisa mengatasi kendala-kendala yang menjadi penghambat perusahaan untuk melakukan keberlansungan sebuah perusahaan, dalam sebuah merger dan akiuisisi ini sebuah perusahaan bisa mengembangkan perusahaannya dengan cepat tanpa harus menanggung resiko yang harus dihadapi seperti awal dalam mendirikan perusahaan. Merger adalah penggabungan perusahaan menjadi satu untuk mengambil atau membeli semua asset perusahaan, untuk mendapatkan keuntungan perusahaan yang produknya sama, produknya berkaitan, tidak berkaitan namun mau melakukan penggabungan dan perusahaan yang saling membantu terhadap kegiatan usahanya. Agar sebuah perusahaan tersebut tidak mengalami bangkrut.
Manajemen Risiko dalam Perbankan Syariah Wafiq Azizah; Muhammad Farid
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol. 3 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v3i2.1184

Abstract

Sistem ekonomi syariah merupakan solusi alternatif untuk mencari jalan keluar dari berbagai permasalahan-permasalahan ekonomi belakangan ini. Ekonomi syariah adalah suatu kegiatan usaha yang di lakukan menurut prinsip syariah, yakni : bank syariah, lembaga keuangan mikro syariah, suransi syriah, resuransi syriah, reksa dana syariah, obligasi syariah dan surat berharga berjangka menengah syrariah, sekuritas syariah, pembiyayaan syariah, dan bisnis syariah. Untuk menyelesaikan masalah persengketaan ekonomi syariah seharusnya di lakukan oleh pengadilan dalam lingkungan peradilan agama. Boleh di selesaikan oleh pengadilan agama, tetapi itu ketika hanya bersifat darurat .Untuk hal ini para pihak telah memperjanjikan penyelesaian sengketa sebagaimana yang di maksud, yaitu penyelesaian sengketa di lakukan sesuai dengan akad. Untuk menyelesaikan sengketa ekonomi syariah tidak boleh bertentangan dengan prinsip syariah
Penerapan Manajemen Kas, Manajemen Piutang dan Manajemen Persediaan dalam Laporan Keuangan Zulfiatur Rosyida; Rif'ah Fadilah; Yuli Dwi Yusrani Anugrah
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol. 3 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v3i2.1260

Abstract

Setiap perusahaan mempunyai tujuan untuk mencapai target yang telah ditentukan, adapun tujuan setiap perusahaan adalah mencapai suatu keuntungan. Salah satu cara suatu perusahaan mengetahui perusahan yang akan datang, maka perusahan perlu untuk membuat laporan keuangan yang mana laporan keuangan adalah gambaran keadaan keuangan suatu perusahaan dalam suatu periode yang telah ditentukan. Adapun laporan keuangan terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan ekuitas pemegang saham dan arus kas. Dalam menganalisa arus kas setiap perusahan perlu untuk mengelola kas, piutang dan juga persediaan.
Analysis of Accounting Application of Zakat, Infaq and Shadaqah and Accountability in the Presentation of Financial Statements Naning Fatmawati; Indra Hidayatullah
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol. 3 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v3i2.1335

Abstract

The performance of zakat, infaq, and shadaqah management institutions can be seen with fund accounting, namely the recording system and appearance of entities in accounting such as assets and liabilities which are grouped based on the benefits in each account. In this case, the accounting treatment of zakat, infaq, and shadaqah includes acknowledgment, recording, and presentation of financial statements of zakat, infaq, and shadaqah management institutions. The purpose of this study was to determine the application of accounting for zakat, infaq and shadaqah as well as accountability in the presentation of financial statements based on PSAK 109 and to determine the application of accountability in the presentation of financial statements at LAZIS Al-Haromain Kediri City Branch based on PSAK 101. This research is a descriptive qualitative research, in which the presentation and processing of data is carried out in a descriptive manner by focusing on the data obtained, but this research is not used to test hypotheses or not use hypotheses. Sources of data in this study came from primary data and secondary data. Data collection procedures by means of interviews, observation and documentation. The results of this study are that at the recognition and measurement stage, LAZIS Al-Haromain is not fully in accordance with PSAK 109, where LAZIS Al-Haromain has not fully determined the receipt of non-cash assets from donors using the fair value required by PSAK 109. So far, LAZIS Al-Haromain has not journalized This non-cash infaq shadaqah receipt has an impact on the balance in the components of the financial statements, including the balance sheet (statement of financial position), reports on the use of infaq funds, and notes to financial statements. And the distribution of cash infaq shadaqah so far has not been journalized because in the early stages of receipt of infaq and cash shadaqah it was not journalized so that up to the distribution stage it also could not be journalized and directly in the form of a distribution report only. And at the stage of amil's financial statements based on PSAK 109, LAZIS Al-Haromain is not fully compliant. The implementation of accountability by LAZIS Al-Haromain in the presentation of financial statements and reporting is almost in accordance with the indicators of honesty and legal accountability, process accountability, program accountability, and policy accountability and is based on PSAK 101.

Page 1 of 1 | Total Record : 6