cover
Contact Name
Umi Suswati Risnaeni
Contact Email
muhasabatuna@gmail.com
Phone
+62334-887071
Journal Mail Official
muhasabatuna@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/muhasabatuna/about/editorialTeam
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Muhasabatuna: Jurnal Akuntansi Syariah
ISSN : 27744388     EISSN : 27748855     DOI : -
Core Subject : Economy,
MUHASABATUNA: Jurnal Akuntansi Syariah is a peer-reviewed and open-access platform that focuses on Accounting and Islamic Financial. The aim of MUHASABATUNA is to be an authoritative source of information on it’s focused. The scope of MUHASABATUNA are but strictly limited to: Syariah Accounting; Syariah Banking; Management Zakat, Infaq, Shodaqoh, and Waqf; Islamic Business Management; Syariah Insurance;
Articles 124 Documents
Aplikasi Pembiayaan Akad Musyarakah pada Perbankan Syariah Umrotul Hasanah; Hoirul Ichfan
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol 3 No 1 (2021): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.431 KB) | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v3i1.1085

Abstract

Pesatnya perkembangan dunia ekonomi pada saat ini terutama di lembaga keuanagan islam yang atau di perbankan syariah lainnya yang saat ini menggunakan penerapan harus terhindar dari unsur riba,transaksi batil dan terhindar dari prinsip batil. Di sinilah kemudaian selanjutnya mengangkat salah satu konswep ekonomi islam musyarakah baik itu di dalam keuntungan ataupun kerugian, aplikasi dalam fiqh dan perbankan syariah. Musyarakah merupakan akad kerjasama antara dua orang atau lebih dalam membentuk suatu bisnis yang mana kedua belah pihak ikut terlibat dalam peleburan modal dengan kesepakatan dan menanggung resiko sesuai dengan kesepakatan yang telah disetujui. Dasar hukum pembiayaan Musyarakah ada dalam al-Quran, Hadist, dan Ijma`. Sebelum melaksanakan akad pembiayaan Musyarakah perlu diketahui dan diatualisasikannya syarat dan rukunnya. Pembiayaaan Musyarakah terbagi menjadi dua jenis, yaitu syirkah al-amlak dan syirkah al-uqud
Pengaruh Promosi dan Fluktuasi Harga Emas Terhadap Minat Nasabah pada Produk Tabungan Emas Nine Septa Maharani
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol 2 No 1 (2020): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.177 KB) | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v2i1.702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Promosi dan Fluktuasi Harga Emas terhadap Minat Nasabah pada Produk Tabungan Emas (Studi Kasus Pegadaian Syariah Lumajang).Adapun rumusan masalah yang di paparkan dalam penelitian (1) Apakah Promosi dan Fluktuasi harga secara bersama – sama berpengaruh terhadap minat nasabah pada tabungan emas di Pegadaian Syariah ? Sedangkan tujuan penelitian ini adalah (1)Menganalisis pengaruh Promosi dan Fluktuasi Harga terhadap minat nasabah pada tabungan emas di Pegadaian Syariah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, keusioner, wawancara, yaitu data yang mengandung keterangan serta penjelasan nasabah dalam menabung emas. Kemudian diakukan analisis terhadap data – data yang di peroeh berupa analisis kuantitatif. Analisis kuantitatif meliputi uji validitas, Uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji hipotesis lewat uji F dan uji T serta uji analisis koefisien determinasi (R2). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Dari perhitungan regresi linier berganda variabel promosi (X1) variabel promosi tidak berpengaruh terhadap variabel minat. hal ini dibuktikan dengan hasil output nilai t hitung sebesar -1.923 < 1,996, artinya jika promosi ditingkatkan maka minat investasi emas akan menurun. variable fuktuasi harga (X2) berpengaruh terhadap variabel minat. hal ini dibuktikan dengan hasil output nilai t hitung sebesar 6.658 > 1,996 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, artinya jika fluktuasi harga naik maka minat investasi akan meningkat.
Analysis of Accounting Application of Zakat, Infaq and Shadaqah and Accountability in the Presentation of Financial Statements Naning Fatmawati; Indra Hidayatullah
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol 3 No 2 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.07 KB) | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v3i2.1335

Abstract

The performance of zakat, infaq, and shadaqah management institutions can be seen with fund accounting, namely the recording system and appearance of entities in accounting such as assets and liabilities which are grouped based on the benefits in each account. In this case, the accounting treatment of zakat, infaq, and shadaqah includes acknowledgment, recording, and presentation of financial statements of zakat, infaq, and shadaqah management institutions. The purpose of this study was to determine the application of accounting for zakat, infaq and shadaqah as well as accountability in the presentation of financial statements based on PSAK 109 and to determine the application of accountability in the presentation of financial statements at LAZIS Al-Haromain Kediri City Branch based on PSAK 101. This research is a descriptive qualitative research, in which the presentation and processing of data is carried out in a descriptive manner by focusing on the data obtained, but this research is not used to test hypotheses or not use hypotheses. Sources of data in this study came from primary data and secondary data. Data collection procedures by means of interviews, observation and documentation. The results of this study are that at the recognition and measurement stage, LAZIS Al-Haromain is not fully in accordance with PSAK 109, where LAZIS Al-Haromain has not fully determined the receipt of non-cash assets from donors using the fair value required by PSAK 109. So far, LAZIS Al-Haromain has not journalized This non-cash infaq shadaqah receipt has an impact on the balance in the components of the financial statements, including the balance sheet (statement of financial position), reports on the use of infaq funds, and notes to financial statements. And the distribution of cash infaq shadaqah so far has not been journalized because in the early stages of receipt of infaq and cash shadaqah it was not journalized so that up to the distribution stage it also could not be journalized and directly in the form of a distribution report only. And at the stage of amil's financial statements based on PSAK 109, LAZIS Al-Haromain is not fully compliant. The implementation of accountability by LAZIS Al-Haromain in the presentation of financial statements and reporting is almost in accordance with the indicators of honesty and legal accountability, process accountability, program accountability, and policy accountability and is based on PSAK 101.
Konsep Pembiayaan Mudharabah dalam Perbankan Syariah Nadia Nandaningsih; Yuli Dwi Yusrani Anugrah
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol 3 No 1 (2021): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.296 KB) | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v3i1.1095

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna atau arti dari akad mudharabah, mudharabah merupakan perjanjian kerjasama yang terjalin antara dua atau lebih pemilik modal (shahibul mal), yang memutuskan untuk myerahkan sepotong modal dengan kontribusi seratus persen modal dari pemilik modal kepada pengelola usaha (mudharib). Sedangkan pembagian keuntungan dan kerugian dibagi berdasarkan kesepakatan oleh beberapa pihak yang terlibat. Dasar hukum pembiayaan mudharabah ada dalam Al-Qur’an, Hadist, dan Ijma’ ulama. Sebelum melaksanakan akad pembiayaan mudharabah perlu diketahui dan diaktualisasikannya syarat dan rukun dari pembiayaan mudharabah tersebut. Pembiayaan mudharabah terbagi menjadi dua bagian yaitu mudharabah muthlaqah (unrestricted investment) dan mudharabah muqayyadah (restricted investment). Implementasi pembiayaan mudharabah diperbankan syariah sudah berkembang dan lengkap sesuai dengan peraturan perbankan syariah.
Gaya Kepemimpinan Kiai dalam Membangun Kemandirian Ekonomi Pesantren Abdul Gufronul Mustaan
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol 2 No 2 (2020): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.44 KB) | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v2i2.825

Abstract

Pesantren merupakan lembaga tertua dan asli di di Indonesia serta berhasil tampil sebagai lembaga pendidikan yang tumbuh dan berkembang atas kemapuan sendiri dan tidak terpengaruh oleh kepentingan sesaat. Pada masa awal kehadiran pesantren di masyarakat, kiai mendirikan pesantren dengan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Namun seiring cepatnya arus modernisasi di semua aspek kehidupan masyarakat yang mengendurkan nilai-nilai atau pandangan hidup, dukungan dan sokongan masyarakat mengalami banyak pergeseran hingga mengendurkan animo dan sokongan masyarakat kepada pesantren. Karenanya, kiai dituntut untuk membangun kemandirian ekonomi pesantren untuk keberlangsungan lembaga pendidikannya. Dari persoalan tersebut terdapat dua rumusan masalah yang diulas dalam skripsi ini, antara lain: 1) bagaimana gaya kepemimpinan kiai dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren di Pondok pesantren Miftahul Midad Lumajang; dan 2) bagaimana strategi kiai dalam membangun kemandirian ekonomi di Pondok pesantren Miftahul Midad Lumajang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan kiai dalam membangun kemandirian ekonomi di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang. Selain itu, riset ini bertujuan untuk mengetahui apa saja strategi kiai dalam membangun kemandirian ekonomi di Pondok Pesantren Miftahul Midad Lumajang. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan dua pendekatan, antara lain: pertama, kualitatif studi kasus yang lebih menekankan pada aspek subjektif dari perilaku orang. Kedua, interaksi simbolik yang berusaha memahami perilaku manusia dari sudut pandang subjek. Hasil penelitian ini menyimpulkan: 1) gaya kepemimpinan kiai dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren menerapkan corak kepemimpinan kharismatik namun disisi lain metode yang di lakukan oleh kiai cenderung kepada gaya demokratik. 2) strategi kiai dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren adalah dengan memberikan pemahaman tentang ekonomi kepada santri, memberdayakan santri, mengorganisir pesantren, membangun unit usaha, serta melakukan kerjasama dengan pihak luar pesantren.
Pentingnya Manajemen Keuangan Bagi Perusahaan Siti Muthmainnah; Mila Mila; Hoirul Ichfan
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol 1 No 2 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.336 KB) | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v1i2.1263

Abstract

Ditengah perkembangan zaman yang semakin maju penerapan manajemen keuangan dalam perusahaan sangat penting untuk dilakukan agar tercipta kondisi keuangan perusahaan yang kondusif dan teratur. Sebuah perusahaan dapat dikatakan berkembang dengan baik jika perusahaan tersebut memiliki manajemen keuangan yang teratur dan baik pula. Terlebih di era globalisasi seperti sekarang ini, suatu perusahaan dituntut untuk memiliki manajemen keuangan yang sesuai dengan standart kode etik yang berlaku agar perusahaan tersebut dapat bersaing secara ketat dengan perusahan-perusahaan lainnya. Seiring dengan perkembangannya, tugas manajer keuangan tidak hanya mencatat, membuat laporan, mengendalikan posisi kas, membayar tagihan-tagihan, dan mencari dana. Akan tetapi, manajer keuangan juga harus mampu menginvestasikan dana, mengatur kombinasi sumber dana yang optimal, serta pendistribusian keuntungan (pembagian deviden) dalam rangka meningkatkan nilai perusahaan. Untuk itu dalam setiap perusahaan saat diperlukan manajer yang ahli dan profesional dalam mengelola manajemen keuangan. Manajemen keuangan sangat penting bagi individu maupun perusahaan agar dapat mengatur segala pemasukan dan pengeluaran keuangan. Keberlangsungan suatu perusahaan salah satunya tergantung pada pengelolaan keuangan yang struktur dan baik.
Real Life Akad Salam dalam Pertanian Ahmad Reszki Fajeri; Badar Ilahi
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol 3 No 1 (2021): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.235 KB) | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v3i1.1091

Abstract

Kontrak Salam adalah kontrak penjualan di mana pembeli membayar karakteristik dan kuantitas produk di muka, dan produk tidak akan dikirimkan sampai titik tertentu di masa depan. Ini sebelumnya diperlukan. Sebaliknya, pembeli dijamin akan menerima barang tertentu dengan harga yang disepakati semula saat dibutuhkan. Kontrak salam biasanya digunakan untuk memesan barang tertentu. Dalam penerapan perjanjian pengupahan pada lembaga keuangan syariah, perjanjian pengupahan menggunakan dasar PSAK 103, yang mengatur bahwa alat pembayaran modal upah dapat berupa uang tunai, barang atau jasa, tetapi tidak berupa hutang yang harus dibayar oleh penjual atau pengutang. Pembeli pihak lain. (Produksi) sehingga Anda dapat menyelesaikan pesanan. Manfaat akad salam kepada pembeli adalah menjamin diterimanya barang dalam jumlah dan kualitas tertentu, jika perlu, dengan harga yang disepakati di awal. Sedangkan pendapatan penjual adalah memperoleh dana yang digunakan untuk melakukan kegiatan produksi dan memenuhi sebagian kebutuhannya.
Analisis Faktor-Faktor Bisnis Multi Level Marketing Terhadap Kebebasan Finansial Distributor pada PT. K-Link Syariah Lumajang Qonitatillah, Devina Mara
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol 2 No 1 (2020): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini, yang akan di analisa adalah bisnis jaringan MLM Syariah sebagai praktek nyata dari kegiatan bisnis MLM. Dimana, banyak yang menganggap MLM sebagai cara terbaik untuk mendapatkan finansial, dan merupakan terobosan yang akan memberikan banyak “peluang” bagi yang menekuninya. Peluang untukmendapatkan penghasilan yang lebih besar secara cepat, serta merupakan cara untuk bebas secara finansial Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, Alat analisis yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas untuk mengetahui ketepatan dan kemantapan suatu alat ukur. Dan regresi linier berganda untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat.Uji t digunakan untuk mengetahuim hipotesis yang dikemukakan. Adapun kesimpulan penelitian ini 1). perekrutan anggota baru (jenjang atau level), Sistem pendidikan dan pelatihan, Penjualan produk, tidak berpengaruh secara signifikan sedangkan komisi dan bonus, berpengaruh terhadap kebebasan finansial Distributor secara signifikan 2). yang memiliki penagaruh dominan adalah komisi dan bonus terhadap kebebasan finansial Distributor PT. K-Link Syariah Lumajang
Penerapan Manajemen Kas, Manajemen Piutang dan Manajemen Persediaan dalam Laporan Keuangan Zulfiatur Rosyida; Rif'ah Fadilah; Yuli Dwi Yusrani Anugrah
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol 3 No 2 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.61 KB) | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v3i2.1260

Abstract

Setiap perusahaan mempunyai tujuan untuk mencapai target yang telah ditentukan, adapun tujuan setiap perusahaan adalah mencapai suatu keuntungan. Salah satu cara suatu perusahaan mengetahui perusahan yang akan datang, maka perusahan perlu untuk membuat laporan keuangan yang mana laporan keuangan adalah gambaran keadaan keuangan suatu perusahaan dalam suatu periode yang telah ditentukan. Adapun laporan keuangan terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan ekuitas pemegang saham dan arus kas. Dalam menganalisa arus kas setiap perusahan perlu untuk mengelola kas, piutang dan juga persediaan.
Efektivitas Manajemen Risiko dan Hasil Shinta Nuriah; Baharudin Rois; Umi Suswati Risnaeni
Muhasabatuna : Jurnal Akuntansi Syariah Vol 1 No 2 (2019): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.605 KB) | DOI: 10.54471/muhasabatuna.v1i2.1262

Abstract

Manajemen risiko dan hasil ini membahas pengertian risiko dan hasil, jenis-jenis risiko serta manajemen risiko dan hasil yang meliputi evaluasi risiko, pengelolaan risiko dan hubungan risiko dan hasil. Dalam sebuah perusahaan tentunya harus memperkirakan risiko yang akan terjadi. Risiko ini harus diperhatikan oleh perusahaan untuk dapat bertahan dalam persaingan bisnis. Karena setiap perusahaan tidak pernah bisa melepaskan diri dari persaingan. Selain itu kemungkinan adanya kerugian dalam suatu perusahaan juga perlu diperhatikan. Memang perusahaan dapat memperkirakan keuntungan yang akan diperoleh, tetapi juga tidak dapat disangka jika malah mendapatkan keadaan yang sebaliknya. Oleh karena itu di dalam sebuah perusahaan sangat perlu adanya manajemen resiko untuk dapat bertahan dari pesaing dan mengantisipasi adanya kerugian yang dapat terjadi.

Page 3 of 13 | Total Record : 124