cover
Contact Name
Royyan
Contact Email
greenpublisher.id@gmail.com
Phone
+628979649656
Journal Mail Official
covaluejurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Jatinangor KM 20,5, Bandung, Provinsi Jawa Barat
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
ISSN : 20863306     EISSN : 28098862     DOI : 10.36418
Core Subject : Economy, Science,
Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan [p-ISSN 2086-3306 | e-ISSN 2809-8862] merupakan jurnal ilmiah berbentuk penelitian dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam setahun oleh Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung.
Articles 603 Documents
Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi pada Bakery Jempol Rispaty Bate Bandera; Tuti Fitriani
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 3 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i3.4663

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui harga pokok produksi roti serta tingkat keuntungan pada Bakery Jempol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara. Instrumen analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode full costing untuk perhitungan harga pokok produksi, menggunakan perhitungan net profit margin untuk mengetahui tingkat keuntungan. Hasil dari penelitian harga pokok produksi untuk produk roti jempol sebesar Rp 2.399 per unit, untuk produk roti burger sebesar Rp 1.690 per unit, untuk produk roti tawar sebesar Rp 9.418 per unit, untuk produk roti bakar bandung sebesar Rp 4.012, untuk produk roti kasur sebesar Rp 9.986 per unit, untuk produk roti sisir sebesar Rp 2.791 per unit, untuk produk roti hotdog sebesar Rp 2.790 per unit. Perhitungan tingkat keuntungan menggunakan Net Profit Margin pada Bakery Jempol yaitu sebesar 25% yang dianggap baik bagi perusahaan, karena sudah melebihi dari standar rata-rata industri yakni 20%. Margin laba bersih yang tinggi biasanya menunjukkan bahwa perusahaan tersebut mengelola biayanya dengan baik dan menghasilkan tingkat keuntungan yang baik.
Implementasi Partnership dan Public Relation untuk meningkatkan Kesadaran Kawasan Hutan Lindung Perhutani KPH Surakarta Muhammad Zain Zaidane Risqi
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 3 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i3.4664

Abstract

Pelaksanaan magang ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah yang dilakukan oleh Perum Perhutani KPH Surakarta dalam meningkatkan brand awareness pada kawasan hutan lindung melalui partnership dan public relation. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dan analisis data kualitatif Miles, Huberman dan Saldana. Wawancara dilakukan oleh narasumber yang merupakan ketua divisi pengembangan bisnis KPH Surakarta. Hasil dari tugas akhir magang ini menunjukkan bahwa Perum Perhutani KPH Surakarta telah melakukan implementasi kegiatan dari strategi partnership seperti Kemitraan strategis dalam pengembangan destinasi wisata dengan berbagai pihak seperti LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), pengelola wisata, DISPARPORA, serta masyarakat lokal  dan public relation berupa komunikasi sosial dengan berbagai pihak terkait, melakukan aktivitas di media sosial, serta penyelenggaraan event edukasi dan workshop bersama masyarakat dan institusi pendidikan. Implementasi tersebut terbukti telah efektif dalam meningkatkan awareness dari unaware of brand menjadi brand recognition (pengenalan merek) serta bisa mendatangkan mitra bisnis yang potensial. Dengan memperkuat strategi komunikasi serta penggunaan sosial media yang baik maka tingkat kesadaran memiliki peluang untuk bisa ke tingkat yang lebih tinggi yaitu top of mind.
Utilization of Google Earth to Identify Building Density Bagus Setyo Widhiarto; Pranichayudha Rohsulina; Ary Wijayanti
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 3 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i3.4665

Abstract

Land-use change is now common due to human activities, including economic, social, and cultural activities. Areas transforming for economic, social, and cultural purposes experience changes in land use, leading to a transition from green open spaces to buildings and resulting in hot daily surface temperatures due to a lack of vegetation. The purpose of this study is to examine the changes in built and non-built land in the Kartasura District. This study examines the relationship between surface temperature, vegetation, and building levels by using NDVI, NDBI, and ESG analysis, which is processed using the Google Earth Engine programming language. This study uses a qualitative descriptive method with a spatial approach, one of the approaches in the field of geography. The spatial approach in this study is more emphasized on spatial process analysis. The results indicate that there is a correlation between high surface temperature and low vegetation density, as well as high building density.
The Effect of Product Quality, Brand Image, and Customer Satisfaction On Customer Loyalty (As Study On Ultra Milk Consumers In Jakarta) Rena Eva Nurisma; Zulvia Khalid
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 3 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i3.4667

Abstract

  In today's increasingly competitive business environment, building and maintaining customer loyalty has become a key determining factor in an organization's success and profitability. Customer loyalty generates recurring revenue through repeat purchases and serves as a brand advocate, driving organic growth by attracting new customers. However, cultivating customer loyalty requires a strategic and holistic approach, which includes product quality, brand image, and customer satisfaction. This research empirically explores the impact of product quality characteristics, brand image, and customer satisfaction on Ultra Milk customer loyalty in the Jakarta area. This study uses a quantitative approach to determine the causal relationship between these factors. The data was collected by distributing questionnaires to 100 active Ultra Milk consumers in Jakarta. SPSS 29 software is used for data analysis, specifically multiple linear regression. The findings of this study aim to contribute to a theoretical understanding of the factors that affect consumer loyalty in the dairy industry. Practically, the findings of this study are expected to be the foundation for Ultra Milk companies to develop more effective marketing strategies to increase and maintain customer loyalty. The recommendations given will focus mainly on statistically significant variables in influencing customer loyalty.
Identifying Customer Segmentation and Persona of Soft Drink Industry in India: An Approach Using K-Means Clustering Samudra Wicaksono, Muhammad Haston; Heikal, Jerry
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 3 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i3.4671

Abstract

Perkembangan industri makanan dan minuman terus maju dengan dukungan teknologi dan berbagai inovasi terbaru. Dalam kategori minuman ringan (soft drink), semakin banyak varian jenis dan penambahan rasa yang dibuat untuk menarik perhatian masyarakat. Pertumbuhan industri minuman ringan diperkirakan akan terus meningkat. Minuman ringan (soft drink) adalah minuman yang tidak mengandung alkohol, biasanya berbentuk bubuk atau cairan yang mengandung bahan makanan atau bahan tambahan lainnya, baik alami maupun sintesis, dan dikemas dalam kemasan siap konsumsi. Perusahaan minuman ringan dalam menentukan langkah untuk meningkatkan keuntungan, perlu memiliki strategi meningkatkan penjualan dengan mengetahui target konsumen supaya tidak kehilangan pelanggan potensial dan memiliki biaya iklan yang efektif dengan melakukan customer segmentation. Metode yang digunakan pada penelitian ini untuk melakukan segmentasi adalah dengan menggunakan Metode Kmeans clustering. Metode ini adalah salah satu algoritma pembelajaran tanpa pengawasan (unsupervised learning). K-Means berfungsi untuk mengelompokkan data ke dalam data kluster. Dataset pada penelitian ini menggunakan 1000 populasi transaksi minuman ringan di India. Hasil penelitian menunjukkan 7 kluster berbeda yaitu middle productive age of gangster softdrink lovers, Early Productive Age of Sky9 and CodeX Softdrink Lovers, Cocacola & Pepsi lovers, Pepsi Softdrink Lovers, middle productive age of Cocacola softdrink lovers, Early Productive Age of Cocacola Softdrink Lovers, dan Bluebull Softdrink Lovers. Cluster 6: Early Productive Age of Cocacola Softdrink Lovers merupakan kluster terbesar senilai 19% dari total populasi. Dengan ini maka perusahaan cocacola yang menargetkan Cluster 6 dapat melakukan positioning seperti menyesuaikan keinginan dari cutomer yang yaitu mengembangkan produk less sugar serta menggunakan online platform dalam melakukan marketing.
Faktor Penentu Kualitas Audit: pembuktian pada perusahaan Logistik dan pengantaran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020 Irvan Juliansah
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 3 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i3.4672

Abstract

Penelitian ini bertujun untuk mengeksplorasi faktor penentu kualitas audit pada kategori perusahaan logistik dan pengangkutan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh laporan tahunan dan dan laporan keuangan yang dipublikasi pada website masing-masing perusahaan. Data yang relevan dianalisis secara statistik menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 23.0. Secara empiris, hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, Return on Asset, dan Gearing ratio menunjukan ada pengaruh positif yang signifikan pada kualitas audit. Sedangkan biaya audit dan anak perusahaan menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan yang positif pada kualitas audit. Selanjutnya, terdapat pengaruh positif namun tidak signifikan secara statistik antara tipe auditor dengan kualitas audit. Studi ini merekomendasikan antara lain bahwa hubungan auditor harus profesional, tidak ada hubungan kedekatan antara auditor dengan klien yang dapat mengurangi objektivitas dan profesionalisme dalam audit. Biaya audit harus dipertahankan dan bahkan terus ditingkatkan seiring dengan pertumbuhan perusahaan agar auditor dapat mempertahankan kualitas auditnya secara professional dan kompeten.
Implementasi Penata Audio System FM Stereo pada Acara Siaran Budaya dan Hiburan Programma-4 di LPP RRI Surakarta Sutanto Prasetyo Angkoso; Marwiyati Marwiyati
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 3 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i3.4673

Abstract

Penata suara bertanggung jawab terhadap jalannya pra produksi, produksi, dan paska produksi sehingga produksi acara yang dihasilkan dapat maksimal. Beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait penempatan microphone dan proses mixing pada level audio, keseimbangan (balance) dan kesesuaian warna suara (equalizing) untuk mendapatkan kualitas suara yang baik dan enak didengarkan oleh khalayak pendengar. Riset dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bertujuan menjelaskan fenomena dengan sedalam dalamnya melalui pegumpulan data. Populasi  sampel diambil secara acak sumber daya manusia yang ada di  RRI Surakarta  khususnya bidang teknik operator audio atau penata suara. Teknik pengumpulan data  sekunder dapat dilakukan dengan menggunakan interview (wawancara), observasi (pengamatan), dokumen, dan kepustakaan. Penerapan teknik balancing sudah dilakukan dengan baik melalui alternative pemilihan beberapa jenis maupun type microphone untuk menangkap akustik suara yang sesuai karakteristik sumbersuara dari musik gamelan dan vokal.  Meskipun ada beberapa microphone yang kurang sesuai microphone jenis dynamic type SM 58 yang seharusnya untuk vocal tetapi juga digunakan untuk musik gamelan, tetapi dengan demikian masih ada toleransi yang menyangkut kualitas suara yang ditangkap oleh microphone tersebut. Pihak LPP RRI Surakarta sepakat sementara tidak dilakukan atau menggunakan system stereo, supaya informasi dari dialog tayangan Wayang Uwong tidak mengakibatkan kurang lengkapnya dalam mendengarkan cerita drama Wayang Uwong tersebut, dan tetap menjaga informasi alur cerita yang dipentaskan dan kualitas jalannya siaran di LPP RRI Surakarta.
Pengaruh Ukuran Bank, Makro Ekonomi, Risiko Bank, Diversifikasi Pendapatan terhadap Profitabilitas Perbankan di Indonesia Andira Falestiya
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 4 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i4.4687

Abstract

Perbankan memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia karena berfungsi sebagai lembaga keuangan yang mendukung aktivitas bisnis dan masyarakat. Tingkat profitabilitas bank dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, seperti ukuran bank, risiko kredit, risiko likuiditas, serta kondisi makroekonomi. Oleh sebab itu, penting untuk menganalisis faktor-faktor yang berdampak pada profitabilitas agar dapat meningkatkan kinerja bank di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran bank, risiko kredit, risiko likuiditas, diversifikasi pendapatan, suku bunga, dan nilai tukar terhadap profitabilitas bank di Indonesia. Profitabilitas diukur dengan menggunakan rasio return on asset (ROA). Pendekatan penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan sampel sebanyak 47 bank, baik milik pemerintah (BUMN) maupun swasta, yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2022. Untuk menjawab hipotesis, penelitian ini menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara parsial, ukuran bank memberikan dampak positif pada profitabilitas, sedangkan risiko kredit, risiko likuiditas, diversifikasi pendapatan, suku bunga, dan nilai tukar tidak memengaruhi profitabilitas. Sementara secara simultan, semua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas bank.
Pengaruh Self-Assessment System, Tax Morale, dan E-Filing terhadap Kepatuhan Pajak Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Putri Jehova, Aurora; Santioso, Linda
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 4 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i4.4704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Self-Assessment System, Tax Morale, dan E-Filing terhadap kepatuhan pajak Wajib Pajak Orang Pribadi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian konklusif kausal, dengan pengumpulan data melalui kuesioner online kepada 142 responden menggunakan teknik convenience sampling dan simple random sampling dengan metode snowball. Data dianalisis menggunakan pendekatan PLS-SEM dengan software SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga faktor—Self-Assessment System, Tax Morale, dan E-Filing—memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan pajak, masing-masing dengan nilai 0,316, 0,376, dan 0,296. Hal ini menegaskan bahwa penerapan sistem penilaian mandiri yang baik, moral pajak yang tinggi, dan penggunaan e-filing efektif dalam meningkatkan kepatuhan pajak Wajib Pajak Orang Pribadi. Kesimpulannya, peningkatan kepatuhan pajak dapat dicapai melalui penguatan ketiga faktor ini. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya upaya pemerintah dalam memperkuat Self-Assessment System, meningkatkan kesadaran moral pajak, dan memperluas penggunaan e-filing untuk mendukung kepatuhan pajak yang lebih baik.
Does Company Size Mediate the Relationship between Leverage and Firm Value in Indonesia Technology Companies? Muhammad Irfan Aziz; Eriana Kartadjumena
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 15 No. 4 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v15i4.4705

Abstract

This research aims to prove and test the effect of leverage on firm value, with firm size as a moderating variable in technology companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) for the 2019-2022 period. This study used a quantitative approach with an independent variable on leverage. Dependent variable on firm value and firm size as moderating variable. This study uses convenience sampling with a sample of 32 companies. The data used in this research is secondary data, which is 94 financial reports. The analysis used moderated regression analysis with eViews version 13. The research results show that leverage influences firm value. Firm size weakens the influence of leverage on firm value. This research was developed from previous research by adding firm size as a moderating variable in technology companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) for 2019-2022. It proves that investors pay more attention to a company's future growth potential. Large technology companies are considered to have sufficient resources to deal with changes in profitability and the flexibility to adapt to market changes.

Filter by Year

2020 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 12 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 11 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 10 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 16 No. 6 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 16 No. 5 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 16 No. 4 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 16 No. 3 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 16 No. 2 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 16 No. 1 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 9 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 8 (2025): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 12 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 11 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 10 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 7 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 6 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 5 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 4 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 3 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 2 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 15 No. 1 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 9 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 8 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 7 (2023): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 6 (2023): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 5 (2023): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 14 No. 4 (2023): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 14 No. 3 (2023): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 14 No. 2 (2023): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 14 No. 1 (2023): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 13 No. 3 (2022): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 13 No. 2 (2022): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 13 No. 1 (2022): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 12 No. 3 (2021): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 12 No. 2 (2021): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 12 No. 1 (2021): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 11 No. 3 (2020): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan Vol. 11 No. 2 (2020): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan More Issue