cover
Contact Name
Akmaliyah
Contact Email
az.zahra@uinsgd.ac.id
Phone
+628562297375
Journal Mail Official
az.zahra@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Lecture Hall Building Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jalan A.H. Nasution No. 105, Cibiru Bandung, Jawa Barat, Indonesia, 40614 Phone: 022- 7802276 e-mail: az.zahra@uinsgd.ac.id
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies
ISSN : 27468585     EISSN : 27468593     DOI : https://doi.org/10.15575/azzahra
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies is a journal that publishes original studies on gender issues and family studies from a religious and general perspective. Another journal scope is related to the topic of gender and family which includes the various studies on women, men, children, the elderly, and people with disabilities in religious perspectives and various perspectives in the field of science.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024)" : 5 Documents clear
Representasi Pola Komunikasi Fatherhood dalam Kisah Al-Qur'an Rustandi, Ridwan; Hanifah, Haifa
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v4i2.30137

Abstract

Indonesia menjadi negara yang diakui krisis peran ayah, bahkan Indonesia sempat diperbincangkan sebagai negara ketiga yang mengalami fatherless atau ketiadaan peran ayah dalam proses pengasuhan. Salah satu aspek penting dalam proses pengasuhan orang tua terhadap anak adalah komunikasi efektif, terutama antara ayah dan anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi fatherhood atau dialog antara ayah dan anak yang termaktub dalam al-Qur'an. Penelitian diarahkan dengan menganalisis proses komunikasi yang direpresentasikan oleh para nabi dan/atau oleh keluarga nabi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui paradigma interpretasi klasik-kontemporer. Penelitian merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui metode analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara tematis yaitu mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur'an dalam berbagai surat yang menggambarkan representasi pola komunikasi fatherhood. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi dialogis antara ayah dan anak bertujuan untuk membangun kesadaran ketauhidan. Proses komunikasi yang terbangun sebagai representasi fatherhood dipengaruhi oleh beberapa kondisi atau suasana komunikasi yang terjalin. Proses komunikasi terjadi juga melalui dua pola baik secara komunikasi langsung maupun tidak langsung. Pola komunikasi terbangun secara persuasif, emansipatif, partisipatif, demokratis, dan empatik. Selain itu, proses komunikasi dialogis dalam proses pengasuhan ayah terhadap anaknya berlangsung secara lembut, penuh kasih kayang, dialogis, interaktif, negosiasi, dan memengaruhi aspek rasional, emosional, motivasional, dan behavioural.
Perempuan dalam Ketahanan Ekonomi: Upaya Peningkatan Kualitas Keluarga Ponirah, Ade; Sakinah, Gina; Tiara Purnama Sari, Yesa
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v4i2.24171

Abstract

Terciptanya ketahanan keluarga ketika keluarga memiliki sarana untuk memenuhi kebutuhan dasar dengan cara yang berkelanjutan dan dapat diandalkan sepanjang waktu. Seorang istri mengambil beberapa tanggung jawab sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat keluarga. Yakni, bekerja di luar rumah dan bukan hanya fokus pada pekerjaan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran perempuan dalam ketahanan ekonomi keluarga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptifd dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Caracas Kecamatan Kalijati Kabupaten Subang dengan melakukan wawancara mendalam kepada tiga informan menggunakan metode snowball sampling. Data sekunder diperoleh dari literatur review mengenai kondisi di Desa Caracas dan literatur yang temanya berkenaan dengan penelitian ini. Temuan menunjukkan bahwa ketahanan keluarga akan kuat jika anggota keluarga bekerja sama. Kekuatan ketahanan keluarga tidak hanya bergantung pada bagaimana suami dan istri membagi tugas rumah tangga, tetapi juga pada bagaimana mereka berinteraksi. Hal ini menjadikan peran perempuan dalam ketahanan ekonomi lebih maksimal dan juga turut serta dalam meningkatkan kualitas keluarga
Peran UN Women melalui Program Kampanye #HEFORSHE Sebagai Upaya Keterlibatan Laki-laki dalam Melakukan Kesetaraan terhadap Perempuan di Indonesia Tahun 2019-2022 Saputri, Vira Jasmine
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v4i2.28092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas bagaimana peran dari UN Women sebagai salah satu organisasi internasional yang memiliki tujuan untuk melakukan kesetaraan terhadap perempuan di dunia melalui program HeForShe dimana melalui program ini UN Women mengajak para laki-laki untuk terlibat dan ikut andil dalam membantu perempuan mencapai haknya, mengatasi ketimpangan gender, menurunkan kekerasan seksual serta melakukan kesetaraan gender. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan berbagai sumber data primer yaitu melalui wawancara dengan pihak UN Women Indonesia, Komnas Perempuan serta Aliansi Laki-laki Baru dan sumber sekunder mealui berbagai buku, jurnal ilmiah, maupun artikel yang memiliki kesamaan topik dengan penulis. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukan bahwa program HeForShe ini juga cukup meningkatkan partisipasi serta keterlibatan dari pihak laki-laki dalam membantu perempuan untuk mencapai haknya dimana banyak program yang dijalankan UN Women melalui program ini.Tetapi terdapat berbagai hambatan serta tantangan yang dihadapi oleh UN Women dalam melakukan implementasi program ini terhadap budaya, norma dan kebijakan pemerintahan Indonesia yang menjadikan program ini tidak terintegrasi secara maksimal dan juga adanya pandemic COVID-19 yang menghambat terjalannya program ini.
Constructing Masculinity in Men’s Skincare Advertising: A Semiotic Study Utilizing Roland Barthes’ Theory Rahmawati, Nurul
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v4i2.28765

Abstract

Semiotic is a sign system that reflects various assumptions of a particular society at a certain time. One of the assumptions often heard is the assumption about gender, which can be reflected on media such as advertisements. Thus, this research aims to identify the denotative and connotative signs of linguistic and visual elements in several men’s skincare (NIVEA Men, Pond's Men, Garnier Men, and Vaseline Men) advertisements, and analyze the myth of masculinity portrayed in these advertisements. The method used to analyze this research is a qualitative method, which refers to content analysis. The findings reveal several characteristics of masculinity based on the denotative and connotative meaning of the advertisements' narration. Men are portrayed as intellectual, possessing leadership abilities, embracing challenges, and displaying strength and adventure. The myth of masculinity is further represented through visual elements such as actors, settings, properties, and color saturation. Here, the myth of masculinity reflected men’s affinity for sport, their leadership qualities, ambition, emphasizing their strength, has muscular bodies, beards, mustaches, and along with the depiction of outdoor activities. Overall, the combination of narration and visual elements effectively reflects the concept of masculinity.
Sibling Rivalry: Timbulnya Kecemburuan Sosial yang Disebabkan Oleh Perbedaan Gender atau Rentang Usia Kelahiran (Kasus Pada Usia 3-6 tahun) Kamil, Nurhusni; Saputri, Indri Dewi; Zahrah, Faiqatuz; Mufida, Aina Yulifa'atun
Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Sunan Gunung Dajti Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/azzahra.v4i2.29722

Abstract

Competition between sibling relationships is inevitable. A little competition created between siblings is normal throughout the life span. This shows that the closeness between the two is close enough to give rise to many problems. However, this is not always good if it continues. Although in the end conflicts like this will disappear over time when each child reaches adulthood. Sibling rivalry starts from childhood. Every child who is not born as an only child will know about competition between siblings. This causes several changes in behavior towards a more negative direction. One of the negative attitudes produced by children is social jealousy between siblings which results in sudden and unusual changes in behavior. There are two factors that are generally known among the public, namely gender differences and birth age ranges. This research aims to find out and identify the factors that cause sibling rivalry in sibling relationships based on gender differences and birth age range. The type of research used in this research is qualitative research with a case study approach. The sample used in this study was 8 children with classifications, namely 4 pairs of children of the same gender and 4 pairs of children of different genders. The data collection technique used was in-depth and unstructured interviews submitted to each parent. For data analysis techniques using Miles and Huberman analysis techniques including data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results of the research show that the problematic competition that occurs between siblings which causes social jealousy is caused by the close birth age range between one child and another. This is the cause of social jealousy that often occurs between sibling relationships. So arguments often easily arise over trivial things.

Page 1 of 1 | Total Record : 5