cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
almufi.seduj@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. Piere Tendean No.109, Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93563
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Sulawesi Tenggara Educational Journal
ISSN : 28077458     EISSN : 28077474     DOI : DOI: https://doi.org/10.54297
Sultra Educational Journal (Seduj) adalah terbitan berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara. Seduj terbit tiga kali dalam setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember. Seduj menjadi sarana publikasi bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi di bidang ilmu pendidikan dalam menerbitkan artikel hasil penelitian maupun artikel telaah konseptual. Ruang lingkup kajian Seduj mencakup: Metode belajar dan Pembelajaran, Guru dan Siswa, Teknologi pendidikan, Manajemen Pendidikan, Penilaian dan Evaluasi Pendidikan dan masalah-masalah lainnya yang berkaitan dengan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1: April (2023)" : 5 Documents clear
Peran Budaya Sekolah dalam Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan Siswa Sekolah Dasar Rita Maharani; Sinta Mardikawati; Ida Megawati
Sultra Educational Journal Vol 3 No 1: April (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v3i1.404

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan mengenai peran budaya sekolah dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan sekolah dasar. Adapun topik yang dibahas dalam artikel ini adalah mengenai karakter peduli lingkungan siswa yang masih kurang sehingga memerlukan peran budaya sekolah dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa. Hasil dari artikel ini berupa peran budaya sekolah dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan dapat dilakukan dengan melakukan pembiasaan yang positif pada siswa misalnya dengan memberikan program kegiatan seperti bersih lingkungan, sekolah memberikan sarana tempat pembuangan sampah dan tempat cuci tangan, agar siswa rajin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, pembiasaan hemat energi, melakukan pembiasaan memisahkan jenis sampah organik dan anorganik.
Tutor Sebaya dalam Hafalan Sifat-Sifat Wajib Allah SWT Asriannor Asriannor
Sultra Educational Journal Vol 3 No 1: April (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v3i1.463

Abstract

Proses pembelajaran menghafal sifat-sifat wajib Allah berjalan kurang efekif. Salah satu penyebabnya yaitu banyaknya peserta didik yang masih kurang dalam kemampuan membaca aqidah akhlak dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid, kurangnya semangat peserta didik untuk belajar menghafal sifat-sifat Wajib Allah, kurangnya interaksi dan perhatian orang tua, ketidak tepatan dalam memilih metode pembelajaran serta ada jarak antara satu peserta didik dengan peserta didik lain. Kondisi seperti ini menyebabkan aktifitas belajar mengajar akan terasa menjenuhkan dan hanya menjadi rutinitas belaka. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan penelitian dengan menerapkan metode tutor sebaya dalam melaksanakan pembelajaran menghafal sifat-sifat Wajib Allah dengan harapan mampu meningkatkan kemampuan menghafal sifat-sifat Wajib Allah bagi siswa. Dengan demikian rumusan masalah yang dipaparkan yaitu adakah peningkatan hasil belajar dalam pengajaran aqidah akhlak melalui pelaksanaan tutor sebaya dalam menghafal sifat-sifat Wajib Allah pada mata pelajaran aqidah akhlak pada siswa kelas VII-A MTs Negeri 3 Paser? Metode yang dilakukan dalam penelitian ini ialah kualitatif berbasis penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VII-A di MTs Negeri 3 Paser. Hasil yang di dapat oleh siswa melalui penelitian ini sangatlah meningkat, dalam hal ini dapat di buktikan dengan peningkatan ketuntasan klasikal dan rata-rata hasil belajar siswa dari 62,90% menjadi 87,90%.
Meningkatkan Keterampilan Komunikasi, Aktifitas, dan Hasil Belajar Mahasiswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair And Share pada Materi Tingkat Organisasi Kehidupan Ruth Megawati
Sultra Educational Journal Vol 3 No 1: April (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v3i1.465

Abstract

Proses pembelajaran menekankan pada proses yang aktif. Dimana komunikasi antara pengajar dan pebelajar terjadi. Namun kenyataannya di lapangan tidak serta merta demikian. Hal ini pula yang terjadi di kelas yang peneliti ajarkan. Hasil observasi awal didapatkan mahasiswa kurang aktif berdiskusi, kurang terampil berkomunikasi yang berdampak pada hasil belajar mereka. Menyikapi masalah tersebut, peneliti melakukan PTK ini sebanyak tiga (3) siklus, dengan subjek penelitian mahasiswa yang memprogram mata kuliah biologi dasar. Instrument penelitian ini ada 2 yaitu : lembar observasi dan tes hasil belajar. Teknik pengambilan data dengan observasi langsung saat proses pembelajaran. Sedangkan tes diberikan disetiap akhir siklus pembelajaran. Teknik analisis data untuk lembar observasi dilakukan dengan menjumlahkan skor item yang selanjutnya dipersentasekan sedangkan tes hasil belajar dengan menghitung jumlah jawaban yang benar. Indikator keberhasilan penelitian ini yaitu 70% mahasiswa tuntas / lulus secara klasikal. Hasil Penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I hingga siklus III. Keterampilan komunikasi mahasiswa pada siklus I hanya sebesar 56%, meningkat pada siklus II dan III dengan persentase masing-masing sebesar 69% dan 73%; aktifitas mahasiswa siklus I sebesar 61 %, pada siklus II 75% dan siklus III meningkat lagi menjadi 82%. Dan untuk hasil belajar siklus I tuntas sebesar 57,5%, siklus II sebesar 70%, dan siklus III meningkat 77,5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair and Share (TPS) dapat meningkatkan keterampilan komunikasi, aktifitas dan hasil belajar mahasiswa khusus pada materi tingkat organisasi kehidupan.
Peningkatan Aktivitas Belajar dengan Model Jigsaw Baqi Nurul Hakkurahmy
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 3 No 1: April (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v3i1.469

Abstract

Pendidikan adalah upaya terus menerus dan tidak pernah berhenti yang harus dilaksanakan, baik itu oleh seorang individu maupun institusi. Setiap individu maupun institusi selalu menjadikan pendidikan ini sebagai suatu keharusan yang diterima oleh semua pihak. Pendekatan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen dan deskriptif. Penelitian ini disusun untuk memecahkan masalah apakah penggunaan pembelajaran model Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa di SD Negeri 008 Sungai Kunjang Samarinda pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Berdasarkan hasil pengolahan data dan pembahasan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa skor rata-rata aktivitas siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebelum penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw sangat rendah yaitu 3.5%. Skor rata-rata aktivitas belajar siswa setelah dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mengalami peningkatan dari siklus pertama sampai kedua diperoleh rata-rata kenaikan 7.5% sedangkan dari siklus kedua setelah dilakukan tindakan ketiga memperoleh kenaikan menjadi 9.5%. Jadi Implementasi metode kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sangat efektif digunakan. Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam mengikuti pelajaran.
The Use of A Collaborative Learning Strategy of Think-Pair-Share by Listening to An English Dialogues to Improve Learning Outcomes Dadan Zulkifli
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 3 No 1: April (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v3i1.481

Abstract

This study aims to improve cadet learning outcomes through the application of cooperative learning model. The subject of this study is a cadet of the TPS study program batch 58 of the Jakarta Technical University of Fisheries for the 2022/2023 academic year. This class consists of 39 cadets with a cadet composition, namely 10 female cadets and 19 male cadets. This cadet was chosen as a research subject because this cadet has a low ability to understand listening before. The object of this study is the result of learning to listen to short English dialogues. The location of this research is in the class of cadets of the TPS study program batch 58 of the Jakarta Fisheries Polytechnic. The study was based on preliminary observations that indicated cadets had problems listening. In accordance with the purpose of this study, which is to improve learning outcomes in listening, this research was carried out in the form of classroom action research. This class action research is described in a cyclical or spiral process consisting of several steps, namely planning, action, observation, and reflection. This class action research is carried out in 2 cycles. Each cycle consists of three sessions of which two sessions are for action and one session for testing. The results of this study showed that the learning outcomes of listening to cadets increased by applying the Think Pair Share (TPS) type or cooperative learning model. This can be seen from the average score of cadets in the test. The average score of cadets in the pre-test was 48.27. Then it increased to 72.75 in cycle I (one). This result is not satisfactory because it has not met the completeness criteria that have been targeted by researchers. The results of cadet scores increased after researchers modified teaching and learning activities in cycle II. As a result, the average score of cadets has increased to 86.20 and 93% of cadets have achieved learning completion, which means that it has exceeded the target of 75%. It can be concluded that the application of the cooperative learning model can improve the listening ability of cadets from the results of the study.

Page 1 of 1 | Total Record : 5