cover
Contact Name
Bahrul Ulum
Contact Email
iqtisaduna@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
iqtisaduna@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Faculty of Islamic Economics and Business Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Iqtisaduna
Core Subject : Religion, Economy,
This study aims to determine the efforts of Islamic Financial Institutions in empowering SMEs, strategies and important roles carried out by LKS in order to empower SMEs through the provision of capital to be managed in business. The method used in this research is descriptive analysis method, a method that only describes various forms of paradigms about empowerment strategies for SMEs, the most important data sources in this study are related to the search for library data, relevant books, and scientific papers. others relevant to the object of study. The results of this study indicate that there has been much power and effort carried out by the Islamic Finance Agency in order to empower SMEs, this can be proven by the existence of several programs, products, and financing aimed directly at SMEs. The strategy used is; provide complete information as well as promotion to SMEs, provide financing for their business development, provide financing in accordance with the type of business that SMEs are involved in with the concept of sharia principles. The implication of this research is to continue to provide services professionally and provide the best so that they are truly able to provide community welfare, more selective in providing financing so as to minimize the losses that will occur, increase technological resources so that SMEs can easily access information.
Articles 235 Documents
Penerapan Prinsip Manajemen Sumber Daya Insani di Kampung Cokelat Blitar Nadya Amira Husna; Nur Aini Latifah
Jurnal Iqtisaduna Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v4i1.4949

Abstract

Along with developing era, economic activity is also developed, even islamic economic follows the development too. As muslim, it is a must to stay applying Islam lesson in daily life, it includes term of management activity that is going on. Management of company consists of management of human resouce that can be integrated with Islam lessons and sourced from Al-Qur’an and Hadist. Implementation of management based on syariah commonly is only done by the company that the owner is a muslim who obligates whole of his or her employees follows syariah regulations. One of them is this Kampung Coklat’s Blitar company. This research uses qualitative methods, with data collection conducted through interviews and in-depth observation and during the period. The study found that the implementation of Shariah-based human resource management in Kampung Coklat Blitar included recruitment process, the selection process (must follow some tests), training and development (religious), and performance appraisal (using work and behavior). The results also show that this Blitar Coklat Village company in the implementation of syariah based human resource management is in accordance with the teachings of Islam. By implementing rewards to employees who behave well.
Potensi Pengembangan Peran Ekonomi Masjid di Kota Bogor Tuti Kurnia; Wildan Munawar
Jurnal Iqtisaduna Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v4i1.4951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana peranan dalam bidang ekonomi yang dilakukan oleh masjid di kota Bogor dan melihat potensi pengembangan ekonomi berbasis masjid.  Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.  Jumlah sampel sebanyak 50 masjid di kota Bogor dengan teknik analisis data menggunakan analisis diskriminan.  Berdasarkan hasil penelitian, masjid dikota Bogor terbagi menjadi tiga kelompok yaitu masjid yang telah berperan dibidang ekonomi dengan baik, cukup dan kurang memiliki peran ekonomi. Berdasarkan hasil analisis diskriminan, peranan ekonomi yang memiliki peranan yang baik yang dirasakan oleh masyarakat adalah peranan pembinaan, yang cukup baik dirasakan adalah peranan pemberian langsung dan pengembangan keagamaan dan peranan yang kurang dirasakan adalah peran pendampingan, pelatihan, pengawasan dan peningkatan akhlak. Strategi untuk meningkatkan peranan tersebut dapat dilakukan dengan lima tahapan yaitu tahapan pertama merupakan tahap sosialisasi peran ekonomi masjid, tahapan kedua peningkatan kualitas sumber daya manusia DKM dan pengelola masjid, tahapan ketiga inovasi metode penerapan peningkatan ekonomi berbasis masjid, tahapan keempat implementasi dan tahapan kelima evaluasi dan tindakan perbaikan.
Prospek Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Masjid di Kota Watampone Ahmad Abdul Muthalib
Jurnal Iqtisaduna Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v4i1.5017

Abstract

Penelitian ini  mengkaji Prospek Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Masjid di Kota Watampone. Latar belakang masalah adalah adanya fakta yang ditemukan tentang Watampone merupakan kota yang penduduknya mayoritas beragama Islam, sehingga wajar kalau di Watampone terdapat banyak masjid dan terus bertambah dari waktu ke waktu. Hal ini merupakan potensi sumber daya yang apabila dikelola dengan baik, maka dapat menjadi asset yang menunjang perekonomian warga masyarakat (jamaah).Penelitian ini penelitian deskriptif kualitatif yang mengambil data dari beberapa responden yang terkait langsung dengan objek penelitian. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian observasi, angket, dan wawancara.Hasil penelitian menemukan bahwa  faktor persepsi yang keliru, faktor keterbatasan SDM, faktor keterbatasan modal dan faktor letak yang kurang strategis penyebab belum difungsikannya masjid di Kota Watampone sebagai tempat usaha ekonomi.Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui masjid dapat dilakukan dengan berbagai cara yang terkoordinasi, terencana, dan tertata dengan baik antara pengurus masjid dengan masyarakat yang membutuhkan lapangan kerja. Selama mampu dikelola dengan baik, bertanggungjawab, dan penghasilannya lumayan, maka usaha apapun boleh dilakukan untuk pemberdayaan ekonomi berbasis masjid.
Upaya Pengembangan Corporate Sosial Responsibility Perspektif Ekonomi Islam nikma masruroh
Jurnal Iqtisaduna Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v4i1.5039

Abstract

Kajian ini berangkat dari pengembangan Corporate Sosial Responsibility (CSR)  yang dilakukan oleh Bank Indonesia Jember. Setiap lembaga pasti memiliki CSR hanya saja CSR yang dikembangkan BI Jember ini memiliki keunikan, yaitu pada beberapa klaster, namun klaster yang paling banyak diminati dan berkembang pesat yaitu klaster cabe merah, sapi perah dan klaster kopi Arabika. Klaster-klaster ini mampu menyerap tenaga kerja karena produksinya sudah bisa diekspor ke luar negeri. Oleh karena itu, perlu dikaji lebih mendalam mengenai  upaya pengembangannya dan dampak yang ditimbulkan, kemudian dianalisis dengan perspektif Islam agar kajian tersebut bisa benar-benar memiliki nilai manfaat baik dari sisi sosial maupun keagamaan
SMIF Model With Maqashid Sharia-Based Anas Alhifni; Biyati Ahwarumi
Jurnal Iqtisaduna Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v4i1.5048

Abstract

Islamic microfinance institution is financial institution that is more oriented to the middle and lower community, its existence is for all religions and its role should be further optimized to provide welfare to members and community in general, this paper aims to explain the basic philosophy of Islamic microfinance institution and how the concept of Islamic microfinance institution in accordance with maqashid sharia values. The method used is qualitative method withanalysis techniques of data content analysis.Result of this article shows that the fundamental difference between Islamic microfinance institution and conventional finance institutionfound in the philosophy of moral values in accordance with texts of the Al-Quran and hadith. As maqashidsyariah-based SMIF financial institution that can guarantee every product that is able to provide benefits for people to reach Fallah or welfare, such as prioritizing profit sharing products, and keep the goal as business and social financial institution.
Dimensi Ekonomi Islam dalam Sistem Pembiayaan Bank Syariah Aan Suhendri; Ahmad Muklishin
Jurnal Iqtisaduna Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v4i1.5087

Abstract

Financing or financing is a funding provided by a party to other parties to support planned investments, either alone or institution. In other words, financing is funding issued to support planned investments. The term in financing is basically born of the notion I believe, I trust, that I believe or I trust. The word financing means trust (trust) which means bank trust to someone to carry out the trust given by the bank as shahibul mal The fund must be used correctly, fair, and must be accompanied by clear and mutually beneficial ties and conditions for both sides.
Telaah Unsur Syariah Aplikasi iB Hasanah Card Nur Wulandari; Syaharuddin Syaharuddin; Sitti Aisyah
Jurnal Iqtisaduna Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v4i1.5539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat unsur-unsur syar’i pada aplikasi iB Hasanah Card yang diterbitkan oleh BNI Syariah KCP Pettarani. Untuk itu, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode interpretif. Informan yang diambil sebanyak 4 orang yang berasal dari unsur praktisi, akademisi, regulator, dan pengguna kartu (nasabah). Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Kemudian teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.Hasil temuan menunjukkan bahwa sebagai Bank Syariah, BNI Syariah berusaha untuk selalu menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam menjalankan Hasanah Card. Dilihat dari usaha BNI Syariah dalam menyempurnakan dan terus mengkaji produk kartu kredit syariahnya, dalam usaha menghindari praktek riba, gharar dan israf. Berbagai pihak yang terlibat dalam menyikapi adanya kartu kredit syariah saat ini khususnya di Makassar selain dari praktisi, yaitu akademisi dan regulator yang turut memberi pandangannya. Pihak tersebut menganggap Syariah Card adalah alat yang memudahkan bertransaksi, sebagai alat bantu mengelola manajemen kas keuangan, serta sangat efisien dan aman jika dibanding dengan menggunakan uang tunai.
Tinjauan Ekonomi Islam atas Sistem Pengupahan Karyawan Home Industry Meubel Ade Kurnia; Abdul Wahab; Urbanus Uma Leu
Jurnal Iqtisaduna Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v4i1.5540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sistem pengupahan yang diterapkan pada karyawan di home industry meubel dari sudut pandang ekonomi Islam. Untuk mengungkap fenomena tersebut, maka penelitian ini didesain sebagai penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Jumlah sampel informan yang digunakan adalah 6 orang, dengan teknik pengambilan data melalui dokumentasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil  penelitan  menunjukkan bahwa sistem  pegupahan  karyawan  pada home industry meubel ini menggunakan sistem upah borongan, yang dimana sistem ini pekerja  dituntut  melakukan  pekerjaanya  sesuai  waktu  yang  telah  disepakati  dan setelah barang jadi kemudian upahnya dibayarkan. Dalam perspektif ekonomi Islam, sistem  yang  digunakan  secara  tidak  langsung  telah  menerapkan  sistem  ekonomi Islam.
Pengaruh Usability, Information dan Service Interaction terhadap Minat Beli pada muslimarket.com Rodame Monitorir Napitupulu
Jurnal Iqtisaduna Vol 4 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v4i2.5770

Abstract

Internet has changed the way consumer buying products. They now buy products through website. Muslimarket.com is one of the most complete e-commerce for Muslim product in Indonesia. The tight competition of e-commerce demanding muslimarket.com to optimized website as its e-marketing in order to improve buying interest so that the sharia business can also able to increase. The aim of this research is to know effect of usability, information and service interaction to buying intense through website. This research use quantitative approach. The three independent variables (usability, information and service interaction) built based on Webqual 4.0. The sample is 100 respondents that spread all over Indonesia. Based on the multiple linear regression, all independent variable: usability, information and service interaction have significant positive effect on buying interest at muslimarket.com. But partially, only information has not significant positive effect on buying interest at muslimarket.com.
Tingkat Literasi Keuangan Syariah Pedagang Pasar di Kota Padangsidimpuan Rizal Ma'ruf Amidy Siregar
Jurnal Iqtisaduna Vol 4 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtisaduna.v4i2.6243

Abstract

Padangsidimpuan city as one of the cities in North Sumatra Province, is an integral part of advancing Islamic banking in Indonesia in general, and in North Sumatra in particular. The development of Islamic banking in Padangsidimpuan cannot be separated from the role of merchant as customers of Islamic banks in Padangsidimpuan, both as saving and financing customers. The biggest market in Padangsidimpuan is Sangkumpal Bonang and its surroundings, which is the center of economic activity of the city. This study aims to find out how the literacy level of Sangkumpal Bonang’s merchant to sharia financial products. This study discusses the difference in sharia financial literacy of Sangkumpal Bonang’s merchant based on age, the last education and the average incomes per month,  using descriptive analysis methods and Chi-Square. This study proves that the higher the level of respondents formal education, the higher their sharia financial literacy rate. Likewise, the respondent's income level, the higher the average income per month, the higher their sharia financial literacy rate. While based on age, there is no difference in the level of respondents’ sharia financial literacy.

Page 5 of 24 | Total Record : 235