cover
Contact Name
FIKRI HAMDANI
Contact Email
fikri_hamdani@iainpalu.ac.id
Phone
+6285298689033
Journal Mail Official
pgmi@iainpalu.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.23, Lere, Kec. Palu Bar., Kota Palu, Sulawesi Tengah 94221
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Ibtidai'y Datokarama: Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : 27231860     DOI : 10.24239
Core Subject : Education,
ibtidaiy Datokarama Jurnal Pendidikan Dasar yang dikunjungi oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu. Terbit dua kali dalam setahun, jurnal ini undangan para dosen, peneliti, dan pemerhati pendidikan di tingkat ibtidaiyah untuk berpartisipasi dengan menerbitkan hasil riset pada jurnal ini.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2022)" : 6 Documents clear
PENDIDIKAN ISLAM DI ZAMAN KEMAJUAN DALAM TINJAUAN SEJARAH PERADABAN ISLAM Muhammad Sarib Abdul Rasak
IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ibtidaiy.Vol2.Iss1.32

Abstract

Islamic education is always changing from time to time, one of the important things to analyze is Islamic education in the period of progress in the era of the Abbasid dynasty. History records that the journey of Islamic education had progressed so rapidly, far behind Western education. However, later it experienced a setback and was inversely proportional to Western education which continued to soar far ahead of leaving Islamic education until now. Therefore, it is important to reflect on the glorious history of Islamic education or what is called the era of progress in Islamic education. Studying and understanding things that promote Islamic education in the age of progress, as an effort to build Islamic education in the future. Thus, based on the explanation that has been described, the formulation of the problem to be solved in this study is related to the description of Islamic education in the era of progress, in this study, namely library research, namely the type of research conducted by reading books or magazines and other data sources to collect data. data from various literature, both libraries and in other places. History records Islamic education in the Abbasid era as a period of progress and glory of Islamic education. The caliph as the holder of the power is a figure who is so strong and loves science very much. The seven caliphs who were known to love the development of science were al-Mahdi, al-Hadi, Harun al-Rashid, al-Ma'mun, al-Mu'tashim, al-Wasiq, and al-Mutawakkil. The rapid development of science was centered in Baghdad and lasted for approximately five centuries (750 AD - 1258 AD). Throughout the Abbasid Caliphate, many well-known educational institutions have been built, one of which is Baitul Hikmah. During the Abbasid era, the Nizamiyah Madrasah educational institution appeared for the first time and was the forerunner to the development of Madrasah in today's modern era.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PROSES PEMBELAJARAN Asra J.A Pakai
IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ibtidaiy.Vol2.Iss1.33

Abstract

This paper intends to describe character education in relation to the learning process. This research uses the library research method. Data collection in this study was carried out using a citation technique, namely quoting from various references related to the concept of character education and its relationship to the learning process. Data analysis by the author is carried out after the data is collected, the author analyzes in a methodical order and describes it using inductive-deductive reasoning. The curriculum contains learning materials or methods used by a teacher to students achieve the expected educational goals, then this curriculum produces a syllabus or lesson plan, or lesson plan. With the agreed learning plan, a teacher must be able to practice or implement character education in the learning process. One proof of the success of a teacher in implementing character education to students is that a student can connect the material obtained in class with real life
Penerapan Pendidikan Karakter dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyyah Terpadu An Nur Buuts FITRI RAHAYU
IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ibtidaiy.Vol3.Iss1.34

Abstract

Artikel ini membahas tentang penerapan pendidikan karakter dalam meningkatkan kecerdasan emosional peserta didik di Madrasah Ibtidaiyyah Terpadu An Nur Buuts. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang diperoleh dari data sekunder dan primer, yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Data penelitian diperiksa keabsahan datanya dengan menggunakan teknik perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan karakter dalam meningkatkan kecerdasan emosional peserta didik di Madrasah Ibtidaiyyah Terpadu An Nur Buuts yaitu yang paling utama adalah melalui pembiasaan dan keteladan melalui kegiatan yaitu; ucapkan salam sebelum masuk kelas dan bersalaman dengan guru-guru di kelas, berdoa sebelum dan sesudah belajar, membaca asmaul husna, murajaah juz 30, mengikuti proses pembelajaran dengan penuh semangat, antre pada saat berwuhdu, melaksanakan shalat dhuha di kelas masing-masing yang dipimpin oleh salah seorang peserta didik, makan bersama dan berbagi menu makanan, merapikan bekal dan membuang sampah pada tempatnya, melaksanakan shalat dzuhur secara berjamaah di kelas yang imamnya dari peserta didik itu sendiri dan bacaan yang dibaca yaitu dari hafalan yang baru mereka hafal, dari kelas 1 mereka semua sudah hafal bacaan-bacaan shalat, mulai dari niat sampai zikir dan doa setelah shalat dan mereka saling memotivasi untuk menambah hafalan dan murajaah bersama-sama, mereka juga mengerjakan tugas dengan disiplin dan penuh tanggung jawab serta menghargai guru dan teman-teman. Dari berbagai pembiasaan yang dilakukan guru tersebut maka peserta didik Madrasah Ibtidaiyyah Terpadu An Nur Buuts mampu untuk mengenali emosi sendiri, mengelolah emosi, memotivasi dirinya sendiri dan mampu mengenali emosi orang lain dan dapat membina hubungan baik dengan guru-guru dan teman-teman.
ANALISIS KEMAMPUAN MENGGUNAKAN TANDA BACA PADA TEKS NARASI PADA SISWA KELAS V SDN 2 PETOBO KECEMATAN PALU SELATAN Ferdiawan
IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ibtidaiy.Vol3.Iss1.35

Abstract

Penelitian ini dilakukan merupakan analisis terhadap penggunaan tanda baca , khususnya bentuk penggunaan tanda baca titik, tanda baca koma, dan tanda baca tanya. Bentuk penggunaan tanda baca tersebut dianalisis dari tek narasi yang dikerjakan oleh siswa kelas V SDN 2 Petobo kecematan Palu selatan. Tujuan dari penelitian ini untuk medeskribsikan bentuk penggunaan tanda baca titik, tanda baca koma, dan tanda baca tanya pada teks narasi yang dikerjakan oleh siswa dan juga merupakan bentuk penggambaran kemampuan siswa kelas V SDN 2 Petobo dalam penggunaaan tanda baca pada teks narasi. Setelah semua tahap penelitian ini dilaksanakan , hasil dari penelitian yaitu : pertama, berdasark Dari hasil tes yang dilakukan penulis bahwa terdapat 7 siswa telah memperoleh skor diatas KKM dengan perolehan skor tertinggi 26 dan sebanyak 17 siswa lainya memperoleh skor dibawah KKM dengan skor yang diraih yang terendah 7, dan Dari hasil tes kedua yang dilakukan penulis bahwa, terdapat 14 siswa telah memperoleh skor diatas KKM dengan perolehan skor tertinggi 28 dan sebanyak 10 siswa lainya memperoleh skor dibawah KKM dengan skor yang diraih yang terendah 15. kedua, bentuk penggunaan tanda baca titik yang ditemukan dalam lembar tugas melengkapi teks narasi 1. dipakai diakhir kalimat pernyataan. 2. dipakai dipertengahan kalimat. 3. dipakai diakhir kalimat tanya., 4 dipakai diakhir kalimat seruan . ketiga, bentuk penggunaan tanda baca koma yaitu: 1. dioakai diakhir kalimat pernyataan, 2. dipakai dipertengahan kalimat. Keemapat bentuk penggunaan tanda baca tanya yaitu: 1. dipakai diakhir kalimat pernyataan.
UPAYA PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN TIGA DIMENSI DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Abdul Hamid, Ahmad Syahid, Mirnawati
IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ibtidaiy.Vol3.Iss1.37

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya pemanfaatan media pembelajaran tiga dimensi pada pelajaran matematika dan yang kedua apa faktor pendukung dan penghambat dalam memanfaatkan media pembelajaran tiga dimensi pada pelajaran matematika di kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Toli-Toli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik lebih mudah memahami materi pelajaran matematika khususnya pada materi bangun ruang. Pemanfaatan media pembelajaran tiga dimensi sebagai sumber pengajaran dapat membantu peningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika, pemanfaatan media pembelajaran tiga dimensi sebagai alat bantu mengajar sangat memudahkan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Pemanfaatan media pembelajaran tiga dimensi dapat mempermudah seorang guru dalam menyampaikan materi yang diajarkan dan membuat peserta didik menjadi lebih aktif dan peserta didik tidak bingung terkait dengan materi yang dipelajarinya. dalam hal ini bahwa pemanfaatan media tersebut sebagai sumber pengajaran dapat memberikan dampak yang positif bagi peserta didik. Faktor pendukung dalam pemanfaatan media pembelajaran tiga dimensi sebagai sumber pengajaran yaitu lengkapnya media pembelajaran tersebut di sekolah. Kesesuaian antara materi yang ingin diajarkan dengan media pembelajaran yang ingin dimanfaatkan sebagai sumber pengajaran dan media tersebut dapat dibuat sendiri oleh seorang guru. Faktor penghambatnya yaitu proses pembuatan media pembelajatan tersebut memerlukan waktu yang cukup lama. Implikasi penelitian adalah sebaiknya guru dapat terus menerus memanfaatkan media pembelajaran tiga dimensi sebagai sumber pengajaran pada materi-materi yang memang memerlukan media sebagai alat bantu mengajar karena dengan dimanfaatkannya media tersebut peserta didik menjadi lebih mudah memahami materi dan peserta didik menghayal dengan materi-materi yang disampaikan.
PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DARING DAN LURING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SDNEGERI BEKA KECAMATAN MARAWOLA KABUPATEN SIGI Sunardy; Gusnarib; Darmawansyah
IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ibtidaiy.Vol3.Iss1.38

Abstract

Masuknya wabah covid-19 di Indonesia merubah kebiasaan dalam proses pembelajaran di sekolah maupun di perguruan tinggi, yang biasanya belajar dengan tatap muka kini berubah menjadi pembelajaran blended lerning daring dan luring yang bersifat wajib pada masa darurat covid-19. Berkenaan dengan hal tersebut, maka uraian dalam skipsi ini berangkat dari rumusan masalah: Bagaimana penerapan pembelajaran blended learning daring dan luring dan Apa faktor pendukung dan faktor penghambat penerapan pembelajaran blended learning daring dan luring pada masa pandemi covid-19 Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian yaitu penelitian lapangan. Tekhnik pengumpulan datanya menggunakan tekhnik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber datanya yaitu kepala sekolah, wali kelas, guru matapelajaran, dan beberapa peserta didik beserta sumber-sumber pendukung lainnya yang mempunyai relevansi dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam implementasinya SD Negeri Beka telah berhasil melakukan desain model pembelajaran yang menyesuaikan pada perkembangan zaman, khususnya pada masa pandemi covid-19. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan evaluasi. Hal ini memiliki nilai positif secara otomatis tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dilatih dalam berkreatifitas, berinofasi mendesain model pembelajaran, dan meningkatkan pembelajaran berbasis teknologi untuk mencapai tujuan pembelajaran. Berdasarkan penerapanya, juga memiliki faktor pendorong dan penghambat yang sudah diurai dalam penelitian ini. Implikasi dari penelitian ini yaitu kepala sekolah hendaknya menjadi supervisor yang baik dan memberikan pemahaman tentang kreativitas yang harus dimiliki bagi seluruh pendidik, untuk seluruh pendidik dan tenaga kependidikan diharap mampu membimbing dan memotivasi peserta didik dalam proses pembelajaran daring maupun luring, dan kepada peserta didik diharapkan lebih aktif dan semangat dalam menerima pelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 6