cover
Contact Name
Donna Sampaleng
Contact Email
donna@gmail.com
Phone
+628129929141
Journal Mail Official
donna@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rempoa Permai No. 2 Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, 12330
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen
ISSN : 25022156     EISSN : 27160556     DOI : 10.52220
Core Subject : Religion, Education,
MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi yang berkaitan dengan isu-isu Teologi dan Kepemimpinan Kristen, yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta. Focus dan Scope penelitian MAGNUM OPUS adalah: Teologi Biblikal Teologi Sistematika Teologi Praktika Kepemimpinan Kristen MAGNUM OPUS menerima artikel dari dosen dan para praktisi teologi dari segala institusi teologi, baik dari dalam maupun luar negeri. Artikel yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh reviewer yang ahli di bidangnya melalui proses double blind-review.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020" : 5 Documents clear
Pemimpin Transformatif dalam Pendidikan Kristen Marbun, Purim
MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.618 KB) | DOI: 10.52220/magnum.v1i2.47

Abstract

This paper aims to explain the essence of transformative leaders carried out by Christian leaders in the field of education both formal and informal. This research is based on the background of the problem of the minimal changes made by leaders due to competent competence. The research method used in this paper is a literature study by examining various literatures related to the topics discussed. Leadership basically explains a number of skills and abilities of leaders in carrying out leadership tasks. Specifically for Christian leaders, this task is done not with mere ability but based on gifts and talents given by God. The results of transformative leadership in education create breakthroughs, changes in values and systems and have an impact on themselves and the people they lead. and bring them to recognize the work of God in their lives and leadership. Abstract Tulisan ini bertujuan menjelaskan esensi dari pemimpin transformatif yang dilakukan oleh pemimpin kristen dalam bidang pendidikan baik formal maupun informal. Penelitian ini didasakan pada latar belakang masalah minimnya perubahan-perubahan yang dilakukan pemimpin disebabkan kompetensi yang tidak mumpuni. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini ialah studi kepustkaan dengan mengkaji berbagai literatur yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Kepemimpinan pada dasarnya menjelaskan sejumlah kecakapan dan kemampuan pemimpin dalam menjalankan tugas-tugas kepemimpinan. Secara khusus bagi pemimpin Kristen, tugas ini dilakukan bukan dengan kemampuan semata melainkan berdasarkan karunia dan talenta yang diberikan Allah. Hasil kepemimpinan transformatif dalam pendidikan terciptanya terobosan, perubahan nilai dan sistem serta berdampak bagi diri sendiri dan orang yang yang dipimpinnya. dan membawa mereka mengakui karya Allah dalam hidup dan kepemimpinan mereka.
Peran Khotbah Gembala Sidang dalam Pertumbuhan Rohani Jemaat Santoso, Dwi Setio Budiono
MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.013 KB) | DOI: 10.52220/magnum.v1i2.39

Abstract

Preaching is a work that proclaims God's will through His Word. Preaching the Word of God is expected to have a positive influence on the spiritual life of the listener, which is to bring change to those who listen. Preaching is the pastor's main work related to his calling in service in the church. This study aims to show that there is a relationship between the sermon by the pastor and the growth of the congregation. This research uses a qualitative approach with a descriptive method of 50 members of the congregation at GPdI Tamanan, Bondowoso. The conclusion obtained is, there is a significant role of preaching in church growth. Abstract Berkhotbah merupakan pekerjaan yang mewartakan kehendak Allah melalui Firman-Nya. Pemberitaan Firman Tuhan itulah yang diharapkan dapat memberikan pengaruh positif bagi kehidupan kerohaniaan pendengar, yaitu membawa perubahan bagi yang mendengarkannya. Berkhotbah merupakan pekerjaan utama gembala sidang terkait panggilan pelayanannya di gereja. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa ada hubungan antara khotbah yang dilakukan oleh gembala sidang terhadap pertumbuhan jemaat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualiitatif dengan metode deskriptif terhadap 50 anggota jemaat di GPdI Tamanan, Bondowoso. Kesimpulan yang diperoleh adalah, ada peran khotbah yang signifikan dalam pertumbuhan jemaat.
Peranan Gereja Mengatasi Kekerasan yang Dialami Remaja dalam Keluarga Harefa, Mangali
MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.238 KB) | DOI: 10.52220/magnum.v1i2.50

Abstract

Violence is often experienced by adolescents, both in physical form where adolescents experience abusive treatment or in the form of verbal and psychological violence, where adolescents are often scolded with swear words and insults. Psychological violence experienced by adolescents is often threatened, always regulated and ordered by perpetrators. In addition, adolescents also experience violence in the form of financial violence, where adolescents get restrictions and controls on financial matters that are not appropriate. Crisis counseling is one way to deal with family violence experienced by adolescents. The crisis intervention method is a method to help individuals cope with negative and destructive emotional responses due to events that cause a crisis. One implementation of the crisis intervention method is the ABC method; (A) Achieve contact with the person (achieving a relationship with the person); (B) Boiling down the problem to its essential (focusing the problem on its part); (C) Cope actively with the problem (overcome the problem actively). AbstrakKekerasan sering dialami oleh remaja, baik dalam bentuk fisik di mana remaja mengalami perlakuan kasar, atau dalam bentuk kekerasan verbal dan psikologis, di mana remaja sering dimarahi dengan kata-kata makian dan hinaan. Kekerasan psikologis yang dialami remaja adalah seringnya mendapatkan ancaman, selalu diatur dan diperintah oleh pelaku. Selain itu, remaja juga mengalami kekerasan dalam bentuk kekerasan finansial, di mana remaja mendapatkan pembatasan dan pengontrolan dalam hal keuangan dengan tidak yang semestinya. Konseling krisis merupakan salah satu cara dalam mengatasi kekerasan dalam keluarga yang dialami oleh remaja. Metode Intervensi krisis merupakan sebuah metode untuk menolong individu mengatasi respons emosionalnya yang negatif dan yang merusak karena peristiwa yang menimbulkan krisis. Salah satu implementasi metode intervensi krisis adalah metode ABC; (A) Achieve contact with person (mencapai hubungan dengan pribadi); (B) Boiling down the problem to its essential (memfokuskan masalah pada bagiannya); (C) Cope actively with the problem (menanggulangi masalah secara aktif).
Implikasi Teologis Berita Pertobatan Yoel dalam Yoel 2:12-17 Mau, Marthen
MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.948 KB) | DOI: 10.52220/magnum.v1i2.48

Abstract

The prophet Joel preached the message of repentance to the people of Judah and Jerusalem in his time so that they would turn to God. God's servants today must continue to preach repentance to the people they serve. The purpose of writing this article is to describe the news of repentance by Joel and its implications for the preaching of God's servants today. This research uses a qualitative approach with descriptive text analysis method in Joel 2: 12-17. In conclusion, God's servants today, in their ministry must always deliver news of repentance. Abstrak Nabi Yoel telah memberitakan tentang berita pertobatan kepada umat Yehuda dan Yerusalem pada masanya agar mereka berpaling kepada Tuhan. Hamba Tuhan pada masa sekarang harus terus memberitakan pertobatan kepada umat yang dilayani. Tujuan penulisan artikel ini adalah mendeskripsikan berita pertobatan yang dilakukan Yoel dan implikasinya bagi pemberitaan hamba Tuhan di masa kini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif teks pada Yoel 2:12-17. Kesimpulannya, hamba Tuhan pada masa sekarang, dalam pelayanannya harus senantiasa menyampaikan berita pertobatan.
Pandemi Covid-19 dan Implikasinya terhadap Polarisasi Mazhab Teologi di Indonesia Amtiran, Abdon Arnolus
MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Vol 1, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.569 KB) | DOI: 10.52220/magnum.v1i2.49

Abstract

This study was carried out to analyze the symptoms that arose at the time of the covid pandemic 19. The covid pandemic 19 caused an extraordinary crisis that shook social, political and economic life. Millions of people have been exposed and hundreds of thousands lost their lives. This caused panic, stress and frustration and in the lives of many people the church members were no exception. At the same time, there is a polarization in theological schools that are present in addressing this condition. This study used a qualitative approach with a descriptive method and literature analysis. The conclusion obtained that theological schools of thought is a reality that can not be nullified because it is the same age as Christianity itself. Therefore, what is urgent to do is a concerted effort to take concrete steps in dealing with this extraordinary crisis. And also the existence of a new theological effort in the midst of the enactment of "New Normal", because theology itself is the answer to the problems that occur in the middle of the world. Abstract Kajian ini dilakuan untuk menganalisis gejala-gejala yang timbul pada saat terjadinya Pandemi Covid-19. Pandemi ini telah menimbulkan krisis luar biasa yang menggoncang-kan kehidupan sosial, politik dan ekonomi. Jutaan orang telah terpapar dan ratusan ribu orang kehilangan nyawa. Hal ini menimbulkan kepanikan, stres dan dan frustrasi dan pada kehidupan banyak orang tidak terkecuali warga gereja. Pada saat yang sama, terjadi polarisasi dalam mazhab-mazbah teologi yang ada dalam menyikapi kondisi ini. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan analisis literatur. Kesimpulan yang diperoleh, bahwa mazhab-mazhab teologi merupakan sebuah realitas yang tidak bisa ditiadakan sebab ia ada seusia kekristenan itu sendiri. Oleh karena itu, yang mendesak dilakukan adalah adanya upaya bersama melakuan langkah konkrit dalam menghadapi krisis luar biasa ini. Dan pula adanya upaya berteologi secara baru di tengah-tengah diberlakukannya “New Normal”, karena teologi itu sendiri adalah “jawaban” atas persoalan yang terjadi di tengah-tengah dunia.

Page 1 of 1 | Total Record : 5