cover
Contact Name
Rudianto Artiono
Contact Email
rudiantoartiono@unesa.ac.id
Phone
+6281554785969
Journal Mail Official
mathunesa@unesa.ac.id
Editorial Address
The Department of Mathematics, The first floor of C-8 Building, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya Jl. Ketintang, Surabaya 60231, East Java, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika
ISSN : 23019115     EISSN : 2716506X     DOI : https://doi.org/10.26740/mathunesa
Core Subject : Education,
MATHunesa is a mathematical scientific journal published by the Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, The State University of Surabaya with e-ISSN 2716-506X and p-ISSN 2301-9115. This journal is published every four months in April, August, and December. One volume consists of three publication numbers. MATHunesa aims at providing a platform and encourages emerging scholars and academicians globally to share their professional and academic experiences to explore, but not limited to the following topics: 1. Analysis Mathematics, 2. Algebra, 3. Applied Mathematics, 4. Statistics, 5. Computation, 6. Combinatorics, and 7. Also giving an opportunity to show the power of innovation and finding new things in the field of mathematics. This journal was published online for the first time in 2013 as part of the graduation for students majoring in Mathematics at the State University of Surabaya.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 1 (2022)" : 25 Documents clear
Penentuan Harga Opsi Saham Karyawan Dengan Memperhitungkan Risiko Pemutusan Hubungan Kerja Menggunakan Levy-exponential Process Abdulloh Habib; Rudianto Artiono
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.441 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p101-108

Abstract

Opsi saham merupakan kontrak antara penjual opsi (writer) dan pembeli opsi (holder) untuk membeli atau menjual saham pada harga yang telah disepakati saat atau sebelum tanggal tertentu. Terdapat dua jenis kontrak opsi saham, yaitu call option dan put option. Ditinjau dari waktu pelaksanaan opsi (exercise), ada dua jenis opsi yaitu opsi gaya Eropa dan opsi gaya Amerika. Perbedaan dari dua jenis opsi tersebut berada pada proses pelaksanaan opsinya. Opsi saham karyawan (OSK) adalah call option yang diberikan oleh perusahaan kepada sekelompok karyawan dari saham perusahaan. Opsi ini dilaksanakan pada harga pelaksanaan tertentu (exercise price) setelah melalui periode tertentu (vesting period) dan memiliki batas waktu tertentu (maturity time). Artikel ini bertujuan untuk menentukan nilai opsi saham karyawan dengan memperhitungkan risiko pemutusan hubungan kerja. Pergerakan harga saham dimodelkan dengan metode levy-exponential process. Batas exercise optimal pemegang dan harga OSK ditentukan dengan menyelesaikan pertidaksamaan variasi integro-diferensial parsial tak homogen (PIDVI). Peneliti juga menerapkan transformasi Fourier untuk menyederhanakan pertidaksamaan variasi. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa risiko pemutusan hubungan kerja yang lebih tinggi mendorong pemegang OSK untuk secara sukarela mempercepat exercise yang pada gilirannya mengurangi beban biaya bagi perusahaan dan telah dapat menentukan harga opsi saham karyawan yang memperhitungkan risiko pemutusan hubungan kerja menggunakan levy-exponential process.
Bilangan Keterhubungan Pelangi Sejati Dari Graf Siti Rois'satul Azmil; I Ketut Budayasa
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1084.118 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p109-118

Abstract

Pewarnaan-sisi pada graf G adalah suatu fungsi W∶E(G)→{1,2,…,k}=[k] di mana [k] adalah himpunan warna. Pewarnaan-sisi-sejati pada graf G merupakan pewarnaan-sisi G di mana setiap dua sisi yang terkait pada titik yang sama berwarna berbeda (Budayasa, 2007). Subgraf H dari G dengan pewarnaan W dikatakan pelangi apabila seluruh sisi H mendapat warna yang berbeda-beda. Graf G dikatakan terhubung pelangi apabila untuk setiap dua titik G, ada lintasan pelangi yang menghubungkan kedua titik tersebut. Bilangan keterhubungan pelangi graf G adalah minimum banyaknya warna yang diperlukan agar G terhubung pelangi, disimbolkan dengan rc(G). Graf nontrivial G dengan pewarnaan-sisi-sejati dikatakan terhubung pelangi sejati apabila untuk setiap dua titik yang berbeda di graf G ada lintasan pelangi yang mengaitkan dua titik tersebut. Bilangan keterhubungan pelangi sejati graf G disimbolkan dengan prc(G). Dalam pembahasan artikel ini, akan ditunjukkan bilangan keterhubungan pelangi sejati pada Graf Pohon (Tn), Graf Sikel (Cn), dan Graf Komplet (Kn). Selain itu, akan ditunjukkan juga batas atas dan batas bawah bilangan keterhubungan pelangi sejati pada graf, besarnya selisih prc(G)-rc(G), dan kelas graf dengan prc(G)=χ'(G).Kata Kunci: Graf, Pewarnaan-Sisi-Sejati Graf, Bilangan Keterhubungan Pelangi Sejati.
HIMPUNAN KONVEKS DAN MATRIKS BISTOKASTIK Lilik Fepila; I Ketut Budayasa
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.181 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p76-83

Abstract

Misal C sebuah himpunan. Himpunan C disebut konveks jika untuk setiap dua titik x_1 dan x_2 di C, ruas garis 〖(1-λ)x〗_1 + λx_2, dengan 0≤λ≤1, menghubungkan dua titik tersebut terletak dalam C, dimana λ adalah sebarang bilangan dalam bilangan real. Misalkan S sebuah himpunan. Galangan konveks atau hull konveks dari S dilambangkan conv (S), yang merupakan himpunan semua kombinasi konveks dari titik-titik di S. Jika S adalah himpunan finit dari titik-titik, maka conv (S) dinamakan sebuah politop. Sebuah politop sering didefinisikan sebagai sebuah polihedron terbatas dan sangat penting dalam permasalahan program linear, karena himpunan fisibel dari kebanyakan program linear adalah politop. Jika ada sebuah titik x∈C sedemikian hingga titik x tidak dapat ditulis sebagai titik tengah dari dua titik x_1 dan x_2 di C, sedemikian hingga x=1/2 x_1+1/2 x_2 tidak ada. Maka dikatakan x sebuah titik ekstrim dalam himpunan C, titik ekstrim tersebut sebagai titik dalam suatu politop. Galangan konveks dari himpunan independen disebut sebuah simpleks dengan himpunan titik {x_1,x_2,…,x_t}. Himpunan semua matriks bistokastik ordo n x n dilambangkan Ω_n, disebut politop Birkhoff. Himpunan Ω_n adalah konveks. Matriks A berordo n x n disebut matriks permutasi ordo n jika A diperoleh dari matriks identitas ordo n (I_n) dengan mempermutasikan kolom-kolom atau baris-barisnya. Himpunan semua matriks permutasi ordo n, dilambangkan P_n. Terdapat sebanyak n! matriks permutasi ordo n. Kata Kunci: Himpunan Konveks, Galangan Konveks (Hull Konveks), Matriks Bistokastik, Politop Birkhoff
MODEL DINAMIKA KANKER SERVIKS DENGAN KEMOTERAPI Retno Wulansari; Dimas Avian Maulana
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1306.551 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p119-130

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang menempati peringkat kedua pertumbuhan kasus baru dengan persentase 9,2% kasus dari 273 juta jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2020. Penyebab utama kanker serviks yaitu infeksi Human Papilloma Virus (HPV) yang menyerang sel epitel basal pada serviks. Salah satu pengobatan untuk menghentikan atau memperlambat laju pertumbuhan kanker yaitu kemoterapi. Dalam kemoterapi, jumlah sel tumor yang berkurang digunakan sebagai salah satu ukuran keefektifan pemberian obat kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi model dinamika infeksi HPV dan kanker serviks dengan kemoterapi. Penelitian ini menerapkan model SIVPC dengan menentukan titik kesetimbangan, bilangan reproduksi dasar, analisis stabilitas, analisis sensitivitas dan simulasi numerik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh yang artinya HPV dapat menyebar ke sel lain dalam serviks. Titik ekuilibrium endemik menunjukan bahwa model SIVPC stabil asimtotik. Parameter dan berpengaruh besar terhadap penyebaran HPV. Hasil simulasi menunjukan bahwa infeksi HPV mengakibatkan jumlah sel rentan menurun dari 13 menjadi 0 , jumlah virus mengalami kenaikan dari 0 menjadi dan sel yang terinfeksi mengalami kenaikan dari 13 menjadi 14 . Dengan menambahkan kemoterapi pada populasi sel prakanker dan kanker mengakibatkan jumlah sel mengalami penurunan drastis dari 13 menjadi 1 dalam 0,2 satuan waktu.
MODEL DINAMIKA KECANDUAN MEDIA SOSIAL : STUDI KASUS KECANDUAN TIKTOK PADA MAHASISWA FMIPA UNESA Amelia Permata Indah; Dimas Avian Maulana
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.19 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p131-139

Abstract

Dewasa ini perkembangan teknologi yang semakin meningkat di era milenial, siapapun dapat dengan mudah terhubung dengan orang lain di berbagai belahan dunia melalui media sosial. Kemudahan ini membuat media sosial menjadi hal yang dimiliki oleh hampir setiap orang. Salah satu media sosial yang banyak dimiliki adalah TikTok. TikTok merupakan salah satu media sosial yang berisi konten video singkat. Konten video dalam TikTok menyajikan hiburan hingga edukasi. Selain membawa dampak positif, aplikasi ini juga bisa membawa dampak negatif yaitu kecanduan pada penggunanya. Kecanduan dalam menggunakan aplikasi media sosial seperti TikTok merupakan salah satu isu yang sering terjadi di banyak kalangan terutama pelajar atau mahasiswa. Kecanduan TikTok banyak membawa dampak buruk salah satunya fear of missing out (FOMO) yang dapat mengganggu kesehatan mental dan hilang fokus pada saat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model kecanduan TikTok dengan model SEIR pada mahasiswa FMIPA Unesa. Penelitian ini dimulai dengan menyebarkan kuesioner kepada 150 mahasiswa FMIPA Unesa angkatan 2018, 2019, dan 2020. Kemudian dilakukan analisis serta simulasi numerik dengan menggunakan python. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh titik kesetimbangan bebas kecanduan = serta titik kesetimbangan endemik diperoleh juga bilangan reproduksi dasar yang berarti terjadi kecanduan TikTok dikalangan mahasiswa FMIPA Unesa angkatan 2018, 2019, dan 2020. Kata Kunci: TikTok, Model SEIR, Kecanduan.
ANALISIS DINAMIK MODEL PREDATOR-PREY DENGAN FUNGSI RESPON HOLLING TIPE II DAN EFEK KETAKUTAN Alicia Dhea Amara; Dian Savitri
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.294 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p140-149

Abstract

Model prey-predator pada artikel ini mengikuti model modifikasi Leslie-Gower dengan fungsi respon tipe Holling II dan mempertimbangkan efek ketakutan. Efek ketakutan merupakan perilaku prey terhadap hadirnya predator yang dapat menurunkan laju pertumbuhan predator. Prosedur dalam penelitian meliputi, menentukan titik kesetimbangan, melakukan analisis kestabilan, dan mengkonfirmasi hasil analisis tersebut melalui simulasi numerik. Hasil analisis kesetimbangan dan kestabilan dari model diperoleh lima titik kesetimbangan yaitu, adalah tidak stabil, dan adalah stabil asimtotik serta dan adalah stabil dengan syarat. Hasil simulasi numerik terhadap solusi sistem yang memvariasikan parameter efek ketakutan menunjukkan kesesuaian dengan hasil analisis kestabilan. Parameter effek ketakutan pada prey dapat mempengaruhi kondisi prey dan berdampak berkurangnya populasi prey tersebut sehingga punah. Kata Kunci: prey-predator, Leslie-Gower, efek ketakutan, Holling II
Klasifikasi Jenis Emosi Berdasarkan Gelombang Otak Menggunakan Dimensi Higuchi Dengan K-Nearest Neighbor Rizka Nuzul Sofiani; Dwi Juniati
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1104.616 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p150-160

Abstract

Gelombang otak dibagi menjadi 5 jenis antara lain, gelombang otak alpha, beta, gamma, delta, dan theta. Gelombang otak tersebut dapat direkam dengan menggunakan alat electoencephalogram (EEG). Dengan menggunakan jenis gelombang otak yang direkam menggunakan Electroencephalography (EEG) akan diklasifikasikan jenis emosi secara matematis menggunakan nilai dimesi fraktal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklasifikasi jenis emosi pada manusia berdasarkan nilai dimensi higuchi dari beberapa kondisi gelombang otak dengan K-Nearest Neighbor (KNN). Pada penelitian ini gelombang otak yang sudah direkam dan dipisahkan sesuai label akan dihitung dimensi higuchi dengan nilai k-max yang digunakan adalah 5, 15, 25, dan 30. Selanjutnya, data yang telah dihitung dimesinya dibagi 2 data sebagai data training dan data testing menggunakan cross validation dan nilai k-fold yang digunakan adalah 2, 4, 10, 15, 20. Untuk proses klasifikasi akan diproses melalui software WEKA dengan nilai K pada KNN yang digunakan adalah 1, 2, 3, 4, dan 5. Pada penelitian ini diperoleh nilai akurasi tertinggi sebesar 91,67% dengan nilai k-max = 15, nilai k pada cross validation = 15 dan nilai K pada KNN = 3. Sehingga, klasifikasi jenis emosi berdasarkan gelombang otak dapat diklasifikasikan menggunakan dimensi higuchi dengan K-Nearest Neighbor.
ANALISIS SISTEM ANTRIAN PADA OPTIMALISASI PELAYANAN PASIEN DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT Melisa Nur Khasanah; Yuliani Puji Astuti
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.308 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p170-179

Abstract

Puskesmas ialah suatu instansi dimana sangat berperan untuk melayani masyarakat yang harus memberikan pelayanan terbaik. Terdapat banyak pasien perharinya sehingga dapat mengakibatkan antrian yang panjang dalam melayani pasiennya. Dengan persoalan tersebut maka peneliti akan mencoba memecahkan permasalahan menggunakannya metode antrian. Antrian merupakan kegiatan dengan beberapa orang atau barang yang membentuk suatu garis tunggu untuk dilayani oleh server. Sistem dalam antrian dapat digunakan sebagai kedatangan pasien untuk suatu pelayanan, menunggu untuk mendapatkan pelayanan, dan meninggalkannya sistem setelah mendapat pelayanan. Peristiwa tersebut dapat muncul dikarenakan kebutuhan layanan di luar kapasitas dari layanan atau fasilitas layanan, sehingga memungkinkan pasien yang datang tidak dapat segera mendapat pelayanan. Pola pembentukan antrian akibat kedatangan pasien yaitu mengikuti distribusi Poisson. Sedangkan pada waktu pelayanan yaitu distribusi eksponensial, sehingga jika waktuk pelayanan berdistribusi eksponensial maka tingkat pelayanan mengikuti distribusi poisson. Analisis data dengan menggunakan metode Multi Channel - Single Phase yang menunjukkan tingkat pelayanan optimal yaitu dengan menggunakan 2 server yang menghasilkan total biaya minimum yang dikeluarkan sebesar Rp.19.892,633. Probabilitas semua petugas menganggur yaitu 0.374, sehingga tidak membuat pasienya mengantri cukup lama. Kata Kunci: Teori antrian, Optimalisasi, Distribusi poisson, Distribusi exponensial.
Model Dinamika Kecanduan Rokok Pada Pria Dan Wanita Jihan Fadhilah; Dimas Avian Maulana
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.283 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p180-189

Abstract

Artikel ini membahas dinamika perilaku perokok berdasarkan golongan dari beberapa subpopulasi. Perokok tidak hanya terbatas pada golongan pria saja namun juga golongan wanita. Konsumsi rokok dianggap sebagai penyakit yang dapat menyebar melalui kontak sosial. Interaksi yang terjadi antarindividu rentan merokok dengan perokok aktif dapat menyebabkan adanya adiksi nikotin yang berasal dari rokok dan mengakibatkan sesorang dapat menjadi perokok. Telah diketahui bahwa bahaya dan akibat yang disebabkan oleh rokok dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit mulai dari penyakit ringan hingga penyakit kronis yang berujung pada kematian. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika populasi perokok. Penelitian ini dibagi menjadi populasi pria dan wanita. Model matematika dibagi dalam delapan subpopulasi yaitu SEIRPMHQ dengan menentukan titik kesetimbangan, analisis kestabilan titik kesetimbangan, bilangan reproduksi dasar, dan simulasi numerik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh titik kesetimbangan model SEIRPMHQ menunjukkan stabil asimtotik lokal dan global. Nilai dari bilangan reproduksi dasar sebesar 22.78 yang berarti bahwa populasi perokok selalu ada dan berpotensi adanya penyebaran yang menyebabkan orang lain menjadi perokok. Pria dan wanita rentah merokok mengalami kenaikan pada hari ke-3 kemudian menurun secara perlahan mendekati titik setimbang pada hari ke-20. Wanita perokok pemula mengalami kenaikan jumlah populasi lebih tinggi dibandingkan populasi pria perokok pemula dengan selisih 50 orang dalam kurun waktu 35 hari. Pria dan wanita perokok aktif tidak ada perbedaan kenaikan jumlah populasi yang signifikan. Populasi pria dan wanita yang berhenti merokok mengalami kenaikan mencapai 1000 orang dalam kurun waktu 30 hari dan terus meningkat dalam jangka waktu yang lama.
ANALISIS SENTIMEN DATA TWITTER MENGENAI PROGRAM VAKSINASI DI INDONESIA MENGGUNAKAN ALGORITMA BACKPROPAGATION Hafizh Yubi Wicaksono
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1121.147 KB) | DOI: 10.26740/mathunesa.v10n1.p161-169

Abstract

Kasus COVID-19 muncul pertama kali pada akhir Desember 2019 di Wuhan, China. sebagai pandemik global. Tercatat hingga Desember 2021 sebanyak lebih dari 4,25 juta kasus dengan tingkat kematian mencapai lebih dari 143,8 ribu jiwa di Indonesia. Pemerintah Indonesia telah memberlakukan berbagai kebijakan untuk terus menekan angka penyebaran virus ini, salah satunya adalah mengadakan program vaksinasi. Tercatat hingga Desember 2021 sebanyak lebih dari 140 juta warga Indonesia telah melakukan vaksinasi minimal 1 dosis. Distribusi vaksin COVID-19 mungkin tekendala oleh keyakinan dan sikap dari individu yang ragu-ragu terhadap vaksin di seluruh dunia. Menurut Word Health Organization (WHO) Keragu-raguan terhadap vaksin merupakan salah satu dari 10 besar ancaman public. Sikap masyarakat terhadap vaksinasi sebagian besar didorong oleh informasi online, khususnya informasi dari media sosial. Perkembangan teknologi seiring dengan tuntutan untuk menganalisis informasi yang beropini telah memunculkan topik penelitian baru dalam bidang Natural Language Processing. Analisis sentimen merupakan suatu pendekatan yang menggunakan teknik Natural Language Processing (NLP) untuk mengekstrak, mengubah, dan menafsirkan opini dari sebuah teks dan mengklasifikasikannya menjadi sentimen positif, negatif atau netral. Oleh karena itu akan dilakukan analisis sentimen mengenai program vaksinasi COVID-19 menggunakan algoritma Backpropagation. Data diambil dari situs github dan tweet scraping. Data yang diperoleh akan diproses menggunakan berbagai macam model supaya dapat divisualisasikan. Hasil akurasi klasifikasi terbaik terhadap data latih diperoleh sebesar 78,00% dengan 1 hidden layer sebagai arsitektur BNN dan metode anova sebagai seleksi fitur. Kata Kunci : COVID-19, Vaksin, Program Vaksinasi, Backpropagation, Analisis Sentimen

Page 2 of 3 | Total Record : 25