cover
Contact Name
Rudianto Artiono
Contact Email
rudiantoartiono@unesa.ac.id
Phone
+6281554785969
Journal Mail Official
mathunesa@unesa.ac.id
Editorial Address
The Department of Mathematics, The first floor of C-8 Building, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya Jl. Ketintang, Surabaya 60231, East Java, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika
ISSN : 23019115     EISSN : 2716506X     DOI : https://doi.org/10.26740/mathunesa
Core Subject : Education,
MATHunesa is a mathematical scientific journal published by the Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, The State University of Surabaya with e-ISSN 2716-506X and p-ISSN 2301-9115. This journal is published every four months in April, August, and December. One volume consists of three publication numbers. MATHunesa aims at providing a platform and encourages emerging scholars and academicians globally to share their professional and academic experiences to explore, but not limited to the following topics: 1. Analysis Mathematics, 2. Algebra, 3. Applied Mathematics, 4. Statistics, 5. Computation, 6. Combinatorics, and 7. Also giving an opportunity to show the power of innovation and finding new things in the field of mathematics. This journal was published online for the first time in 2013 as part of the graduation for students majoring in Mathematics at the State University of Surabaya.
Articles 625 Documents
MODEL SIR PADA EPIDEMI PENYAKIT CAMPAK BERDASARKAN UMUR DENGAN PENGARUHIMUNISASI AISYAH NOER AZIZIAH
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.376 KB)

Abstract

Ada beberapa penyakit yang disebabkan oleh virus, salah satunya adalah penyakit campak. Virus dapatmenyerang siapapun mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Program imunisasi sangat pentingdilakukan untuk mencegah penularan virus. Pada skripsi ini akan dibahas tentang model SIR padapenyakit campak yang bergantung pada umur dengan adanya pengaruh imunisasi. Pada tahap simulasi,ditunjukkan grafik dari proporsi populasi infective yang dipengaruhi oleh imunisasi. Masing-masinggrafik akan dibandingkan dengan perubahan parameter ????, ????, dan ????. Program imunisasi yang mencapai80% dapat menekan penularan penyakit dengan sangat baik. Semakin kecil tingkat serangan infeksi,maka semakin sedikit individu yang terserang infeksi. Semakin besar tingkat kesembuhan individuinfective, maka semakin cepat pula penyakit hilang dari populasi.Kata Kunci: Model SIR, Angka Reproduksi Dasar, Imunisasi.
ANALISIS KESTABILAN GERAK DIAGONAL PADA QUADROTOR MENGGUNAKANKONTROL PID SALMAA
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.644 KB)

Abstract

Quadrotor adalah pesawat tanpa awak dengan empat rotor independen yang dipasang saling silang. Pengendalian pada masing-masing rotor dibutuhkan agar quadrotor dapat terbang sesuai dengan kebutuhan. Pengendalian rotor pada baling-baling diperlukan agar quadrotor dapat bergerak vertikal, lateral, longitudinal, dan diagonal. Penelitian Baroro dan Fuad (2016) telah dikaji tipe kestabilan pada quadrotor bertipe + dengan modus gerak vertikal, yawing, longitudinal, dan lateral. Penelitian tersebut tidak mengkaji gerak diagonal quadrotor. Dalam penelitian ini direkontruksi model gerak diagonal quadrotor selanjutnya dilakukan linierisasi, serta diterapkan kontrol PID pada sistem dinamik dengan gain kontrol proporsional 14KP,"> kontrol integral 14KI"> dan kontrol derivatif 14KD"> . Nilai 14KP,KI,"> dan 14KD"> ditentukan menggunakan kriteria Routh-Hurwitz agar model gerak diagonal selalu stabil. Gerak diagonal bidang 14X+OZ+,"> bidang 14 X-OZ+"> , bidang 14 Y+OZ+,"> dan bidang 14Y-OZ+"> stabil jika dipenuhi 140<KP<10513,"> 14KI>0 "> dan 14KD<7680"> . Gerak diagonal di atas bidang 14X+OY+,"> di atas bidang 14X+OY-,"> di atas bidang 14X-OY-,"> dan di atas bidang 14X-OY+"> stabil jika memenuhi 14KP>0"> , 14KI>0"> dan 14KD>-1520"> . Kata Kunci: Quadrotor, pemodelan matematika, kriteria Routh-Hurwitz, kontrol PID, stabil asimtotik.
KETUNGGALAN TITIK TETAP PADA KONTRAKTIF- SIKLIK DI RUANG METRIK PARSIAL MUHAMMAD SYAUQI ROZZAQILLAH
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.273 KB)

Abstract

Diketahui ruang metrik parsial dan pemetaan merupakan kontraktif- siklik. Ruang metrik pasial merupakan generalisasi dari ruang metrik. Pemetaan kontraktif- siklik merupakan pemetaan kontraktif- yang memenuhi kondisi siklik. Oleh karena itu dirasa perlu menganalisis ketunggalan titik tetap pada kontraktif- siklik di ruang metrik parsial. Titik disebut titik tetap pada pemetaan jika dan hanya jika dengan . Hasil penelitian menjelaskan mengenai kekonvergenan di ruang metrik parsial, barisan Cauchy di ruang metrik parsial dan ruang metrik parsial lengkap yang dibutuhkan untuk membuktikan ketunggalan titik tetap pada kontraktif- siklik di ruang metrik parsial serta disajikan contoh yang terkait dengan titik tetap di ruang metrik parsial. Kata Kunci: ruang metrik parsial, kontraktif- siklik, titik tetap
SIFAT-SIFAT TURUNAN MUTLAK FUNGSI PADA RUANG METRIK WICITRA DIAH KUSUMA
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.422 KB)

Abstract

Konsep turunan telah diperkenalkan pada studi tentang fungsi bernilai real. Namun, pada turunan fungsi bernilai real terdapat fungsi-fungsi yang tidak mempunyai turunan. Sebagai contoh fungsi bernilai mutlak untuk setiap . Fungsi tidak mempunyai turunan di . Sehingga diperlukan suatu konsep turunan yang baru sedemikian hingga mempunyai turunan. Pada tahun 2012, Charatonik dan Insall memperkenalkan turunan mutlak fungsi pada sebarang ruang metrik dengan sebarang himpunan tak kosong dan sebarang metrik pada . Berdasarkan konsep tersebut, fungsi mempunyai turunan mutlak di dengan nilai turunan mutlaknya sama dengan satu. Artikel ini terinspirasi dari Charatonik dan Insall (2012). Di dalam artikel ini dibahas sifat-sifat turunan mutlak fungsi pada ruang metrik, seperti kekontinuan fungsi yang mempunyai turunan mutlak, sifat turunan mutlak saat nilai turunan mutlaknya tak nol, sifat aturan rantai pada turunan mutlak suatu fungsi, sifat turunan mutlak pada dan . Sebagai tambahan juga dibahas sifat-sifat lain meliputi hubungan turunan mutlak dan turunan mutlak kuat, kekontinuan fungsi yang mempunyai turunan mutlak kuat, sifat operasi penjumlahan dan pengurangan turunan mutlak suatu fungsi. Kata kunci: metrik, ruang metrik, turunan, turunan mutlak, dan turunan mutlak kuat.
STABILITAS SISTEM DINAMIK PERTUMBUHAN SEL KANKER DENGAN TERAPI RADIASI NOVALIA RACHMANIAR NINGRUM S
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.718 KB)

Abstract

Kanker adalah sebuah penyakit yang diawali dengan pembelahan sel yang tidak terkendali. Sel kanker memiliki kemampuan untuk mengganggu jaringan biologis yang lain. Beberapa cara pengobatan kanker dilakukan dengan cara pembedahan dan terapi, salah satu terapi untuk kanker adalah radioterapi atau terapi radiasi. Penelitian ini terinspirasi oleh Manley (2014). Pada penelitian ini dilakukan rekonstruksi sistem dinamik pertumbuhan sel kanker dengan terapi radiasi, dan dibuat diagram kompartemen yang sesuai dengan sistem. Dilakukan analisis stabilitas sistem dinamik pertumbuhan sel kanker dengan terapi radiasi di sekitar titik kesetimbangan pada sistem. Dengan nilai parameter terapi pada diperoleh 4 titik kesetimbangan dan titik kesetimbangan stabil dan berjenis node sedangkan titik kesetimbangan tidak stabil dan berjenis saddle. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pemilihan nilai parameter dapat menghasilkan respon yang lebih baik dari Manley (2014).
ANALISIS KESTABILAN SISTEM DINAMIK UNDERDAMPED PADA TABRAKAN KENDARAAN SITI INDARINI NUR FAIZAH
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.878 KB)

Abstract

Kendaraan harus meningkatkan standar keamanan yang tepat agar dapat mengurangi dampak fatal seperti yang terjadi pada tabrakan kendaraan. Tabrakan kendaraan dapat dipengaruhi oleh massa kendaraan, kecepatan kendaraan, pegas dan peredam. Pada penelitian ini, dilakukan rekonstruksi model dinamik underdamped dengan model Kelvin dimana massa yang melekat pada pegas dan peredam dihubungkan secara paralel pada tabrakan kendaraan dengan penghalang. Fokus penelitian pada tabrakan kendaraan dengan tembok atau dengan kendaraan dalam keadaan diam. Rekonstruksi model menghasilkan respon transien dari sistem dinamik underdamped. Normalisasi waktu dilakukan pada respon transien underdamped serta analisis kestabilan dikaji pada saat terjadi tabrakan. Simulasi diberikan untuk menentukan trayektori sistem dan ilustrasi kestabilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tabrakan kendaraan memiliki nilai perpindahan, kecepatan dan perlambatan yang berbeda-beda setelah tabrakan, bergantung pada kasus dan nilai parameter yang digunakan. Waktu tercepat yang dibutuhkan kendaraan untuk berhenti setelah tabrakan yaitu saat terjadi tabrakan antara mobil dan mobil sejenis dengan lama waktu 2.1 detik pada kecepatan 11 m/s, 2.5 detik pada kecepatan 4.5 m/s, dan 1.75 detik pada kecepatan 20 m/s. Sistem dinamik tabrakan kendaraan berperilaku stabil asimtotik dengan trayektori berjenis spiral. Kata Kunci: tabrakan kendaraan, pemodelan matematika, model Kelvin, sistem underdamped.
SUBGRUP MULTI ANTI FUZZY DAN BEBERAPA SIFATNYA UMAR FARUK
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.929 KB)

Abstract

Artikel ini mempelajari tentang struktur aljabar subgrup multi anti fuzzy dan beberapa sifat terkait. Tujuannya adalah menerapakan teori himpunan fuzzy dan teori grup pada subgrup multi anti fuzzy Kata Kunci : grup, subgrup, Subgrup multi anti fuzzy.
MODEL OSILATOR WIEN DENGAN PEMBATAS AMPLITUDO MENGGUNAKAN LAMPU TUNGSTEN SETYO ADI CAHYONO
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.429 KB)

Abstract

Osilator Wien merupakan salah satu dari rangkaian standar yang digunakan untuk membangkitkan sinyal-sinyal gelombang sinus dalam rangkaian frekuensi audio dan memiliki suatu jaringan leading dan leaging dalam jalur umpan balik positif serta rangkaian pembagi tegangan dalam jalur umpan balik negatif. Lampu tungsten merupakan lampu dengan filamen dari tungsten digunakan pada pembagi tegangan untuk menstabilkan tegangan keluaran. Dalam penelitian ini dibahas tentang model osilator Wien dan amplitudo osilasi dengan lampu tungsten sebagai pembatas amplitudo yang digunakan untuk mengetahui dan menggambarkan grafik hubungan amplitudo dengan resistansi umpan balik (feedback) dan resistansi lampu tungsten. Selain itu juga menjelaskan grafik sistem osilasinya. Hasil simulasi menunjukkan pada waktu gain lebih dari 3 dB maka sistem mulai berosilasi dan pada waktu gain sama dengan 3 dB maka sistem sudah berosilasi secara stabil atau dengan kata lain sistem berosilasi di atas waktu detik secara periodik. Kata Kunci : osilator Wien, lampu tungsten, osilasi, amplitudo.
PREDIKSI NILAI TUKAR MATA UANG ASING MENGGUNAKAN EXTREME LEARNING MACHINE Septiana Dwi Anggraini
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.521 KB)

Abstract

Valuta asing adalah perdagangan nilai mata uang asing dari suatu negara dengan negara lain. Di Indonesia valuta asing dijadikan salah satu investasi, sehingga berbagai cara prediksi dilakukan agar mengurangi resiko kerugian investasi. Prediksi ini dilakukan secara analisis teknikal pada kurs jual dan kurs beli dengan menggunakan metode extreme learning machine (ELM). Terdapat dua proses pada, pertama proses pelatihan dan kedua adalah proses uji. Pada proses ELM diperoleh model optimal pada jumlah node 25 pada hidden node pada kurs jual dan kurs beli. Proses pelatihan ini telah di uji dengan hasil error sebesar 0.001296 pada kurs jual dan 0.001099 pada kurs beli. Model tersebut digunakan untuk memprediksi pada bulan Februari. Dari hasil prediksi diperoleh nilai error sebesar 0.000368 pada kurs jual dan diperoleh nilai error sebesar 0.001596 pada kurs beli. Kata Kunci :Prediksi, Valuta Asing dan Extreme Learning Machine.
PERBANDINGAN WAKTU TUNGGU RATA-RATA NASABAH PADA PELAYANAN TELLER BANK MENGGUNAKAN METODE FCFS DAN SPF Abdul Rauf Nafik
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.722 KB)

Abstract

Antrian adalah satu atau lebih orang atau barang yang berdatangan dalam barisan yang sedang menunggu untuk mendapatkan pelayanan. Adanya antrian disebabkan oleh ketidakseimbangan antara orang atau barang yang datang untuk mendapatkan pelayanan dengan ketersediaan fasilitas pelayanan. Permasalahan antrian sering terjadi dalam kegiatan sehari–hari, salah satunya lamanya waktu tunggu dalam antrian untuk mendapatkan pelayanan di Bank. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan waktu tunggu rata2 metode First Come First Serve dan Shortest Processed First memberikan usulan perbaikan terhadap metode antrian yang optimum untuk mengurangi waktu tunggu dalam antrian. Penelitian ini dilakukan di BTN Cabang Surabaya dengan fokus pada pelayanan yang diberikan oleh Teller umum. Data diambil pada rentang waktu 2 Mei 2017 sampai 16 Mei 2017 pada pukul 08.30-11.30 WIB. Analisa data untuk pengujian distribusi dilakukan dengan program SPSS 20 dan untuk membantu proses analisa dilakukan dengan program WINQSB dan Microsoft Excel 2007. Dari hasil penelitian ini, didapat bahwa metode yang optimal untuk periode waktu 5, dan 4 menit adalah First Come First Serve dengan menunjukkan hasil waktu tunggu rata-rata FCFS 200,81 detik dan SPF 204,13 detik untuk periode 5 menit dan FCFS 200,81 detik dan SPF 204,16 detik untuk periode 4 menit. Metode yang optimal untuk periode waktu 3 adalah Shortest Processed First dengan menunjukkan hasil waktu tunggu rata-rata FCFS 200,81 detik dan SPF 197,97 detik. Kata Kunci : Antrian, Teller Umum, First Come First Serve, Shortest Processed First

Page 10 of 63 | Total Record : 625