cover
Contact Name
Rudianto Artiono
Contact Email
rudiantoartiono@unesa.ac.id
Phone
+6281554785969
Journal Mail Official
mathunesa@unesa.ac.id
Editorial Address
The Department of Mathematics, The first floor of C-8 Building, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya Jl. Ketintang, Surabaya 60231, East Java, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika
ISSN : 23019115     EISSN : 2716506X     DOI : https://doi.org/10.26740/mathunesa
Core Subject : Education,
MATHunesa is a mathematical scientific journal published by the Department of Mathematics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, The State University of Surabaya with e-ISSN 2716-506X and p-ISSN 2301-9115. This journal is published every four months in April, August, and December. One volume consists of three publication numbers. MATHunesa aims at providing a platform and encourages emerging scholars and academicians globally to share their professional and academic experiences to explore, but not limited to the following topics: 1. Analysis Mathematics, 2. Algebra, 3. Applied Mathematics, 4. Statistics, 5. Computation, 6. Combinatorics, and 7. Also giving an opportunity to show the power of innovation and finding new things in the field of mathematics. This journal was published online for the first time in 2013 as part of the graduation for students majoring in Mathematics at the State University of Surabaya.
Articles 552 Documents
ANALISIS KESTABILAN MODEL EKOEPIDEMIOLOGI DENGAN PEMANENAN SEBAGAI KONTROL PENYEBARAN PENYAKIT CHOIROTUL UMMAH
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 1 No 5 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.21 KB)

Abstract

Dalam artikel ini, direkonstruksi suatu model ekoepidemiologi dengan pemanenan yang menggambarkan interaksi antara populasi ikan tilapia rentan, ikan tilapia terinfeksi oleh bakteri, dan populasi burung pelikan yang berada di Laut Salton, California, yang dipengaruhi adanya pemanenan pada populasi ikan tilapia. Selanjutnya model tersebut dilinierisasi, sehingga diperoleh 4 titik kritis yang memenuhi dari 8 titik kritis yang diperoleh, di mana kestabilannya dianalisis berdasarkan nilai eigen dan salah satu titik kritisnya dianalisis berdasarkan kriteria Routh-Hurwitz. Untuk menganalisis keberadaan titik bifurkasi dan jenis bifurkasinya, menggunakan metode manifold pusat, sehingga diperoleh bidang vektor di manifold pusat yang menunjukkan adanya suatu bifurkasi yang menarik yaitu bifurkasi transkritikal dan bifurkasi Hopf. Untuk menggambar orbit kestabilan dan diagram bifurkasi, menggunakan software MatCont. Dari hasil analisis kestabilan dan bifurkasi tersebut, dilakukan interpretasi biologi tentang peran usaha pemanenan dalam mengkontrol penyebaran penyakit dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan populasi ikan tilapia dan burung pelikan.Kata kunci: model ekoepidemiologi dengan pemanenan, kestabilan lokal, bifurkasi, manifold pusat
PEWARNAAN GRAF: POLINOMIAL KROMATIKDAN TEOREMA INVERSI MOBIUS NURUL MIFTAHUL JANNAH
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 1 No 5 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.503 KB)

Abstract

Misalkan G graf sederhana, dan P(G; k)menyatakan banyaknya cara mewarnai titik-titik diG dengan k warna sedemikian hingga tidak ada duatitik yang berhubungan langsung mendapat warnasama. P(G;k) disebut polinomial kromatik dari G.Untuk graf kincir dan graf terpisah,polinomial kromatiknya bisa ditentukan denganmemeriksa struktur grafnya. Hubungan antara posetdan graf dapat membantu menentukan polinomialkromatik sebuah graf dengan memanfaatkan partisihimpunan titik, latis ikatan dan teorema khususdisebut Teorema Inversi Mobius.Kata kunci: Polinomial kromatik, poset, latisikatan, Inversi Mobius.
ANALISIS POSISI PRODUK KARTU GSMDENGAN METODE MULTIDIMENSIONAL SCALLING (MDS)PADA MAHASISWA FMIPA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA RADITYA PANCA W
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 1 No 5 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.147 KB)

Abstract

GSM cellular business growth (Global System for Mobile Communication) is growing rapidly. The increasing demand for mobile phone simcard lead demand is high enough to get a lot of consumers are more companies offering features, bonuses and so on, so that they can dominate the sales market. One theory is used to solve the Masalha is the method of multidimensional scaling. This study aims to analyze the position of products which include the mobile operator, SIMPATI, IM3, MENTARI, AXIS, XL, and THREE using Multidimensional Scaling analysis, the Student Faculty UNESA. Data were obtained from questionnaires .. The result of the calculation is known that the questionnaire had been valid and reliable (reliably) with a correlation coefficient above 0.5 and Cronbach alpha values greater than 0.8. Furthermore, the data were analyzed by using multidimensional scaling analysis and test STRESS. Obtained from the analysis of the spatial map showing the seventh position with a GSM operator STRESS value of 6.4%. Results of multidimensional scaling analysis shows that the U.S. has its closest competitor SIMPATI, IM3 has MENTARI closest competitor. THREE has the closest competitor, namely AXIS and XL.Keywords: GSM operators, Multidimensional Scaling
POLINOMIAL KARAKTERISTIK BEBERAPA KELAS GRAF BERARAH NURI WARDANI
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 1 No 5 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.537 KB)

Abstract

Persamaan figuratif adalah metode untuk mengkontruksi polynomial karakteristik graf berarah ???? dengan ???? titik (???? ???? ) tanpa menggunakan matrik berhubungan langsung. Pada skripsi ini akan dipelajari bagaimana persamaan figuratif digunakan dalam mengkaji formula untuk menghitung setiap koefisien ???????? dengan 1&le;????&le;???? dari suatu???? ???? =????????+????1????????&minus;1+????2????????&minus;2+⋯+????????&minus;1????+????????. Graf linier, graf siklik dan graf tangga adalah tiga graf komplek yang akan dikaji polinomial karakteristiknya. Akan dibuktikan bahwa setiap koefisien ???????? untuk ???? ganjil pada graf linier dengan ???? titik adalah sama dengan nol, dan ????????=(&minus;1)????2 ????&minus;????2????2 untuk ???? genap. Pada graf siklik dengan ???? titik juga akan dibuktikan bahwa koefisien ????????=0 jika ???? ganjil dan ????<????, sedangkan koefisien ???????? untuk ???? genap dan ????<???? adalah (&minus;1)????2????????&minus;????2 ????&minus;????2????2 . Koefisien ganjil pada graf tangga dengan ???? titik adalah nol sedangkan untuk setiap ???????? dengan ????genap, ????????=(&minus;1)????2 ????+1&minus;????2????2 .Kata kunci : graf linier, graf siklik, graftangga, polinomialkarakteristik, persamaanfiguratif
DUAL PADA MATROID ALVINARIA
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 1 No 5 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.24 KB)

Abstract

Misal himpunan berhingga dan Ĩ koleksi himpunan bagian dari yang memenuhi 3 syarat. Pasangan himpunan terurut dan yang ditulis ( ) disebut matroid. Himpunan bebas maksimal pada matroid disebut basis. Himpunan tak bebas minimal pada matroid disebut sirkit. Untuk , rank dari yang dinotasikan ( ) adalah ( ) maksimum *| | +. Rank dari matroid yang dinotasikan sebagai ( ) adalah rank dari himpunan . Dapat dibentuk dual matroid dengan menggunakan ( ) koleksi basis dari sebuah matroid pada himpunan . Basis dari disebut kobasis dari , sirkit dari disebut kosirkit dari , dan rank dari disebut korank dari . Untuk semua berlaku ( ) | | ( ) ( ), jika maka ada sebuah basis dengan dan . Subset dari adalah basis dari jika dan hanya jika adalah subset minimal yang mempunyai irisan tak kosong dengan setiap kosirkit dari . Subset dari adalah sebuah sirkit dari jika dan hanya jika adalah subset minimal yang mempunyai irisan tak kosong dengan setiap kobasis dari . Matroid adalah dual pada matroid , sedangkan matroid adalah dual pada matroidKata kunci : matroid dan dual matroid, basis, sirkit, rank, kobasis, kosirkit, korank
PELABELAN SISI AJAIB DAN SISI AJAIB SUPER PADA GRAFKIPAS, GRAF TANGGA, GRAF PRISMA, GRAF LINTASAN, GRAFSIKEL, DAN GRAF BUKU ANINA TIKASARI
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 1 No 5 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.563 KB)

Abstract

Pelabelan graf merupakan pemberian labelpada elemen-elemen graf seperti titik, sisi, titik dansisi. Suatu pelabelan sisi ajaib pada graf G dengan ptitik dan q sisi adalah suatu fungsi ⋋:????(????)⋃????(????)&rarr;{1,2,3,&hellip;,????+????} sedemikianhingga ⋋(????)+⋋(????)+⋋(????????)=????, untuk setiap ????????&isin;????(????) dengan k konstanta.Selanjutnya ⋋ dikatakan sebuah pelabelansisi ajaib super dari G jika ⋋:????({1,2,3,&hellip;,????}.Yang dibahas pada skripsi ini te????nt)an&rarr;gpelabelan sisi ajaib super. Jika suatu graf memenuhipelabelan sisi ajaib, maka graf tersebut jugamemenuhi pelabelan sisi ajaib super. Dalam hal iniada beberapa graf yang memenuhi pelabelan sisiajaib super yaitu graf kipas, graf tangga, grafprisma, graf lintasan, graf sikel dan graf buku (B2).Kata Kunci : Pelabelan sisi ajaib dan Pelabelan sisiajaib super, graf kipas, graf tangga, graf prisma,graf lintasan, graf sikel dan graf buku (B2).
DIMENSI METRIK PADA GRAF LINTASAN, GRAF KOMPLIT, GRAF SIKEL, GRAF BINTANG DAN GRAF BIPARTIT KOMPLIT SEPTIANA EKA R
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.988 KB)

Abstract

Abstrak Misalkan G graf terhubung dengan V(G) himpunan titik pada graf G. Misalkan himpunan titik pada graf G yang anggotanya telah ditentukan. Representasi titik u, untuk setiap terhadap W yang dinotasikan di G adalah . Himpunan W disebut himpunan pemisah pada G jika untuk setiap u,v pada G dan mengakibatkan . Dimensi metrik pada G, yang dinotasikan dengan dim(G), adalah kardinalitas minimum dari semua himpunan pemisah pada G. Kata Kunci: Dimensi Metrik, Himpunan Pemisah, Representasi Metrik. Abstract Let V(G) vertices set in a connected graph G. Let subset of graph G. The metric representation of u for each with respect to W denoted is . The set W is a resolving set for G if for all pairs u,v of vertices of G and implies that . The metric dimension dim(G) of G is the minimum cardinality of resolving set for G. Problem which is discussed is metric dimension of path, complete, cycle, star graph, complete bipartite graph, union graph and adding graph . Keywords: Metric Dimension, Resolving set, Metric Representation.
GRAF PANGKAT PADA SEMIGRUP NUR HIDAYATUL ILMIAH
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.227 KB)

Abstract

Abstrak Graf pangkat pada semigrup adalah sebuah graf tak berarah yang himpunan titiknya adalah dan dua titik berhubungan langsung jika dan hanya jika dan atau untuk suatu bilangan bulat positif Setiap titik di graf pangkat berhubungan langsung dengan satu dan hanya satu elemen idempoten di semigrup dan tidak ada dua idempoten yang terhubung oleh sebuah lintasan yaitu setiap komponen di graf pangkat memuat idempoten tunggal untuk setiap titik pada komponen yang berhubungan langsung. Selain itu, graf pangkat terhubung jika dan hanya jika memuat idempoten tunggal. Sehingga semigrup paling banyak memiliki satu idempoten. Akibatnya jika grup hingga, maka graf pangkat selalu terhubung dan graf pangkat lengkap jika dan hanya jika grup siklik berorder atau Kata Kunci: Graf pangkat, berhubungan langsung, terhubung, lintasan, semigrup, grup, graf lengkap, grup siklik. Abstract Power graphs of semigroups is an undirected graph whose vertex set is and two vertices are adjacent if and only if and or for some positive integer Every vertex in P(S) is adjacent to one and only one idempotent in and no two idempotens are connected by path i.e., each component of contains a unique idempotent to which every other vertices of that coomponent are adjacent. Moreover, is connected if and only if contains a single idempotent. So that, contains at most one idempotent. As consequence, is connected for any finite group and is complete if and only if is a cyclic group of order or Keywords: Power graph, Adjacent, Connected, Path, Semigroup, Group, Complete graph, Cyclic group
PERBANDINGAN ANALISIS DISKRIMINAN DAN REGRESI LOGISTIK (Studi Kasus Klasifikasi Konsumen Berdasarkan Tempat Berbelanja di Wilayah Taman-Sidoarjo) MAULIDYA
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.703 KB)

Abstract

Abstrak Berbelanja merupakan aktifitas sehari-hari yang dilakukan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Salah satu tempat berbelanja adalah pasar. Jenis pasar menurut transaksinya dibedakan menjadi dua yaitu pasar modern dan pasar tradisional. Dengan semakin banyaknya tempat-tempat perbelanjaan, konsumen bisa menentukan sendiri dimana tempat mereka berbelanja. Mereka dapat memilih di pasar modern atau di pasar tradisional, tergantung pada kebutuhan dan daya beli. Beberapa tahun terakhir ini di Kabupaten Sidoarjo khususnya wilayah Taman, banyak dibangun supermarket maupun minimarket baru yang dapat mengancam keberadaan pasar tradisional. Hal ini mencerminkan adanya pergeseran perilaku konsumen yang dulunya hanya berbelanja di pasar tradisional, sekarang mulai beralih berbelanja di pasar modern. Pengelompokkan konsumen menjadi penting untuk mengetahui komposisi konsumen berdasarkan tempat kebiasaan mereka berbelanja kebutuhan sehari-hari. Tujuan klasifikasi adalah mengelompokkan obyek penelitian berdasarkan serangkaian variabel-variabel yang disebut sebagai variabel bebas. Dalam penelitian ini digunakan dua metode yaitu analisis diskriminan dan regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang secara signifikan mempengaruhi pengelompokan konsumen berdasarkan tempat berbelanja dengan menggunakan metode analisis diskriminan adalah adalah variabel promosi. Sedangkan jika menggunakan regresi logistik variabel bebas yang berpengaruh adalah variabel pendidikan dan variabel promosi. Analisis diskriminan dan regresi logistik merupakan dua metode yang dapat digunakan sebagai metode pengklasifikasian objek, sehingga kedua metode tersebut dapat dibandingkan berdasarkan ketepatan pengelompokkanya. Hasil perbandingan kedua metode ini menunjukkan bahwa ketepatan klasifikasi pada analisis regresi logistik lebih tinggi, yaitu 88,0 persen untuk data learning dan 80,0 persen untuk data testing jika dibandingkan dengan analisis diskriminan yang hanya sebesar 86,7 persen untuk data learning dan 76,0 persen untuk data testing. Kata Kunci: Pasar, Analisis Diskriminan, Regresi Logistik Abstract Shopping is an activity that done by the society to fulfill their necessary of life. Market is one of the shopping place. Market divided in two kinds are: traditional and modern market. The consumers can determine their selves to bought in many shopping places. They also choose modern market or traditional market , depending on the needs and purchasing power . The last few years , especially region Taman in Sidoarjo area, many people built shopping center and minimarkets that threaten the existence of the traditional market. Now, many people move modern market as shoppinh place. Group of on consumers becames the important being to know the composition based on their habits in daily shopping . The purpose of classification aggomerate the objects of research based on variables are referred to as independent variables. The study used two methods discriminant analysis and logistic regressions. The result of study showed that the variables that significanly affect the grouping consumers based on place where the shop using discriminant analysis method is variable promotion. Mean while, if using logistic regression the impact for education variable and promotion variable. discriminant analysis and logistic regression are two methods that using object of classification method. The two methods can be comparing based on accuracy of agglomerate. The result of comparison these methods shows that the classification accuracy of the logistic regression analysis was higher, 88.0 percent for learning data, 80.0 percent for testing data, compared with discriminant analysis only amounted to 86.7 percent for the learning data and 76 , 0 percent for testing data. Keywords: Market, Discriminant analysis, Logistic regression
GRAF TOTAL DARI RING KOMUTATIF ANDIKA
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.325 KB)

Abstract

ABSTRAK Graf total dari ring komutatif yang dilambangkan dengan adalah graf dengan himpunan titiknya adalah semua elemen dari ring dan setiap dihubungkan oleh sebuah sisi jika dan hanya jika . merupakan graf terhubung dan jika membentuk ideal maka merupakan graf komplit. merupakan gabungan dari beberapa graf komplit atau graf bipartisi komplit yang saling lepas. Jika terhubung, maka . Jika subgraf dari maka merupakan graf komplit. Kata kunci: graf total, graf pembagi nol dan graf komplit. ABSTRACT The graph total of a ring commutative denote is graph with all elements of as vertices, and for distinct are adjacent if and only if . is always connected and if is ideal, then is a complete graph. is the union of disjoint subgraphs, each of which is either complete graph or complete bipartite graph. If is connected, then . If subgraph of , then is a complete graph. Keyword: total graph, zero divisor graph, and complete graph.

Page 4 of 56 | Total Record : 552