cover
Contact Name
Yudhi Zuriah Wirya Purba
Contact Email
jimanggis.journal@gmail.com
Phone
+6281315545733
Journal Mail Official
jimanggis.journal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sultan Muh. Mansyur Kebon Gede, kelurahan 32 Ilir Palembang 30145
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
ISSN : 27761088     EISSN : 2776107X     DOI : https://doi.org/10.48093/jimanggis.v1i1
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) adalah jurnal ilmiah yang concern dalam penelitian teoritik dan masalah-masalah seputar bidang manajemen agribisnis. Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) dikelola dan diterbitkan oleh Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti. Artikel yang dimuat dalam jurnal Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) adalah penelitian asli dalam bidang pertanian dan manajemen agribisnis yang meliputi pengadaan, penyaluran sarana produksi hingga pemasaran produk-produk pertanian dan agroindustri yang berkaitan satu dengan lainnya. Semua artikel penelitian yang dikirimkan harus ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Terbit setiap 6 bulan sekali, bulan Juni dan Desember.
Articles 83 Documents
POLA PENGELUARAN KONSUMSI PETANI KARET DI KELURAHAN GUNUNG KEMALA KECAMATAN PRABUMULIH BARAT Agoes Thony Ak; Firdanita Wandira Dwi Putri; Sukman NS
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.469 KB) | DOI: 10.48093/jimanggis.v1i2.48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengeluaran konsumsi rumah tangga petani karet pengeluaran konsumsi rumah tangga petani di Kelurahan Gunung Kemala Kecamata Prabumulih Barat. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat Pemilihan, lokasi penelitian dilakukan dengan sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa penduduk di Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Peabumulih Barat rata-rata adalah petani karet, dan kota Prabumulih mempunyai harga jual karet yang tinggi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei dimana dalam penarikan contoh digunakan metode acak sederhana dengan mengambil 10 persen dari jumlah populasi. Data yang diperoleh berupa data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh secara statistik disajikan secara tabulasi kemudian dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengeluaran konsumsi pangan petani lebih besar daripada pengeluaran konsumsi non pangan yaitu sebesar 50,96 persen. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran konsumsi petani adalah jumlah anggota keluarga, tingkat pendidikan kepala keluarga, dan umur kepala keluarga.
PENDAPATAN USAHATANI SISTEM INTEGRASI PADI-TERNAK DI GAPOKTAN SUMBER MAKMUR DESA SUMBER SUKO KECAMATAN BELITANG KABUPATEN OKU TIMUR Kuwatno Kuwatno; Sukman NS; Solehan Solehan
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.807 KB) | DOI: 10.48093/jimanggis.v1i2.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani system integrase padi ternak di Gapoktan Sumber Makmur Desa Sumber Suko Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah case study, metode ini dapat digunakan untuk mengamati data dan masalah yang dapat dijadikan objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan per bulan dari petani contoh pada usaha integrasi padi-ternak sapi potong diperoleh dari 3 kegiatan yaitu usaha tanaman padi sebesar Rp. 17.966.620.00, usaha ternak sapi potong sebesar Rp. 16.871.500,00, dan usaha pupuk organik sebesar Rp. 37.871.500,00. Selanjutnya, kontribusi pendapatan usaha ternak sapi potong diperoleh sebesar 41,61 persen termasuk kriteria sedang.
BIAYA USAHA TANI JAGUNG HIBRIDA SERTA KONTRIBUSI TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN SEMBAWA KABUPATEN BANYUASIN R.A. Emmy Kurniati; Viaya Dini Kertasari; Susiana Susiana; Junaidi Junaidi
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.835 KB) | DOI: 10.48093/jimanggis.v2i1.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung: 1. Biaya produksi yang dikeluarkan petani serta pendapatan petani dari usaha tani jagung hibrida, 2. Keuntungan yang diperoleh dari usaha tani jagung hibrida, 3. Besarnya kontribusi usaha tani jagung hibrida terhadap pendapatan petani. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan yang penentuan lokasi secara sengaja (purposive). Petani contoh diambil dilakukan secara acak dengan menggunakan (simple random sampling), diambil 20 petani dari 40 petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Biaya produksi yang dikeluarkan petani dalam usahatani jagung hibrida di Kecamatan Sembawa adalah rata-rata sebesar Rp. 3.936.250,-/luas garpan atau Rp. 13.727.500,-/ha, sedangkan penerimaan yang diterima petani adalah sebesar Rp. 6.600.000/Lg atau Rp.24.000.000,-/ha, dan pendapatan yang diperoleh adalah sebesar Rp. 2.663.750,-/Lg atau Rp. 10.272.500/ha. 2. Usahatani jagung hibrida di Kecamatan Sembawa adalah menguntungkan, karena nilai R/C 1,68. 3. Kontribusi pendapatan usahatani jagung hibrida terhadap total pendapatan keluarga di Kecamatan Sembawa adalah sebesar 45,62 % per luas garapan atau 76,39% per hektar. Kata Kunci : jagung hibrida, keuntungan, usahatani
NILAI TAMBAH USAHA SALAI IKAN PATIN DI DESA SUNGAI RENGIT KECAMATAN TALANG KELAPA KABUPATEN BANYUASIN Hengki Hengki
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.334 KB) | DOI: 10.48093/jimanggis.v2i1.55

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari 2021, di Desa Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai tambah, mengidentifikasi pola saluran pemasaran dan penerapan strategi pemasaran proses salai ikan patin. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi kasus, kemudian dianalisis dengan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah usaha salai ikan patin sebesar Rp. 14.940,-. (rasio nilai tambah sebesar 47,428%). Keuntungan yang diperoleh Rp.670,967,-/Kg dengan marjin Rp.15.500,-/Kg ikan patin segar. Usaha salai ikan patin Jaya memiliki 2 pola saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran nol tingkat atau saluran pemasaran langsung (zero levels channel or direct marketing channel) dan saluran pemasaran satu tingkat (one level) atau penjualan melalui satu perantara. Hasil analisis SWOT usaha salai ikan patin dengan menerapkan kebijakan strategi agresif yang lebih fokus pada strategi SO (strength-opportunity). Nilai R/C sebesar 1,618 (> 1=untung) .
ANALISIS USAHATANI POLA TANAM PADI-PADI DAN PADI-JAGUNG PROGRAM UPSUS PAJALE DI KECAMATAN MUARA SUGIHAN KABUPATEN BANYUASIN Kuwatno Kuwatno; Agoes Tony Ak; Sumardi Sumardi
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.388 KB) | DOI: 10.48093/jimanggis.v2i1.56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besarnya biaya produksi dan besarnya pendapatan yang diterima pada usahatani pola tanam padi-padi dan pola tanam padi-jagung. Lokasi penelitian sengaja dipilih dengan pertimbangan bahwa petani di desa tersebut melakukan pola tanam padi-padi maupun pola tanam padi-jagung. Responden dipilih secara stratified random sampling sebesar 25%. Data dalam penelitian ini terdiri dari data primer yang diperoleh dari responden melalui wawancara dengan bantuan kuesioner dan observasi terhadap objek yang diteliti, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi yang terkait dengan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode analisis biaya dan pendapatan dengan menggunakan rumus Pd = TR-TC, kemudian dilanjutkan dengan analisis R/C untuk menentukan keuntungan dan kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan usahatani pola tanam padi-padi sebesar Rp. 19.460.923,- per hektar dengan R/C 2,45, sedangkan pendapatan usahatani pada pola tanam padi-jagung adalah Rp. 35.717.280,- per hektar dengan R/C 2,97. Dilihat dari besaran pendapatan dan besarnya R/C, usahatani pola tanam padi-padi dan pola tanam padi-jagung sama-sama menguntungkan, tetapi lebih menguntungkan untuk usahatani pola tanam padi-jagung.
PENGARUH PERSEDIAAN GABAH DI TINGKAT PETANI TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI PADI DI KELURAHAN SUMBER HARTA KECAMATAN SUMBER HARTA KABUPATEN MUSI RAWAS Lifianthi Lifianthi; Indah Fitriyani; Maryanah Hamzah
Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.673 KB) | DOI: 10.48093/jimanggis.v2i1.57

Abstract

Tujuan penelitian ini terdiri dari: 1) Menghitung proporsi distribusi kuantitatif beras yang dihasilkan petani setiap musim dalam setahun, 2) Mengidentifikasi komponen biaya persediaan serta menghitung biaya persediaan di tingkat petani yang dikeluarkan setiap musim dalam satu tahun. tahun. 3) Menganalisis pengaruh penawaran gabah di tingkat petani terhadap pendapatan usahatani padi. Lokasi penelitian ini dipilih secara purposive dengan mempertimbangkan petani memiliki persediaan produksi padi. Penelitian ini menggunakan metode survei. Sampel penelitian ini berjumlah 38 responden dari 283 petani sebagai populasi yang diambil secara simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi distribusi produksi beras yang dilakukan oleh petani di Kecamatan Sumber Harta Kecamatan Sumber Harta Kabupaten Musi Rawas adalah proporsi penjualan pertama 42,98%, proporsi stok jual 19,70%, proporsi gaji. panen 16,96%, proporsi upah giling 6,35%, dan proporsi benih 1,52%. Dengan demikian diketahui bahwa hasil padi setiap musim tanam memenuhi kebutuhan konsumsi beras petani. Rata-rata jumlah persediaan gabah di tingkat petani per tahun di Sumber Harta adalah 1.306,99 kg dengan rata-rata biaya persediaan yang dikeluarkan per tahun sebesar Rp88.972,88. Hasil analisis menunjukkan besarnya biaya persediaan per kg dengan harga panen lebih rendah dari harga jual beras terakhir. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa petani yang melakukan penyimpanan gabah terlebih dahulu memperoleh keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan menjual seluruh pada saat panen raya dengan selisih sebesar Rp2.083.246,22. Diketahui juga suplai gabah di tingkat petani mempengaruhi pendapatan usahatani padi di Kecamatan Sumber Harta.
KONTRIBUSI PENDAPATAN WANITA DAN AKSES PANGAN RUMAH TANGGA NELAYAN DI KOTA BENGKULU M. Mustopa Romdhon
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.915 KB) | DOI: 10.48093/jimanggis.v2i1.58

Abstract

Wanita memainkan peran penting dalam memberikan kontribusi bagi pendapatan rumah tangga nelayan. Kontribusi pendapatan dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga untuk pangan seperti beras, mie, sayuran, buah-buahan, dll dan untuk non-pangan seperti kain, rumah, kesehatan, pendidikan, dll). Secara ekonomi, tambahan pendapatan dari wanita meningkatkan aksesibilitas pangan rumah tangga nelayan. Tujuan penelitian untuk menganalisis kontribusi pendapatan wanita terhadap pendapatan rumah tangga nelayan dan menganalisis akses pangan berdasarkan indikator ekonomi. Responden adalah istri dari 30 nelayan yang ditentukan secara sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pendapatan wanita terhadap pendapatan rumah tangga nelayan sebesar 31,56 persen, pendapatan itu berasal dari kegiatan pengolahan dan pemasaran ikan. Persentase pengeluaran rumah tangga untuk konsumsi non-pangan sebesar 66,29 persen, lebih tinggi dari pengeluaran untuk konsumsi pangan sebesar 33,71 persen. Berdasarkan kriteria garis kemiskinan pengeluaran konsumsi rumah tangga nelayan masih di atas garis kemiskinan. Secara ekonomi, disimpulkan bahwa akses rumah tangga nelayan terhadap pangan adalah baik. Implikasi kebijakan adalah pemerintah daerah perlu merancang kebijakan bantuan dalam bentuk inkubator bisnis untuk usaha kecil perikanan tangkap, bantuan berupa teknologi tepat guna dan manajemen pemasaran produk. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas dan kontinuitas kelangsungan bisnis, kontribusi pendapatan wanita dan aksesibilitas pangan untuk rumah tangga nelayan.
ANALISIS PEMBESARAN DAN PEMBENIHAN IKAN LELA (CLARIAS GARIEPINUS) DI KELURAHAN SRI MULYA KECAMATAN SEMATANG BORANG KOTA PALEMBANG Yedi Wihardi
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.58 KB) | DOI: 10.48093/jimanggis.v2i1.59

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis pembesaran dan pembenihan ikan lela (clarias gariepinus) di Kelurahan Sri Mulya Kecamatan Sematang Borang Kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Rata-rata biaya yang dikeluarkan pembesaran ikan lele adalah Rp. 10.080.517, sedangkan pendapatan pembesaran ikan lele sebesar Rp. 3.247.483 dalam 1 periode. Rata-rata biaya yang dikeluarkan pembenihan ikan lele adalah Rp. 2.714.417, sedangkan pendapatan pembenihan ikan lele sebesar Rp. 2.465.533 dalam 1 periode. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pembesaran ikan lele adalah modal, luas kolam, dan tenaga kerja.
Efisiensi Pemasaran Kelapa Dalam (Cocos Mucifera L.) di Daerah Pasang Surut Desa Sungsang II Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin Emmy Kurniati; Viaya Dini Kertasari; Susiana Susiana
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.398 KB) | DOI: 10.48093/jimanggis.v2i2.68

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujan untuk menganalisis 1. Saluran pemasaran kelapa 2. Nilai farmer’share yang di terima masing-masing saluran pemasaran. 3. Besar marjin pemasaran dari masing-masing saluran pemasaran. 4. Tingkat efisiensi pemasaran kelapa. Penelitian ini di laksanakan di Desa Sungsang II Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin. Pemilihan lokasi di lakukan secara sengaja dengan pertimbangan bahwa desa ini merupakan salah satu sentra produksi kelapa di Kabupaten Banyuasin. Penelitian dilaksanakan dari bulan November 2020 sampai dengan bulan Januari 2021. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah survey terhadap petani yang berusaha tani kelapa di Desa Sungsang II. Metode penarikan contoh yang di gunakan survey terhadap 20 orang petani yang tergabung dalam kelompok tani Mekar Mayang Sungsang II, sedangkan penarikan contoh pedagang pengumpul desa sebanyak 8 orang dengan penetapan sampel sebanyak 2 orang dan pedagang pengumpul kecamatan sebanyak 4 orang dengan penetapan sampel 2 orang. Hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan sebagai berikut : 1. Sistem saluran pemasaran kelapa dalam terdapat 2 (dua) saluran. 2. Farmer’s share yang diterima masing-masing saluran pemasaran yaitu 46,67 persen untuk saluran I dan 56,00 persen untuk saluran II. 3. Besarnya marjin pemasaran yang diterima adalah pada pedagang pengumpul desa adalah Rp. 300,00 per butir dan pada pedagang pengumpul kecamatan adalah sebesar Rp. 500,00 per butir untuk saluran I, sedangkan pada saluran II margin yang diterima adalah sebesar Rp. 550,00 per butir untuk pedagang besar kapal. 4. Tingkat efisiensi pemasaran kelapa dalam di Desa Sungsang II terdapat pada saluran II.
Model Komparatif Penggunaan Faktor Produksi Petani Swadaya dan Plasma Pada Usaha Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Musi Banyuasin Lifianthi Lifianthi; Selly Oktarina
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.01 KB) | DOI: 10.48093/jimanggis.v2i2.69

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Musi Banyuasin, dengan sampel petani kelapa sawit yang diusahakan oleh petani swadaya dan plasma. Hasil penelitian yang diperoleh menyimpulkan, terdapat perbedaan tingkat produksi dan produktivitas usahatani kelapa sawit yang diusahakan oleh petani swadaya dan plasma, hal ini dikarenakan adanya sistem pola pengusahaan yang dilakukan antara petani swadaya dan plasma yang berbeda. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi petani swadaya di Kabupaten Musi Banyuasin adalah luas lahan, jumlah penggunaan pupuk dan penggunaan herbisida. Petani plasma faktor yang mempengaruhi adalah penggunaan pupuk Urea. Pendapatan yang diperoleh dari petani plasma lebih besar dibandingkan pendapatan yang diterima petani swadaya. Hal ini menunjukkan pengelolaan usahatani dan penggunaan faktor poduksi yang tepat dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas TBS. Implikasi kebijakannya adalah upaya peningkatan produktivitas TBS di kebun swadaya dan plasma, melalui perbaikan tata cara budidaya tanaman kelapa sawit dengan cara memperbaiki dan mengintensifikasi pemeliharaan kebun, dan melakukan pemupukan yang teratur sesuai dengan dosis yang sudah direkomendasikan. Usaha perkebunan yang sudah waktunya diremajakan, perlu diupayakan agar menggunakan bibit unggul yang potensi produktivitasnya tinggi, seperti bibit varietas Pisifera dan Tenera. Penetapan harga TBS oleh pemerintah yang wajar dan adil bagi kedua belah pihak, sehingga dapat membantu memperkuat posisi tawar petani. Diperlukan kerjasama antara perusahaan inti dan pemerintah dalam membangun, memelihara dan memperbaiki infrastuktur transportasi yang digunakan untuk mengangkut TBS agar lancar distribusi dan pemasarannya. Pemberdayaan dan peningkatan kualitas SDM, kelembagaan kelompok pekebun dan koperasi agar dapat melakukan kerjasama, bersinergi dengan petani dalam mengelola kelapa sawit agar dapat senantiasa menghasilkan produksi yang mendekati potensi tertingginya.