cover
Contact Name
Yudhi Zuriah Wirya Purba
Contact Email
jimanggis.journal@gmail.com
Phone
+6281315545733
Journal Mail Official
jimanggis.journal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sultan Muh. Mansyur Kebon Gede, kelurahan 32 Ilir Palembang 30145
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
ISSN : 27761088     EISSN : 2776107X     DOI : https://doi.org/10.48093/jimanggis.v1i1
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) adalah jurnal ilmiah yang concern dalam penelitian teoritik dan masalah-masalah seputar bidang manajemen agribisnis. Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) dikelola dan diterbitkan oleh Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti. Artikel yang dimuat dalam jurnal Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) adalah penelitian asli dalam bidang pertanian dan manajemen agribisnis yang meliputi pengadaan, penyaluran sarana produksi hingga pemasaran produk-produk pertanian dan agroindustri yang berkaitan satu dengan lainnya. Semua artikel penelitian yang dikirimkan harus ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Terbit setiap 6 bulan sekali, bulan Juni dan Desember.
Articles 89 Documents
ANALISIS PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI USAHATANI KARET (Hevea brasiliensis) DI DESA RENGAS I KECAMATAN PAYARAMAN KABUPATEN OGAN ILIR Oktariani, Lisna; Fauzi, Ahmad Fauzi
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i1.295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor - faktor yang mempengaruhi produksi usahatani dan menghitung besarnya pendapatan usahatani karet dibandingkan dengan UMR Kabupaten Ogan Ilir dan UMR Provinsi Sumatera Selatan. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simple random sampling dan diolah menggunakan alat bantu aplikasi SPSS lalu di interpretasikan. Variabel luas lahan, usia tanaman, usia petani, jumlah herbisida, dan jumlah pupuk kandang secara simultan atau bersama- sama berpengaruh terhadap tingkat produksi tanaman karet. Secara parsial variabel luas lahan dan jumlah pupuk kandang yang berpengaruh secara signifikan terhadap produksi tanaman karet. Pendapatan rata – rata yang diperoleh petani karet di Desa Rengas I Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan adalah sebesar Rp. 2.081.513,- /Ha/Bln. Jika dibandingkan dengan Upah Minimum Regional Kabupaten Ogan Ilir dan Upah Minimum Regional Provinsi Sumatera Selatan masing – masing sebesar Rp. 3.404.177,- /bln dan Rp. 3.677.591,- /bln maka pendapatan dari usahatani karet lebih kecil dibandingkan dengan UMR. Hal ini disebabkan oleh petani di desa tersebut tidak melakukan perawatan dan pemeliharaan tanaman karet sehingga hasil produksi karet rendah yang tentunya berdampak terhadap rendahnya pendapatan dari petani karet di daerah tersebut.
ANALISIS DISTRIBUSI PUPUK BERSUBSIDI DI DESA MUKTI JAYA KECAMATAN MUARA TELANG KABUPATEN BANYUASIN Thony Ak, Agoes; Ahmadi, Nur; Senor, I Wayan
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i1.298

Abstract

Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan Kebijakan Distribusi Pupuk Bersubsidi berdasarkan sistem Elektronik Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok di Desa Mukti Jaya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Metode survey adalah suatu metode penelitian untuk mendapatkan dan mengumpulkan data dari sejumlah petani contoh dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuisioner) yang disusun sesuai dengan kebutuhan data dan mengacu pada tujuan penelitian. Hasil analisa adalah pelaksanaan Distribusi Pupuk Bersubsidi berdasarkan sistem Elektronik Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok di Desa Mukti Jaya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin sudah berjalan relative baik. Musyawarah anggota kelompok tani dipimpin oleh ketua kelompok tani. Pertemuan pengurus kelompok tani untuk membahas dan merumuskan RDKK. Meneliti kelengkapan RDKK dan penandatanganan RDKK. Bentuk pengelolaan pupuk bersubsidi di Desa Mukti Jaya Kecamatan Muara Telang Kabupaten Banyuasin yaitu dengan melalui beberapa tahapan: a)Perencanaan yang dilakukan sebagai sarana awal dalam pencatatan jumlah dan takaran penyaluran pupuk hingga ketangan para petani, b)Penyaluran yang diawasi sesuai dengan permendag, c)Pengawasan yang bertujuan untuk efektifiitasan juumlah dan kebutuhan pupuk bersubsidi, d)Monitoring evaluasi penyediaan dan penyaluran melalui badan pengawasan e)Verifikasi penyaluran yaitu bentuk pendampingan penyaluran hingga dapat digunakan oleh para petani sesuai dengan kebutuhannya. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat direkomendasikan beberapa hal yaitu: 1)Pemerintah meningkatkan bekerja sama dengan penyuluh agar kelangkaan pupuk bersubsidi bisa diatasi oleh petani. 2)Kelompok tani harus mempunyai kesadaran agar pemakaian pupuk kimia dikurangi dan beralih ke pupuk organik yang diolah secara mandiri supaya kualitas tanah subur
EFEKTIVITAS KINERJA PENYULUH PERTANIAN DI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR Ningsih, Rini Dwi; Wirya Purba, Yudhi Zuriah; Saleh, Wardi
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i1.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis efektivitas kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ilir. 2) Menganalisis ukuran efektivitas kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ilir. 3) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian ini menggunakan metode survei. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, diperolah dengan cara menyebar kuisioner kepada responen penyuluh pertanian. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Pemilihan lokasi didasarkan pada pertimbangan bahwa di Kabupaten Ogan Komering Ilir memiliki potensi penyuluh cukup besar dalam mengembangkan pertanian secara keseluruhan sehingga dengan penelitian ini memberikan gambaran Efektivitas Kinerja Penyuluh. Berdasarkan hasil penelitian serta pembahasan yang telah diuraikan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa 1) Tingkat efektivitas kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ilir yaitu sebesar 90% atau berada pada kategori tinggi. 2) Nilai kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ilir yaitu rata-rata sebesar 23 atau kategori tinggi. 3) faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ilir yaitu umur, jumlah pelatihan, masa kerja dan jumlah petani binaan, namun faktor yang paling berpengaruh dan signifikan adalah umur dan masa kerja.
Kontribusi Curahan Tenaga Kerja Perempuan Terhadap Pendapatan Rumah Tangga di Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI Yuliani, Maulidia Tri; Purba, Khairul Fahmi; Tafarini, Meitry Firdha; Wardani, Azqia; Junaidi, Yulian; Huanza, M.; Lestari, Etika Fuji
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i2.337

Abstract

Perempuan memiliki peran yang tidak kalah pentingnya dibandingkan pria dalam rumah tangga. Kontribusi tenaga dan penghasilan perempuan sering kali tidak dipertimbangkan sehingga nilainya dalam mendukung pendapatan rumah tangga kurang diapresiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kontribusi curahan tenaga kerja perempuan terhadap pendapatan rumah tangga di Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara sensus yaitu melakukan wawancara pada semua anggota perempuan yang tergabung dalam unit usaha pembuat kemplang dan pengrajin purun. Total responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah 48 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan total rata-rata curahan waktu kerja prempuan untuk unit usaha pengrajin purun sebesar 2,6 jam perhari dan selama 1 minggu rata-rata bekerja selama 4,7 hari kerja dan unit usaha pembuat kemplang curahan waktu kerja lebih lama yaitu sebesar 4,6 jam per hari dan 5,8 hari kerja dalam 1 minggu. Kontribusi yang diberikan masih tergolong kecil karena dibawah 50% dari total pendapatan rumah tangga yaitu dari usaha pengrajin purun hanya sebesar 33,33% dan usaha pembuat kemplang memberikan kontribusi sebesar 40,71%. Temuan ini mengisyaratkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membantu pendapatan dan menopang ekonomi rumah tangga. Perlunya pemberdayaan perempuan untuk memposisikan peran perempuan pedesaan dalam kontribusi ekonomi rumahh tangga.
Analisis Pendapatan Usahatani Cabai Rawit Di Kecamatan Ternate Utara Kota Ternate Provinsi Maluku Utara Mahmud, Haris; Jainuddin, Jainuddin; Basuki, Natal; Syahroni, Syahroni
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i2.338

Abstract

Usahatani cabai rawit memiliki prospek yang cukup baik karena komoditas ini banyak dibutuhkan masyarakat sebagai penambah cita rasa makanan, dengan tingkat konsumsi yang terus naik setiap tahun seiring pertumbuhan jumlah penduduk. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pendapatan petani cabai rawit serta besarnya biaya pengolahan usahatani cabai rawit di Kecamatan Ternate Utara. Responden penelitian adalah petani yang tergabung dalam beberapa kelompok tani di Kelurahan Tubo, Kecamatan Ternate Utara. Analisis pendapatan dihitung dari selisih antara total penerimaan atau Total Revenue (TR) dengan total biaya atau Total Cost (TC). Rata-rata pendapatan usahatani cabai rawit yang diperoleh petani di Kecamatan Ternate Utara adalah sebesar Rp16.246.846 per hektar per musim tanam. Pendapatan tertinggi mencapai Rp44.150.000 per musim tanam, sedangkan pendapatan terendah sebesar Rp8.188.000 per musim tanam.
Analisis Kontribusi Usaha Ternak Sapi Potong Terhadap Pendapatan Keluarga Di Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Warsi, Warsi; Wirya Purba, Yudhi Zuriah; Saleh, Wardi; Ahmadi, Nur
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i2.339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi usaha ternak sapi potong terhadap pendapatan keluarga serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya di Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin. Latar belakang penelitian ini adalah kenyataan bahwa sebagian besar peternakan sapi di Indonesia masih dikelola oleh peternak rakyat berskala kecil dengan teknologi sederhana dan manajemen tradisional, sehingga kontribusinya terhadap kesejahteraan keluarga belum optimal. Kecamatan Banyuasin III dipilih secara purposive karena memiliki populasi sapi potong dan jumlah peternak yang tinggi serta potensi pengembangan yang besar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan survei. Data primer diperoleh melalui wawancara dan kuesioner terhadap 35 peternak yang dipilih secara purposive sampling dari lima desa, yaitu Pangkalan Balai, Langkan, Sidang Mas, Lubuk Saung, dan Terlangu. Data sekunder dikumpulkan dari instansi terkait seperti Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin serta Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data meliputi perhitungan kontribusi pendapatan usaha ternak sapi potong terhadap total pendapatan rumah tangga dan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan total rumah tangga peternak sebesar Rp56.808.902 per tahun, dengan rata-rata pendapatan dari usaha ternak sapi potong sebesar Rp18.904.545 per tahun atau berkontribusi 33,27% terhadap pendapatan rumah tangga. Faktor jumlah kepemilikan ternak, biaya produksi, pengalaman beternak, tingkat pendidikan, dan modal usaha berpengaruh signifikan terhadap kontribusi pendapatan usaha ternak sapi potong. Usaha ternak sapi potong di Kecamatan Banyuasin III memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber pendapatan utama melalui peningkatan manajemen, akses modal, dan teknologi modern
Analisis Konseptual Faktor Impor Beras Indonesia: Strategi Ekonomi Dan Peluang Bisnis Tafarini, Meitry Firdha; Bertliussaza, Bertliussaza; Amelia, Rossa; Panjaitan, Tia Greselina; Suhadi, Amanda Khairrani
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i2.344

Abstract

Beras merupakan bahan pangan pokok strategis bagi ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi Indonesia. Meskipun Indonesia dikenal sebagai negara agraris, produksi beras domestik belum mampu mencukupi kebutuhan nasional yang terus meningkat akibat pertumbuhan populasi, sehingga menimbulkan ketergantungan pada impor beras. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi impor beras Indonesia, mengevaluasi dampak pertumbuhan penduduk terhadap permintaan beras, serta mengidentifikasi strategi ekonomi dan peluang bisnis untuk mengurangi ketergantungan impor. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis untuk kebijakan pangan nasional dan membuka peluang bisnis di sektor pertanian. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data sekunder dari sumber referensi terpercaya melalui studi pustaka dan analisis SWOT. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pertumbuhan penduduk dan peningkatan permintaan beras berkontribusi signifikan terhadap tingginya impor, diperparah oleh ketidakseimbangan produksi domestik dengan konsumsi, harga beras tinggi, dan kurangnya diversifikasi pangan. Penelitian menyarankan penguatan diversifikasi pangan dan adopsi teknologi pertanian modern untuk meningkatkan efisiensi produksi. Kesimpulannya, pemerintah perlu mengimplementasikan kebijakan diversifikasi pangan dan mempercepat adopsi teknologi pertanian untuk mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Analisis Biaya Dan Pendapatan Petani Cabai Merah Keriting (Capsicum Annuum L.) Di Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin Thony Ak., Agoes; Kuwatno, Kuwatno; Sukardi, Sukardi; Tasrip, Muhammad; Andarastuti, Dhiary Yessi
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i2.348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelayakan usahatani cabai merah keriting berdasarkan perbandingan antara total penerimaan dan total biaya produksi melalui perhitungan R/C ratio. Komoditas cabai merah keriting dipilih karena merupakan salah satu produk hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang stabil sepanjang tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data primer melalui wawancara dan penyebaran kuesioner kepada 30 petani cabai merah keriting di Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menghitung biaya tetap, biaya variabel, total biaya produksi, penerimaan, keuntungan, serta efisiensi usaha (R/C ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi sebesar Rp104.259.930,00 per hektar, sedangkan rata-rata penerimaan mencapai Rp175.000.000,00 per hektar. Dengan demikian, diperoleh keuntungan sebesar Rp70.740.070,00 per hektar dan nilai R/C ratio sebesar 1,68. Nilai ini menunjukkan bahwa setiap satu rupiah biaya produksi menghasilkan penerimaan sebesar Rp1,68, sehingga dapat disimpulkan bahwa usahatani cabai merah keriting di Kecamatan Sembawa layak dan menguntungkan untuk diusahakan.
Analisis Faktor Mempengaruhi Produksi Usahatani Nanas ( Ananas Comosus ) Di Desa Senuro Barat Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Ahmadi, Nur; Naimah, Naimah
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i2.349

Abstract

Provinsi Sumatera Selatan sebagai salah satu daerah penghasil produksi nanas terbesar di Indonesia, berdasarkan data BPS Provinsi Sumatera Selatan produksi nanas tahun 2016 di Sumatera Selatan sebanyak 575.211 kuintal. Produksi terbesar nanas di Sumatera Selatan tersebar di beberapa kabupaten/kota antara lain yaitu Muara Enim, Prabumulih dan Ogan Ilir. Desa Senuro Barat merupakan salah satu desa di Kecamatan Tanjung Batu di Kabupaten Ogan Ilir yang memiliki usaha tani nanas. Lahan yang luas serta tanaman yang mudah hidup diberbagai jenis tanah membuat masyarakat Senuro Barat membudidayakan tanaman nanas. Kabupaten Ogan Ilir merupakan salah satu pemasok nenas dengan jumlah 20.379 kuintal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh luas tanam, luas panen, luas serangan pengendalian hama dan perlakuan pengendalian hama terhadap produksi usahatani nanas di Desa Senuro Barat dan Untuk menganalisis pendapatan usahatani nanas akibat pengendalian hama terpadu dan tidak ada pengendalian hama terhadap usahatani nanas. Hasil penelitian menunjukkan Variabel perlakuan PHT dan luas panen berpengaruh secara signifikan dan memiliki arah yang positif terhadap jumlah produksi usahatani nanas di Desa Senuro Barat Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir. Pendapatan petani usahatani nanas dengan PHT jauh lebih besar dibandingkan dengan petani dalam berusahatani yang tidak melakukan PHT. Pendapatan bersih petani usahatani nanas dengan PHT yaitu sebesar Rp 75.883.500 per hektar. Sementara pendapatan bersih petani usahatani nanas yang tidak melakukan PHT yaitu sebesar Rp 43.519.250 per hektar