cover
Contact Name
Arif Zainudin
Contact Email
ipi@upstegal.ac.id
Phone
+6288980867344
Journal Mail Official
cakrawala.upstegal@gmail.com
Editorial Address
Jl Halmahera Km 01, Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Cakrawala: Jurnal Pendidikan
ISSN : 18584497     EISSN : 25499300     DOI : https://doi.org/10.24905/cakrawala
Core Subject : Education,
Cakrawala: Jurnal Ilmu Pendidikan (P-ISSN:1858-4497, E-ISSN: 2549-9300) is a scholarly journal aimed to provide a platform for both established and early-career researchers. This journal accepts research-based papers from the fields of Teaching and Learning; Language and Literacy Education; and Applied Human Development in the Context of Schooling with submissions accepted throughout the year. It is published biannually, May and November, by Universitas Pancasakti Tegal, Indonesia. Papers are all subject to peer review before being accepted for inclusion. Contributions for future editions are welcome. Starting from Vol. 12 No. 1, Cakrawala has been accredited SINTA 3 by the Ministry of Research, Technology and Higher Education (Ristekdikti) of The Republic of Indonesia based on Director Decree No. 23/E/KPT/2019 dated 08 Agustus 2019. The Decree is as an achievement for the Peer-reviewed journal which has excellent quality in management and publication and is effective for 5 years until 2023.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 6 (2009)" : 3 Documents clear
Inovasi Manajemen Kurikulum Pendidikan Berorientasi ke Negara Maju Yuniarto
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 6 (2009)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.019 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v3i6.29

Abstract

Inovasi manajemen kurikulum pendidikan berorientasi ke negara majumerupakan upaya yang dilakukan oleh setiap komponen bangsa untukmeningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kualitas sumber daya manusia(human recources). Inovasi meliputi : keunggulan (relative advantage) sesuaidengan sistem nilai yang ada (compalibility), dapat digunakan / dimanfaatkan(complexity), dapat dicoba (iriability) serta dapat diamati (observability).Bagaimanakah palaksanaan inovasi manajemen kurikulum pendidikanberorientasi ke negara maju? Analisis dilakukan secara induktif kesimpulannyabahwa inovasi manajemen kurikulum pendidikan berorientasi ke negara maju,mengacu pada negara-negara yang telah terbukti kecanggihannya dibidang ilmupengetahuan dan teknologi (iptek). Imlementasinya dalam bentuk transferkurikulum dan sumber daya manusia (SDM) serta tukar menukar pelajar,mahasiswa, dosen bahkan pekerja agar terjadi transformasi budayakerja keras,budaya ingin tau, budaya pengembangan iptek sehingga tercipta atmosfir untukmengejar ketertinggalan dari negara-negara maju tersebut.Bangsa Indonesia belum terlambat untuki melakukan inovasi manajemenkurikulum pendidikan berorientasi ke negara maju menuju kehidupan peradabanmodern yang serba canggih tanpa mengeliminasi jati diri bangsa. Transferkurikulum pendidikan akan mendukung cita-cita bangsa yakni terbentuknyamanusia Indonesia seutuhnya dalam wadah NKRI yang berdasarkan Pancasila.Hasil pendidikan tetap mencakup ketiga komponen Taxonomi Bloom yaknipengetahuan (knowledge), sikap (attitude) dan ketrampilan (skill).
Perbandingan Antara Metode Konstekstual Tipe CTL dengan Metode Kooperatif Tipe TGT Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa dalam Mata PElajaran Ekonomi Kelas X SMA N 01 Bulakamba Kabupaten Brebes Dewi Amaliah Nafiati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 6 (2009)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.34 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v3i6.30

Abstract

Permasalahan ini adalah “Apakah ada perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar menggunakan metode kontekstual tipe CTL dengan metode kooperatif tipe TGT pada mata pelajaran ekonomi pada siswa kelas X SMA Negeri 01 Bulakamba Kab. Brebes tahun pelajaran 2008/2009? Tujuannya adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar ekonomi menggunakan metode kontekstual tipe CTL dengan metode kooperatif tipe TGT pada siswa kelas X SMA Negeri 01 Bulakamba Kab. Brebes tahun pelajaran 2008/2009. Untuk menjawab pertanyaan tersebut diajukan jawaban sementara yaitu ada perbedaan tingkat prestasi belajar ekonomi antara siswa yang diajar dengan menggunakan metode kontekstual tipe TGT dengan yang diajar menggunakan metode kooperatif tipe TGT . Hal ini menunjukan bahwa penggunaan metode pembelajaran kontekstual tipe CTL sangat efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Guna membuktikan membuktikan hipotesis tersebut dilakukan penelitian terhadap sampel siswa sebanyak 74 siswa sebagai responden, 37 siswa kelompok eksperimen dan 37 siswa kelompok kontrol. Berdasarkan dari hasil analisis yang menggunakan perhitungan uji t dapat bahwa t hitung sebesar 3,00 yang ada pada daerah penolakan Ho untuk untuk taraf signifikan 1% dan dk 68 diperoleh t table sebesar 2,382, karena t hitung lebih besar dibandingkan t table maka terdapat perbedaan rata-rata prestasi belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, sedangkan rata-rata nilai yang diperoleh kelas eksperimen sebesar 79,49 dan kelas kontrol sebesar 73,24. Keberhasilan prestasi belajar yang dicapai siswa yang diajar menggunakan metode pembelajaran kontekstual tipe CTL lebih baik dari pada siswa yang tidak diajarkan menggunakan metode pembelajaran tipe CTL(metode kooperatif tipe TGT) menunjukan betapa besar manfaat penggunaan metode pembelajaran kontekstual tipe CTL.
Kemandirian Masyarakat Miskin Tity Kusrina
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 6 (2009)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.587 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v3i6.31

Abstract

Perkembangan struktur masyarakat saat ini semakin tidak jelas akibat kondisi ekonomi yang menjadi sandaran hidup berjalan tanpa dapat dikontrol dengan acuan yang telah direncanakan. Kesalahan manajemen dalam memberdayakan masyarakat kurang mampu berdampak semakin meluasnya jumlah orang-orang yang hidup dalam kekurangan. Akibat terbiasnya dalam hidup miskin serta sulitnya mencari pemecahan untuk segera keluar dari permasalahan.permasalahan yang dihadapi adalah mampukah rakyat miskin mau mengelola kegiatan sendiri, siapa yang akan membimbing usaha-usaha agar bantuan yang diberikan kepada mereka dapat memberi keuntungan baginya. Tujuan utama adalah membantu modal kerja bergulir bagi upaya peningkatan pendapatan secara berkelanjutan dan hibah bagi pembangunan/perbaikan prasarana dan sarana dasar lingkungan

Page 1 of 1 | Total Record : 3