cover
Contact Name
Fadly Umar
Contact Email
mppk.journal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmppk@gmail.com
Editorial Address
Jl. Singgani No.6, Mamboro, Palu Utara, Palu City, Central Sulawesi 94145
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Penelitian Kebidanan
ISSN : 26157624     EISSN : 26208717     DOI : -
Core Subject : Health,
Media Publikasi Penelitian Kebidanan periodic scientific journal that is published byInstitut Graha Ananda Palu. with ISSN Number: 2620-8717 (Online) | 2615-7624 (Print). Welcomes and invites original research article in midwifery, including : Birth | Pregnancy | Newborn | Adolescence | Family Planning | Climacterium | Midwifery Community | Education in midwifery | complementary therapy in midwifery
Articles 78 Documents
Aplikasi Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Pada Kehamilan Dengan Metode Teorema Bayes: Expert System Applications To Diagnose Diseases in Pregnancy Using Bayes' Theorem Method Eki Nawang Wulandari; Muh Risal; Roman Mustika Ayu
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 2 No. 1: MARET 2019
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.144 KB) | DOI: 10.55771/mppk.v2i1.12

Abstract

Pendahuluan : Pada saat ini penyakit kehamilan dapat diketahui melalui konsultasi pada dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang membutuhkan waktu tidak singkat. Salah satu masalah yang dihadapi oleh ibu hamil pada masa kehamilannya yaitu kurangnya informasi mengenai kesehatan pada ibu hamil (Frieyadie & Aryanti, 2013). Sistem pakar adalah cabang kecerdasan buatan yang menggunakan pengetahuan/knowledge khusus untuk memecahkan masalah pada level human expert/pakar(Giarratano dan Riley,1994). Sistem pakar banyak dikembangkan dalam berbagai ilmu, salah satu diantaranya dalam bidang kedokteran untuk melakukan diagnosa penyakit. Metode :Pada penelitian ini dengan menggunakan metode studi literature, yaitu dengan menalisis literature-literatur yang telah dipilih dari berbagai sumber yang berbasis online. Hasil : Dari 6 jurnal yang digunakan terbukti bebrbagai aplikasi dengan metode yang berbeda-beda dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit dalam kehamilan. Kesimpulan : dengan adanya aplikasi system pakar ini diharapkan dapat dengan cepat mendeteksi penyakit dalam kehamilan, sehingga ibu hamil dapat segera diberikan pengebotan oleh dokter.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perdarahan Pada Ibu Post Partum Di Rsup Wahidin Sudirohusodo Makassar: Factors Associated with Bleeding in Post Partum Mothers at Wahidin Sudirohusodo Hospital Makassar Musannah Hidayati; Risna Febrianty; Andi Syamsul Bahri; Anas Budi
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 2 No. 1: MARET 2019
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.08 KB) | DOI: 10.55771/mppk.v2i1.13

Abstract

Kematian ibu secara tidak langsung disebabkan oleh empat terlalu (terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering melahirkan dan terlalu jauh jarak kelahiran). Data WHO (World Health Organisation) menunujukkan 25% kematian maternal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perdarahan post partum di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusudo Makassar tahun 2011. Jenis penelitian kuantittaif survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar pada bulan Agustus tahun 2012. Responden dalam penelitian ini adalah semua ibu post partum dan tercatat dalam buku register sebanyak 152 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yitu check list dengan mengambil data dari rekam medik. Analisis data penelitian secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Temuan penelitian ini adalah ada hubungan yang sangat bermakna antara umur ibu, paritas, dan jarak dengan perdarahan post partum. Sehingga perlunya penyuluhan yang intensif tentang pentingnya mengetahui umur ibu baik berisiko, (4 Terlalu) yang menyebabkan perdarahan post partum sehingga penting untuk menjalankan program Keluarga Berencana (KB) untuk menunda dan menjarangkan kehamilan.
Profil Mikroorganisme Pada Apusan Vagina Pasien Abortus Di Rsu Anutapura Palu: Microorganism Profile Of Vaginal Split Of Abort Patients In Anutapura Rsu Palu Andi Kartiani; Yuni Kritiani Tuman
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 2 No. 1: MARET 2019
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.294 KB) | DOI: 10.55771/mppk.v2i1.14

Abstract

Abortus adalah ancaman atau pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan atau kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Abortus yang berlansung tanpa tindakan disebut abortus spontan, sedangkan abortus yang terjadi dengan sengaja dilakukan disebut provokatus. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil mikroorganisme pada apusan vagina pasien abortus di RSU Anutapura Palu. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional study dengan tujuan menganalisis fakta dan data-data yang diperlukan untuk mendukung pembahasan penelitian, dalam memecahkan dan menjawab pokok permasalahan. Penelitian dilakukan pada tanggal 01 April sampai dengan tanggal 31 Mei Tahun 2017 di RSU Anutapura Palu. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang terdiagnosa abortus yang berada di ruang kebidanan RSU Anutapura Palu Bulan April sampai Mei Tahun 2017 sebanyak 210 orang. Teknik pemilihan sampel yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu simple random sampling. Teknik pengmpulan data dengan eksplorasi dari rekam medik, melakukan wawancara, mengisi lembar observasi dan mengambil apusan vagina dengan teknik swab vagina terhadap pasien yang telah bersedia menjadi responden. Hasil penelitian di RSU Anutapura Palu menunjukkan bahwa secara umum ditemukan adalah diagnosa abortus inkomplit. Jenis mikroorganisme yang ditemukan adalah bakteri, berdasarkan sifat pewarnaan terbanyak ditemukan adalah basil gram (-) dengan sel vagina normal dan berdasarkan tes biokimia ditemukan terbanyak adalah jenis bakteri Pseudomonas Aeroginosa.
Faktor Resiko Kejadian Seksio Caesare Di Rumah Sakit Undata Palu: Risk Factors Of Section Caesare Event In Hospital Undata Palu Mansyur Sididi; Ayu Puspita Sari; Nildawati Nildawati
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 2 No. 1: MARET 2019
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.589 KB) | DOI: 10.55771/mppk.v2i1.15

Abstract

Persalinan seksio caesarea (SC) adalah suatu pembedahan guna melahirkan janin lewat insisi pada abdomen dan uterus. Berdasarkan data awal yang diperoleh 257 ibu yang bersalin dengan normal dan 189 (73,0%) diantaranya bersalin dengan kasus seksio caesarea. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko kejadian seksio caesarea di Rumah Sakit Undata Palu Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan case control. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2017 yang berlokasi di Rumah Undata Palu. Populasi peenlitian ini adalah semua ibu hamil yang melahirkan dan tercatat dalam rekam medik dan data tentang variabel yang akan diteliti di di Rumah Sakit Undata Palu selama Tahun 2017 sebanyak 249 orang. Sampel sebanyak 100 orang yang memenuhi kriteria inklusi secara purposive sampling. Pengumpulan data dengan data sekunder yang diperoleh dari bagian Rekam Medik Rumah Undata Palu Tahun 2017. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa paritas ibu ≥ 3 kali merupkan faktor risiko terhadap kejadian seksio caesarea dengan besar risiko 3.348 kali lebih tinggi dibanding paritas ibu < 3 kali. Kadar Hb < 11 gr% merupakan faktor risiko terhadap kejadian SC dengan besar risiko 5.515 kali lebih tinggi dibanding kadar Hb ≥ 11 gr%. Ketuban pecah dini negatif merupakan faktor risiko kejadian terhadap SC dengan besar risiko 2.000 kali lebih tinggi dibanding ketuban pecah dini negatif. Cara datang ke RS dengan surat rujukan merupakan faktor risiko kejadian SC dengan besar risiko 2.786 kali dibanding dengan datang ke Rumah Sakit tanpa surat rujukan. TD >140/90 mmHg merupakan faktor risiko terhadap kejadia SC dengan besar risiko 1.621 kali dibanding dengan ≤ 140/90 mmHg. Diharapkan bagi ibu yang mempunyai paritas > 3 kali hamil sebaiknya agar mengurangi kehamilannya dengan cara menggunkan program KB dan ibu hamil yang sudah memasuki tahap trimester ke III sebaiknya rutin untuk melakukan pemeriksaan kehamilan agar tanda bahaya dalam kehamilan dapat di kenali lebih dini.
Pengaruh Pemberian Holothuria Scabra Terhadap Kadar Docosahexaenoic Acid Pada Air Susu Ibu Dengan Persalinan Preterm: The Influence Of Holothuria Scabra On The Level Of Docosahexaenoic Acid In Breast Milk To Preterm Birth Iis Afrianty; Yuniarti Eka Saputri
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 2 No. 1: MARET 2019
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.156 KB) | DOI: 10.55771/mppk.v2i1.16

Abstract

Bayi preterm membutuhkan Air Susu Ibu (ASI) dengan kadar Docoxahexaenoic Acid (DHA) yang lebih tinggi untuk mengimbangi kekurangan DHA yang dapat mengurangi resiko gangguan inflamasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pemberian Holothuria scabra terhadap kadar DHA pada ASI dengan persalinan preterm. Jenis penelitian quasi eksperimental dengan rancangan pre-posttest with control group design. Sampel dalam penelitian ini ibu postpartum dengan persalinan preterm sebanyak 40 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Ibu postpartum yang diberikan kapsul Holothuria scabra adalah kelompok intervensi dan ibu postpartum yang tidak diberikan kapsul Holothuria scabra adalah kelompok kontrol. Pengambilan sampel ASI pre-test masing-masing kelompok pada hari ketujuh kemudian diambil kembali tujuh hari kemudian sebanyak 3 cc. Pemberian intervensi dilakukan selama 7 hari/sampel dengan dosis 3 kali sebanyak 2 kapsul sehari. Sampel ASI akan diperiksa dengan Human DHA ELISA kit. Analisa yang digunakan menggunakan Uji Mann Whitney dan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kadar DHA antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan p-value 0,006. Setelah intervensi diperoleh rata-rata peningkatan 187.02 ug/ml pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebesar 7.05 ug/ml. Nilai maximum kadar DHA terdapat pada kelompok intervensi dengan nilai 1151,04 ug/ml. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kelompok yang diberikan kapsul Holothuria scabra lebih efektif peningkatan kadar DHA dibandingkan tanpa diberikan kapsul Holothuria scabra. Kapsul Holothuria scabra dapat membantu mempengaruhi peningkatan kadar DHA pada ASI dengan persalinan preterm.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Siswi Kelas I Smk 6 Jurusan Keperawatan: The Effect Of Health Education On The Level Of Adolescent Reproductive Health Knowledge In Class I Students Of Vocational School 6 Department Of Nursing Evi Kurniasari; Anas Budi; Muhammad Rizal; Adrian Salih
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 2 No. 2: SEPTEMBER 2019
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.101 KB) | DOI: 10.55771/mppk.v2i2.17

Abstract

Pengetahuan remaja terkait menstruasi dan seksualitas masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pada siswi kelas I jurusan kebidanan SMK 6 jurusan keperawatan. Desain penelitian Pre experimental dengan pendekatan one group pre test and post test desing. Penelitian ini, tidak ada kelompok pembanding (Kontrol) tetapi sudah dilakukan pertama (Pretest) yang memungkinkan dapat menguji perubahan yang terjadi setelah intervensi. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswi kelas I jurusan kebidanan SM K6 jurusan keperawatan. Penelitian memilih sampel dari semua siswi kelas I jurusan kebidanan, sesuai dengan kriteria inklusi sehingga sampel yang diambil dapat mewakili karakteristik populasi yang diinginkan. Penelitian ini dilakukan di SMK 6 jurusan keperawatan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember tahun 2017 Pengolahan data dilakukan dengan cara manual yang selanjutnya diolah menggunakan bantuan komputer. Penelitian ini dilaksanakan di SMK 6 jurusan keperawatan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21 sampai dengan 29 Desember 2017 di SMK6 jurursan keperawatan. Temuan penelitian ini menunjukkan pendidikan kesehatan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja perempuan SMK 6 jurusan keperawatan tahun 2017dengan nilai p yang bernilai 0,000 < a 0,05. Artinya dengan derajat kepercayaan sebesar 95 % yang berarti terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pada siswi kekis I jurusan kebidanan SMK 6 jurusan keperawatan tahun 2017. Diharapkan remaja perlu diberikan informasi kesehatan reproduksi untuk meningkatkan pengetahuan mengingat fungsi organ reproduksi sangat penting bagi kesehatan diri sendiri dan berlangsungnya generasi.
Hubungan Usia Nikah Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Dan Personal Hygiene Dengan Kejadian Displasia Serviks Melalui Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Di Desa Wani: The Correlation Of The Marriage Age Hormonal Contraception Use And Personal Hygiene With The Cervikal Dysplasia Incidence Through The Inspection Of Visual Asetat Acid (VAA) Wani Village Center Andi Kartiani; Sa’diah Irsan
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 2 No. 2: SEPTEMBER 2019
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.327 KB) | DOI: 10.55771/mppk.v2i2.19

Abstract

Di Negara berkembang termasuk Indonesia kanker serviks merupakan penyebab kematian terbanyak dan diperkirakan setiap tahun dijumpai 500.000 penderita baru di seluruh dunia khususnya dinegara berkembang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia nikah, penggunaan kontrasepsi hormonal, dan personal hygiene dengan kejadian displasia serviks melalui pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) di wilayah Puskesmas Desa Wani. Desain penelitian ini berupa cross sectional. Sampel adalah Ibu yang menggunakan kontrasepsi hormonal sebanyak 62 orang yang diambil secara purposive sampling. Data dianalisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden yang usia nikah dini 53 orang (85,5%), pengunaan kontrasepsi hormonal yang berisiko 46 orang (74,2) dan personal hygiene kurang 59 orang (95,2%) sementara usia nikah yang ideal 9 orang (14,5%), pengguna kontrasepsi yang tidak berisiko 16 orang (25,8%), dan personal Hygiene baik hanya 3 orang (4,8%). Berdasarkan hasil uji Chi-Square ada hubungan usia nikah dengan kejadian displasia serviks (p=0,002). Namun didapatkan tidak ada hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian displasia serviks (p=0,1000). Juga tidak ada hubungan antara personal hygiene dengan kejadian displasia serviks (p=0,1000). Pernikahan pada usia dini < 20 tahun dengan penggunaan kontrasepsi hormonal > 4 tahun dan personal hygiene yang kurang dapat memicu terjadianya displasia serviks.
IVA Terhadap Deteksi Dini Kanker Serviks Pada Wanita Pekerja Seks Komersial Di Kota Palu: VIA To The Early Detection Of Cervical Cancer Women In Commercial Sex Workers In Palu Yuni Kritiani Tuman; Dela Safitri; Andi Kartiani
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 2 No. 2: SEPTEMBER 2019
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.754 KB) | DOI: 10.55771/mppk.v2i2.20

Abstract

Inspeksi visual asam asetat (IVA) salah satu metode deteksi dini kanker serviks dengan menggunakan asam asetat 3-5% pada inspekulo dan dilihat pada pengamatan langsung. Deteksi dini metode IVA merupakan alternatif dari Papsmear karena biaya murah, praktis dan sangat mudah untuk dilakukan oleh tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui efektivitas inspeksi visual asam asetat (IVA) terhadap deteksi dini kanker serviks pada pekerja seks komersial (PSK) di kota Palu. Metode penelitian uji diagnostik desain cross sectional study dengan jumlah sampel 31 responden pekerja seks komersial yang berada di Pusat Pelayanan Satuan Karya Wanita Mattiro Deceng Palu. Pemilihan responden sesuai dengan kriteria inklusi dan kriteria ekslusi yang telah ditetapkan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukan umur 20-35 tahun terdeteksi positif pada deteksi dini kanker serviks 6(54,5%) pemeriksaan papsmear dan 7(63,6%) pemeriksaan IVA. Kelompok paritas 1-3 terdeteksi 6 (54,5%) positif pada pemeriksaan papsmear dan 6 (54,5%) positif pada pemeriksaan IVA. lama bekerja selama 5 tahun positif Papsmear yaitu 7(63,6%) lama bekerja 6-10 tahun positif yaitu 6(54,5%). uji diagnostik diperoleh nilai Sensitifitas 36,36%, Spesifisitas 65,00%, nilai duga positif 36,36%, nilai duga negative 65,00%. Dapat disimpulkan bahwa tes IVA memiliki sensitifitas dan spesifisitas yang rendah sehingga tidak efektif digunakan untuk pemeriksaan deteksi dini kanker serviks pada pekerja seks komersial.
Pengetahuan Dan Pola Asuh Terhadap Perkembangan Anak Pra Sekolah Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Malei Kabupaten Poso: Knowledge and Parenting on DevelopmentPre-School Children in Posyandu Work AreaMalei Public Health Center, Poso Regency Nur Mila Sari; Sadli Syam; Multy Syadam
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 2 No. 2: SEPTEMBER 2019
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.068 KB) | DOI: 10.55771/mppk.v2i2.21

Abstract

Inspeksi visual asam asetat (IVA) salah satu metode deteksi dini kanker serviks dengan menggunakan asam asetat 3-5% pada inspekulo dan dilihat pada pengamatan langsung. Deteksi dini metode IVA merupakan alternatif dari Papsmear karena biaya murah, praktis dan sangat mudah untuk dilakukan oleh tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui efektivitas inspeksi visual asam asetat (IVA) terhadap deteksi dini kanker serviks pada pekerja seks komersial (PSK) di kota Palu. Metode penelitian uji diagnostik desain cross sectional study dengan jumlah sampel 31 responden pekerja seks komersial yang berada di Pusat Pelayanan Satuan Karya Wanita Mattiro Deceng Palu. Pemilihan responden sesuai dengan kriteria inklusi dan kriteria ekslusi yang telah ditetapkan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukan umur 20-35 tahun terdeteksi positif pada deteksi dini kanker serviks 6(54,5%) pemeriksaan papsmear dan 7(63,6%) pemeriksaan IVA. Kelompok paritas 1-3 terdeteksi 6 (54,5%) positif pada pemeriksaan papsmear dan 6 (54,5%) positif pada pemeriksaan IVA. lama bekerja selama 5 tahun positif Papsmear yaitu 7(63,6%) lama bekerja 6-10 tahun positif yaitu 6(54,5%). uji diagnostik diperoleh nilai Sensitifitas 36,36%, Spesifisitas 65,00%, nilai duga positif 36,36%, nilai duga negative 65,00%. Dapat disimpulkan bahwa tes IVA memiliki sensitifitas dan spesifisitas yang rendah sehingga tidak efektif digunakan untuk pemeriksaan deteksi dini kanker serviks pada pekerja seks komersial.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Ambulasi Dini Pada Ibu Pascapartum Di Ruang Rawat Inap Rsud Undata Palu: Factors Associated with the Implementation of Early Ambulation in Postpartum Mothers in the ICU Stay at Undata Hospital Palu Jenita Jenita; Ermawati Uki
Media Publikasi Penelitian Kebidanan Vol. 2 No. 2: SEPTEMBER 2019
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.909 KB) | DOI: 10.55771/mppk.v2i2.22

Abstract

Para ibu pasca melahirkan rentan khawatir terhadap gerakan-gerakan yang akan menimbulkan dampak negatif. Padahal, apabila ibu bersalin melakukan ambulasi dini, hal tersebut dapat memperlancar terjadinya proses involusi uteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan ambulasi dini pada ibu pascapartum. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel berjumlah 35 orang melalui purposive sampling. Instrumen penelitian dengan menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi. Berdasarkan hasil uji Fischer’s exact test dengan taraf kesalahan (α)=0,05 diperoleh nilai p=0,006 untuk pengetahuan, nilai p=0,000 untuk bimbingan perawat/bidan, nilai p=0,001 untuk jenis pertolongan persalinan dan nilai p=0,003 untuk dukungan keluarga. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, bimbingan perawat/bidan, jenis pertolongan persalinan dan dukungan keluarga dengan pelaksanaan ambulasi dini pasca partum.