cover
Contact Name
Adolf Situmorang
Contact Email
teknika@usm.ac.id
Phone
+628122003033
Journal Mail Official
teknika@usm.ac.id
Editorial Address
Jl.Soekarno-Hatta, Tlogosari. Semarang, Jawa-Tengah, Indonesia Telp: 024-6702757; fax: 024-6702272
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknika
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14104202     EISSN : 25808478     DOI : 10.26623/teknika.v17i1.3127
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Teknika merupakan jurnal untuk menyebarluaskan hasil penelitian atau pemikiran dibidang Teknik Sipil. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ini difokuskan pada bidang Teknik Sipil dan Rekayasa. Dosen, mahasiswa, dan peneliti diharapkan dapat memanfaatkan jurnal ini untuk berbagi pengetahuan hasil penelitian atau pemikirannya.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2014): Oktober" : 5 Documents clear
KARAKTERISTIK DINAMIK PELAT LANTAI SEMI PRECAST DENGAN PERKUATAN SHEAR CONNECTOR Trias Widorini
Teknika Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.011 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v9i2.476

Abstract

Abstrak: Pelat lantai bertingkat sederhana biasanya dikerjakan dengan sistem monolit yang memerlukan bekisting dan juga perancah. Salah satu cara yang diperkenalkan kepada masyarakat adalah menggunakan sistem semi pracetak. Dalam sistem ini struktur dibagi menjadi panel-panel kecil agar memungkinkan untuk dikerjakan tanpa bantuan alat berat. Penelitian dilakukan pengujian dinamik menggunakan mesin penggetar yang diletakkan di tengah bentang. Pengujian dilakukan terhadap 4 buah benda uji berupa panel pelat lantai, yang terdiri dari 2 buah pelat monolit dan 2 buah pelat komposit, dengan ukuran panjang 3000 mm, dan  tinggi yang sama yaitu 120 mm serta dengan lebar masing-masing 200 mm  dan 400 mm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa frekuensi alami sistem struktur baik pelat monolit maupun pelat komposit yang yang rusak mempunyai frekuensi alami yang lebih kecil. Hasil eksperimen mode displacement menunjukkan hasil bahwa pelat yang ada kerusakan mempunyai displacement lebih besar. Kata Kunci : panel semi pracetak, shear connector, beban dinamik, frekuensi alamiAbstract: A building floor is usually made of with a simple monolith system which needs concrete formwork. One alternative that is introduced to the public is using the semi-precast system. In this system structure is divided into smaller panels to make it possible to do without heavy equipment. In this study the dynamic testing using a vibrator machine that is put in the mid-span. This test consists of 4 pieces of the specimen plate panel, which consists of 2 monolith plates and 2 composite plate (semi precast), with a length of 3000 mm, and the same height is 120 mm and a width of each 200 mm  and 400 mm. The results showed that the natural frequency of the system structure damaged had a smaller natural frequency. The displacement mode experimental results showed that plate damage had a larger displacement.  Keywords: semi-precast panels, shear connectors, dynamic loads, natural frequency 
Perencanaan Jembatan Rangka Baja Lengkung Sendang Mulyo di Kota Semarang Noer Himawan; Febru Handoyo; Agus Muldiyanto; Supoyo Supoyo
Teknika Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.878 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v9i2.757

Abstract

 Abstrak Jaringan jalan yang merupakan sarana utama transportasi darat menjadi sangatpenting adanya, karena seperti kita ketahui jalan adalah urat nadi perekonomian, sedangkanekonomi yang meningkat sangat diperlukan sebagai penunjang dalam pembangunan. Jembatanyang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari jaringan jalan itu sendiri, ikut pula berperan.Jalan yang baik tidak ada artinya apabila jembatan – jembatan yang ada di ruas jalan tersebutbelum memadai sesuai dengan kebutuhannya. Dewasa ini keadaan jaringan jalan di Indonesiamasih ditandai oleh adanya kemacetan – kemacetan lalu lintas, terutama didaerah – daerah yangsudah berkembang seperti di kota-kota besar. Terbaurnya peranan fungsi jalan arteri , kolektor danlokal , menyebabkan tingkat kepadatan arus lalu lintas juga semakin tinggi. Akibatnya jalan – jalantersebut tidak berfungsi secara efisien. Salah satu alternatif pemecahannya yaitu denganmeningkatkan fasilitas dan kemampuan jaringan jalan , baik dengan membangun jalan baru ,memperlebar ruas jalan yang sudah ada, meningkatkan kelas jalan dan dengan meningkatkankemampuan jembatan untuk menunjang kelancaran arus lalu lintas.  Abstrack The road network which is the main means of land transportation becomes very significant,because as we know the road is the lifeblood of the economy, while increasing economicindispensable as supporting the development. The bridge is an integral part of the road network itself,were also instrumental. Good roads are meaningless if the bridge - the bridge in these roads have notbeen adequately according to their needs. Today the state of the road network in Indonesia is stillcharacterized by the presence of congestion - traffic jams, especially the area - an area that hasdeveloped as in big cities. Terbaurnya role function arterial, collector and local, causing the level oftraffic density is also higher. As a result the road - the road is not functioning efficiently. Onealternative solution is to improve the facilities and capabilities of the road network, either by buildingnew roads, widening existing roads, improving road class and by increasing the ability of the bridge 
PERBANDINGAN ANALISIS STRUKTUR GEDUNG FAKULTAS PSIKOLOGI USM (EMPAT LANTAI GEDUNG T) MENGGUNAKAN SNI GEMPA 03-1726-2002 DENGAN SNI GEMPA 03-1726-2012 Bambang Purnijanto; Mukti Wiwoho; Ngudi Hari Crista
Teknika Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2475.556 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v9i2.479

Abstract

Peraturan perencanaan struktur gedung tahan gempa di Indonesia mengalami perkembangan, maka SNI 03-1726-2002 direvisi menjadi SNI03-1726-2012. Oleh sebab suatu peraturan gempa terbaru muncul dan diberlakukan, maka hal tersebut mengakibatkan perlunya revisi atau peninjauan ulang bangunan-bangunan yang sudah berdiri untuk dikaji ulang menggunakan peraturan terbaru. Masalah yang akan ditinjau adalah besar perbedaan gaya gempa yang terjadi antara SNI 03-1726-2002 dengan RSNI 03-1726-2012, dan bagaimana perilaku struktur bangunan jika dikenakan beban gempa berdasarkan SNI 03-1726-2002 dengan RSNI 03-1726-2012. Batasan masalah penelitian ini adalah bangunan gedung yang akan dikaji gedung kuliah Fakultas Psikologi Universitas Semarang (empat lantai Gedung T); gaya dalam yang ditinjau adalah peningkatan gaya gempa yang terjadi berdasarkan SNI 03-1726-2002 dengan SNI 03-1726-2012; kebutuhan tulangan yang dianalisis adalah tulangan lentur dan tulangan geser pada frame balok dan kolom As-B, dan pemodelan struktur menggunakan bantuan program SAP 2000 versi 14. Penelitian bertujuan untuk: 1)_mendapatkan perbandingan periode getar struktur pada bangunan gedung perkuliahan Fakultas Psikologi USM pada gedung T; 2)_mengetahui gaya geser dasar (base shear) berdasarkan SNI 03-1726-2002 dengan SNI 03-1726-2012; 3)_mengetahui persentase peningkatan gaya gempa antara SNI 03-1726-2002 dengan SNI 03-1726-2012; dan 4)_mendapatkan  kebutuhan tulangan lentur dan geser pada balok dan kolom As –B. Metode yang digunakan dalam penelitian  ini adalah simulasi komputasi dengan SAP 2000 versi 14 untuk mendapatkan perbandingan gaya gempa yang terjadi antara SNI Gempa 03-1726-2002 dengan SNI Gempa 03-1726-2012. Simulasi komputasi  ini dilakukan dengan memodelkan bentuk bangunan 3 dimensi dengan SAP 2000 versi 14 dari model bangunan gedung T USM.Regulation of the structural design of earthquake-resistant buildings in Indonesia progressed, it was revised to SNI03-1726-2012 SNI 03-1726-2002. Therefore a latest earthquake regulations appear and enforced, then it can result in the need for revision or review of the buildings that had stood to be re-examined using the latest regulations. The problem to be looked at is a big difference between the seismic forces that occur with RSNI SNI 03-1726-2002 03-1726-2012, and how the behavior of the structure when subjected to earthquake loads with RSNI based SNI 03-1726-2002 03-1726-2012. Limitations of this research is the building that will be studied the lecture hall of the Faculty of Psychology, University of Semarang (four floors of Building T); style in the review is the increased seismic forces that occur under the SNI SNI 03-1726-2002 03-1726-2012; needs reinforcement analyzed are flexural and shear reinforcement in the frame beams and columns As-B, and the modeling of structures using a support program SAP 2000 version 14. The research aims to: 1) _mendapatkan comparison period vibrating structures in buildings lectures on the building of the Faculty of Psychology USM T; 2) _mengetahui shear force (base shear) based on the SNI SNI 03-1726-2002 03-1726-2012; 3) _mengetahui percentage increase between SNI 03-1726-2002 seismic forces with SNI 03-1726-2012; and 4) _mendapatkan needs of flexural and shear in beams and columns As -B. The method used in this study is a computational simulation with SAP 2000 version 14 to obtain comparative seismic forces that occur between SNI earthquake with SNI 03-1726-2002 03-1726-2012 earthquake. Computational simulation is done by modeling the three dimensional shape of the building with SAP 2000 version 14 of the model building T USM
Perhitungan Volume Kolam Retensi Muktiharjo Kidul Semarang Berdasarkan Data Curah Hujan Harian Maksimum Kawasan Kali Tenggang Yohanes Sandy Setiadi; Wisnu Suharto; Diah Setiati Budiningrum
Teknika Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.95 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v9i2.758

Abstract

 Abstrak Perencanaan Volume Kolam Retensi Muktiharjo Kidul Semarang di perhitungkan denganmenggunakan Data Curah Hujan Harian Maksimum kawasan Kali Tenggang Semarang.Data CurahHujan Maksimum dapat diperoleh dari BMKG Kota Semarang atau Dinas PSDA KotaSemarang.Curah Hujan Harian Maksimum dihitung setelah itu di dapat volume Kolam Retensi,Sehingga dengan di dapatkan Volume Kolam Retensi tersebut Konstruksi Kolam Retensi MuktiharjoKidul Semarang dapat Menampung sementara debit air dari Sungai Tenggang.Kolam RetensiMuktiharjo Kidul Semarang direncanakan untuk menampung kelebihan debit air Sungai Tenggang  Abstract Planning Volume Retention Pool Muktiharjo Kidul Semarang calculated using MaximumDaily Rainfall Data Kali Tenggang Semarang.Data region Maximum Precipitation can be obtained fromBMKG Semarang or PSDA Semarang.Curah City Maximum Daily Rain calculated after it in canvolume Retention Pool, so with in getting the Volume Retention pool Construction SwimmingRetention Muktiharjo Kidul Semarang accommodating while the discharge of water from the RiverRetention Muktiharjo Kidul Semarang Kali Tenggang.Kolam planned to accommodate excess waterdischarge Grace River
Penataan Kawasan Permukiman Berbasis Masyarakat di Desa Kaliombo, Kec. Pecangaan, Kab.Jepara Ikhwanudin Ikhwanudin
Teknika Vol 9, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.687 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v9i2.756

Abstract

 Abstrak Konsep dalam Perencanaan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLP-BK)berupaya untuk menggabungkan kedua pendekatan perencanaan tersebut. PLP-BK merupakansuatu proses membangun, dan mengembangkan tatanan sosial, budaya, ekonomi dan lingkunganyang dilandasi oleh visi pembangunan yang dilakukan bersama masyarakat. Diharapkan dengankeberadaan program ini, masyarakat berperan serta aktif dalam usaha pengembangan permukimansetempat dengan mempertimbangkan potensi dan permasalahan yang ada di wilayah tersebut. Hasilproduk Perencaaan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas itu sendiri merupakan suatu prosesyang dilahirkan dari partisipasi masyarakat untuk merumuskan perencanaan yang komprehensif.Salah satu produk PLP-BK adalah Pemetaan Swadaya (PS) yang bertujuan untuk mengetahuipotensi dan permasalahan yang terdapat di dalam lingkup suatu permukiman. Berdasarkan dataPemetaan Swadaya tersebut kemudian disusunlah RTPLP (Rencana Tindak Penataan LingkunganPermukiman) , dimana RTPLP memuat perencanaan mikro (kawasan prioritas). RTPLPmenghasilkan perencanaan zonasi (block plan) untuk dijadikan acuan dalam penataan ataupunpembangunan yang menjadi prioritas dari seluruh kawasan desa. Diharapkan hasil perencanaanpartisipatif PLP-BK mampu direalisasikan oleh masyarakat sendiri dalam kurun waktu 5 tahunmendatang  Abstract Concepts in Environmental Planning Community-Based Settlement (PLP-BK) seeks tocombine both the planning approach..PLP-BK is a process of building and developing the socialorder, culture, economy and environment are guided by a vision of development that is done with thecommunity. Expected by the existence of this program, the community participates actively in localsettlementsdevelopment effort by considering the potential and existing problems in the region.Environmental planning and strategic product yield Community-Based Settlement itself is a processthat is born from community participation to formulate a comprehensive plan. One of the PLP-BKproduct is Mapping Organization (PS), which aims to determine the potential and the problemscontained in the scope of a settlement. Based on the data mapping is then drafted RTPLPOrganization (Environmental Planning Action PlanSettlement), which contains RTPLP micro planning(priority areas). RTPLP produce zoning plan (block plan)to be used as reference in the structuring orthe development of the priorities of the entire village area. Expected results of the participatoryplanning PLPBKableto be realized by the community itself in a period of 5 years

Page 1 of 1 | Total Record : 5