cover
Contact Name
Fatimatul Khikmiya
Contact Email
postulat.jurnal@umg.ac.id
Phone
+6281252780990
Journal Mail Official
postulat.jurnal@umg.ac.id
Editorial Address
http://journal.umg.ac.id/index.php/postulat/editorial
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
ISSN : 27230597     EISSN : 27230600     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/postulat.v1i1
Core Subject : Education,
Postulat: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika (e-ISSN: 2723-0600; p-ISSN: 2723-0597) is a scientific, peer-reviewed and open-access journal which has been established for the dissemination of state-of-the-art knowledge in the field of mathematics education. This journal managed and published by Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Gresik, Gresik, Indonesia. Postulat publishes two times a year. The journal consists of high-quality technical manuscripts on advances in the state-of-the-art of mathematics education; both theoretical approaches and practical approaches are encouraged to submit. Submitted papers must be written in Bahasa or English for the initial review stage by editors and further review process by at least two anonymous reputable reviewers. The journal provides a forum for the sharing, dissemination, and discussion of research, experience, and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies, and new technologies in mathematics education for authors and readers worldwide. The focus and scope of Mathematics Education Journal include the following topics Realistic Mathematics Education (RME) or Pendidikan Matematika Realistik Indonesia, Design/Development Research in Mathematics Education, Mathematics Ability, and PISA Task
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2020)" : 8 Documents clear
Pengaruh Penggunaan Pop Up Book Sebagai Media Belajar Anak Tunagrahita Ringan Terhadap Kemampuan Membilang Benda di Pusat Kajian dan Pendampingan ABK Universitas Muhammadiyah Gresik Is Sejati Wuni; Sri Uchtiawati
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.181 KB) | DOI: 10.30587/postulat.v1i1.1680

Abstract

Semua elemen masyarakat Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang layak tidak terkecuali untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Salah satu klasifikasi anak berkebutuhan khusus yakni anak tunagrahita ringan atau masuk dalam kategori mampu didik. Dikatakan mampu didik karena mereka masih mampu menerima dan melakukan pembelajaran akademik seperti IPA, Bahasa dan Matematika. Materi dasar dalam pembelajaran matematika yang tak lepas dari kehidupan sehari-hari adalah membilang benda. Untuk mempermudah pendidik dalam menyampaikan pesan terhadap anak tunagrahita ringan saat proses pembelajaran pendidik dapat menggunakan mediapembelajaran. Media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mempermudah menyampaikan pesan pada peserta didik salah satunya yakni dengan menggunakan media pop up book. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media pop up book sebagai media belajar anak tunagrahita ringan terhadap kemampuan membilang benda di Pusat Kajian dan Pendampingan ABK Universitas Muhammadiyah Gresik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen murni jenis “Posttest Only Control Design”.Subyek dalam penelitian ini adalah anak tunagrahita ringan di Pusat Kajian dan Pendampingan ABK yang berjumlah 10 anak dan terbagi dalam kelompok A atau kelompok eksperimen yaitu kelompok yang mendapatkan perlakuan dengan menggunakan media pop up book dan kelompok B atau kelompok kontrol yaitu kelompok yang menggunakan metode ceramah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan dokumentasi dan tes. Hasil analisis data uji t dengan menggunakan bantuan program SPSS 16.0 menunjukan nilai sig = 0,001 < α =0,05 maka
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Menggunakan Geogebra Untuk Mengetahui Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Halimah As Syadiyah; Syaiful Huda
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.778 KB) | DOI: 10.30587/postulat.v1i1.1776

Abstract

Communication skill is an essential part in mathematics and mathematics education. Mathematics communication skill is students ability to convey ideas in solving mathematics problems both orally or written. The aim of this study is to determine students mathematics communication after the implementation of problem based learning model using Geogebra. The type of the research is descriptive quantitative. The subjects of this study are 32 students of class VII G at SMP Negeri 2 Cerme. This study uses test and interview methods to collect the data. Test method was used to determine skill of written mathematics communication and interview method was used to determine skill of orally mathematics communication. The results of this study reveals that students of class VII G at SMP Negeri 2 Cerme have mathematics communication skill high, medium, and low. The details are 12 of 32 students have high category mathematics communication skill, 14 of 32 students are in medium category, and 6 of 32 students are in low category.
Analisis Kesalahan Peserta Didik Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Berdasarkan Tahapan Newman Ditinjau Dari Perbedaan Gender Sumila Eka Yuni Arianti
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.342 KB) | DOI: 10.30587/postulat.v1i1.1681

Abstract

Kesalahan merupakan kejadian yang sering dilakukan peserta didik ketika menyelesaikan masalah matematika. Penyelesaian masalah khususnya masalah matematika setiap individu memiliki pola berpikir yang berbeda-beda, terutama jika dilihat dari gender. Salah satu tahapan yang dapat digunakan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan peserta didik yaitu dengan tahapan Newman, dimana tahapan Newman dapat mengetahui letak kesalahan peserta didik melalui 5 tahapan yaitu membaca, memahami, mentransformasi, proses pekerjaan, dan penulisan jawaban akhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui letak kesalahan peserta didik laki-laki dan perempuan dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi Aljabar dikelas VII-D SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII-D SMP Muhammadiyah 1 Gresik sebanyak 22 peserta didik. Metode yang digunakan adalah metode tes dan wawancara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes penyelesaikan masalah matematika, lembar validasi, dan pedoman wawancara. Dari hasil analisis data, peserta didik laki-laki mengalami kesalahan pada tahapan membaca 0%, memahami masalah 68,81%, mentranformasi 90,91%, keterampilan proses 90,91% dan penulisan jawaban akhir 81,82%. Sedangkan, pada peserta didik perempuan mengalami kesalahan pada tahapan membaca 0%, memahami masalah 27,27%, mentranformasi 72,73%, keterampilan proses 54,54% dan penulisan jawaban akhir 45,46%. Jadi kesalahan terbesar yang dialami peserta didik laki-laki terletak pada tahapan transformasi dan proses pekerjaan. Sedangkan kesalahan terbesar yang dialami peserta didik perempuan terletak pada tahapan transformasi.
Pengaruh Pendekatan Metaphorical Thinking Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Distance Ani Adella Rafita; Sri Suryanti
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.866 KB) | DOI: 10.30587/postulat.v1i1.1777

Abstract

Mathematics should be studied systematically and regularly and it must be presented with a clear structure, therefore an appropriate learning approach is needed. One approach to learning in mathematics is metaphorical thinking. This approach can encourage students to think metaphors to understand a mathematical concept. This study aims to determine the effect of the metaphorical thinking approach on understanding mathematical concepts. This type of research is experimental. Research subjects class VIII-E and VIII-F in MTs Negeri 2 Lamongan. The research instrument used to measure understanding of mathematical concepts in the material Surface Area of Flat Side Space is in the form of description. The results showed that students' understanding of mathematical concepts using the metaphorical thinking approach (experimental class) was better than students who used the deductive learning approach (control class). Data analysis used two independent samples t-test which showed a sig value of 0.011 <α = 0.05, then reject Ho. Thus the learning of mathematics in the material Surface Area Build Flat Side Space by using the metaphorical thinking approach affects the understanding of students' mathematical concepts
Analisis Kesalahan dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Newman’s Analysis Error (NEA) Ditinjau Dari Gaya Belajar Indah Khoirun Nisa’
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.759 KB) | DOI: 10.30587/postulat.v1i1.1683

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita ditinjau dari gaya belajar. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru mata pelajaran matematika MTs Negeri 1 Gresik didapatkan bahwa masih terdapat peserta didik yang belum bisa menyelesaikan soal matematika terutama soal cerita matematika dengan baik dan benar. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah perbedaan karakteristik peserta didik dalam memahami suatu konsep materi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Perbedaan individu dalam memahami suatu materi atau konsep tertentu disebut gaya belajar. Gaya belajar yang dimaksud adalah gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan adalah dengan menganalisis kesalahan peserta didik dalammenyelesaikan soal cerita matematika. Analisis yang digunakan adalah Newman’s Analysis Error. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek padapenelitian ini adalah peserta didik kelas VIII-C MTs N 1 Gresik sebanyak 31 peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, tes dan wawancara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket gaya belajar, tes analisis kesalahan dan pedoman wawancara. Hasil analisis data menunjukkan peserta didik dengan gaya belajar visual memiliki rata-rata persentase kesalahan dilakukan pada saat menyelesaikan soal cerita sebesar 9,98%. Peserta didik dengan gaya belajar auditorial memiliki rata-rata persentase kesalahan dilakukan pada saat menyelesaikan soal cerita sebesar 11,66%. Peserta didik dengan gaya belajar kinestetik memiliki rata-rata persentase kesalahan dilakukan pada saat menyelesaikan soal cerita sebesar 9,52%. Dari ketiga jenis gaya belajar yaitu visual, auditorial, dan kinestetik, peserta didik dengan gaya belajar auditorial melakukan lebih banyak kesalahan pada saat proses menyelesaikan soal cerita dibandingkan gaya belajar visual dan kinestetik.
Efektivitas Penggunaan Fitur Smartphone Android Sebagai Media Pembelajaran Matematika pada Peserta Didik Kelas 10 Di SMA Muhammadiyah 10 GKB-Gresik Yana Firna Aisiyah
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.839 KB) | DOI: 10.30587/postulat.v1i1.1778

Abstract

In the era of industrial revolution of 4.0 it is important for the teacher to be able to use smartphone as learning media. The use of technology which is close to student will make it easier for teachers to create effective learning. There are still many learning process now adays that makes student unable to learn independently, students got difficulties to find the material, student are familiar with the lecture method so as to make students less active in learning. The alternative to the problem is the application of smartphone. The aim of research to determine the effectiveness of the use of smartphone media in learning process of senior high school in SMA Muhammadiyah 10 GKB-Gresik. Effectiveness in learning conducted with smartphone media is viewed from the theory of Moore D. Kenneth in his book, effective learning depends on professional teachers with several indicators. This research was conducted at SMA Muhammadiyah 10 GKB-Gresik. The subjects were students of class 10-MIA 2. The instrument used is an observation sheet taken from 6 indicators of the theory of Moore D. Kenneth. The method used is descriptive method. Data is collected using observation techniques. The results of the study showed that the teacher got a score of 92% with the category very feasible to be called a professional seen from 6 indicators so that the teacher had effective learning using smartphone media. The conclusion is that mathematics class teachers are called professionals with the use of smartphone media in learning mathematics in the 10th grade MIA 2 Muhammadiyah 10 High School GKB-Gresik is effectiveKeywords: Effectiveness, Learning, and Smartphone
Pengaruh Komunikasi Matematika Terhadap Koneksi Matematika, Kemandirian Belajar, dan Berpikir Kreatif Sarina Wati; sarwo Edy
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.525 KB) | DOI: 10.30587/postulat.v1i1.1684

Abstract

Berpikir kreatif sangat diperlukan dalam proses pembelajaran matematika. Dengan adanya kemampuan berpikir kreatif maka peserta didik akan lebih cakap dalam menghasilkan berbagai cara dalam menyelesaikan suatu masalah. Banyak penelitian terdahulu yang mengungkapkan bahwa kemampuan berpikir kreatif ini dipengaruhi oleh beberapa kemampuan peserta didik lainnya. Seperti kemampuan komunikasi matematika, kemampuan koneksi matematika, dan kemandirian belajar. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh kemampuan komunikasi matematika terhadap koneksi matematika, kemandirian belajar dan berpikir kreatif. Penelitian ini adalah penelitian Structural Equation Model (SEM). Anggota populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Gresik yang berjumlah 224 peserta didik dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini dengan rumus slovin dengan taraf kesalahan sebesar 5%, maka jumlah anggota sampel sebanyak 144 peserta didik. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matematika, koneksi matematika, dan berpikir kreatif serta kuisioner kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi matematika berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan koneksi matematika, kemampuan komunikasi matematika tidak berpengaruh terhadap peningkatan kemandirian belajar, komunikasi matematika berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif, koneksi matematika tidak berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif, dan kemandirian belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif.
Analisis Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Pisa Ditinjau Dari Self-Efficacy Peserta Didik Rochimatul Laili; Nur Fauziyah
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.586 KB) | DOI: 10.30587/postulat.v1i1.1775

Abstract

The ability to solve mathematical problems can be obtained by the students if they have one of the affective abilities, namely self-efficacy. This study aims to describe student’s ability to solve PISA questions in terms of student's self-efficacy. Type of this study is descriptive-quantitative. The study was conducted in class VIII-G of SMPN 2 Gresik as many as 32 students in 2018/2019 academic year. The method used in this study is the questionnaire method and test method. The questionnaire method was used to knowing the category of self-efficacy obtained by students. While the test method is used to describe the ability of students to solve PISA questions. Based on the results of the data analysis test, it can be concluded that in the class VIII-G of SMPN 2 Gresik there were 28% of subjects having very high self-efficacy, 31% with high category, 38% with medium category, and 3% with low category. The percentage of subjects in class VIII-G in solving PISA questions based on their level, there were 22,6% at level 1, 22,6% at level 2, 21,7% at level 3, 15,6% at level 4, 7,5% at level 5 and 10,1% at level 6.

Page 1 of 1 | Total Record : 8