cover
Contact Name
Media Pustakawan
Contact Email
media.pustakawan@gmail.com
Phone
+6287876564261
Journal Mail Official
media.pustakawan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Salemba Raya No.28 A, Pusat Pembinaan Pustakawan
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Media Pustakawan
Published by Perpustakaan Nasional
ISSN : 08529248     EISSN : 26853396     DOI : https://doi.org/10.37014/medpus
Core Subject : Science,
Jurnal Media Pustakawan merupakan terbitan Perpustakaan Nasional, Pusat Pembinaa Pustakawan(Pusat Pembinaan Pustakawan) yang berfokus pada bidang ilmu perpustakaan dan informasi khususnya yang berhubungan dengan pengembangan kepustakawanan . Artikel Jurnal yang diterbitkan merupakan hasil kajian atau penelitian yang dapat bersumber dari studi literatur, studi lapangan, eksperimen, dan implementasi dari konsep, teori & model di bidang kepustakawanan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 22, No 1 (2015): Maret" : 8 Documents clear
Strategi Pengembangan Perpustakaan Desa Berbasis Motivasi Total (Total Motivation): Penerapan di Perpustakaan Atap Langit, Desa Air Mesu Timur, Kabupaten Bangka Tengah Danuar Danuar
Media Pustakawan Vol 22, No 1 (2015): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.583 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v22i1.797

Abstract

Abstrak Perkembangan perpustakaan desa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih belum menjanjikan. Kendala yang sering ditemui adalah masalah dana, kurang dan lemahnya kompetensi SDM perpustakaan desa, minimnya minat baca, dan kurangnya kepedulian pihak penentu kebijakan. Menurut penulis, hal utama yang menjadi permasalahan adalah karena dasar pengembangannya tidak didasari motivasi yang kuat. Penerapan motivasi total yang dilakukan oleh pustakawan sangat mendukung pengembangan perpustakaan desa. Motivasi total merupakan kegiatan memotivasi dan mempengaruhi orang lain (stakeholders) secara terus menerus, intensif, dan kontinyuitas. Untuk menerapkan motivasi total, pustakawan harus memiliki berbagai kemampuan dasar, diantaranya 1). Kepemimpinan 2). Komunikasi Asertif 3). Inovasi dan Kreativitas 4). Soft Skill 5). Komunikasi Persuasif. Tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah bagaimana strategi pengembangan perpustakaan desa berbasis motivasi total di Perpustakaan Atap Langit Desa Air Mesu Timur? Hasil yang ingin dicapai adalah lahirnya perhatian besar dari penentu kebijakan dan masyarakat, minat baca yang tinggi, jumlah koleksi perpustakaan yang terus meningkat, dan motivasi para pengelola perpustakaan yang terus terjaga.
Rekayasa Software Book Check Out Security Terintegrasi dengan Otomasi untuk Meningkatkan Keamanan Bahan Pustaka di Perpustakaan Yasin Setiawan
Media Pustakawan Vol 22, No 1 (2015): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1436.776 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v22i1.798

Abstract

Abstrak Peningkatan jumlah kunjungan pemustaka di perpustakaan menyebabkan angka sirkulasi bahan pustaka menjadi tinggi. Tingginya angka sirkulasi ini mengakibatkan tinggi pula resiko kehilangan bahan pustaka. Studi kasus di Perpustakaan Universitas Riau, Pekanbaru, angka  kunjungan terjadi peningkatan dari 186 orang perhari di tahun 2013 menjadi 415 orang di tahun 2014. Dari peningkatan angka tersebut dapat diprediksi angka resiko kehilangan bahan pustaka juga berpotensi meningkat. Cara efektif untuk menghindari kehilangan bahan pustaka adalah pengecekan di pintu keluar terhadap aset perpustakaan yang dibawa oleh pemustaka. Namun agar pengecekan atau validasi dapat dilakukan dengan akurat maka diperlukan sistem yang dapat melakukan validasi secara otomatis dan terintegrasi dengan sistem otomasi yang telah ada. Pada kasus ini, sistem otomasi yang sedang berjalan adalah jenis web base, maka perancangan sistem pendukung ini juga harus dikembangkan dengan teknologi web base, yang meliputi perancangan perangkat keras (hardware), perencanaan perangkat lunak (software) serta perancangan jaringan komputer (netware). Perangkat keras yang disiapkan adalah perangkat server yang terdiri dari mesin server yang didukung oleh software LAMP (Linux, Apache MySQL and PHP). Di sisi pengguna (client) terdiri dari  PC (Personal Computer), Barcode Reader, Gate dan Networking Infrastructure. Dari hasil rancangan dalam penelitian ini, diperoleh prototype  book Check Out Security  yang berhasil diterapkan di Perpustakaan.
Jurnal Oseanologi dan Limnologi di Indonesia (OLDI) 2008 – 2013: Analisis bibliometrika Rochani Nani Rahayu; Nurhayati Nurhayati
Media Pustakawan Vol 22, No 1 (2015): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.833 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v22i1.789

Abstract

Penelitian ditujukan untuk mengetahui: 1) Jumlah artikel jurnal OLDI 2008 – 2013; 2) Jumlah referensi yang digunakan dalam artikel; 3) Komposisi artikel berbahasa Inggris dan Indonesia; 4) Jenis kelamin penulis artikel; 5)Tingkat kolaborasi penulis; 6) Instansi tempat bekerja penulis. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan sumber data jurnal Oseanologi dan Limnologi di Indonesia (OLDI) periode 2008 – 2013. Pengumpulan data dilakukan dengan mencatat variabel yang diteliti secara manual ke dalam lembar kerja, kemudian data diolah secara distribusi frekuensi dan disajikan dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil penelitian: 1) Terdapat 180 judul artikel dan rata-rata per tahun 30 judul. Jumlah per tahun 2008 – 2013 berturut-turut 28; 27; 28; 33; 35 dan 29 judul; 2) Sejumlah 4.670 referensi digunakan pada 180 artikel, dengan rata-rata per tahun adalah 25,94 referensi. Tahun 2008-, 2013 jumlah referensi berturut–turut adalah 23,50; 25,66; 23,14; 26,39; 28,20; 28,03  ;3) Sebanyak 162 artikel (90%) berbahasa Indonesia dan 18 judul (10%) berbahasa Inggirs; 4) Total penulis 321 orang terdiri atas  laki-laki 212 orang (66,04%) dan perempuan 109 orang (33,95%); 5) Tingkat kolaborasi penulis 2008 – 2013 adalah 0,61, 0,44, 0,50, 0,27, 0,34, 0,52, secara rata-rata adalah 0,45;6) Dijumpai tiga besar  instansi tempat penulis bekerja yaitu Pusat Penelitian Oseanologi muncul 208 kali (64,20%), Pusat Penelitian Limnologi 57 kali (17,59%) dan Institut Pertanian Bogor sebanyak 16 kali (4,94%), dan 6 instansi (1,85%) dari Jepang. Kesimpulan: 1) Empat periode menunjukkan jumlah artikel berada di bawah rata-rata dan dua periode di atas rata-rata; 2) Tiga periode menunjukkan jumlah referensi yang digunakan di atas rata-rata dan tiga periode di bawah rata-rata.; 3)Artikel berbahasa Indonesia lebih banyak dibandingkan artikel berbahasa Inggris; 4) Penulis laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan penulis perempuan; 5) Penulis individu lebih banyak dibandingkan dengan penulis berkolaborasi; 6) Instansi tempat bekerja penulis terbanyak adalah tempat jurnal OLDI diterbitkan.
Motivasi menulis bagi pustakawan Supriyanto Supriyanto
Media Pustakawan Vol 22, No 1 (2015): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.226 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v22i1.785

Abstract

Menulis apapun bentuknya dari kelas yang sederhana sampai yang rumit akan menghasilkan “sesuatu” yang bermakna bagi penulisnya maupun pembacanya. Bagi seseorang calon penulis menjadi penulis yang awalnya “nothing” menjadi “something”, dan bagi pembacanya merupakan “something” yang tidak terbantahkan. Berawal dari gagasan, oleh karena pembaca belum tentu penulis, tetapi penulis pastilah pembaca, sehingga sesuatu itu akan bermakna bagi gagasan berikut yang selalu  muncul kapan saja, di mana saja, untuk penulisan berikutnya. Terlebih bisa dilengkapi dengan “meneliti” hasilnya akan lebih obyektif, valid dan reliabel. Bagi pustakawan pekerjaan menulis tidaklah terbatas  pada golongan menengah dan atas saja, tetapi juga golongan bawah sekalipun dibenarkan untuk menulis, dengan kata lain “menulis adalah merupakan kemampuan yang harus dimiliki pustakawan sebagai tenaga profesional mulai dari jenjang pangkat/ jabatan terendah sampai tertinggi. Belum lagi penulisan karya ilmiah bukan saja menghasilkan sesuatu, tetapi juga perolehan angka kredit bagi kenaikan pangkat dan/atau jabatan pustakawan untuk meniti karier lebih baik.
Analisis Kebutuhan Pustakawan pada UPT Balai Informasi Teknologi-LIPI Kamaludin Kamaludin
Media Pustakawan Vol 22, No 1 (2015): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.21 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v22i1.799

Abstract

Abstrak Tercapainya layanan yang baik kepada pemustaka adalah cita-cita setiap penyelenggara perpustakaan, untuk mencapai cita-cita tersebut pustakawan dituntut untuk bekerja professional,  disamping itu perlu perencanaan sumber daya manusia yang baik. Namun  masalah yang terjadi adalah perencanaan formasi pegawai belum sepenuhnya dilakukan. Berkaitan dengan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan sumber daya manusia pengelola perpustakaan dalam menjalankan tugasnya pada Seksi Pendayagunaan Koleksi Informasi Teknologi – UPT Balai Informasi Teknologi LIPI Bandung. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Selanjutnya data dianalisis dengan metoda perhitungan berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, nomor : KEP/75/M.PAN/7/2004, dengan memperhatikan Perka PNRI nomo 64 tahun 2006. Dari penelitian diketahui bahwa tugas pokok pegawai pada Seksi ini dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok pustakawan dan tenaga teknis perpustakaan. Penggunaan waktu kerja telah digunakan dengan baik, jumlah kebutuhan pegawai diketahui 17 orang, yang ada saat ini 10 orang, sehingga kekurangan 7 orang. Diketahui juga dalam 7 tahun kedepan akan pensiun 7 orang. Implikasi dari kekurangan pegawai tersebut adalah tidak tercapainya kinerja secara maksimal, upaya yang telah dilakukan yaitu dalam jangka pendek adalah rangkap jabatan dan jangka panjang mengusulkan penambahan pegawai.
Motivasi menulis bagi pustakawan Supriyanto Supriyanto
Media Pustakawan Vol 22, No 1 (2015): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v22i1.786

Abstract

Menulis apapun bentuknya dari kelas yang sederhana sampai yang rumit akan menghasilkan “sesuatu” yang bermakna bagi penulisnya maupun pembacanya. Bagi seseorang calon penulis menjadi penulis yang awalnya “nothing” menjadi “something”, dan bagi pembacanya merupakan “something” yang tidak terbantahkan. Berawal dari gagasan, oleh karena pembaca belum tentu penulis, tetapi penulis pastilah pembaca, sehingga sesuatu itu akan bermakna bagi gagasan berikut yang selalu  muncul kapan saja, di mana saja, untuk penulisan berikutnya. Terlebih bisa dilengkapi dengan “meneliti” hasilnya akan lebih obyektif, valid dan reliabel. Bagi pustakawan pekerjaan menulis tidaklah terbatas  pada golongan menengah dan atas saja, tetapi juga golongan bawah sekalipun dibenarkan untuk menulis, dengan kata lain “menulis adalah merupakan kemampuan yang harus dimiliki pustakawan sebagai tenaga profesional mulai dari jenjang pangkat/ jabatan terendah sampai tertinggi. Belum lagi penulisan karya ilmiah bukan saja menghasilkan sesuatu, tetapi juga perolehan angka kredit bagi kenaikan pangkat dan/atau jabatan pustakawan untuk meniti karier lebih baik.
Menguak Tabir Informasi Koleksi Langka dan Antik (Rare and Atiquarian Collections) Perpustakaan Nasional RI Indah Purwani; Mariana Ginting
Media Pustakawan Vol 22, No 1 (2015): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v22i1.800

Abstract

Abstrak Tabir yang menyelimuti koleksi langka dan antik Perpustakaan Nasional RI  dirasa masih kurang dipahami oleh sebagian besar masyarakat, karena kekurangan informasi apa dan bagaimana sebenarnya koleksi langka itu. Buku langka dan antik merupakan sebagian besar dari koleksi yang ada di Perpustakaan Nasional RI sekarang ini sebenarnya dihimpun dan dikumpulkan sejak jaman penjajahan Belanda. Dari sebagian besar koleksi tersebut berisi berbagai disiplin ilmu yang bisa dijadikan sebagai bahan acuan penelitian bagi generasi yang akan datang. Dengan jumlah koleksi yang cukup fantastik lebih kurang satu setengah juta judul, generasi muda diharapkan mampu menguak tabir  informasi yang terkandung didalamnya karena, sejuta informasi yang sangat berharga ada didalam koleksi tersebut dan  berbagai tantangan dalam penelusurannya  juga merupakan satu kendala karena bahasa yang notabene bahasa Belanda, Jepang, Inggris, Arab, Kamboja. Semua koleksi langka dan antik ditampung dan dikelola oleh perpustakaan Nasional RI dengan sistem penyimpanan tersendiri dan mempunyai ciri khas dalam penelusurannya. Kendala dalam mengelola koleksi langka dan antik masih ditemui dilapangan karena masih banyak orang yang belum paham akan arti koleksi langka dan antik serta bagaimana cara merawatnya terutama pada koleksi pribadi, tetapi disisi lain belum mau menyerahkan kepada Perpustakaan Nasional RI  karena ada nilai  informasi atau sejarah dan nilai nominal yang tak ternilai di dalamnya. Perpustakaan Nasional RI sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam mengelola dan menangani koleksi langka tersebut harus tetap eksis dalam penanganannya agar prospek kedepan tetap lestari dan tabir yang selama ini melingkupi koleksi langka dan antik segera terkuak  dan bisa didayagunakan  lebih optimal  oleh pemustaka, masyarakat dan generasi penerus sebagai bahan penelitian.
Pemanfaatan Perpustakaan BPTP Maluku Utara Herwan Junaidi
Media Pustakawan Vol 22, No 1 (2015): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v22i1.801

Abstract

Abstrak Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Maluku Utara merupakan perpanjangan tangan dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) untuk menyampaikan hasil-hasil teknologi inovasi pertanian yang telah dihasilkan Balitbangtan. Perpustakaan BPTP Maluku Utara memiliki fungsi sebagai instalasi pendukung dalam keberhasilan pencapaian visi, misi, dan tupoksi BPTP Maluku Utara, guna memenuhi kebutuhan referensi para peneliti dan penyuluh dalam melakukan penelitian, pengkajian, dan diseminasi spesifik lokasi. Tujuan pengkajian adalah untuk mengetahui pemanfaatan perpustakaan BPTP Maluku Utara dalam upaya menyediakan dan menyebarkan informasi inovasi teknologi pertanian spesifik lokasi yang telah dihasilkan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Maluku Utara. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Januari – Juni 2014 di perpustakaan BPTP Maluku Utara. Hasil pengkajian menunjukan bahwa pengguna yang berkunjung dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan BPTP Maluku Utara sebanyak 88 orang. Rata-rata pengunjung adalah sebanyak 14 orang per bulan. Pengguna yang pinjam koleksi perpustakaan 2 orang per bulan. Koleksi perpustakaan yang dilayankan 3 koleksi per bulan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 2 (2025): Agustus Vol. 32 No. 1 (2025): April Vol. 31 No. 3 (2024): Desember Vol. 31 No. 2 (2024): Agustus Vol. 31 No. 1 (2024): April Vol. 30 No. 3 (2023): Desember Vol. 30 No. 2 (2023): Agustus Vol. 30 No. 1 (2023): April Vol. 29 No. 3 (2022): Desember Vol 29, No 2 (2022): Agustus Vol. 29 No. 2 (2022): Agustus Vol 29, No 1 (2022): April Vol. 29 No. 1 (2022): April Vol 28, No 3 (2021): Desember Vol 28, No 2 (2021): Agustus Vol 28, No 1 (2021): April Vol 27, No 3 (2020): Desember Vol 27, No 2 (2020): Agustus Vol 27, No 1 (2020): April Vol 26, No 4 (2019): Desember Vol 26, No 3 (2019): September Vol 26, No 2 (2019): Juni Vol 26, No 1 (2019): Maret Vol 25, No 5 (2018): Desember -- edisi khusus Vol 25, No 4 (2018): Desember Vol 25, No 3 (2018): September Vol 25, No 2 (2018): Juni Vol 25, No 1 (2018): Maret Vol 24, No 4 (2017): Desember Vol 24, No 3 (2017): September Vol 24, No 2 (2017): Juni Vol 24, No 1 (2017): Maret Vol 23, No 2 (2016): Juni Vol 23, No 1 (2016): Maret Vol 22, No 4 (2015): Desember Vol 22, No 3 (2015): September Vol 22, No 2 (2015): Juni Vol 22, No 1 (2015): Maret Vol 21, No 3 & 4 (2014): DESEMBER Vol 21, No 2 (2014): JUNI Vol 21, No 1 (2014): Maret Vol 20, No 3 (2013): September Vol 20, No 2 (2013): Juni Vol 20, No 1 (2013): Maret Vol 19, No 4 (2012): Desember Vol 19, No 3 (2012): September Vol 19, No 2 (2012): Maret Vol 18, No 4 (2011): Desember Vol 18, No 3 (2011): September Vol 18, No 2 (2011): Juni Vol 18, No 1 (2011): Maret Vol 17, No 3&4 (2010): SEPTEMBER & DESEMBER Vol 17, No 1&2 (2010): Maret dan Juni Vol 16, No 3&4 (2009): September Vol 16, No 1&2 (2009): Maret Vol 15, No 1&2 (2008): Juni Vol 15, No 3 (2008): September Vol 14, No 3&4 (2007): Desember Vol 14, No 2 (2007): Juni Vol 14, No 1 (2007): Maret More Issue