cover
Contact Name
Media Pustakawan
Contact Email
media.pustakawan@gmail.com
Phone
+6287876564261
Journal Mail Official
media.pustakawan@gmail.com
Editorial Address
Jalan Salemba Raya No.28 A, Pusat Pembinaan Pustakawan
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Media Pustakawan
Published by Perpustakaan Nasional
ISSN : 08529248     EISSN : 26853396     DOI : https://doi.org/10.37014/medpus
Core Subject : Science,
Jurnal Media Pustakawan merupakan terbitan Perpustakaan Nasional, Pusat Pembinaa Pustakawan(Pusat Pembinaan Pustakawan) yang berfokus pada bidang ilmu perpustakaan dan informasi khususnya yang berhubungan dengan pengembangan kepustakawanan . Artikel Jurnal yang diterbitkan merupakan hasil kajian atau penelitian yang dapat bersumber dari studi literatur, studi lapangan, eksperimen, dan implementasi dari konsep, teori & model di bidang kepustakawanan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 25, No 2 (2018): Juni" : 6 Documents clear
Cleaning Database Perpustakaan Perguruan Tinggi dengan Melakukan Sinkronisasi Data Akademik Berbasis Denda Andi Saputra
Media Pustakawan Vol 25, No 2 (2018): Juni
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.196 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v25i2.271

Abstract

Abstrak Tagihan denda masih menjadi polemik di perpustakaan perguruan tinggi. Berbagai upaya sudah dilakukan supaya pemustaka segera mengembalikan buku pinjaman dan melunasi tagihan denda. Akan tetapi hanya sebagian dari mereka yang menyelesaikan kewajibannya. Terbuka kemungkinan sebagian dari mereka sudah tidak aktif lagi sebagai mahasiswa. Oleh karena itu perlu dilakukan sinkronisasi data dengan database akademik untuk memastikan status kemahasiswaannya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan cleaning database perpustakaan melalui sinkronisasi data antara database perpustakan dengan database akademik, menggunakan instrumen denda. Prosesnya diawali dengan melakukan rekapitulasi data tunggakan. Kemudian diambil sampel data dari tunggakan yang jumlah dendanya melebihi batas toleransi. Diperoleh sebanyak 198 mahasiswa yang tagihan dendanya melebihi batas. Data tersebut dikirimkan ke pengelola data akademik universitas untuk diperiksa status kemahasiswaannya. Setelah dilakukan sinkronisasi ternyata hanya 69% mahasiswa yang menunggak denda yang masih aktif, sisanya 31% sudah tidak aktif lagi sebagai mahasiswa Unand, ada yang keluar, pindah, drop out, dan lulus. Diantara mahasiswa aktif ternyata hanya 60% yang melakukan registrasi pada semester yang sedang berjalan. Bagi mahasiswa yang masih aktif, dikirimkan daftar tagihan ke fakultas masing-masing. Sedangkan yang tidak aktif, dilakukan proses cleaning di dalam pangkalan data, dengan mengeluarkan mahasiswa yang bersangkutan dari keanggotaan, denda dari transaksi yang tertunggak dihapuskan, dan buku yang dipinjamnya dirubah statusnya menjadi hilang.
Literasi Informasi Pemanfaatan e-Journal dan e-Book Universitas Diponegoro (Undip) Sri Endah Pertiwi
Media Pustakawan Vol 25, No 2 (2018): Juni
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.726 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v25i2.272

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana literasi informasi pemanfaatan e-journal dan e-book Universitas Diponegoro dengan tujuan mengetahui literasi informasi pemanfaatan e-journal dan e-book Undip tahun 2016. Penelitian memakai standar literasi informasi ACRL dan perilaku pencarian informasi David Ellis. Metode penelitian deskriptif dan tipe penelitian kuantitatif dengan populasi peserta “Sosialisasi dan training database Ebscho” tanggal 17 sampai dengan 21 Oktober 2016 di perpustakaan Universitas Diponegoro sebanyak 501 orang. Berdasarkan hasil penelitian, pada tahun 2016 sebagian besar mahasiswa memanfaatkan e-journal dan buku cetak. Interface database e-journal yang paling banyak dimanfaatkan adalah Sciencedirect disusul Ebscho. Acara sosialisasi dan training database Ebscho bermanfaat untuk pembelajaran dan pengetahuan cara pemanfaatan secara cepat dan efisien.
Membangun Komunikasi Efektif dalam Pelayanan Perpustakaan Daryono Daryono
Media Pustakawan Vol 25, No 2 (2018): Juni
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.267 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v25i2.274

Abstract

 Abstrak Pustakawan dalam melakukan tugasnya sehari-hari selalu terjadi intraksi sosial baik antar pustakawan, atasan, dan pemustaka. Dalam konteks perpustakaan, komunikasi adalah suatu kebutuhan yang tidak dapat dielakkan, karena perpustakaan berhubungan dengan informasi yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Proses transformasi informasi yang disampaikan maupun yang diterima di perpustakaan membutuhkan komunikasi yang efektif agar setiap informasi yang dibutuhkan di perpustakaan dapat diterima dengan baik. Ruang lingkup komunikasi di perpustakaan dapat terjadi secara internal dan eksternal dan peran pustakawan sebagai komunikator harus mempunyai etos kerja dan sikap yang terpuji. Kualitas dan keterampilan mendasar yang diharapkan dari seorang pustakawan adalah kemampuan berkomunikasi secara positif dan efektif, kemampuan memahami kebutuhan pemustaka, kemampuan bekerja sama dengan perorangan, kelompok atau dengan lembaga lain, memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai keanekaragaman budaya, dan sikap pustakawan dalam memberi informasi kepada pemustaka. Komunikasi yang efektif bahwa pustakawan harus lebih aktif kepada pemustaka yang pasif dan pustakawan harus bertanggung jawab terhadap ucapannya dan pesan yang diberikan kepada pemustaka. Komunikasi yang efektif harus memenuhi lima hal yaitu respect, empaty, audible, clarity, dan humble.
Transformasi Perpustakaan dari Pusat Informasi ke Pusat Aktivitas (Makerspace) Irhamni Ali
Media Pustakawan Vol 25, No 2 (2018): Juni
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.091 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v25i2.270

Abstract

Abstrak Selama dua dekade ini teknologi terus berkembang dan telah menjadi sebuah kebutuhan hidup dan merubah semua aspek kehidupan manusia. Kehidupan manusia yang banyak mengalami perubahan terutama di bidang perpustakaan adalah hubungan pemustaka dengan perpustakaan dan pustakawan di dalamnya yang mengalami transformasi menjadi suatu ruang publik yang bersifat kompleks. Tulisan ini akan membahas mengenai peluang perpustakaan bertransformasi dari pusat informasi menjadi pusat aktivitas (makerspace). Ada banyak cara untuk bertransformasi antara lain dengan menambahkan layanan Tech Hub, Co-Working Space, Mini Lab, Research Pod. Namun terdapat dua masalah yaitu masalah eksternal yaitu infrastruktur TIK yang belum merata, sementara itu untuk masalah internal yaitu mindset dan culture set perpustakaan yang masih belum bisa mengadopsi konsep makerspace. Peluang perpustakaan untuk bertransformasi menjadi makerspace atau pusat aktivitas masyarakat sangat besar namun, dibutuhkan usaha yang keras agar bisa meyakinkan para stakeholders.
Media Sosial Alat Promosi Perpustakaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI Hariyah Hariyah; Agus Triyanto
Media Pustakawan Vol 25, No 2 (2018): Juni
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v25i2.275

Abstract

Abstrak Perpustakaan Khusus dapat didefinisikan sebagai perpustakaan yang memiliki kekhususan tertentu, misalnya dilihat dari tugas dan fungsinya, koleksi serta pemakainya. Saat ini, fungsi dari perpustakaan khusus semakin meluas tidak hanya memenuhi kebutuhan informasi bagi lembaga induknya, namun menjangkau hingga masyarakat umum. Dengan demikian, penting bagi Perpustakaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI untuk melakukan promosi terhadap koleksi yang dimiliki atau kegiatan yang dilaksanakan seperti misalnya pameran. Metode yang dipakai adalah observasi partisipan dimana penulis bertindak sebagai pengelola akun @PerpusKemenagRI pada media sosial yang dimiliki oleh perpustakaan, untuk mendukung data observasi, penulis melakukan tanya jawab secara informal kepada pustakawan di perpustakaan tersebut. Penggunaan media sosial oleh Perpustakaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI dimulai pada tahun 2011 dengan menggunakan Twitter dan Facebook, kemudian pada tahun 2017 perpustakaan memiliki akun Instagram. Media sosial digunakan oleh perpustakaan sebagai media promosi kegiatan dan layanan, seperti promosi koleksi, pameran yang diikuti, serta informasi penting lainnya mengenai perpustakaan. Penggunaan media sosial, khususnya untuk mendukung pelaksanaan 2 (dua) pameran terbukti meningkatkan jumlah kunjungan ke stand perpustakaan dibandingkan pelaksanaan pameran sebelumnya. Karena itu, penggunaan media sosial sebagai media promosi perpustakaan diharapkan dapat dilaksanakan secara konsisten untuk meningkatkan pemanfaatan layanan dan koleksi perpustakaan oleh masyarakat luas.
Studi terhadap Pemikiran Lasa Hs mengenai Kepemimpinan Perpustakaan Misbahul Munir; Okky Rizkyantha
Media Pustakawan Vol 25, No 2 (2018): Juni
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v25i2.276

Abstract

Abstrak Khasanah ilmu perpustakaan yang sekarang semakin berkembang membuat beragam pandangan yang dapat dijadikan acuan. Kepemimpinan perpustakaan adalah salah satu hal yang perlu dipelajari dalam ilmu perpustakaan. Kepemimpinan yang dipandang sebagai penggerak organisasi perpustakaan diharapkan dapat membawa perpustakaan menjadi lebih berkembang. Perpustakaan yang dipandang sebagai ilmu melahirkan tokoh dan pemikiran-pemikiran penting di dalamnya. Salah satu tokoh yang popular dalam dunia perpustakaan, yaitu Lasa Hs. Lasa Hs memberikan sumbangan ilmu pengetahuan melalui karyanya yang fokus pada manajemen perpustakaan. Penelitian ini membahas tentang pemikiran Lasa Hs tentang kepemimpinan perpustakaan dan implementasinya. Jenis penelitian ini adalah studi tokoh yang bersifat kualitatif deskriptif mengenai pemikiran Lasa Hs. Data penelitian ini diambil melalui literatur terkait, dan didukung dengan metode observasi dan wawancara. Dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Dengan menghasilkan (1) Kepemimpinan dalam Manajemen Perpustakaan, (2) Regenerasi Kepemimpinan, (3) Kemampuan Pemimpin Perpustakaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 2 (2025): Agustus Vol. 32 No. 1 (2025): April Vol. 31 No. 3 (2024): Desember Vol. 31 No. 2 (2024): Agustus Vol. 31 No. 1 (2024): April Vol. 30 No. 3 (2023): Desember Vol. 30 No. 2 (2023): Agustus Vol. 30 No. 1 (2023): April Vol. 29 No. 3 (2022): Desember Vol. 29 No. 2 (2022): Agustus Vol 29, No 2 (2022): Agustus Vol. 29 No. 1 (2022): April Vol 29, No 1 (2022): April Vol 28, No 3 (2021): Desember Vol 28, No 2 (2021): Agustus Vol 28, No 1 (2021): April Vol 27, No 3 (2020): Desember Vol 27, No 2 (2020): Agustus Vol 27, No 1 (2020): April Vol 26, No 4 (2019): Desember Vol 26, No 3 (2019): September Vol 26, No 2 (2019): Juni Vol 26, No 1 (2019): Maret Vol 25, No 5 (2018): Desember -- edisi khusus Vol 25, No 4 (2018): Desember Vol 25, No 3 (2018): September Vol 25, No 2 (2018): Juni Vol 25, No 1 (2018): Maret Vol 24, No 4 (2017): Desember Vol 24, No 3 (2017): September Vol 24, No 2 (2017): Juni Vol 24, No 1 (2017): Maret Vol 23, No 2 (2016): Juni Vol 23, No 1 (2016): Maret Vol 22, No 4 (2015): Desember Vol 22, No 3 (2015): September Vol 22, No 2 (2015): Juni Vol 22, No 1 (2015): Maret Vol 21, No 3 & 4 (2014): DESEMBER Vol 21, No 2 (2014): JUNI Vol 21, No 1 (2014): Maret Vol 20, No 3 (2013): September Vol 20, No 2 (2013): Juni Vol 20, No 1 (2013): Maret Vol 19, No 4 (2012): Desember Vol 19, No 3 (2012): September Vol 19, No 2 (2012): Maret Vol 18, No 4 (2011): Desember Vol 18, No 3 (2011): September Vol 18, No 2 (2011): Juni Vol 18, No 1 (2011): Maret Vol 17, No 3&4 (2010): SEPTEMBER & DESEMBER Vol 17, No 1&2 (2010): Maret dan Juni Vol 16, No 3&4 (2009): September Vol 16, No 1&2 (2009): Maret Vol 15, No 1&2 (2008): Juni Vol 15, No 3 (2008): September Vol 14, No 3&4 (2007): Desember Vol 14, No 2 (2007): Juni Vol 14, No 1 (2007): Maret More Issue