cover
Contact Name
Purwanto
Contact Email
psda@unika.ac.id
Phone
+6224-8441555
Journal Mail Official
psda@unika.ac.id
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV/1 Bendan Duwur 50234 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JoDA Journal of Digital Architecture
ISSN : -     EISSN : 27986896     DOI : 10.24167/joda.v1i1.3698
Tujuan dari Jurnal ini adalah untuk mengembangkan keilmuan dalam riset arsuitektur digital yang saat ini mulai berkembang dengan pesat. SCOPE JoDA “Journal of Digital Architecture” mencakup kajian: 1. Desain Arsitektur Digital 2, Kajian Pemukiman dan Perkotaan dengan Software Komputer dan pendekatan pemikiran digital 3. Struktur dan Konstruksi dalam perkembangan teknologi robot dan Software digital 4. Kajian pengembangan Bahan Bangunan dengan pendataan dan analisis software digital 5. Kajian Metode, Teori, Kritik dan Sejarah Arsitektur yang dikemas dalam software komputer atau melibatkan software komputer dalam analisisnya Artikel yang disajikan belum pernah diterbitkan di dalam jurnal manapun, dan diharapkan dapat menjembatani pemikiran–pemikiran yang terkait dengan Arsitektur Digital.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2: Maret 2024" : 8 Documents clear
REVOLUSI MATERIAL AKRILIK SEBAGAI SOLUSI UNGGULAN DALAM DESAIN MEGA AKUARIUM DIGITAL MODERN Wiraguna, sidi; Purwanto, L.M.F Purwanto
JoDA Journal of Digital Architecture Vol 3, No 2: Maret 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/joda.v3i2.11350

Abstract

Akrilik sebagai material pengganti kaca pada mega akuarium modern menghadirkan revolusi signifikan dalam desain akuarium berskala besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keunggulan material akrilik dalam desain mega akuarium, dengan fokus pada aspek kekuatan, keamanan, fleksibilitas, dan estetika. Studi ini dilakukan menggunakan metode penelitian pustaka yang komprehensif, melibatkan analisis terperinci terhadap struktur dan komposisi akrilik, khususnya komponen Methyl Methacrylate (MMA). Hasil kajian menunjukkan bahwa akrilik, selain lebih ringan dari kaca, memiliki ketahanan benturan hingga 17 kali lebih kuat serta daya tekan tinggi yang signifikan, mengurangi risiko kebocoran dan retakan, sekaligus memberikan keamanan optimal bagi organisme hidup serta pengunjung.Akrilik juga memiliki tingkat kejernihan dan transparansi tinggi yang menghasilkan pengalaman visual superior, mendukung fungsi akuarium sebagai media edukasi, konservasi, dan hiburan (edutainment). Analisis ini mencakup karakteristik utama material akrilik dan dampaknya dalam meningkatkan kualitas serta keamanan desain akuarium besar. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa akrilik adalah solusi unggulan yang membawa manfaat besar dalam pengembangan desain akuarium besar dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan laut. Studi ini memvalidasi peran akrilik sebagai material utama dalam mewujudkan akuarium digital masa depan yang estetis dan fungsional.
PEMANFAATAN SOFTWARE ROBOT STRUCTURAL ANALYSIS UNTUK MENGOPTIMALKAN DESAIN STRUKTUR KAYU Sulistyorini, F, Sulistyorini; Rudyto, B, Rudyto
JoDA Journal of Digital Architecture Vol 3, No 2: Maret 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/joda.v3i2.12674

Abstract

Konstruksi kayu telah menjadi pilihan material ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam pembangunan modern. Namun, tantangan dalam mengoptimalkan desain struktur kayu meliputi pengendalian stabilitas dan ketahanan terhadap beban yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan software Robot Structural Analysis dalam proses desain struktur kayu, dengan fokus pada peningkatan efisiensi struktural dan optimalisasi penggunaan material. Metode penelitian melibatkan pemodelan struktur kayu dengan berbagai skenario beban, termasuk beban angin, gempa, dan beban hidup, yang disimulasikan menggunakan Robot Structural Analysis. Setiap skenario dianalisis untuk mengevaluasi distribusi tegangan, deformasi, dan faktor keamanan struktur kayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan Robot Structural Analysis, desain struktur kayu dapat dioptimalkan dengan lebih presisi, yang terbukti dari penurunan penggunaan material hingga 15% tanpa mengorbankan keamanan struktural. Selain itu, metode simulasi ini mempercepat proses desain dengan memberikan solusi visualisasi terhadap potensi kerusakan dan titik lemah struktur. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital, khususnya software Robot Structural Analysis, efektif dalam meningkatkan efisiensi dan keamanan desain konstruksi kayu di berbagai kondisi lingkungan.
SMART BUILDING PADA PEMBANGUNAN SARANA PRASARANA PEMERINTAHAN 1A DI IBU KOTA NEGARA Sukendro, Cahyo
JoDA Journal of Digital Architecture Vol 3, No 2: Maret 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/joda.v3i2.11372

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah meningkatnya kebutuhan akan efisiensi energi dan pengelolaan fasilitas secara optimal dalam pembangunan gedung pemerintahan yang berfungsi sebagai pusat administrasi dan pelayanan di Ibu Kota Negara. Penerapan konsep smart building menjadi relevan untuk memastikan gedung dapat beroperasi dengan efisiensi tinggi, menggunakan teknologi otomatisasi untuk manajemen energi, sistem keamanan, dan pemantauan operasional secara real-time. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan teknologi smart building pada pembangunan Sarana Prasarana Pemerintahan 1A, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya pemeliharaan, dan mendukung keberlanjutan lingkungan.Metode penelitian yang digunakan meliputi pendekatan studi kasus dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam, serta pengumpulan data sekunder dari dokumen terkait proyek. Pengolahan data dilakukan dengan analisis deskriptif untuk menilai efektivitas teknologi yang diimplementasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep smart building pada pembangunan Sarana Prasarana Pemerintahan 1A di Ibu Kota Negara mampu meningkatkan efisiensi energi hingga 30%, mempercepat respons pemeliharaan, dan meningkatkan keamanan dengan adanya sistem pemantauan berbasis IoT. Penelitian ini menyimpulkan bahwa smart building dapat menjadi solusi efisien untuk pengelolaan gedung pemerintahan dengan manfaat signifikan terhadap aspek ekonomi dan lingkungan.
PERILAKU MASYARAKAT BERDAMPAK KEPADA PEMBANGUNAN KOTA MENGGALA BERKELANJUTAN DALAM TRANSFORMASI ERA DIGITAL Heriyansyah, K.Heriyansyah; Ardiyanto, Ardiyanto
JoDA Journal of Digital Architecture Vol 3, No 2: Maret 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/joda.v3i2.11384

Abstract

Perilaku masyarakat memainkan peran penting dalam pembangunan kota berkelanjutan, terutama di tengah transformasi digital yang cepat. Kota Menggala, sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi, menghadapi tantangan dalam mengelola perkembangan yang pesat akibat urbanisasi dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perilaku masyarakat terhadap keberlanjutan Kota Menggala di era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei yang melibatkan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi, dan usia. Kuesioner yang disebarkan berfokus pada perilaku masyarakat terkait penggunaan teknologi, mobilitas, serta kesadaran lingkungan dalam konteks digital. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier untuk memahami hubungan antara variabel demografis dan tingkat partisipasi dalam praktik keberlanjutan. Hasil yang diharapkan adalah mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana perilaku masyarakat yang terdigitalisasi memengaruhi keberlanjutan pembangunan di Menggala, serta rekomendasi kebijakan yang dapat meningkatkan partisipasi dalam pembangunan kota hijau dan berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang sesuai dengan era digital, sehingga mendukung pembangunan yang inklusif dan ramah lingkungan.
Frontmatter [Front Cover, Editorial Team, Indexing, and Table of Contents] Purwanto, L.M.F
JoDA Journal of Digital Architecture Vol 3, No 2: Maret 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/joda.v3i2.12677

Abstract

Frontmatter [Front Cover, Editorial Team, Indexing, and Table of Contents]
PERENCANAAN TATA RUANG DENGAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE Heriyansyah, K.Heriyansyah; Purwanto. L.M.F, Purwanto
JoDA Journal of Digital Architecture Vol 3, No 2: Maret 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/joda.v3i2.11389

Abstract

Perencanaan tata ruang merupakan proses sistematis dalam merancang, memanfaatkan, dan mengendalikan penggunaan ruang untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang terus berubah. Tata ruang bertujuan untuk mencapai efisiensi ekonomi, sinergi dalam pemanfaatan sumber daya, dan menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan ruang yang berkelanjutan. Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam perencanaan tata ruang dapat mengoptimalkan pengelolaan sumber daya dengan cara otomatisasi dalam pemilihan dan pengaturan material, serta meningkatkan efisiensi dalam penggunaan alat dan bahan. AI memiliki potensi besar dalam mengolah data yang kompleks untuk mengidentifikasi pola dan tren yang relevan dalam perencanaan kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan AI dalam perencanaan tata ruang serta dampaknya terhadap efisiensi dan keberlanjutan pembangunan kota. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan simulasi berbasis data dari kota-kota yang menerapkan AI dalam perencanaan tata ruangnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara manusia dan AI membantu pengambilan keputusan yang lebih baik, sehingga mampu mendukung visi pembangunan kota yang inovatif dan berkelanjutan. Meskipun terdapat tantangan, implementasi AI yang efektif dalam perencanaan tata ruang memberikan peluang besar bagi pengembangan kota di masa depan.
MENGINTEGRASIKAN MATERIAL UNGGUL DAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBANGUNAN SMART BUILDING DAN ARSITEKTUR KOTA MODERN Purwanto, L.M.F
JoDA Journal of Digital Architecture Vol 3, No 2: Maret 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/joda.v3i2.12678

Abstract

Revolusi dalam material bangunan dan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam bidang arsitektur dan perencanaan kota. Material akrilik, yang dikenal dengan transparansi tinggi, kekuatan, dan fleksibilitasnya, telah menjadi solusi unggulan dalam berbagai proyek modern, termasuk mega akuarium digital. Material ini bukan hanya mampu menahan tekanan tinggi dan memberikan estetika visual yang memukau, tetapi juga cocok untuk integrasi dengan teknologi pencahayaan dan display digital yang interaktif. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan akrilik pada mega akuarium dapat meningkatkan pengalaman visual dan interaktif bagi pengunjung, menjadikannya elemen penting dalam arsitektur modern [1]Selain itu, pembangunan smart building telah menjadi kebutuhan di era modern, khususnya dalam proyek-proyek pembangunan pemerintah seperti sarana prasarana di Ibu Kota Negara baru. Smart building memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT), sensor otomatis, dan sistem manajemen bangunan cerdas untuk meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan penghuni. Studi menunjukkan bahwa penerapan sistem cerdas ini mampu mengurangi konsumsi energi hingga 30%, menjadikan bangunan lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan [2].Perilaku masyarakat juga memainkan peran penting dalam keberhasilan pembangunan berkelanjutan, terutama di kota-kota yang sedang bertransformasi digital seperti Menggala. Partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan dapat dipermudah melalui platform digital yang memungkinkan komunikasi dua arah antara warga dan pemerintah. Partisipasi ini telah terbukti meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan pembangunan berkelanjutan, sebagaimana diungkapkan dalam penelitian yang menunjukkan bahwa keterlibatan warga secara digital dapat mempercepat pengambilan keputusan dan respons kebijakan [3].Perencanaan tata ruang juga tidak luput dari pengaruh teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI). AI membantu dalam menganalisis data besar dan memberikan rekomendasi tata letak optimal yang memperhitungkan mobilitas, penggunaan lahan, dan efisiensi infrastruktur. Algoritma AI mampu memprediksi kebutuhan ruang dan infrastruktur, sehingga menghasilkan perencanaan yang lebih efisien dan terarah. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam perencanaan tata ruang dapat meningkatkan produktivitas perencanaan hingga 40% dibandingkan metode konvensional [4].Salah satu aspek penting dalam arsitektur yang sering diabaikan adalah desain jendela dan orientasi bangunan. Penelitian menggunakan CBE Thermal Comfort Tool menunjukkan bahwa desain jendela dan orientasi yang tepat dapat meningkatkan kenyamanan termal ruang secara signifikan. Dengan desain yang dioptimalkan, kebutuhan energi untuk pendinginan dapat berkurang hingga 20%, yang tidak hanya menghemat energi tetapi juga meningkatkan kenyamanan penghuni [5]. Desain ini menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung konsep bangunan hemat energi dan ramah lingkungan.Pemanfaatan software digital dalam desain arsitektur juga memberikan dampak signifikan. Software seperti Robot Structural Analysis membantu arsitek dan insinyur dalam merancang struktur kayu yang optimal. Dengan bantuan perangkat lunak ini, perhitungan kekuatan dan stabilitas struktur dapat dilakukan dengan presisi tinggi, memungkinkan pengurangan waktu desain hingga 25% dan peningkatan akurasi hasil perhitungan. Studi menunjukkan bahwa penerapan teknologi ini membantu memastikan desain yang aman dan efisien [6].Transformasi digital dalam arsitektur juga terlihat dari penggunaan metode digital dalam perancangan arsitektur secara keseluruhan. Metode ini memungkinkan arsitek untuk membuat model 3D realistis dan melakukan simulasi sebelum tahap konstruksi dimulai. Penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan perangkat lunak desain digital dapat mengurangi kesalahan konstruksi dan meningkatkan efisiensi proyek secara keseluruhan [7].Integrasi material modern dan teknologi digital ini membuka peluang baru dalam pembangunan kota modern yang efisien dan berkelanjutan. Kombinasi akrilik dengan teknologi digital di mega akuarium, penggunaan AI dalam perencanaan tata ruang, hingga smart building yang mendukung penghematan energi dan kenyamanan penghuni, semuanya berperan penting dalam membentuk arsitektur masa depan. Arsitektur yang adaptif terhadap perkembangan teknologi akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat modern dan menghadapi tantangan di era transformasi digital ini.
PENGARUH DESAIN JENDELA DAN ORIENTASI BANGUNAN TERHADAP KENYAMANAN TERMAL RUANG MENGGUNAKAN CBE THERMAL COMFORT TOOL Hadisoesilo, D, Hadisoesilo; Muchsin. M., Muchsin
JoDA Journal of Digital Architecture Vol 3, No 2: Maret 2024
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/joda.v3i2.12673

Abstract

Kenyamanan termal dalam ruangan merupakan faktor penting dalam desain bangunan, terutama di daerah tropis yang mengalami fluktuasi suhu ekstrem. Desain jendela dan orientasi bangunan memainkan peran signifikan dalam mengatur suhu dan kenyamanan termal dalam ruang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi desain jendela dan orientasi bangunan terhadap kenyamanan termal dalam ruangan. Metode penelitian dilakukan melalui simulasi menggunakan CBE Thermal Comfort Tool dengan skenario orientasi bangunan yang berbeda (utara, timur, selatan, dan barat) dan variasi desain jendela, termasuk ukuran, jumlah, dan material kaca. Data suhu dan kelembapan diperoleh dari simulasi untuk mengevaluasi kondisi kenyamanan termal sesuai standar ASHRAE 55. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi bangunan dan desain jendela mempengaruhi tingkat kenyamanan termal secara signifikan. Bangunan dengan orientasi utara dan material kaca berinsulasi tinggi menghasilkan kenyamanan termal yang lebih baik, terutama pada jam-jam siang saat intensitas matahari maksimal. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa kombinasi desain jendela yang tepat dan orientasi bangunan yang optimal dapat meningkatkan kenyamanan termal penghuni dan efisiensi energi secara keseluruhan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8