cover
Contact Name
Saprizal Hadisaputra
Contact Email
rizal@unram.ac.id
Phone
+6287738066422
Journal Mail Official
pijarmipa@unram.ac.id
Editorial Address
Univesitas Mataram. Jalan Majapahit No 62 Mataram, Lombok, NTB. 83125. Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pijar MIPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : 19071744     EISSN : 24601500     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pijar MIPA (e-ISSN: 2460-1500 & p-ISSN: 1907-1744) is an open-access scientific periodical journal published by the Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA publishes original articles on current issues and trends in mathematics-science-science education studies. In addition, this journal addresses issues concerning environmental education and environmental science. The journal scopes are: a. Physics and Physics Education b. Chemistry and Chemistry Education c. Biology and Biology Education d. Natural Science and Science Education e. Mathematics and Mathematics Education f. Environmental and Environmental Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,179 Documents
PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA TERHADAP KINERJA DOSEN DALAM PROSES PERKULIAHAN Nani Kurniati; Baidowi Baidowi; Nurul Hikmah
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.018 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa pendidikan matematika terhadap kinerja dosen dalam proses perkuliahan dan untuk mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki maupun dikembangkan dalam proses perkuliahan berdasarkan persepsi mahasiswa terhadap kinerja dosen dalam proses perkuliahan tahun akademik 2015/2016. Untuk mencapai tujuan tersebut peneltian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif, untuk pengambilan data dilakukan melalui penyebaran angket, dengan populasi mahasiswa pendidikan matematika yang aktif pada tahun akademik 2015/2016. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebuah angket tertutup, dimana responden tinggal memilih jawaban yang sudah tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram terhadap kinerja dosen berkategori baik dengan prosentase skor 69,50 %. Artinya lebih dari 50 % dan kurang dari atau sama dengan 75 % dari jumlah dosen yang aktif di Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unram sudah melaksanakan proses perkuliahan dengan baik. Berdasarkan hasil prosentase skor untuk setiap indikator kinerja menurut persepsi mahasiswa ada beberapa hal yang harus dipertahankan dan dikembangkan oleh dosen yaitu 1). Memberikan apersepsi diawal perkuliahan yaitu dosen menjelaskan kaitan materi sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari. 2). Dosen menggunakan metode mengajar yang bervariasi dalam pekuliahan. 3). Dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dipahami. 4). Dosen memberikan tugas yang sesuai dengan materi yang telah diajarkan. 5). Dosen memberikan tambahan nilai bagi mahasiswa atau kelompok yang mampu menyelesaikan tugas dengan baik. 6). Dosen menyusun soal ujian sesuai dengan materi yang telah diajarkan. 7). Dosen menhargai pendapat atau jawaban mahasiswa meskipun dipandang kurang tepat. 8). Dosen bersikap obyektif dalam penilaian, dan 9). Dosen dapat dijadikan contoh baik sikap maupun prilaku. Namun ada juga beberapa hal yang harus diperbaiki yaitu masih banyak dosen yang tidak membagikan hasil ujian kepada mahasiswa, dosen tidak membahas soal ujian, dan dosen tidak mengadakan remedial untuk mahasiswa yang belum tuntas.This study aims to determine the perception of mathematics education students on the performance of lecturers, and to evaluate aspects that need to be improved and developed in the lecture process based on student perceptions of lecturer's performance in the academic year 2015/2016. This research is conducted by descriptive research method. Data was collected by questionnaires toward the population of active mathematics students. Closed questionnaire was applied as instrument whereas respondents just choose the answers that are already available. The results show that the perception of students of mathematics education FKIP Mataram University on the performance of their lecturers is categorized “good” with the percentage score of 69.5 %. This means that more than 50 % and less than or equal to 75 % of the number of active lecturers in the mathematics education  FKIP Mataram University has done the lecture well. The percentage score result indicates that for each performance indicator according to student perception there are some aspects that must be maintained and developed by lecturer: 1). Giving apperception at the beginning of lecture, whereas lecturer explain relation of previous topic with topic to be studied. 2). Lecturers use teaching methods that varied in lecturer. 3). Lecturers give students the opportunity to ask questions. 4). Lecturers provide tasks in accordance with the topics that has been taught. 5). Lecturers provide appreciation for students or groups who are able to complete the task well. 6). Lecturers compile test questions in accordance with the topics that have been taught. 7). Lecturers appreciate the opinions or answers of the students, although considered inappropriate. 8). Objective in the assessment, and 9). Lecturers acts as role model for both attitude and behavior. However, there are also some things that must be fixed: many lecturers do not share the exam results to students, lecturers do not discuss the exam, and lecturers do not hold remedial for students who have not completed.
PENERAPAN METODE FILTRASI, ADSORPSI DAN REVERSE OSMOSIS UNTUK PENGOLAHAN AIR SUNGAI MENJADI AIR SIAP MINUM Nurul Ismillayli; Laili Mardiana; Rina Kurnianingsih; Dhony Hermanto; Fahrurazi Fahrurazi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.637 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.506

Abstract

Penerapan teknologi tepat guna tentang proses pengolahan air siap minum dengan menggunakan metode filtrasi, adsorpsi dan reverse osmosis telah dilakukan. Rancangan alat  pengelolaan air siap minum menggunakan kombinasi filtrasi-adsorpsi meliputi saringan pasir lambat (terdiri dari pasir silika, arang aktif, ijuk, kapas, dan kerikil) membran selulosa, granula karbon, karbon aktif, membran RO (reverse osmosis), dan lampu ultraviolet untuk desinfikasi. Penentuan beberapa parameter fisik (bau, warna), kimia (pH, Fe, nitrit, amonia, BOD5, COD, DO) dan biologi (bakteri E-coli) dari sumber air (irigasi) dan air hasil pemurnian dilakukan di Laboratorium Kimia Universitas Mataram dan Balai Laboratorium Kesehatan Pengujian dan Kalibrasi Provinsi NTB. Air siap minum yang dihasilkan memiliki kualitas sesuai dengan baku mutu air minum Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 Tanggal 19 April 2010. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa masyarakat menyukai air hasil pengolahan dan merespon positif terhadap alih teknologi pengolahan air. Pembangunan sentra pengelohan air siap minum diharapkan menjadi edukasi bagi masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Implementation of appropriate technology on the process of potable water using filtration, adsorption and reverse osmosis methods has been done. Its design used a combination of filtration-adsorption includes slow sand filters (consisting of silica sand, activated charcoal, palm fiber, cotton, and gravel) cellulosic membranes, carbon granules, activated carbon, RO (reverse osmosis) membranes, and ultraviolet for disinfection. Determination of several physical (odor, color), chemical (pH, Fe, nitrite, ammonia, BOD5, COD, DO) and biological parameters (E-coli) of purified water were conducted at Chemical Laboratory of Mataram University and Health Laboratory Testing and Calibration Center of West Nusa Tenggara Province. The potable water produced has quality according to the quality standard of drinking water Regulation of the Minister of Health No. 492/Menkes/Per/IV/2010 Date April 19, 2010. The organoleptic test showed that the community responds positively to the knowledge transfer of water treatment technology. The construction of potable water center is expected to educate the public about clean and healthy living behaviorKata kunci: filtrasi, adsorpsi, reverse osmosis, air sungai, air siap minum
PENGARUH KOMPOS TERHADAP HASIL PANEN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) Ahmad Rakun; I Gde Mertha
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.325 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.515

Abstract

Penelitian tentang pengaruh kompos terhadap hasil panen tomat, telah dilaksanakan di Desa Montong Are Kabupaten Lombok Barat. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah  untuk mengetahui: (1) pengaruh pemberian kompos  terhadap hasil panen tomat pada lahan pertanian Desa Montong Are, (2) dosis kompos yang perlu diberikan  pada lahan pertanian Desa Montong Are agar tomat dapat berproduksi secara optimal. Dalam penelitian ini digunakan rancangan acak lengkap  dengan enam ulangan. Data penelitian dianalisis dengan analisis sidik ragam dan uji lanjut dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian  menunjukkan bahwa (1) aplikasi kompos pada lahan pertanian Desa Montong berpengaruh signifikan terhadap hasil panen tomat, (2) kadar optimum kompos yang perlu diberikan pada lahan pertanian Desa Montong Are agar tomat berproduksi secara optimal adalah 1,2 kg untuk setiap 10 kg tanahStudy on the influence of compost on the yield of tomato was carried out in Montong Are Village West Lombok. The objective of this research are: (1) to identify the effect of the use of compost on the yield of tomato, (2) to identify the optimum dosage of compost that must be added to the soil of  Montong Are farmland in order that tomato can product optimally. Completely randomized design with six replicates was used in this research. Data analysis with Anova and least significant difference test (LSD).The result of this research are: (1) the application of compost has a significant effect on the yield of tomato, (2)  the optimum dosage of compost that must be given to the soil of  Montong Are farmland in order that tomato can product optimally is 1.2 kg compost/10 kg soil. 
PENERAPAN STRATEGI PQ4R UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS VII-1 SMPN 4 MATARAM Mahyaeny Mahyaeny
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.072 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.516

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa dengan menerapkan strategi PQ4R (Preview, Read, Reflect, Recite, Review) di kelas VII-1 SMPN 4 Mataram. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi  serta refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  aktivitas guru dan siswa serta hasil belajar siswa pada siklus I  berada pada kategori cukup baik , cukup aktif dan ketuntasan klasikal 74%. Pada siklus II aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi baik dan aktif. Ketuntasan klasikal mencapai 88%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran PQ4R dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas VII-1 SMPN 4 Mataram Tahun Pelajaran 2016/2017.
KARAKTERISASI FORMULASI EMULSIFIABLE CONCENTRATE (EC) INSEKTISIDA DELTAMETRIN Siti Raudhatul Kamali
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.845 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.530

Abstract

Deltametrin [(S)-α-cyano-(3-phenoxypheyl) methyl 3-(2,2-dibromovinyl)-2,2-dimethylcyclopropane carboxylate]  sudah digunakan secara luas untuk pengendalian hama. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi terhadap formulasi Emulsifiable Concentrate (EC) insektisida deltametrin. Formulasi ini menggunakan surfaktan Tween 80 dan ko-surfaktan Poli Etilen Glikol (PEG) 400 dengan perbandingan 20% : 80%. Morfologi Emulsifiable Concentrate ditentukan menggunakan mikroskop optik dan konfirmasi struktur molekul menggunakan FTIR. Nilai Hydrophylic-Lipophylic Balance (HLB) yang dihasilkan dari kombinasi surfaktan dan ko-surfaktan sebesar 13,48. Ukuran rata-rata diameter droplet yang dihasilkan sebesar 1 μm. Karakterisasi FTIR menunjukkan bahwa proses emulsifikasi deltametrin menjadi Emulsifiable Concentrate (EC) tidak mengubah bahan aktif deltametrin. Gugus C=N yang merupakan gugus utama pada deltametrin muncul pada puncak 2259,64 cm-1, C-Br pada 530,73 cm-1 dan regang C=O aromatik pada 1715,85 cm-1.  Kata kunci: Insektisida Deltametrin, Emulsifiable Concentrate (EC) 
KAJIAN PELAKSANAAN PRAKTIKUM KIMIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN LOMBOK BARAT INDONESIA Eka Junaidi; Saprizal Hadisaputra; Syarifa Wahidah Al Idrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.006 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan terhadap aktivitas praktikum kimia di Sekolah Menengah Atas Negeri se-Kabupaten Lombok Barat. Teknik survey (angket dan wawancara) digunakan untuk memperoleh data aktivitas praktikum kimia di sekolah target. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh guru kimia di SMA Negeri Se Kabupaten Lombok Barat yang terdiri dari 14 sekolah. Data yang bersifat kualitatif dianalisis melalui tiga alur yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa di SMAN se Kabupaten Lombok Barat; 1) keadaan sarana dan prasarana laboratorium berkategori ‘Baik’ dengan nilai rata-rata sebesar 79,20 %. 2) Tingkat motivasi guru kimia dalam melaksanakan kegiatan praktikum diketahui sekolah dengan kategori ‘sedang’ dengan nilai rata-rata sebesar 56,70. 3) Keterlaksanaan kegiatan praktikum dan relevansinya dengan materi ajar serta keberhasilan pelaksanaan praktikum berkategori ‘Sangat Baik’ dengan nilai rata-rata 81,50 %. 4) Korelasi antara keadaan sarana dan prasarana laboratorium dengan pelaksanaan kegiatan praktikum memiliki nilai koefisien korelasi pearson = 0,316 (rendah), dengan tingkat signifikansi 0,270 (lebih besar dari 0,05). Korelasi antara motivasi guru untuk melaksanakan praktikum dengan pelaksanaan kegiatan praktikum memiliki nilai koefisien korelasi pearson = 0,169 (Sangat rendah/hampir tidak ada hubungan), dengan tingkat signifikansi 0,560 (lebih besar dari 0,05)  5). Uji korelasi berganda antara sarana dan prasarana praktikum, motivasi pelaksanakan praktikum terhadap pelaksanaan praktikum dengan koefisien korelasi hanya sebesar 10,90 %. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan praktikum dipengaruhi oleh sarana dan prasarana praktikum serta motivasi pelaksanaan praktikum hanya sebesar 10,90 %, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, dengan nilai signifikasinya sebesar 0,531 (lebih besar dari 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah antara sarana dan prasarana laboratorium dan motivasi pelaksanaan praktikum terhadap pelaksanaan praktikum di sekolah tidak berhubungan secara simultan dan signifikan.The purpose of this research is to investigate the chemistry practicum activities at the State High School in West Lombok regency Indonesia. Survey techniques (questionnaires and interviews) were used to obtain data on chemical practicum activities in target schools. Samples are all chemistry teachers in SMA Negeri in West Lombok regency consisting of 14 schools. Qualitative data were analyzed through three paths: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that: 1) the condition of laboratory facilities and infrastructure categorized 'Good', with an average value of 79.20 %. 2) The level of motivation of chemistry teachers in carrying out practicum activities is known as 'Medium' school, with an average value of 56.70. 3) Implementation of practicum activities and their relevance to teaching materials as well as the success of practicum implementation categorized as 'Excellent', with an average value of 81.50 %. 4) The correlation between the state of laboratory facilities and infrastructure with the implementation of practicum activities has a correlation coefficient value of Pearson = 0.316 (low), with significance level of 0.270. The correlation between teachers' motivation to carry out practicum with the implementation of practicum activity has correlation coefficient value of Pearson = 0,169 (Very low / no relation), with significance level of 0,560. 5). Multiple correlation test between practicum facilities and infrastructure, practicum implementation motivation on the implementation of the lab with correlation coefficient of only 10.90%. This shows that the implementation of practicum activity is influenced by practicum facilities and practice motivation and practicum is only 10,90 %, while the rest is influenced by other factor, with the significance value equal to 0,531. In conclusion, there is no significant relationship between laboratory facilities and the level of motivation to carry out practicum on the implementation of lab work in school.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI SISWA Nestri Indah Wulandari; Astuti Wijayanti; Widodo Budhi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.808 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dengan pembelajaran langsung ditinjau dari kemampuan berkomunikasi siswa. Jenis penelitian ini adalah kuasi ekperimen. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 11 Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar IPA yang menggunakan model Problem Based Learning memperoleh skor rerata 21,22 dan pembelajaran langsung  memperoleh skor rerata 18,09. Kemampuan berkomunikasi yang pembelajarannya menggunakan Problem Based Learning memperoleh skor rerata 96,00 dan pembelajaran langsung termasuk memperoleh skor rerata 90,00. Sehingga dapat dinyatakan ada perbedaan yang signifikan. Kesimpulannya, ada signifikan, sehingga ada perbedaan hasil belajar Ipa siswa kelas VII SMP Negeri 11 Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017 antara pembelajaran menggunakan Problem Based Learning dengan pembelajaran langsung ditinjau dari kemampuan berkomunikasi siswa.The objective of this study is to know the difference of science learning outcomes between learning using Problem Based Learning model and direct learning observed from students’ communication skill. This research is quasi-experiment. This study was conducted at the Junior High School 11 Yogyakarta in the academic year of 2016/2017. The study showed that the average score of science learning outcomes which uses Problem Based Learning model was 21.22, whereas direct learning got the average score of 18.09. Communication skill that the learning process uses Problem Based Learning got the average score of 96.00 whereas direct learning got the average score of 90.00. In conclusion, there is significance, so there is the difference of science learning outcomes of students of class VII of SMP Negeri 11 Yogyakarta academic year 2016/2017 between learning using Problem Based Learning with direct learning in terms of students' communication ability. 
ANALISIS CACING SUTERA (Tubifex tubifex) SEBAGAI BIOINDIKATOR PENCEMARAN AIR SUNGAI GORONG LOMBOK TENGAH Enida Fatmalia
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 2 (2018): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.868 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i2.544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan distribusi cacing  Tubifex tubifex di sungai gorong desa Pengadang Lombok Tengah.  Subyek penelitian ini adalah cacing Tubifex tubifex.  Jenis penelitin yang dilakukan adalah penelitian deskriptif eksploratif.  Adapun fokus kajian penelitian ini adalah (1) keberadaan dan distribusi cacing Tubifex tubifex  di sungai gorong desa Pengadang yang dapat dijadikan sebagai bioindikator pencemaran lingkungan,  (2) status pencemaran sungai gorong desa Pengadang berdasarkan bioindikator cacing Tubifex tubifex.  Teknik pengambilan sampel mengginakan beberapa tahapan,  yaitu: (1)  persiapapan plot,  (2) pengambilan sampel lumpur,  (3) Langkah-langkah pengambilan sampel cacing Tubifex tubifex,  dan (4) menyiapkan tabel pengamatan jenis cacing yabg ditemukan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah Tubifrx tubifex yang ditemukan yaitu sebanyak 79 ekor pada stasiun I,  71 ekor pada stasiun II dan 13 ekor pada stasiun III,  dengan total 163 ekor.  Berdasarkan paparan data di atas,  penelito menyimpulkan bahwa cacing Tubifex tubifex dapat dijadikan sebagai bioindikator penvemaran air dan sungai gorong desa Pengadang dikategorikan ke dalam perairan yang tercemar.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning dan Number Head Together Terhadap Aktivitas, Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Soesilowaty Halim; Didimus Tanah Boleng; PM Labulan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.446 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i1.569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery learning dan number head together terhadap aktivitas, motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experimental design). Adapun desain yang digunakan pada penelitian ini adalah pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA Tahun Pelajaran 2017/2018 di SMA Negeri 3 Samarinda yang berjumlah 286 siswa, dengan sampel yang terdiri dari 3 kelas yakni X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen 1 (dengan model discovery learning DL), kelas X MIPA 2 sebagai kelas eksperimen 2 (dengan model number head together NHT) dan kelas X MIPA 3 sebagai kelas control (dengan model konvensional). Instrument dalam penelitian ini berupa lembar observasi, angket dan soal pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh model pembelajaran DL terhadap Aktivitas Belajar siswa kelas X SMAN 3 Samarinda. Pengaruh Model DL bersifat positif terhadap tingginya aktivitas belajar siswa. (2) Ada pengaruh model Pembelajaran NHT terhadap aktivitas belajar siswa kelas X SMAN 3 Samarinda. Model NHT berpengaruh positif terhadap aktivtas belajar siswa. (3) Ada pengaruh model pembelajaran DL terhadap Motivasi Belajar siswa kelas X SMAN 3 Samarinda. Pengaruh Model DL bersifat positif terhadap tingginya motivasi belajar siswa. (4) Ada pengaruh model Pembelajaran NHT terhadap motivasi belajar siswa kelas X SMAN 3 Samarinda. Model NHT berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa. (5) Ada pengaruh model pembelajaran DL terhadap Hasil Belajar siswa kelas X SMAN 3 Samarinda. Pengaruh Model DL bersifat positif terhadap nilai hasil belajar siswa. (6) Ada pengaruh model Pembelajaran NHT terhadap hasil belajar siswa kelas X SMAN 3 Samarinda. Model NHT berpengaruh positif terhadap nilai hasil belajar siswa.
PEMANTAPAN KEMAMPUAN MENGAJAR BERBASIS LESSON STUDY DI PROGRAM MAGISTER PENDIDIKAN IPA UNIVERSITAS MATARAM Gito Hadiprayitno; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.209 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik pembelajaran dengan menggunakan prinsip lesson study yang melibatkan 6 orang mahasiswa program magister pendidikan IPA Universitas Mataram. Praktik pembelajaran dengan pola lesson study ini dilakukan di SMP 4 Lingsar selama 2 bulan (Oktober-November 2016). Setiap mahasiswa berkesempatan untuk berperan sebagai guru model selama 2 kali, dan 10 kali pertemuan lainnya bertindak sebagai observer. Langkah-langkah lesson study berupa tahap plan, do, see dilakukan dalam 2 seting yang berbeda, sebagian besar tahap plan dilaksanakan di kampus sedangkan tahap do dan see dilaksanakan di sekolah. Adapun temuan dari penelitian ini antara lain (1) proses belajar pembelajaran dengan pola lesson study ini secara umum dinilai menarik bagi siswa, meskipun masih ada beberapa siswa yang kurang serius dan kurang disiplin seperti berbicara, bercanda, atau mengganggu teman lainnya saat pembelajaran berlangsung, (2) perlu adanya persiapan yang lebih matang dari tim, khususnya guru model sebelum kegiatan pembelajaran dilaksanakan, (3) perlu upaya yang lebih optimal untuk meningkatkan kemampuan guru dalam manajemen kelas, (4) terdapat beberapa masalah teknis di luar kendali atau faktor guru, yakni kurangnya dukungan daya listrik, bel tanda akhir pembelajaran berbunyi sebelum waktunya, dan rombongan belajar yang terlalu besar

Page 19 of 118 | Total Record : 1179


Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026) Vol. 20 No. 8 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 7 (2025) Vol. 20 No. 6 (2025) Vol. 20 No. 5 (2025) Vol. 20 No. 4 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 3 (2025) Vol. 20 No. 2 (2025) Vol. 20 No. 1 (2025) Vol. 19 No. 6 (2024): November 2024 Vol. 19 No. 5 (2024): September 2024 Vol. 19 No. 4 (2024): July 2024 Vol. 19 No. 3 (2024): May 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): March 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 18 No. 6 (2023): November 2023 Vol. 18 No. 5 (2023): September 2023 Vol. 18 No. 4 (2023): July 2023 Vol. 18 No. 3 (2023): May 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): March 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 17 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 17 No. 5 (2022): September 2022 Vol. 17 No. 4 (2022): July 2022 Vol. 17 No. 3 (2022): May 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): March 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021 Vol. 16 No. 4 (2021): September 2021 Vol. 16 No. 3 (2021): Juni 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021 Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA Vol. 15 No. 4 (2020): September Vol. 15 No. 3 (2020): Juni Vol. 15 No. 2 (2020): Maret Vol. 15 No. 1 (2020): Januari Vol. 14 No. 3 (2019): September Vol. 14 No. 2 (2019): Juni Vol. 14 No. 1 (2019): Maret Vol. 13 No. 2 (2018): September Vol. 13 No. 1 (2018): MARET Vol. 12 No. 2 (2017): September Vol. 12 No. 1 (2017): Maret Vol. 11 No. 2 (2016): SEPTEMBER Vol. 11 No. 1 (2016): Maret Vol. 10 No. 2 (2015): September Vol. 10 No. 1 (2015): Maret Vol. 9 No. 2 (2014): September Vol. 9 No. 1 (2014): Maret Vol. 8 No. 2 (2013): September Vol. 8 No. 1 (2013): Maret Vol. 7 No. 2 (2012): September Vol. 7 No. 1 (2012): Maret Vol. 6 No. 2 (2011): September Vol. 6 No. 1 (2011): Maret Vol. 5 No. 2 (2010): September Vol. 5 No. 1 (2010): MARET Vol. 4 No. 2 (2009): September Vol. 4 No. 1 (2009): Maret More Issue