cover
Contact Name
Saprizal Hadisaputra
Contact Email
rizal@unram.ac.id
Phone
+6287738066422
Journal Mail Official
pijarmipa@unram.ac.id
Editorial Address
Univesitas Mataram. Jalan Majapahit No 62 Mataram, Lombok, NTB. 83125. Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pijar MIPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : 19071744     EISSN : 24601500     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pijar MIPA (e-ISSN: 2460-1500 & p-ISSN: 1907-1744) is an open-access scientific periodical journal published by the Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA publishes original articles on current issues and trends in mathematics-science-science education studies. In addition, this journal addresses issues concerning environmental education and environmental science. The journal scopes are: a. Physics and Physics Education b. Chemistry and Chemistry Education c. Biology and Biology Education d. Natural Science and Science Education e. Mathematics and Mathematics Education f. Environmental and Environmental Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,179 Documents
PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK METODE CRACKING DI KELURAHAN KELAYU JORONG LOMBOK TIMUR Siti Raudhatul Kamali; Iwan Sumarlan; Fahrurazi Fahrurazi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 12 No. 2 (2017): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.193 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v12i2.354

Abstract

Telah dilakukan kegiatan alih  teknologi pengolahan sampah plastik metode cracking di Kelurahan  Kelayu Jorong, Lombok Timur.  Alih teknologi yang dilakukan terdiri atas pengelolaan sampah rumah tangga khususnya sampah plastik yang dilanjutkan dengan pengolahan sampah plastik menggunakan metode cracking. Ada dua metode yang digunakan pada kegiatan, yakni pendekatan sosialisasi dan metode praktek pengolahan limbah plastik.  Hasil yang diperoleh berupa peningkatan pemahaman tentang pengelolaan sampah rumah tangga yang ditandai dengan terampilnya masyarakat dalam melakukan pewadahan dan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya. Pengolahan sampah plastik menggunakan metode cracking mendapat respon yang baik dari masyarakat mitra di Kelurahan  Kelayu Jorong. Pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar cair berhasil dilakukan dengan komponen utama bahan bakar yang dihasilkan berupa bensin sebesar  58,81%
SELF REGULATED LEARNING MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DIPADU DENGAN BLENDED LEARNING DALAM MATAKULIAH KIMIA ANALISIS INSTRUMENTASI Ade Trisnawati
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.841 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.409

Abstract

Self regulated learning (regulasi diri dalam belajar) merupakan faktor penting dalam pembelajaran online. Kemampuan regulasi diri dalam belajar dibutuhkan mahasiswa agar mampu mengatur dan mengarahkan dirinya sendiri, mampu menyesuaikan dan mengendalikan diri dalam menghadapi tugas-tugas pembelajaran untuk meningkatkan prestasi dalam belajar. Penelitian pra-eksperimental ini bertujuan untuk mendeskripsikan self regulated learning mahasiswa pada pembelajaran kooperatif STAD dipadu dengan blended learning pada matakuliah kimia analisis instrumentasi khususnya pada materi spektroskopi. Sampel penelitian adalah mahasiswa program Pendidikan Kimia Universitas Negeri Malang semester 5 yang berjumlah 34 mahasiswa. Data penelitian didapatkan dari angket self regulated learning mahasiswa dan catatan observer selama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki self regulated learning tinggi lebih banyak (52,94%) daripada mahasiswa yang memiliki self regulated learning rendah (47,06 %). Aspek manajemen waktu pada kedua kelompok memiliki skor rata-rata yang tinggi dan indikator pencarian bantuan (help seeking) pada kedua kelompok memiliki skor rata-rata paling rendah.
PEMBINAAN KEPEDULIAN PESERTA DIDIK PADA LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN MEMBERIKAN PELATIHAN MENANAM HIDROPONIK TEKNIK VERTICAL GARDEN Deni Nasir Ahmad
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.291 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.424

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan penanaman tanaman hidroponik dengan teknik vertical garden di SMPN 1 Cijeruk, Bogor, Jawa Barat. Tujuan kegiatan ini  adalah memberikan penyuluhan ke peserta didik betapa pentingnya keasrian, kenyamanan dan keindahan pada lingkungan sekolah. Kedua, memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik untuk membuat teknologi hidroponik dengan teknik “vertical garden”. Tujuan selanjutnya adalah memberikan alat peraga tekhnologi hirdoponik teknik “vertical garden” ke sekolah sebagai media pembelajaran cinta dan perduli lingkungan. Hasil dari kegiatan tersebut adalah tim pengabdian masyarakat mampu menumbuhkan antusiasme peserta didik dalam menerima materi dan pelatihan. Kedua, peserta didik dan guru sekolah memiliki pengetahuan baru tentang teknologi rekayasa vertikal. Ketiga, pengetahuan yang didapat dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan membuat lingkungan sekolah menjadi indah dan nyaman dalam kegiatan pembelajaran. Keempat, pemberian alat praga kepada sekolah sebagai hasil dari kegiatan pelatihan. Kesimpulan bahwa pelatihan tanam hidroponik mampu menanamkan sifat peduli lingkungan dari peserta didik.
ANALISIS MODEL MENTAL MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA DALAM MEMAHAMI BERBAGAI JENIS REAKSI KIMIA Supriadi Supriadi; Suhadi Ibnu; Yahmin Yahmin
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.546 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.433

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali model mental mahasiswa dalam memahami berbagai jenis reaksi kimia berdasarkan perbedaan pengetahuan awal. Sampel terdiri dari 152 mahasiswa yang berasal dari semester 1,3, dan 5 Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Mataram. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian kualitatif deskriptif. Sebanyak 10 item soal tes essay dikembangkan tentang topik reaksi pembentukan, reaksi penguraian, reaksi pembakaran, reaksi substitusi tunggal dan reaksi substitusi ganda untuk mengidentifikasi model mental mahasiswa dan 19 soal tes pilihan ganda untuk mengidentifikasi pengetahuan awal mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 74,3 % mahasiswa masih mengembangkan model mental inisial dalam menjelaskan fenomena reaksi pada level submikroskopik dan belum ada mahasiswa yang mengembangkan model mental saintifik. Mereka hanya menjelaskan proses terjadinya reaksi kimia pada level makroskopik dan simbolik. Selain itu dalam model mental mahasiswa, masih terdapat pra konsep yang dapat menyebabkan miskonsepsi. Peneliti menyarankan bahwa perlu diterapkan pembelajaran yang berbasis multi level representasi dan perlu dikembangkan media pembelajaran yang dapat meningkatkan model mental mahasiswa karena pengembangan model mental sangat penting dalam memahami konsep-konsep kimia.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION DENGAN MEDIA MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA KELAS XI SMAN 1 KOPANG Laili Niswatun Sani; Satutik Rahayu; Hikmawati Hikmawati
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.624 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Direct Instruction dengan simulasi macromedia flash terhadap hasil belajar fisika siswa di SMAN 1 Kopang tahun akademik 2016/2017 tentang impuls dan momentum. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain kelompok kontrol posttest only. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 1 Kopang dengan jumlah siswa 83 tersebar ke dalam tiga kelas. Sampel penelitian ini adalah XI IPA 2 berjumlah 28 siswa sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 1 sebanyak 27 siswa sebagai kelas kontrol yang diambil secara cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelas XI IPA 2 dan XI IPA 1 adalah 70,71 dan 62,04, secara statistik data hasil tes berdistribusi normal dan homogen. Hasil penelitian yang diperoleh adalah analisis dengan t-test polled varians, dan hasilnya menunjukkan thitung = 2,33 dan ttabel = 2,00 pada tingkat signifikan 5 %. Hipotesis nol Ho ditolak karena thitung > ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Direct Instruction dengan simulasi macromedia flash berpengaruh terhadap hasil belajar fisika siswa di SMAN 1 Kopang tahun akademik 2016/2017. This research aimed to determine the influence of Direct Instruction model with macromedia flash simulation toward student’s physics learning outcomes at SMAN 1 Kopang academic year 2016/2017 in the impulse and momentum topic. This research type was experiment with posttest only control group design. The populations in this research were all students in XI grade SMAN 1 Kopang (83 students). The sampel of this research was XI IPA 2 (28 students) as experiment class and XI IPA 1 (27 students) as control class were taken by cluster random sampling. The results showed that the average grade XI IPA 2 and XI IPA 1 were 70,71 and 62,04, statistically the test data was normally distributed and homogeneous.The t-test polled varians was applied to obtain the study result. The results showed that tcount = 2,33 and ttable = 2,00 at significant level of  5 %. In conclusion, due to tcount >ttable, the direct instruction teaching model with macromedia flash simulation has influence toward the student’s physics learning outcomes at SMAN 1 Kopang academic year 2016/2017.
KETERAMPILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA DI SMA/MA NEGERI MATARAM DITINJAU DARI PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN I Gede Karunia Soenarko; Yayuk Andayani; Eka Junaidi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 2 (2018): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.167 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i2.462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara metode pembelajaran dengan keterampilan pengambilan keputusan dan hasil belajar kimia siswa kelas XI IPA di SMA/MA Negeri Mataram. Penelitian deskritif Expost Facto ini menggunakan subjek penelitian siswa kelas XI IPA di MAN 1 Mataram, SMAN 2 Mataram, dan SMAN 6 Mataram yang terbagi dalam 14 kelas dengan jumlah sampel sebanyak 236. Pengumpulan data keterampilan pengambilan keputusan siswa dengan angket dan observasi sebagai pendukung, sedangkan data hasil belajar kimia diperoleh dari dokumentasi guru mata pelajaran kimia. Uji coba instrumen dilakukan pada 30 responden. Uji validitas instrumen menggunakan korelasi Product Moment, dan uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach’s. Hasil uji hipotesis menggunakan uji anakova satu jalur diperoleh Fhitung > Ftabel (22,58 > 3,03) pada taraf signifikan 5% yang menunjukkan hipotesis alternatif (Ho) ditolak. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara metode pembelajaran dengan keterampilan pengambilan keputusan dan hasil belajar kimia siswa kelas XI IPA di SMA/MA Negeri Mataram Tahun Ajaran 2017/2018.
PERBEDAAN PENGUASAAN KONSEP BIOLOGI DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X PADA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DAN GUIDED INQUIRY DI MAN 1 PRAYA Zahratul Aini; Agus Ramdani; Ahmad Raksun
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.994 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan konsep biologi dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X pada penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dan model pembelajaran guided inquiry di MAN 1 Praya tahun ajaran 2016/2017. Desain penelitian ini adalah pre-test and post-test non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X MAN 1 Praya tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 247siswa. Pengambilan  sampel  dilakukan  dengan   Purposive Sampling sehingga didapatkan kelas X MIPA-3 sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas X MIPA-4 sebagai kelas eksperimen 2. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data yaitu tes penguasaan konsep berupa soal pilihan ganda dan tes kemampuan berpikir kritis berupa soal essay. Data hasil tes penguasaan konsep biologi dan tes kemampuan berpikir kritis dianalisis menggunakan uji-t pada taraf  kepercayaan  95 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan penguasaan konsep biologi dan  kemampuan berpikir kritis  siswa  kelas  X  pada  penerapan  model  pembelajaran kooperatif tipe group investigation  dan model pembelajaran guided inquiry di MAN 1 Praya tahun ajaran 2016/2017. 
PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPA BIOLOGI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DENGAN TIPE MIND MAPPING PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 19 MATARAM Arilda Setiya Ningrum; Nur Lestari; Kusmiyati Kusmiyati
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.943 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA Biologi pada siswa kelas VII menggunakan model pembelajaran tipe Team Asissted Indovidualization (TAI) dengan model pembelajaran Mind Mapping di SMPN 19 Mataram tahun ajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-postest non-control group design. Populasinya adalah seluruh kelas VII SMP Negeri 19 Mataram. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dan diperoleh kelas VII C sebagai kelas eksperimen I dan kelas VII D sebagai kelas eksperimen II. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar adalah tes objektif dan tes subjektif untuk hasil belajar kognitif, lembar observasi siswa untuk hasil belajar afektif dan psikomotorik. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji-t polled varians dengan taraf signifikansi 5%. Data yang diuji dengan uji-t adalah data gain score. Hasil uji-t untuk data hasil belajar kognitif didapatkan bahwa thitung > ttabel yakni 2,16 > 1,99. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dengan model pembelajaran Mind Mapping di SMP Negeri 19 Mataram tahun ajaran 2017/2018. This research aimed to determine the difference of science biology learning outcomes in VII grade students through the application of Team Assisted Individualization (TAI) learning model with Mind Mapping learning model at SMPN 19 Mataram academic year 2017/2018. The type of research was a comparative research. Pretest-posttest non-control group design was used as the design of this research. The population is the entire class VII SMP Negeri 19 Mataram. Samples were determined by simple random sampling technique that has chosen VII C as experiment class I and VII D as experiment class II. Objective and subjective tests were used to measure student achievement for cognitive student achievement, student observation sheets for effective and psychomotor student achievement. The data obtained were analyzed by t-test polled variance with a significance level of 5 %. The data tested by the t-test is the gain score data. Result of t-test for cognitive learning has found tcount  >  ttable that 2,16 > 1,99. The data analysis showed a difference in student learning result using TAI learning model with Mind Mapping learning model at SMP Negeri 19 Mataram academic year 2017/2018.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK Lalu Sunarya Amijaya; Agus Ramdani; I Wayan Merta
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 2 (2018): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.753 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i2.468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X pada pokok bahasan keanekaragaman hayati dan klasifikasi makhluk hidup di SMAN 1 Narmada tahun ajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X IPA di SMAN 1 Narmada tahun ajaran 2017/2018. Jumlah peserta didik dalam populasi ini adalah 180 yang tersebar dalam 5 kelas. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling dan terpilih kelas X MS 2 (kelas eksperimen) dan kelas X MS 1 (kelas kontrol). Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data hasil belajar adalah soal pilihan ganda sedangkan soal essay digunakan untuk mengumpulkan data hasil kemampuan berpikir kritis. Analisis statistik data dilakukan dengan menggunakan uji t pada taraf kesalahan 5%. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil belajar kelas eksperimen meningkat sebesar 35,16 (32,53 ke 67,69) sedangkan hasil belajar kelas kontrol meningkat sebesar 26,16 (34,67 ke 60,83). Data kemampuan berpikir kritis menunjukkan bahwa kelas eksperimen meningkat sebesar 27,49 (38,14 ke 65,63) sedangkan data kemampuan berpikir kritis kelas kontrol meningkat sebesar 18,56 (36,03 ke 54,59). Analisis statistik hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa thitung > ttabel (2,67 > 1,99) dan kemampuan berpikir kritis menunjukkan bahwa thitung > ttabel (2,88 > 1,99). Hasil analisis statistik tersebut berarti hasil belajar peserta didik dan kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen lebih baik secara signifikan daripada kelas kontrol. Disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh positif secara signifikan terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X pada pokok bahasan keanekaragaman hayati dan klasifikasi makhluk hidup di SMAN 1 Narmada tahun ajaran 2017/2018.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA Muhammad Turmuzi; Sripatmi Sripatmi; Syahrul Azmi; Nurul Hikmah
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.896 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.470

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram melalui model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) pada mata kuliah Analisis Kompleks. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Tahap perencanaan terdiri dari kegiatan penyusunan rencana pembelajaran, instrumen penelitian, pada tahap tindakan meliputi kegiatan pemberian tindakan berupa pembelajaran sesuai dengan rancangan pembelajaran yang telah dibentuk sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran Creative Problem Solving (CPS), tahap observasi meliputi kegiatan observasi terhadap aktivitas mahasiwa selama pembelajaran, khususnya pada saat diskusi dan keterlaksanaan tindakan serta hambatan-hambatan yang ditemui, dan tahap refleksi merupakan kegiatan refleksi terhadap pelaksanaan pembelajaran berdasarkan hasil observasi dan hasil penilain kemampuan pemecahan masalah. Hal-hal yang menjadi perhatian pada tahap refleksi ini adalah penilaian terhadap keterlaksanaan tindakan, hambatan-hambatan yang muncul, serta kemajuan-kemajuan yang telah dicapai. Untuk memperoleh data penelitian digunakan dua jenis instrumen penelitian yaitu lembar observasi pelaksanaan pembelajaran dan pedoman observasi serta soal tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah mahasiswa pada siklus I adalah sebesar 68,56 meningkat menjadi 83,00 pada siklus II. Rata-rata peningkatan kemampuan pemecahan masalah adalah sebesar 21,06 %. The purpose of this study is to improve the problem solving skills of Mathematics Education students Fakulty of Teacher Training and Education University of Mataram through Creative Problem Solving (CPS) learning model in Complex Analysis course. This study uses a classroom action research approach. Each cycle consists of several stages: planning, action, observation, and reflection. At the planning stage consists of the activities of the preparation of the lesson plans, the preparation of research instruments, the action stage includes activities in the form of teaching activities in accordance with the design of learning that has been formed in accordance with the principles of learning Creative Problem Solving (CPS), the observation stage includes activity observation of activity students during the lesson, especially during the discussion and implementation of the actions and obstacles encountered, and the reflection stage is a reflection of the implementation of learning based on the results of observation and the results of assessment of problem-solving skills. Matters of concern at this stage of reflection are an assessment of the implementation of actions, constraints arising, and the progress that has been achieved. Two types of research instruments were applied to obtain research data. The research instruments are observation sheets of instructional implementation and observation guidance as well as test problem solving abilities. The results of this study indicate that the average ability of problem solving students in cycle I is equal to 68.56 increased to 83.00 in cycle II. The average increase in problem solving ability is 21.06 %.

Page 18 of 118 | Total Record : 1179


Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026) Vol. 20 No. 8 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 7 (2025) Vol. 20 No. 6 (2025) Vol. 20 No. 5 (2025) Vol. 20 No. 4 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 3 (2025) Vol. 20 No. 2 (2025) Vol. 20 No. 1 (2025) Vol. 19 No. 6 (2024): November 2024 Vol. 19 No. 5 (2024): September 2024 Vol. 19 No. 4 (2024): July 2024 Vol. 19 No. 3 (2024): May 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): March 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 18 No. 6 (2023): November 2023 Vol. 18 No. 5 (2023): September 2023 Vol. 18 No. 4 (2023): July 2023 Vol. 18 No. 3 (2023): May 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): March 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 17 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 17 No. 5 (2022): September 2022 Vol. 17 No. 4 (2022): July 2022 Vol. 17 No. 3 (2022): May 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): March 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021 Vol. 16 No. 4 (2021): September 2021 Vol. 16 No. 3 (2021): Juni 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021 Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA Vol. 15 No. 4 (2020): September Vol. 15 No. 3 (2020): Juni Vol. 15 No. 2 (2020): Maret Vol. 15 No. 1 (2020): Januari Vol. 14 No. 3 (2019): September Vol. 14 No. 2 (2019): Juni Vol. 14 No. 1 (2019): Maret Vol. 13 No. 2 (2018): September Vol. 13 No. 1 (2018): MARET Vol. 12 No. 2 (2017): September Vol. 12 No. 1 (2017): Maret Vol. 11 No. 2 (2016): SEPTEMBER Vol. 11 No. 1 (2016): Maret Vol. 10 No. 2 (2015): September Vol. 10 No. 1 (2015): Maret Vol. 9 No. 2 (2014): September Vol. 9 No. 1 (2014): Maret Vol. 8 No. 2 (2013): September Vol. 8 No. 1 (2013): Maret Vol. 7 No. 2 (2012): September Vol. 7 No. 1 (2012): Maret Vol. 6 No. 2 (2011): September Vol. 6 No. 1 (2011): Maret Vol. 5 No. 2 (2010): September Vol. 5 No. 1 (2010): MARET Vol. 4 No. 2 (2009): September Vol. 4 No. 1 (2009): Maret More Issue