cover
Contact Name
CHARLYNA S. PURBA
Contact Email
charlyna.purba@gmail.com
Phone
+6281260145216
Journal Mail Official
jpab.polnep@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak, Jl. Ahmad Yani, Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS
ISSN : 27234576     EISSN : 27234568     DOI : https://doi.org/10.31573/jpab
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Perspektif Administrasi dan Bisnis is an open access journal and peer-reviewed that publishes either original article or reviews. This journal focuses on: Marketing, Human Resources, Financial, Management Information System, Entrepreneurship, Operation Management, Consumer Behavior, Service Marketing, Corporate Governance, Business Ethics, Leadership, Strategic Management, Knowledge Management and Taxation.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2025)" : 6 Documents clear
DAMPAK KEJADIAN BENCANA ASAP AKIBAT KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN TERHADAP SEKTOR SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT Supriyanto, Eko
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v6i1.1017

Abstract

Provinsi Kalimantan Barat sebagai bagian dari wilayah negara Indonesia dapat dikatakan daerah yang rawan terhadap bencana baik bencana alam maupun non alam. Kejadian bencana yang sering terjadi di Provinsi Kalimantan Barat dan bisa dikatakan hampir setiap tahun terjadi yaitu bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan, banjir, tanah longsor dan puting beliung. Oleh karena itu diperlukan adanya kesiapan dalam penanganan dari masyarakat dan instansi terkait untuk menanggulangi permasalahan tersebut. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah dampak kejadian bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan terhadap sektor social dan ekonomi dalam masyarakat. Penelitian terhadap kejadian bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Kalimantan Barat perlu dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dampak yang dialami masyarakat ditinjau dari dampak social dan ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  metode penelitian kualitatif yaitu dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber pustaka, wawancara dengan unsur pemerintah  (Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Barat)  serta pengamatan langsung di lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan membawa berbagai dampak dalam kehidupan masyarakat dari terutama social dan ekonomi serta kerugian negara
DINAMIKA PERTANAHAN DI INDONESIA: REGULASI, KONFLIK, DAN ARAH REFORMASI AGRARIA Stiawan, Ronal; Jauhari, Achmad; Raviarda, Muhammad Alif Ridho; Iqbal, Muhammad
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v6i1.1024

Abstract

Pertanahan merupakan aspek fundamental dalam pembangunan ekonomi, sosial dan politik di Indonesia. Namun sistem pertanahan Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan seperti tumpang tindih kepemilikan, konflik agraria, dan lemahnya penegakan hukum. Artikel ini mengkaji regulasi pertanahan, dinamika konflik, serta upaya Reformasi agraria yang dilakukan oleh pemerintah. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, tulisan ini menganalisis berbagai sumber hukum dan studi kasus di lapangan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai isu-isu pertanahan di Indonesia. 
PENGARUH WORK FAMILY CONFLICT DAN WORK LIFE BALANCE TERHADAP LIFE SATISFACTION TERHADAP IBU BEKERJA PADA SEKTOR PERBANKAN DI PONTIANAK Vera Aryani
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v6i1.1025

Abstract

Bagi ibu yang bekerja di lembaga pemerintahan, organisasi, maupun perusahaan tantangan yang dirasakan akan terasa jauh lebih besar. Seorang Ibu harus bisa menjadi seorang pekerja, guru, dan menjalankan peran sebagai Ibu pada saat yang bersamaan. Selain itu, ibu juga harus melakukan pekerjaan lain setelah berada di rumah, seperti mengerjakan pekerjaan rumah tangga di rumah hingga membersihkan rumah. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan menguji pengaruh work-family conflict dan work-life balance terhadap life satisfaction ibu bekerja pada sektor perbankan di Pontianak. Survey penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner terhadap 100 orang ibu bekerja pada sektor perbankan dan diolah menggunakan metode SEM-PLS dengan bantuan SmartPLS 3.3.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life conflict berpengaruh terhadap life satisfaction sedangkan work-life conflict tidak berpengaruh terhadap work-life balance dan work-life balance tidak berpengaruh terhadap life satisfaction. Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam pelaksanaannya terutama jumlah sampel. Jumlah sampel yang digunakan hanya 100 responden yang dinilai sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah keseluruhan ibu bekerja di sektor perbankan di Pontianak.
OTONOMI KHUSUS KAWASAN PERBATASAN KALIMANTAN BARAT Sudiarto, Didik; S Purba, Charlyna
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v6i1.1028

Abstract

Hadirnya Undang-Undang Pemerintahan Daerah memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengatur dan mengelola sendiri daerahnya sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan daerahnya masing-masing. Kawasan Perbatasan memiliki kekhususan dan keistimewaan sehingga seharusnya diberikan kekhususan dalam pengelolaan wilayahnya. Mengingat Provinsi Kalimantan Barat adalah daerah yang memiliki daerah paling banyak yang berbatasan dengan negara tetangga, yaitu Sarawak Malaysia maka penting untuk diberikan kekhususan dan keis.timewaan dalam pengelolaan wilayahnya. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan urgensi otonomi khusus Kawasan Perbatasan Kalimantan Barat. Hasil ini penelitian ini membuktikan bahwa otonomi khusus diperlukan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di kawasan perbatasan Provinsi Kalimantan Barat
KAJIAN DOKUMEN MUTU DI JURUSAN TEKNIK SIPIL POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK Etty Rabihati; Eva Ryanti; Rika Riyanti
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v6i1.1029

Abstract

Penelitian ini akan mengkaji dokumen mutu di Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) dikarenakan di Jurusan Teknik Sipil sudah tersedia dokumen mutu yang lengkap (hasil penelitian terdahulu Perancangan dan Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Mutu pada Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Pontianak) hanya sudah lebih dari lima sampai sepuluh tahun dokumen tersebut belum direvisi lebih lanjut untuk keterbaharuannya yang disesuaikan dengan kebutuhan dan peraturan yang terbaru dan sejauh mana pengaplikasian dokumen mutu tersebut telah diaplikasikan di Jurusan Teknik Sipil Polnep. Dengan menggunakan analisis deskriptif dalam mendapatkan data pengaplikasian dokumen mutu telah dilakukan atau belum sesuai dengan persyaratan mutu serta dilakukan revisi dokumen berdasarkan pengaplikasian tersebut dengan cara wawancara dan pembuatan kuesioner. Dalam era globalisasi mutu pendidikan sangatlah penting dalam dunia pendidikan khususnya dikalangan perguruan tinggi. Untuk menghasilkan lulusan yang dapat bersaing dengan dunia kerja penuh kompetitif maka penerapan manajemen mutu sangat diperlukan. Sehingga keutamaan penelitian ini memuat beberapa tujuan yang akan dicapai untuk mengkaji dokumen mutu di Jurusan Teknik Sipil Polnep, untuk mendapatkan penyelesaian masalah yaitu mengkaji pengaplikasian dokumen mutu Proses Belajar Mengajar (PBM) sehingga perlu tidaknya direvisi karena dokumen mutu PBM di Jurusan Teknik Sipil Polnep menjadi dasar dalam pelaksanaan mutu dan untuk menjamin konsistensi kegiatan untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan serta peningkatan mutu berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN DESA WISATA SUNGAI LIMAU KECAMATAN SEBATIK TENGAH KABUPATEN NUNUKAN KALIMANTAN UTARA Andi, Andi Syarifuddin; Johan Lukas Away; Ilham, Ilham
JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38062/jpab.v6i1.1030

Abstract

Kondisi Tingkat kemiskinan secara nasional masih menjadi focus pembicaraan yang serius, seperti halnya di Kabupaten Nunukan yang pada tahun 2024 tercacat Tingkat kemiskinan mencapai 5,27% atau sekitar 11.081 jiwa. Upaya untuk memberdayakan masyarakat tak henti-hentinya dilaksanakan, seperti halnya melalui program kegiatan pemberdayaan Masyarakat di tingkat pedesaan melalui pengembangan potensi lokal, salah satuhnya adalah desa wisata. Adapun tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pemberdayaan yang sedang dilakukan oleh pemerintah daerah terhadap masyarakat Desa Sungai Limau melalui pengembangan potensi desa wisata. Selain itu untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan serta mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan dari adanya pengembangan desa wisata di Desa Sungai Limau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi , wawancara, dan dokumentasi. Adapun Informan penelitian meliputi kepala desa, sekretaris desa, Bumdes atau pengelola wisata, masyarakat setempat, dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi Desa Wisata Sungai Limau sudah berhasil terlihat dari pengembangan sektor wisata alam yakni lahan perkemahan, kolam pemancingan ikan, tapal batas patok 7 perbatasan Indonesia Malaysia, penyediaan gazebo dan rumah istirahat. Faktor pendukung pemberdayaan meliputi dukungan dari pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat serta potensi yang dimiliki. Faktor penghambat meliputi keterbatasan pendanaan dalam pengembangan infrastruktur obyek wisata. Dampak positif terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Secara ekonomi, terbukanya peluang usaha baru, seperti pembutan kripik, kerajinan tangan, pengolahan jahe dan warung makan, hal tersebut dapat mendorong penurunan tingkat pengangguran terbuka tahun 2025 sebesar 2,71 persen, dan usaha pemberdayaan Masyarakat dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa wisata Sungai Limau hingga setara dengan Upah Minimum Regional (UMR) sebesar Rp.3.652.907., Kabupaten Nunukan. Dampak lingkungan yang ditibulkan belum adanya tempat sampah yang sediakan sehingga sampah-sampah pengunjung dibuang sembarang tempat. Temuan penelitian bahwa dalam pengembangan potensi desa wisata Sungai Limau masih membutuhkan bantuan pendanaan dalam pengembangan desa wisata dengan pihak lain seperti pemerintah daerah, istansi terkait, dan Perusahaan serta lembaga keuangan yang beroperasi di sekitar desa. Untuk pengembangan lebih lanjut diharapkan adanya pelatihan pengelolaan desa wisata yang berbasis agro wisata, pelayanan wisata dan pengelolaan sampah untuk keberlanjutan pengembangan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6