cover
Contact Name
Dewi Wulandari
Contact Email
dewiwulandarimhk@gmail.com
Phone
+6289695098491
Journal Mail Official
stethoscope@stikesmhk.ac.id
Editorial Address
STIKes Mitra Huasada Karanganyar Jl. Brigjen Katamso Barat, Gapura Papahan Indah, Papahan, Kec. Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57722
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Stethoscope
  • JURNAL_ILMIAH_KEPERAWATAN
  • Website
ISSN : 27228118     EISSN : 27234096     DOI : https://doi.org/10.54877
Core Subject : Health,
Stethoscope is a scientific journal contains research publication in nursing science. The focus and scope of Stethoscope is in the field of Nursing Science with the following themes: -Medical surgical nursing -Maternity nusing -Mental health nursing -Nursing communication -Community nursing -Nursing disaster -Nursing emergency -Pediatric nursing
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2023)" : 4 Documents clear
KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI DI DESA PAPAHAN KECAMATAN TASIKMADU KABUPATEN KARANGANYAR Betty Kusdhiarningsih
Jurnal Stethoscope Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/stethoscope.v4i1.955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat tentang bencana gempa bumi, mengetahui tentang persiapan, tindakan mitigasi hingga evakuasi masyaraklat dalam menghadapi bencana gempa bumi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang ada di Desa Papahan yang berjumlah 2500 kepala keluarga. Sampel dipilih secara Random Sampling yang diambil secara acak menggunakan Rumus Slovin  dengan Margin taraf kesalahan 10% sehingga diperoleh sampel sebanyak 97 kepala keluarga. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan kuesioner (angket) berupa instrumen kesiapsiagaan masyarakat Desa Papahan terhadap bencana gempa bumi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif menggunakan tabel frekuensi.Hasil : penelitian ini memiliki hasil yaitu pengetahuan masyarakat dalam katagori baik, kesiapan yang kurang, pan penyelamatan diri yang sedang. Dengan total nilai dalam katagori kurang siap.
KOMPRES HANGAT DAN KOMPRES RAMUAN DADAP SEREP UNTUK MENGATASI HIPERTERMI PADA ANAK DI DESA SANGGOMO BUMIHARJO ratna setiyaningsih
Jurnal Stethoscope Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/stethoscope.v4i1.976

Abstract

Demam adalah suatu keadaan suhu tubuh di atas normal akibat peningkatan pusat pengatur suhu di hipotalamus. Angka kejadian tahun 2010 di wilayah Jawa Tengah sekitar 2 %-5% terjadi pada anak usia 6 bulan sampai 5 tahun di setiap tahunnya (Kemenkes RI, 2014). Tindakan untuk mengatasi demam secara non farmakologi yaitu dengan memberikan kompres hangat dan kompres ramuan dadap serep. Tujuan dilakukan tindakan ini untuk  mendeskripsikan penatalaksanaan perawatan demam : kompres hangat dan kompres ramuan dadap serep terhadap anak hipertermi. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. teknik pengambilan subjek penelitian  yaitu non-probality sampling dengan pendekatan total sampling. Populasi subjek adalah anak yang mengalami demam hasil penelitian kedua subjek mengalami panas tinggi disertai batuk pilek, tampak gelisah, mukosa bibir kering, kulit subjek teraba hangat, kulit tampak kemerahan, RR: 24 – 26 x/menit, nadi: 84 - 88 x/menit, suhu: 38,5-39oC. Kesimpulan tindakan pemberian kompres hangat dan kompres ramuan dadap serep dapat menurunkan suhu tubuh.
Penatalaksanaan Terapi Okupasi (Kerajinan Tangan) Meronce Manik-Manik pada Pasien Gangguan Persepsi Sensori Pendengaran di RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta Indarini Mitha Rahayu; Nadya Karlina Megananda
Jurnal Stethoscope Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/stethoscope.v4i1.978

Abstract

Gangguan persepsi sensori pendengaran yaitu persepsi sensori yang diterima panca indra tanpa adanya stimulus eksternal, dengan sering meraskan keadaana yang hanya dapat dirasakan oleh dirinya sendiri atau tidak dapat dirasakan oleh orang lain. Salah satu terapi yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi gangguan persepsi sensori adalah terapi okupasi (kerajinan tangan) meronce manik-manik. Tujuan mengidentifikasi penatalaksanaan terapi okupasi; kerajinan tangan meronce manik-manik pada pasien gangguan persepsi sensori pendengaran. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif studi kasus dengan menggunakan pendekatan nursing process. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini menggunkan non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 3 subjek. Data Pengkajian subjek mengatakan merasa sedih, sering mendengar suara bisikan bisikan dari Tuhan, menangis, tertawa dan suara ejekan, lebih suka menyendiri, pengalaman yang tidak menyenangkan seperti kepergian suami, ditinggalkan suami kemudian bercerai, dan pembulian. Berdasarkan hasil pengamatan didapatkan data subjek tampak menyendiri, melamun, ekspresi wajah tampak kesal, menjawab dengan intonasi cepat, berbicara melantur dan pandangan melihat ke satu arah. Diagnosis keperawatan yaitu gangguan persepsi sensori berhubungan dengan gangguan pendengaran. Perencanaan keperawatan yang akan dilakukan adalah terapi okupasi meronce manik-manik. Peneliti melakukan tindakan keperawatan selama 7 kali pertemuan. Evaluasi terakhir didapatkan verbalisasi mendengar bisikan menurun, distorsi sensori menurun, perilaku halusinasis menurun, melamun menurun, respon sesuai stimulus membaik. Penatalaksanaan terapi okupasi kerajinan tangan meronce manik-manik mampu menurunkan perubahan tanda gejala pada pasien gangguan persepsi sensori pendengaran.Kata Kunci: meronce manik-manik, terapi okupasi, gangguan persepsi sensori pendengaran
PENATALAKSANAAN SWEDISH MASSAGE DAN REBUSAN BAWANG PUTIH MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT PADA PASIEN HIPERTENSI DI DUSUN BUWENG Novi Indah Aderita
Jurnal Stethoscope Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/stethoscope.v4i1.980

Abstract

Abstrak: penderita hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 berdasarkan hasil pengukuran penduduk dengan usia 18 tahun sebesar 34,1%. Provinsi Jawa Tengah hipertensi pada tahun 2022 sebesar 68,6%. Masalah yang dialami antara lain: nyeri kepala menjalar ke tengkuk, salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu swedish massage dan rebusan bawang putih. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penatalaksanaan manajemen nyeri dengan masalah keperawatan nyeri akut. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data dengan observasi, pengukuran dan dokumentasi. Instrumen studi kasus menggunakan format asuhan keperawatan medikal bedah, nursing kit dan lembar pengukuran. Subjek penelitian adalah pasien hipertensi di Dusun Buweng sebanyak 3 subjek. Teknik pengambilan subjek adalah non-probability sampling  dengan pendekatan purposive sampling. Hasil penelitian: subjek mengatakan nyeri akibat peningkatan tekanan darah, nyeri terasa tertusuk-tusuk benda tajam, nyeri pada kepala bagian belakang menjalar ke tengkuk, skala nyeri lima sampai enam, nyeri hilang timbul tiga sampai lima belas menit, subjek mengatakan sering pusing, subjek mengatakan mengalami kesulitan tidur dan perubahan pola tidur. Subjek terlihat memegangi kepala bagian belakang sampai tengkuk dan ekspresi wajah tampak meringis menahan nyeri, TTV: TD: 170/100-200/110 mmHg, RR: 20-22 x/menit, N: 80-90 x/menit, S: 36,2-36,7°C. Masalah keperawatan yaitu nyeri akut. Tindakan yang dilakukan mengukur tanda-tanda vital dan mengkaji nyeri secara komprehensif, memberikan teknik non-farmakologis swedish massage, melakukan kolaborasi dengan subjek penggunaan kontrol analgetik rebusan bawang putih. Hasil setelah dilakukan swedish massage dan rebusan bawang putih selama 14 hari pada pagi dan malam didapatkan hasil nyeri akut teratasi sebagian pada subjek 1, masalah teratasi pada subjek 2 dan 3. Kesimpulan: tindakan swedish massage dan rebusan bawang putih efektif untuk menurunkan nyeri akut pada penderita hipertensi.Kata kunci: swedish massage, rebusan bawang putih, nyeri akut, hipertensi.

Page 1 of 1 | Total Record : 4