cover
Contact Name
Ina Sholihah Widiati
Contact Email
itcida@amikomsolo.ac.id
Phone
+6285728639647
Journal Mail Official
itcida@amikomsolo.ac.id
Editorial Address
LPPM STMIK Amikom Surakarta Jl Veteran Notosuman Singopuran Kartasura Sukoharjo 57164 Telp./Fax 0271-7851507
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah IT CIDA : Diseminasi Teknologi Informasi
Published by STMIK Amikom Surakarta
ISSN : 24778133     EISSN : 24778125     DOI : http://doi.org/10.55635/jic.v7i2
Core Subject : Science,
Jurnal IT CIDA adalah terbitan berkala ilmiah yang terbit 2 nomor per volume yang fokus pada bidang teknologi informasi, komunikasi dan komputer dalam bentuk akumulasi pengetahuan baru, pengamatan empiris atau hasil penelitian, dan pengembangan gagasan baru.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2: Desember 2019" : 5 Documents clear
Sistem Penunjang Keputusan Warga Tidak Mampu Penerima Bantuan Dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Lilik Sugiarto
Jurnal Ilmiah IT CIDA Vol 5, No 2: Desember 2019
Publisher : STMIK Amikom Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (960.559 KB) | DOI: 10.55635/jic.v5i2.110

Abstract

Seiring kebutuhan akan informasi yang merupakan salah satu unsur yang penting dalam berbagi bidang khususnya dalam bidang pemerintahan dalam memperoleh data mengenai keadaan kondisi warga masyarakatnya. Dalam hal ini data yang di peroleh dari pemerintah desa yang akan di jadikan dasar pengambilan keputusan pemerintah pusat dalam penyaluran dana bantuan pemerintah kepada warga masyarakat sesuai dengan tingkat kemampuan warganya,  melaui dinas sosial maupun melalui program-program pemerintah daerah.Di satu sisi perangkat desa dalam memperoleh data mengalami banyak kendala sehingga terkadang pengambilan data diperoleh secara subjektif melalui pengamatan secara sepihak oleh perangkat pemerintah daerah dalam hal ini pemerintah desa dengan perangkat RT maupun RW, Sehingga kualitas data yang diperoleh menjadi kurang valid dan tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.Dengan ini penulis tertarik untuk mengadakan penelitian mengenai bagaimana cara pengambilan data dengan metode yang sederhana untuk menyajikan data yang dapat digunakan sebagi dasar pemetaan warga yang mampu ataupun yang kurang mampu sehingga dapat diterapkan didaerah. Dengan memperhatikan metode yang sederhana penulis menggunakan metode simple additive weighting sehingga dapat diterapkan di tingkat bawahuntuk menyajikan data wargasesuai dengan kategori yang dibutuhkan. kata kunci : SAW, informasi
Penerapan Metode Multi Attribute Utility Theory dalam Pemilihan Karyawan Terbaik di STMIK Amikom Surakarta siti rihastuti
Jurnal Ilmiah IT CIDA Vol 5, No 2: Desember 2019
Publisher : STMIK Amikom Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.459 KB) | DOI: 10.55635/jic.v5i2.108

Abstract

Pemilihan karyawan terbaik merupakan bentuk apresiasi lembaga terhadap kinerja yang sudah ditunjukkan oleh karyawan. Hal ini sebagai salah satu motivasi bagi karyawan agar dapat meningkatkan semangatnya dalam bekerja.  Untuk dapat memperoleh nama karyawan terbaik, diperlukan sebuah sistem yang mampu mengakomodasi proses pemilihan dengan standar yang sesuai kebutuhan dan mampu menghasilkan informasi yang obyektif dan transparan.  Penelitian ini menggunakan Multi Attribute Utility Theory (MAUT) dalam pehitungannya. Kriteria yang digunakan dalam proses pemilihan meliputi pengalaman kerja (bobot 3), kerjasama (bobot 2), kedisiplinan (bobot 3), dan motivasi kerja (bobot 2). Dari hasil perhitungan diperoleh nama karyawan yang memiliki nilai (ranking) tertinggi dari beberapa alternatif yang tersedia. Kata Kunci: pemilihan karyawan terbaik, metode maut, kriteria
Perancangan Sistem Informasi Desa Terintegrasi Studi Kasus Desa Melung Zanuar Rifai; Trias Bratakusuma; Ratna Arvianti
Jurnal Ilmiah IT CIDA Vol 5, No 2: Desember 2019
Publisher : STMIK Amikom Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.665 KB) | DOI: 10.55635/jic.v5i2.101

Abstract

Saat ini penerapan e-Government hanya sebatas pada pemerintah di tingkat kabupaten dan belum menjangkau pemerintah desa yang komprehensif. Di beberapa desa telah menerapkan system informasi khusus yang digunakan untuk menangani administrasi desa, namun demikian dalam melakukan pelayanan administrasi tetap masih konvensional. Kekurangan dari proses ini adalah jika surat yang diminta membutuhkan pengesahan resmi (kepala desa), sedangkan yang bersangkutan tidak ada di tempat maka pemohon akan kembali ke balai desa nanti, hal ini berarti ada waktu tunggu yang harus dialami oleh pemohon. Ini akan sangat membuang waktu, pemohon dan juga layanan hanya berlaku selama jam kantor saja dan juga para pemohon tidak bias memonitoring proses surat yang diajukan. Ini akan sangat membuang waktu pemohon dan juga karena pemberian layanan hanya berlaku selama jam kantor saja maka proses menjadi tidak efektif dan efisien. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan diatas adalah dengan membuat Prototype Sistem Monitoring Layanan Terintegrasi berbasis REST guna mengoptimalisasi penggunaan data-data yang ada di pemerintahan desa dan mengembangkan sistem monitoring layanan administrasi yang dapat terintegrasi dengan berbagai sistem lainnya seperti: Sistem administrasi desa, Sistem pembayaran PBB Pemda dan Sistem kependudukan Dindukcapil guna mendukung pengintegrasian sistem dalam mencapai e-government desa yang terpadu sehingga dapat mendukung akurasi dan percepatan pemberian layanan .Metode pengembangan sistem pada penelitian ini adalah menggunakan prototype
Perancangan Design Sistem E-Administrasi Bimbingan Belajar Berbasis WEB sri widiyanti
Jurnal Ilmiah IT CIDA Vol 5, No 2: Desember 2019
Publisher : STMIK Amikom Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.787 KB) | DOI: 10.55635/jic.v5i2.107

Abstract

Bimbingan belajar (bimbel) Salsabila merupakan salah satu tempat belajar mengajar yang ingin mengembangkan bimbel ini menjadi lebih luas lagi. Untuk memperkenalkan bimbel ini supaya lebih berkembang dan diketahui oleh masyarakat luas maka diperlukan suatu sistem informasi yang bertujuan untuk mempermudah dalam mengetahui informasi, administrasi dan segala sesuatu yang berhubungan dengan bimbel .Proses bisnis di dunia pendidikan menuntut tempat pendidikan informal untuk dapat mengelola informasi dengan baik dan kebutuhan akan informasi masing-masing pihak yang berkepentingan dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat. Pembuatan perancangan sistem e-administrasi bimbel berbasis web dapat meringankan kinerja bagian administrasi bimbel untuk melakukan pencarian data, penyaringan data, serta pengolahan data yang menjadi sumber informasi utama di bimbel salsabila. Sistem ini diharapkan dapat memudahkan dalam dokumentasi serta memberikan informasi mengenai data administrasi bimbel jika sewaktu-waktu dibutuhkan dan dapat dipergunakan kapan saja, serta Mempermudah dalam komunikasi dengan bagian pengelola, administrasi dan siswa serta orang tua, sehingga dalam penyampaian informasi tidak ada yang terlewatkan dan real time. Keywords: bimbingan belajar, e-administrasi, web, sistem, real time
Pengembangan E-Commerce Produk Fashion Menggunakan Metode User Centered Design Ina Sholihah Widiati
Jurnal Ilmiah IT CIDA Vol 5, No 2: Desember 2019
Publisher : STMIK Amikom Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.019 KB) | DOI: 10.55635/jic.v5i2.106

Abstract

E-commerce merupakan salah satu strategi sebuah perusahaan dagang untuk menaikkan penjualan di era digital ini. Pemasaran dan transaksi online sudah menjadi hal biasa dalam dunia jual beli. Falona fashion adalah salah satu toko yang bergerak dalam bidang fashion. Beberapa kendala dialami oleh Falona Fashion ketika masih menggunakan sistem lama yaitu jual beli online dengan media sosial. Salah satu kendalanya adalah transaksi yang tidak otomatis mengakibatkan seringnya terjadi kesalahan pencatatan dan di sisi pelanggan kesulitan mengetahui stok barang. Maka dari itu, dibutuhkan sistem e-commerce untuk menunjang penjualan online. Pengembangan e-commerce ini menggunakan pendekatan metode User Center Design (UCD). Metode ini fokus pada kebutuhan pada sisi pengguna. Pengguna dalam sistem baru ini diklasifikasikan menjadi admin, pelanggan, reseller dan pengunjung. Metode UCD diawali dengan menentukan konteks pengguna hingga pengujian sistem. Pada tahap akhir penelitian ini yaitu pengujian didapatkan hasil bahwa proses-proses yang ada dalam e-commerce sudah berjalan baik dan siap diimplementasikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5