cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Media Veteriner
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 87 Documents
Mengapa justru kerbau? Mozes R. Toelihere
Media Veteriner No. 1 (1978): Media Veteriner
Publisher : Media Veteriner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.156 KB)

Abstract

Kalau pertanyaan tersebut diatas diajukan oleh petani-peternak di desa, bukanlah tempatnya untuk dijawab disini. Justru pertanyaannya datang dari kita-kita orang kota yang secara langsung maupun tidak langsung berurusan dengan peningkatan kesejahteraan mayoritas rakyat Indonesia, wong desa. pak tani sendiri mungkin sulit menjawab, preferensinya terhadap kerbau hanya didasarkan pada motifasi dan pandangan sosio-ekonomistradisionil dari satu generasi ke generasi berikut. Kadang-kadang tidak masuk akal manusia modern. Padahal kalau diteliti benar-benar, kebanyakan motifasi yang dianut cukup beralasan. Hanya saja kita sebagai orang kota, apalagi berpendidikan luar negeri, belum apa-apa sudah menolak pandangan tradisionil tersebut. Pada umumnya kita hanya mau berurusanm bahkan mengungguli, apa yang diajarkan kepada kita di kota atau di luar negeri. Padahal sumber daya dan kekayaan alam yang kita miliki sangat sangat berlimpah di tanah air kita sendiri dan kurang dikenal di luar negeri.
The reproductive of sheep production in Indonesia : a research project D. Sastradipradja; S. Partodihardjo
Media Veteriner No. 1 (1977): Media Veteriner
Publisher : Media Veteriner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.209 KB)

Abstract

The sheep seems to be a suitable and socio-economically acceptable animal for livestock production in Indonesia due its small and size and certain physiological characteristics of sheep whith say offer adventages for rearing over larger ruminants. The sheep population is however declining up to present. One way for improvement of sheep production has been attempted through crossbooring with imported breeds.A research project on certain aspects of sheep reproduction is discussed with omphasis on plasma reproduction hormonal levels, and with emphasis on plasma reproduction hormonal levels, and with the ultimate objective to rapidly increase the presently declining sheep population.
Perlakuan terhadap semen beku dalam straw sebelum pemakaian lapangan di Indonesia L.H. Sanjaya; M.R. Toelihere
Media Veteriner No. 1 (1977): Media Veteriner
Publisher : Media Veteriner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.517 KB)

Abstract

Suatu percobaan faktorial 4 x 4 telah dilakuakn untuk menguji pengaruh penyimpanan semen beku bentuk straw didalam es, air es, air kran, dan serbuk CO2 padat (dry ice) dan pengaruh waktu 5 menit, 3 jam, 6 jam, dan 9 jam setelah penyimpanan didalam keempat media tersebut. Persentase sperma metil didalam keempat media tersebut ternyata sama (70 sampai 75 preson) pada penyimpanan selama 5 menit. Presentase tersebut tetap dipertahankan pada penyimpanan didalam serbuk CO2 padat selama waktu 9 jam, sedangkan penyimapan didalam air es, es, dan air kran tidak dapat memepertahankan kehidupan spermatozoa dalam ukuran presentase pergerakan yang baik untuk pembuahan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengangkutan semen beku dalam straw untuk pemakaian lapangan di Indonesia terbaik memakai serbuk CO2 padat, jauh lebih murah dari pada memakai N2 cair. Semen beku yang dicairkan kembali dan disimpan didalam es, air es, dan air kran harus dipakai dalam waktu selambat-lambatnya 5 menit. Pengangkutan semen beku di dalam ketiga media tersebut terakhir untuk pemakaian lapangan tidak dianjurkan.
Kemungkinan adanya Q-Favor di Indonesia Indrawati Rumawas; Winny Sandjaja
Media Veteriner No. 1 (1977): Media Veteriner
Publisher : Media Veteriner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.306 KB)

Abstract

Q-Fever disebabkan oleh rickottsia coxiolla burnoti (syn. Rickotsia burnoti), dan pada umumnya penyakit ini akut dengan tanda-tanda "malaise", dingin, panas, "myalgia" dan tanda yang khas adalah sakit kepala yang hebat sekali. Pneumonia intestitial terbentuk dan sebagaimana dengan penyakit rickottsia lainnya maka rickottsemia terjadi pada phase febrile, yang dapat tinggal 5 sampai 25 hari atau lebih lama lagi. Tetapi Q-Fever, tidak sebagai penyakit rickettsia yang lain, tidak diikuti dengan tanda-tanda dikulit (outaneous rask) dan juga tidak membentuk agglutin terhadap "X" strain dari Protous vulgaris. Penyakit acut ini dapat berjalan pelan atau fatal, kemungkinan besar infeksi terjadi di daerah endemic.
Peninjauan penyakit lampung Singgih H. Sigit; Sooprapto Soekardono
Media Veteriner No. 1 (1977): Media Veteriner
Publisher : Media Veteriner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.854 KB)

Abstract

Atas permintaan Direktur Jendral Peternakan, Direktorat kesehatan hewan penulis diminta untuk meninjau "Pnyakit Lampung" yang sedang berjangkit di kecamatan-kecamatan Seputih Raman dan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah terutama dari segi vektor penyakit tersebut.Dari hasil peninjauan tersebut diharapkan dapat diperoleh rekomendasi cara pemberantasan vektor yang cukup baik untuk mencegah meluasnya wabah "Penyakit Lampung" yang terutama menyerang sapi Bali. Vektor mama yang pasti memindahkan penyakit ini belum diketahui dan antibiotika "brend spectum" ternyata tidak berhasil menyembuhkan penyakit tersebut.
Preface and Table of Contents Asian AVA
Media Veteriner Proceedings of The 5th Congress of Asian Association of Veterinary Anatomists (Asian AVA) 2015
Publisher : Media Veteriner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.264 KB)

Abstract

Prefaces/messages from the President of Asian AVA, Vice President of Asian AVA, and the Organizing Committee, followed with the Table of Contents
SL-01 Teaching Method and Current Research Interest in Veterinary Anatomy with Special Reference to Bogor Agricultural University Tutik Wresdiyati
Media Veteriner Proceedings of The 5th Congress of Asian Association of Veterinary Anatomists (Asian AVA) 2015
Publisher : Media Veteriner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.721 KB)

Abstract

Teaching and learning methods in the field of Veterinary Anatomy in Indonesia are still using classic methods, such as lectures in class and continued with laboratory practices. To facilitate student centered learning, discussion using some teaching aid materials are used in the laboratory practices. The method continues to be improved from time to time to increase the student interest in the study of Veterinary Anatomy and to assist and facilitate student for a better understanding of the subject ........
SL-02 Our Passion for the Morphological Education Ensures the Birth of the Capable Clinical Veterinarians and Morphologists Motoki Sasaki
Media Veteriner Proceedings of The 5th Congress of Asian Association of Veterinary Anatomists (Asian AVA) 2015
Publisher : Media Veteriner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Our Passion for the Morphological Education Ensures the Birth of the Capable Clinical Veterinarians and Morphologists
SL-07 Competency of Diploid Parthenogenesis Embryonic Stem Cell (pESC) for Cell Therapy Arief Boediono
Media Veteriner Proceedings of The 5th Congress of Asian Association of Veterinary Anatomists (Asian AVA) 2015
Publisher : Media Veteriner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.132 KB)

Abstract

Naturally, mammalian embryo resulting from the fertilized oocytes by sperm and develops to the zygote with diploid chromosome. Through the embryo engineering, mammalian embryo also could be produce by: nuclear transfer and parthenogenesis. Embryo produce by nuclear transfer method could develop to term with very limited results. However, parthenogenetic embryos could not develop to term because of the incorrect expression of imprinted genes (genomic imprinting).........
AE-02 Veterinary Anatomy and Histology Approach for High School Biology Lesson of Brawijaya Smart School (BSS) as Initial Veterinary Education Fajar S. Permata; Analis W. Wardhana; Herlina Pratiwi; Dyah A.O.A. Pratama; Agung P.W. Mahendra
Media Veteriner Proceedings of The 5th Congress of Asian Association of Veterinary Anatomists (Asian AVA) 2015
Publisher : Media Veteriner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.176 KB)

Abstract

Veterinary Anatomy and Histology Approach for High School Biology Lesson of Brawijaya Smart School (BSS) as Initial Veterinary Education