cover
Contact Name
widhadi awp
Contact Email
widhadi.awp@unipasby.ac.id
Phone
+6285736033463
Journal Mail Official
stigma@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl. Dukuh Menanggal XII, Surabaya 60234 Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Stigma : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa
ISSN : 14121840     EISSN : 26219093     DOI : https://doi.org/10.36456/stigma.15.01
Core Subject : Education,
Jurnal STIGMA adalah jurnal ilmiah Biologi dan Biologi Terapan yang memuat artikel-artikel ilmiah. Jurnal STIGMA diterbitkan oleh Program Studi Biologi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Terbit dua kali dalam satu tahun (April-Juli dan September-Desember), Jurnal ini memfasilitasi penelitian dengan tema Biologi Umum, Biologi Terapan, Bioteknologi, Aplikasi Ilmu Biologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 02 (2019)" : 6 Documents clear
Keanekaragaman Jenis Belalang (Ordo Orthoptera) Di Pertanian Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Desa Manusak Kabupaten Kupang Chatarina Gradict Semiun; Yulita Iryani Mamulak
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 12 No 02 (2019)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.12.02.2047.66-70

Abstract

Keberadaan belalang menentukan kualitas suatu lahan pertanian.Belalang memiliki peranan sebagai herbivora, predator, dekomposer, dan hama sehingga berpotensi dijadikan sebagai indikator kualitas lahan pertanian.Belalang sering dianggap sebagai serangga pengganggu, padahal memiliki peranan yang vital di ekosistem.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan keanekaragaman jenis belalang di pertanian kacang hijau di desa Manusak.Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif.Pengambilan sampel belalang dengan menggunakan jebakan pitfall trap, hand sorting dan jaring serangga.Pengukuran faktor lingkungan dilakukan dengan mengambil data Global Positioning System (GPS), suhu tanah, kelembaban tanah, pH tanah, berat jenis tanah dan water holding capacity. Secara keseluruhan didapatkan tujuhjenis belalang, dari tigafamili dengan total individu berjumlah 30. Ketiga famili tersebut meliputi Pyrgomorphidae, Tettigoniidae, dan Acrididae.Nilai H’ adalah 1,882 tergolong sedang.Nilai R1 adalah 1,764 tergolong rendah. Kata Kunci: Keanekaragaman belalang, Ordo Orthoptera, Kacang hijau
Karakteristik Buah Dan Biji Terong (Solanum Melongena .L var. Kenari) Setelah Diberi Ekstrak Air Akar Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Fida Alvitasari; Tatang Sopandi
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 12 No 02 (2019)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.12.02.2049.71-81

Abstract

Thai aubergine or eggplant, or goes by local name terong kenari (Solanum melongena L. var Kenari), is a vegetable included in the family Solanaceae. Eggplant loved by most of Indonesians, either eaten fresh or cooked. However, some often despise eggplant’s seeds as it may cause digestive problem. Plant hormone in controlling plants’ growth, such as giberelin, are frequently used to produce seedless or no-seed eggplant. This study is conducted to test the impact of water hyacinth, or goes by local name eceng gondok (Eichhornia crassipes), root extract treatment in the characteristic of eggplant (Solanum melongena L. var Kenari) fruit and seeds. This research is done in experimental manner, using the completely randomized design, including four different extract’s concentration; 0 g/L, 50 g/L, 100 g/L, and 150 g/L; and one giberelin treatment that are given five times, repeatedly. According to the research conducted, the water hyacinth root extract treatment results in the increase of the quantity and weight of the eggplant, and also the reduction in seeds, as it also affects the fruit skin layer thickness. As in the study, the optimum outcome is obtained with the concentration of 150 g/L water hyacinth root extract; which result in average number of fruit 6.6 for each plant, average weight 179.57 gram per fruit, average number of seeds 561 per fruit, average weight 6.14 gram per seed, and average skin thickness 0.78 in each eggplant. Keywords: Eggplant, gibberellin hormone, water hyacinth, characteristic of eggplant fruit and seeds
Aplikasi Sari Daun Kelor Sebagai Zat Pengatur Tumbuh Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Kadar Klorofil Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) Fauziah Laily Amriyanti; Purity Sabila Ajiningrum
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 12 No 02 (2019)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.12.02.2050.82-88

Abstract

Soybean as a protein sources can fill the needs of public’s food increasily but the production in this country is still low. Therefore, cultivation efforts are needed to improve the growth and development of soybean plants. Some factors that are sufficient to influence the plant growth process are nutrient supply, water availability, sunlight, air temperature, oxygen and growth regulators. Plant Growth Regulator (PGR) that can be used is moringa leaves as a source of cytokinins. Cytokinin serves stimulating cell division, postpone the process of aging plants, and spur growth budding. This study aims to determine the effect of giving plant growth organic made by moringa leaves with 2 control, which are negative control (0%) and positive control (cytokinin synthetic solution) and 3 treatment at concentration of P1 (10%), P2 (20%), P3 (30%) to increase the growth soy plants and to know the concentration optimally of any treatment given. This research using the completely randomized design (CRD) with 5 treatment and 5 replicate. The results were analyzed using the ANOVA test followed by the LSD/BNT test and the Duncan test. The results showed that the application of organic PGR made from Moringa leaves had a significant effect (P <0.05) on growth (plant height and number of leaves) and chlorophyll content in soybean plants had optimal concentrations at 30% concentration. Keywords: moringa leaves, cytokinin, soybean plants, plant growth regulator.
Substitusi Butiran Kering Destilat Pada Formulasi Pakan Puyuh Terhadap Kandungan Kimia Feses A. Wardah; Tiurma Wiliana Susanti Panjaitan
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 12 No 02 (2019)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.12.02.2053.54-65

Abstract

The aim of this research is to evaluate the effect of distiller dried grain (DDG) of rice husk in quail feed which effectively reduces important chemical elements in feces. The results showed that administration of DDG influenced the absorption of nutrients carbon, nitrogen, phosphorus and calsium in the quail intestine. Substitution of 10% DDG proportion in quail formulation not significantly (P>0.05) effect on carbon content in feces. Carbon content infeces of quail at proportion of 20% DDG were significantly (P<0.01) higher than 10%. Nitrogen content in feces of quail at proportion of 20% DDG significant (P<0.05) higher than both 10 and 0%.Futhermore nitrogen content in quail feces at 10% DDG significant (P<0.05) higher than 0%. Phosphorus content in feces quails at proportion of 10 and 20% DDG significantly (P<0.05) lower than 0%. Calcium content in quail feces at 10% and 0% not significant (P>0.05) but both were significantly (P<0.05) lower than 20%. The results of this study can be concluded that the substitution of 10% DDG of rice husk in quail feed formulations can increase absorption of phosphorus but decreases the absorption of carbon, nitrogen and calcium Keyword: chemical elements, distillater dried grain, feces, quail
Biofermentasi Kefir Teh Pecut Kuda (Stachytarpheta jamaicensis) Sebagai Sumber Belajar Biologi Pramita Laksitarahmi Isrianto
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 12 No 02 (2019)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.12.02.2057.100-106

Abstract

Water kefir merupakan produk hasil biofermentasi dari larutan gula yang berasal dari simbiosa bakteri dan yeast dalam bentuk polisakarida banyak bermanfaat untuk kesehatan. Keanekaragaman tanaman di Indonesia sangatlah banyak dijadikan sebagai tanaman obat, salah satunya adalah Pecut Kuda (Stachytarpheta jamaicensis). Dikarenakan potensi sumber daya Pecut Kuda banyak akan manfaatnya sehingga bisa dijadikan media alternatif pertumbuhan probiotik dengan menggunakan larutan teh Pecut Kuda (Stachytarpheta jamaicensis). Kombinasi larutan teh Pecut Kuda (Stachytarpheta jamaicensis) dengan kefir grain diharapkan memberikan efek fungsional ganda bagi kesehatan tubuh. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan yaitu: konsentrasi larutan teh Pecut Kuda 10% dan 15% dengan lama fermentasi 12 jam dan 24 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan berpengaruh nyata antar perlakuan terhadap pH (p=0,01), total asam asetat (p=0,03), total gula (p=0,00), dan total polifenol (p=0,00). Nilai pH diperoleh rata-rata 3,32–4,34, untuk total asam asetat rata-rata 0,46-0,82%, hasil total gula rata-rata 4,45-7,58% dan total polifenol 0,11- 3,41%. Sedangkan hasil uji organoleptik antar perlakuan menunjukkan pengaruh nyata (p=0,00) terhadap parameter rasa,aroma, warna, dan daya. Perlakuan P1 dengan konsentrasi teh Pecut Kuda 10% dengan lama fermentasi 12 jam lebih disukai panelis. Kata kunci : water kefir, teh Pecut Kuda (Stachytarpheta jamaicensis), biofermentasi
Potensi Ekstrak Daun Sambung Nyawa (Gynura procumens) Dan Biji Mahoni (Swietenia mahagoni jacq) Serta Kombinasi Kedua Ekstrak Terhadap Berat Testis Mencit (Mus musculus) Hiperglikimia Sanima Laia; Sukarjati
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 12 No 02 (2019)
Publisher : FMIPA : Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.12.02.2306.89-97

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah suatu penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia.terhadap sel leydig, diameter tubulus seminiferus dan berat testis. daun sambung nyawa (Gynura procumens) dan biji mahoni (Switenia mahagoni jaqc). banyak ditanam sebagai tanaman hias, semak, dan tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Daun sambung nyawa (Gynura procumens) dan biji mahoni (Switenia mahagoni jaqc) juga merupakan salah satu jenis tanaman yang berpotensi sebagai antifertilitas. Jenis senyawa bioaktif yang terkandung pada tumbuhan, utamanya senyawa-senyawa yang berasal dari golongan steroid, alkaloid, isoflavanoid, tripernoid, dan xanthon memiliki aktivitas sebagai bahan antifertilitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pemberian ekstrak Daun sambung nyawa (Gynura procumens) dan biji mahoni (Switenia mahagoni jaqc) serta kombinasinya kedua ekstrak jumlah sel leydig, diameter tubulus seminiferus dan berat testis. Sampel penelitian ini adalah mencit sebanyak 48 ekor dengan berat badan 25-30 gram, berumur 2-2,5 bulan. Mencit di bagi 12 kelompok, masing-masing kelompok dibagi 4 perlakuan. Metode pembuatan ekstrak dangan menggunakan maserasi Adapun perlakuan yang diberikan adalah ekstrak Daun sambung nyawa (Gynura procumens) serta kombinasi kedua ekstrak dengan dosis kontrol, 200 mg/kg BB, 250 mg/kg BB dan 300 mg/kg BB dan biji mahoni (Switenia mahagoni jaqc) dengan dosis kontrol, 200 mg/kg BB, 250 mg/kg BB dan 300 mg/kg BB serta kombinasi kedua ektrak dengan dosis 100:100 mg/kg BB, 125:125 mg/kg BB dan 150:150 mg/kg BB pemberian ekstrak selama 35 hari. Pada hari ke 37 mencit di bedah untuk diambil testis untuk pengamatan penimbangan berat testis.Testis kemudian dibuat preparat histologi dan di hitung sel leydig, diukur diameter tubulus seminiferus. berat testis di timbang dengan menggunakan alat timbang analitik yang memiliki akurasi o,o1 gram, sel leydig diamati di dalam preparat dengan alat mikroskop, diamter tubulus seminiferus dihitung dengan alat mikrometer yang di letakkan di dalam tabung lensa objektif miroskop pembesaran 400x10 merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL). Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis uji F, varian (ANOVA) Satu arah dan dilanjutkan dengan uji LSD (Least Significant Different). Hasil dari penelitian ini menujukkan ada pengaruh ekstrak daun sambung nyawa (Gynura procumens) dan biji mahoni (Switenia mahagoni jaqc) serta kombinsa kedua ekstrak terhadap jumlah sel leydig, diameter tubulus dan berat testis, (P<0,05), Perlakuan terbaik yang dapat meningkatkan sel leydig, diameter tubulus seminiferus dan berat testis berat, adalah kombinsa kedua ekstrak dengan dosis 150:150 mg/kg BB. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun sambung nyawa (Gynura procumens) dan biji mahoni (Switenia mahagoni jaqc) serta kombinsa kedua ekstrak dapat meningkatkan jumlah sel leydig, diameter tubulus seminiferus dan berat testis. Kedepannya diharapkan penelitian dapat dikembangkan sebagai bahan antifertilitas pada pria. Kata Kunci: ekstrak daun sambung nyawa, dan biji mahoni, berat testis mencit hiperglikemia.

Page 1 of 1 | Total Record : 6