cover
Contact Name
Netty Herawati
Contact Email
personfikasi@trunojoyo.ac.id
Phone
+6287886540349
Journal Mail Official
personifikasi@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Telang, Kamal - Bangkalan Kode Pos 69162
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi
ISSN : 20877447     EISSN : 27210626     DOI : doi.org/10.21107/personifikasi
Personifikasi : Jurnal Ilmu Psikologi is a scientific journal in Psychology published by Psychology Program of Universitas Trunojoyo Madura. Personifikasi aims to facilitate the process of interaction, discussion, and further discussion of the development of psychology in Indonesian society. Personifikasi includes topics related to the theme of clinical psychology, industry and organizational psychology, educational psychology, developmental psychology, social psychology, psychology of tourism, and Madurese culture of psychology. In this journal, there are discussions related to the development of problem found in society. Personifikasi : Jurnal Ilmu Psikologi published twice in a year, in May and November. Each article sent to Personifikasi will be reviewed using blind review method and two-peer reviews method. Personifikasi published scientific articles of critical thinking and research results in the filed of Psychology.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2014)" : 6 Documents clear
Pengaruh Games Online terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 9-10 Tahun di Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan Iswan -; Ati Kusmawati
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.471 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v5i2.6578

Abstract

Game Online merupakan sebuah permainan yang sangat menarik saat ini baik kalangan dewasa sampai anak-anak. Bagi anak-anak terutama ini menjadi daya magnet yang luar biasa. Keluarbiasaan inilah yang membuat anak-anak lupa akan dirinya bahkan sampai pergaulan, bahasa dan kata-kata yang mereka komunikasikan sangat tidak layak untuk didengar. Ini mempengaruhi perkembangan mereka. Game Online, biasanya terdapat di warnet dan tersedia banyak macamnya. Tentunya ini menjadi satu hal yang menarik untuk dikaji dan diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Game Online di warnet terhadap perkembangan  bahasa anak usia 9-12 tahun di Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, yang dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2014 dengan desain penelitian kuantitatif dan kuatitatif. Teknik pengumpulan data melalui angket dan Focus Group Discusion (FGD) dan wawancara secara mendalam kepada anak. Anak yang bermain Game Online di warnet dengan waktu yang sering dengan usia 9-12 tahun diberikan angket. Jumlah responden yang diberikan angket sejumlah 100 anak yang disebar ke sepuluh warnet. Wawancara dilakukan dengan 5 anak secara mendalam. Selain itu dilakukan juga wawancara terhadap keluarga responden dan petugas warnet sebagai penguat yang dapat memberikan informasi secara lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh Game Online (X) terhadap perkembangan bahasa anak (Y) usia 9-12 tahun adalah signifikan dengan nilai Fhitung = 179,64, sedangkan Ftabel = 4,41 dan berpola linier karena Fh=0,401 kurang dari Ft=3,23. Selain itu, faktor eksternal yang sangat mempengaruhi adalah fasilitas di rumah yang kurang, perhatian dan bimbingan dari keluarga sangat lemah sehingga mereka lebih senang bermain di warnet dan bermain Game Online daripada dirumah. Termasuk motivasi untuk belajar karena kebanyakan dari responden malas belajar bahkan diabaikan. Semua ini tentunya menjadi perhatian bagi pendidik, orangtua, lingkungan, dan masyarakat terhadap anak-anak yang sudah keranjingan bermain Game Online yang dapat merusak perilaku berbahasa.
Pengaruh Pelatihan Asertif Terhadap Keterampilan Sosial Pada Siswa Kelas X Korban Bullying Di SMA N 1 Kamal Yudho Bawono; Siti Nurfitria; Alifah Rahma Wati
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.277 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v5i2.6574

Abstract

AbstractBullying is a behavior that is unwanted and aggressive among school-age children where the perpetrator uses physical strength, popularity and blocking access to information to control or hurt another child. This study aimed to determine the effect of assertiveness training on social skills bullied in class X High School. This study is a population with a total study population was all students are victims of bullying in the class X SMA N 1 Kamal. This research is a Pre-Experimental Design with One Group Pretest-Posttest. The research began by distributing a questionnaire to know the students who are victims of bullying in the school that would become the subject of research. Methods of data collection using the attitude scale pre test and post test after receiving training in the form of assertive Social Skills Scale. Data were processed with SPSS 17.0 for Windows statistical test Paired Sample t-Test to determine the effect of assertiveness training on social skills in class X victim of bullying at school N 1 Kamal. The results showed that there was no effect of assertiveness training on social skills in class X victim of bullying at SMAN 1 Kamal. This is partly due to several factors. First in terms of intensity pelati han fairly short, 1 hour per week for 3 weeks. It takes a short time not to change one's behavior. Second, because of the lack of intent or "intention" as a determinant of behavior. Thirdly because the stimulus is given not exceed the original stimulus.
Pengaruh Pelatihan Komunikasi Interpersonal Untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Terhadap Pelanggan Pada Karyawan PT. Arina Multikarya Gartinia Nurcholis
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.114 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v5i2.6579

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antara pelatihan komunikasi interpersonal untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pelanggan pada karyawan PT. Arina Multikarya. Jenis penelitian ini merupakan kuasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah non randomized pre-test post test control group design. Subyek dalam penelitian eksperimen ini berjumlah 30 orang yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara non random, jenis kuota sampling, dimana bagi peserta yang telah memenuhi kuota untuk mendaftarkan pelatihan, secara otomatis tergabung dalam kelompok eksperimen sedangkan kelompok kontrol. Kuota lebih diutamakan karyawan divisi marketing. Kelompok kontrol terdiri dari orang yang ditunjuk oleh atasan sebagai pembanding. Pelatihan Komunikasi Interpersonal dilaksanakan dalam 2 (dua) hari yang terbagi menjadi 8 (delapan) sesi dengan materi kemampuan dasar komunikasi meliputi ketrampilan mengirimkan pesan, mendengarkan, dan memberikan umpan balik. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa ada pengaruh positif pelatihan komunikasi interpersonal untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pelanggan antara sebelum dan setelah diberikan pelatihan.  AbstractPurpose of this research is to examine positive effect of Communication Interpersonal Research to increase service excellence on employee of PT. Arina Multikarya. This type of research is a quasi experiment. The experimental design of this research is non randomized control group design. 30 participant of this research divided into two group, experiment and control group, which non randomized by quota sampling. The participant who is in the marketing department, automatically join in experimental group, and who isn’t in the marketing department, join in control group. This package of training of interpersonal communication applied into 8 session on two days, teaches basic communication skills, such as sending nterpersonal message skills, listening skills, and providing feedback skills. Based on result of data which analyze by repeated measures on experiment group, is shown that there is a positive influence between interpersonal communication training to increase service excellence.
Sikap Kaum Gay terhadap Pernikahan Heteroseksual Rahmania Arisandi; Meita Santi Budiani
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.097 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v5i2.6575

Abstract

Penelitian fenomenologi ini bertujuan untuk menggali dan menggambarkan sikap kaum gay terhadap pernikahan dengan heteroseksual. Partisipan dalam penelitian ini adalah tujuh orang gay dalam usia dewasa muda di Kota Surabaya. Partisipan dipilih berdasarkan purpossive sampling, Informasi tersebut didapatkan dengan wawancara mendalam semi terstruktur, dan dianalisis menggunakan metode IPA (Interpretatif Phenomenological Analysis). Penelitian ini berhasil mengidentifikasi tiga tema besar yakni kognitif, afektif dan kecenderungan perilaku. Hasil dari penelitian ini adalah enam partisipan memiliki pengetahuan atau pengalaman baik mengenai pernikahan sehingga mereka bersikap positif pada pernikahan. Enam orang partisipan juga menilai pernikahan sebagai hal yang baik dan adil bagi mereka. Mereka memiliki keyakinan perilaku gay sebagai perilaku yang salah, pernikahan sebagai kodrat Tuhan, serta meyakini pernikahan dapat meredam perilaku gay mereka. Satu partisipan memiliki sikap negatif, Ia memandang pernikahan sebagai hal yang menyakitkan bagi kaum gay dan tidak ingin menikah dengan perempuan. Meskipun belum memiliki perasaan pada perempuan, lima partisipan percaya dan berharap kelak akan menikah dan sebagian dari mereka membayangkan keluarga yang bahagia dan memiliki anak. Lima orang partisipan juga ingin tetap berhubungan dengan sesama jenis, dan sebagian lagi ingin menutup masa lalunya. Sedangkan satu partisipan lainnya masih ragu-ragu untuk menikah dengan perempuan.
Nilai Budaya Lokal, Resiliensi, dan Kesiapan Menghadapi Bencana Alam Wanda Fitri
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.933 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v5i2.6576

Abstract

AbstrakMunculnya perspektif psikologi positif telah meningkatkan kesadaran pada banyak ilmuwan sosial tentang nilai-nilai hidup positif yang telah lama tertanam dalam masyarakat lokal. Salah satunya disebut 'kearifan lokal ". Sehubungan dengan isu peran nilai budaya lokal, penelitian ini akan menganalisis secara deskriptif resiliensi dan kesiapan menghadapi bencana di Sumatera Barat dengan menggunakan perspektif nilai budaya lokal Minangkabau. Proses pendalaman analisis peran nilai budaya lokal Minangkabau terhadap resiliensi adalah melalui analisis prediktor yang umumnya memicu  gangguan psikologis. Hasil deskriptif-analisis secara positif menunjukkan bahwa nilai budaya lokal Minangkabau memiliki peran positif terhadap resiliensi dan kesiapan menghadapi bencana.  AbstractThe emergence of the positive psychology perspective had increased the awareness of many social scientists on many positive living values that are usually embedded in local societies. One of them is called ‘local wisdom”. Regarding to the issue of the role of local cultural values, this paper would analyses descriptively the resilience in disasater management in  West Sumatra using the Minangese  Cultural Values  perspective. The deepening process of the analyses of the role of the Minangese cultural values to resilience  was through the analyses of the predictors that are commonly triggering many psychological disorders. The result of the descriptive-analyses is positively indicated that the Minangese cultural values has a positive role to the resilience in disaster management
Profil Lingkungan Kumuh Terhadap Perilaku Penghuni dalam Teori Ekologi-Bronfenbrenner (Studi Kasus di Pemukiman Kumuh Pacar Keling Surabaya) Chusnul Khotimah; Trias Novita Ellsadayna; Della Indriani Putri
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.32 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v5i2.6577

Abstract

AbstrakTuntutan hidup yang semakin tinggi di kota Surabaya membuat sejumlah masyarakat memilih untuk tetap tinggal di pinggiran kota metropolitan. Kepadatan dan kesesakan akibat banyaknya penduduk di kota Surabaya akhirnya memunculkan hunian-hunian liar di sepanjang bantaran sungai di kota Surabaya. Banyaknya hunian tersebut memunculkan pemukiman yang kumuh dan tidak terawat. Menariknya, dalam kondisi tersebut banyak perilaku penghuni yang dapat dikaji menurut teori Ekologi-Bronfenbrenner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kondisi lingkungan terhadap perilaku penghuni menurut teori ekologi-Bronfenbrenner. Menggunakan pendekatan kualitatif yaitu mewawancarai secara mendalam subjek yang tinggal di bantaran sungai Pacar Keling Surabaya. Hasil penelitian dari ketiga aspek yang diangkat yakni perilaku terhadap lingkungan fisik, hubungan sosial dan stress lingkungan menunjukkan bahwa mereka menerima dengan legowo kondisi fisik lingkungannya, hubungan sosial tergolong rendah karena muncul perilaku ingin lebih tinggi daripada yang lain dan tidak mengalami stress lingkungan yang berarti bagi kehidupan sehari-harinya. Oleh karena itu hal ini menarik dan perlu dikaji lebih lanjut mengenai perilaku apa saja yang muncul jika ditinjau dari teori ekologi- Bronfenbrenner pada masyarakat yang berekonomi rendah tersebut AbstractThe higher the demands of life in the Surabaya made a number of people prefer to stay in the metropolitan suburbs. Density and crowding due to the many residents in the city of Surabaya eventually led to illegal dwellings along the banks of the river in the city of Surabaya. The number of residential dwelling raises rundown and not maintained. Interestingly, in these conditions many occupant behavior that can be assessed according to ecological theory. This study aims to determine the profile of environmental conditions on the behavior of occupants in ecological theory. Using a qualitative approach is interviewed in depth experience of 3 participants. These three randomly selected participants are willing to become respondents, tiered adult age categories, namely early, middle and end, and reside in slums. The results of the three aspect of the behavior show there are physical environment, social relations and environmental stress of the three subjects who were interviewed expressed a similar statement. They accept the physical condition environment, social relations are low because it appears the behavior want higher than the others and did not experience significant stress environment for daily life. Therefore it is necessary to study more  about any behavior that appears on the aspect of ecological theory of the low  economics community.

Page 1 of 1 | Total Record : 6